Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BUZZ GROUP PADA MATERI MATRIKS Siti Khaulah; Husnidar; Novianti
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 1 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i1.113

Abstract

Masalah yang dhadapi oleh para siswa khususnya terhadap kemampuan komunkasi matematis adalah disebabkan oleh kurangnya keaktifan dalam pembelajaran dan kurangnya pengetahuan dalam mendesain menjadi pembelajaran semenarik mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan metode Buzz Group pada materi Matriks di kelas XI SMAN 1 Peudada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA B SMA Negeri 1 Peudada yaitu 35 siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir siklus, observasi, dan wawancara. Pengolahan data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah dari segi ketuntasan belajar siswa dari siklus I 62,85% dan siklus II 88,57%. Hasil belajar siswa tergolong baik dengan peningkatan sebesar 25,72% . Aktivitas siswa dan guru tergolong baik dilihat hasil siklus I 88% dan siklus II 94% dengan mengalami peningkatan sebesar 6%. Dengan demikian, terjadinya peningkatan pada kemampuan komunikasi matematis sswa dengan menggunakan metode Buzz Group pada materi matriks.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GLASSER PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI SMP N 1 SAMALANGA Husnidar
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.144

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa merupakan suatu masalah yang mendasar di SMP N 1 Samalanga. Hal ini disebabkan karena siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal tentang bangun ruang sisi datar. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti telah melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran glasser dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui model pembelajaran glasser pada materi bangun ruang sisi datar di SMP N 1 samalanga. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP N 1 Samalanga Tahun ajaran 2019/2020. Sampel diambil dua kelas yaitu siswa kelas VIII1 dan kelas VIII2 dengan jumlah 48 orang dari keseluruhan populasi yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes. Data hasil tes yang telah terkumpul dianalisis menggunakan statistik uji-t. maka keputusan statistik adalah Ha diterima dan H0 ditolak karena thitung > ttabel yaitu 2,23 > 1,67. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model Glasser lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model konvensional. Hasil analisis gain ternormalisasi, disimpulkan bahwa kelas eksperimen (Glasser) memiliki interpertasi tinggi sedangkan kelas kontrol memiliki interpertasi sedang. Jadi pembelajaran dengan menggunakan model Glasser lebih baik daripada pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 6 SAMALANGA Rifnatul Hasanah; Siti Khaulah; Husnidar
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.148

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang dilaksanakan selama masa pandemi covid-19. Penggunaan metode-metode yang mampu memberikan dampak pada pembelajaran kelas bagi siswa. Tujuan dalam peneitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring pada pelajaran matematika selama masa pandemi covid-19 terhadap siswa SMP Negeri 6 Samalanga. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian survei. Populasi dan sampel dalam penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Samalanga berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik analisis data pengujian persentase jawaban angket. Hasil penelitian yang sudah dilaksanakan diperoleh bahwa pembelajaran daring pada pelajaran matematik selama pandemi covid 19 sudah sangat diterima dengan persentase sangat setuju (57%), kriteria setuju (35%), kriteria tidak setuju (7%) dan sangat tidak setuju hanya mencapai (1%). Maka dalam hal ini, efektivitas pembelajaran dari sudah sangat baik bagi proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 6 Samalanga yaitu mencapai nilai 92%. Hasil penelitian persentase jawaban angket setiap siswa juga sudah tergolong baik, dari hasil ini secara keseluruhan efektif pembelajaran daring pada pelajaran matematika selama masa pandemi covid-19 di SMP Negeri 6 Samalanga sudah berada pada kategori baik yaitu mencapai 82%.
KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KELAS XI SMA NEGERI 1 KUALA M. Hafadh; Rahmi Wahyuni; Husnidar
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.145

Abstract

Pendidikan merupakan faktor terpenting untuk membentuk pribadi manusia dan karakter bangsa. Bagaimana kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19 di kelas XI SMA Negeri 1 Kuala? Kemandirian merupakan salah satu segi dari sifat seseorang, maka dalam mempelajari konsep kemandirian harus dilihat sebagai bagian dari kepribadian individu yang bersangkutan. Selanjutnya, kemandirian belajar adalah kemampuan peserta didik dalam mewujudkan kehendak dan keinginannya secara nyata dengan tidak bergantung pada orang lain. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19 di kelas XI SMA Negeri 1 Kuala. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei. penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan angket/kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Angket/kuisioner ini meliputi 4 aspek: (1) Kesadaran berfikir dalam belajar matematika, (2) Pembelajaran kooperatif tipe TPS dalam diskusi berpasangan dan klasikal, (3) Motivasi dalam belajar matematika, dan (4) Keyakinan dalam belajar matematika. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis persentase. Kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi sudah tergolong baik. Dikarenakan pada aspek kesadaran dalam belajar matematika dalam soal nomor 15, 2, dan 6 yang bersifat positif, banyak siswa yang menjawab sangat setuju. Pada aspek pembelajaran kooperatif tipe TPS dalam diskusi berpasangan dan klasikal pun, siswa juga banyak menjawab sangat setuju pada soal nomor 7, 8, 4, 5, dan 10 yang bersifat positif. Begitu juga dengan aspek motivasi dalam belajar matematika serta aspek keyakinan dalam belajar matematika, siswa banyak menjawab sangat setuju pada soal-soal yang bersifat positif. Dengan demikian, menandakan bahwa siswa telah mampu beradaptasi pada keadaan pandemi saat ini. Namun, guru yang berperan sebagai pendidik pun masih harus mendampingi siswa dalam proses pembelajaran agar siswa dapat lebih memahami setiap materi yang akan dipelajarinya serta dapat meningkatkan kemandirian dalam pembelajaran matematika khususnya.