Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN KEAHLIAN PROSES PENGELASAN ANAK-ANAK PUTUS SEKOLAH KOTA MALANG Taufik, Achmad; Purkuncoro, Aladin Eko; Kurniawan, Arif; Hidayar, Taufik
Abdimas Galuh Vol 2, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.221 KB) | DOI: 10.25157/ag.v2i1.3312

Abstract

Keterampilan yang mandiri dapat dibina melalui pelatihan yang terus menerus secara periodik dengan pola pelaksanaan yang telah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat. Bagi industri kecil dan menengah di bidang permesinan dan konstruksi baja ringan, lingkup pekerjaannya tidak bisa lepas dari bahan logam (terutama baja). Hasil produk yang dihasilkan selalu berkaitan dengan penyambungan antar komponen logam, penyambungan antar komponen yang paling umum bisa dilakukan adalah dengan mur baut, keling maupun las. Dalam pengabdian masyarakat melalui pelatihan ini dapat memberikan informasi tentang tugas dan kewenangan pemeriksa pengelasan. Memberikan pemahaman tentang dasar perhitungan kekuatan sambungan las, yang kemudian dipusatkan pada pembacaan tabel. Memahami fenomena penyimpangan setelah proses pengelasan. Memberikan pemahaman tentang cara memperbaiki cacat pengelasan. Juga dalam pelatihan ini bisa mendapatkan proses pengelasan dengan menggunakan prosedur pengelasan, sehingga manajemen proses pengelasan bisa berjalan dengan baik.
MANAJEMEN UPTD BLK KABUPATEN KUDUS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT Damayanti, Intan; Taufik, Achmad
Journal of Politic and Government Studies Vol 7, No 2 (2018): Periode Wisuda April 2018
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.695 KB)

Abstract

Unemployment problem is a classical problem faced by the local government with no exception for Kudus Regency. The local Government of Kudus Regency has technical management unit of the vocational training center with many advantages compared to training center in the surrounding regency. In 2014, up taking level of training participants go up 11,25 % from 49,12 % to 60,37 %, so it has implications on decreasing unemployment 3,04 %. However, in 2015 up taking level of training participants decrease to 43,32 % and open unemployment level get up even if only 0,1% from 5,03 % to 5,04 %. This data show there is paradox,  unemployment level in surrounding Regency decrease but in Kudus Regency precisely increase. Kudus regency through Technical Implementation Unit of Training Center (UPTD BLK) also implement 3 in 1 program form Ministry of Employment for revitalization training center but until 2017 that program run into stagnation. Therefore, this research intend to analyze management of UPTD BLK for realize objective of Local Government to decrease unemployment and the factors can affect implementation 3 in 1 program. This research use natural qualitative method with observation, interview, and documentation technique then presented through analyze and interpret data. The result of research show open unemployment level in Kudus Regency fluctuate because it is brought on inconsistent performance from UPTD BLK Kudus Regency. It occur because short of alignment between planning, coaching, organizing, until monitoring. While the instability because of UPTD BLK in Kudus Regency doesn’t has visionable and concrete objective, there is no principle of good governance are excecuted, there is no road map the startegical are formed to carry out 3 in 1 program maximally. Based on this research show if performance management is undertaken carelessly, too flexible, and it doesn’t has vision in the future so it aren’t growth wellKeywords: UPTD BLK, Unemployment, Public Management
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA Taufik, Achmad; Azhad, M. Naely; Hafidzi, Achmad Hasan
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol 3, No 1 (2018): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.799 KB) | DOI: 10.32528/ipteks.v3i1.1881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh toleransi akan resiko, kebabasan dalam bekerja, pendidikan kewirausahaan dan lingkungan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan alat bantu berupa observasi, wawancara dan kuesioner terhadap 90 responden dengan teknik purpossive sampling, yang bertujuan untuk mengetahui persepsi responden terhadap masing-masing variabel. Analisis yang digunakan meliputi uji instrumen data (uji validitas, dan uji reliabilitas), analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas), dan uji hipotesis (uji F, uji t, koefisien determinasi). Dari hasil analisis menggunakan regresi dapat diketahui bahwa variabel toleransi akan resiko, kebabasan dalam bekerja, pendidikan kewirausahaan dan lingkungan, semuanya berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Dari uji t diperoleh hasil toleransi akan resiko, kebabasan dalam bekerja, pendidikan kewirausahaan dan lingkungan, semuanya berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Dari uji F diperoleh hasil toleransi akan resiko, kebabasan dalam bekerja, pendidikan kewirausahaan dan lingkungan, semuanya berpengaruh signifikan secara simultan terhadap minat berwirausaha mahasiswa.
ANAL ISI S KINERJA SIMPANG BERSINYAL DEMAK IJO DI KOTA YOGYAKARTA TAUFIK, ACHMAD
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.683 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v5i2.3033

Abstract

Kota Yogyakarta sebagai kota budaya, pariwisata dan pendidikan mempunyaibanyakaktivitaskendaraan yang ramai lalu lalang baik dari kalangan wisatawan dan pelajar yang berasal dari dalammaupun luar Kota Yogyakarta. Didaerah Slemanterdapat simpang DemakIjo, Disimpang initerutama ruas jalan Godean terjadi kepadatan yang signifikan terutama saat jam-jam sibuk yaitu padapagi hari dan sore hari, sehingga perlu adanya upaya untuk menganalisis ulang kinerja simpangtersebutberdasarkan Manual Kapasitas JalanIndonesia (MKJI) 1997.Penelitianini menggunakan metode deskriptif. Jenis penelitian deskriptif adalah jenis penelitianyang berusaha menuturkan pemecahan masalah berdasarkan data-data yang tersedia.Tahap awalpenelitianadalah dengan melakukan survei geometrik, lingkungan dan volume lalu lintas simpang.Data geometrik didapat dengan cara mengukur langsung dilapangan, data lingkungan didapat denganmengamati keadaan dilapangan dan data volume lalu lintas.Setelah data-data tersebut diperoleh,dilakukananalisisdatayang berpedoman pada MKJI 1997untuk mendapatkan kinerja dariSimpangBersinyalJalan Lingkar Barat-Jalan Godean.HasilanalisismenunjukkankinerjaSimpang BersinyalJalan Lingkar Barat-Jalan Godeanpadakondisi eksisting tidak sesuai dengankriteria MKJI 1997, dengan derajat kejenuhan tertinggi sebesar1,529, kapasitas rata-rata sebesar819smp/jamdan tundaan simpang rata-rata sebesar298det/smp.
STRATEGI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN TEMANGGUNG DALAM UPAYA PENINGKATAN KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN Rozana, Siti; Taufik, Achmad
Journal of Politic and Government Studies Vol 7, No 2 (2018): Periode Wisuda April 2018
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Birth Certificate is an official document issued by the Department of Population and Civil Registration. Birth Certificate is very important because in important events such as birth, marriage, divorce etc. will bring the legal consequences for peoples. Due to the importance of these birth certificates, the Department of Population and Civil Registration of Temanggung Regency made efforts to increase the Birth Certificate Ownership Strategy so that in 2015 the Population and Civil Registration Agency of Temanggung Regency gets the 2nd national level award on the fulfillment of Birth Certificate. Therefore, this research is aimed to find out how the strategy of increasing Birth Certificate Ownership conducted by the Department of Population and Civil Registry of Temanggung Regency. This research uses descriptive qualitative research method with documentation and interview as data collection technique. The targets of this research are the government, especially the Department of Population and Civil Registry of Temanggung Regency. The strategy of this research is the form of steps or ways that the government does in the long run to achieve the goal. Based on the results of the research as a whole the problems faced by the Department of Population and Civil Registration of Temanggung Regency related to the strategy of increasing ownership of Birth Certificate is the lack of human resources and the lack of participation from the village apparatus to socialize to the community.          This research recommends that all government elements, both the Department of Population and Civil Registration and the Village Government, work together to realize the ownership of the Birth Certificate as a whole in Temanggung Regency. The Key : Birth Certificate, Strategy, Human resources, Coorporation
ANALISIS PERBANDINGAN MODEL CACAT CORAN PADA BAHAN BESI COR DAN ALUMINIUM DENGAN VARIASI TEMPERATUR TUANG SISTEM CETAKAN PASIR Purkuncoro, Aladin Eko; Taufik, Achmad
Jurnal Industri Inovatif Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembuatan spesimen uji ini, bahan yang digunakan adalah aluminium dan besi cor dengan metode pengecoran. Cetakan yang digunakan  adalah cetakan pasir basah untuk aluminium dan cetakan coran untuk  besi  cor.  Proses  peleburan  untuk  aluminium  digunakan  dapur  crusible  dan  untuk  peleburan  besi  cor digunakan  dapur  kupola.  Temperatur  penuangan  untuk  aluminium  700°C,  800°C,  900°C  dan  Temperature penuangan  untuk  besi  cor  1200°C,  1300°C,  1400°C.  Langkah  selanjutnya  adalah  finishing  yaitu  dengan merapian hasil  coran  menggunakan mesin gerinda.  Pemeriksaan  yang  dilakukan  adalah  pemeriksaan merusak spesimen dengan membelah dan memotong spesimen uji hasil pengecoran aluminium dan besi cor. Pengujian yang  dilakukan  pengujian  kekerasan  Rockwell,  struktur  makro.  Nilai  kekerasan  pada  temperatur  penuangan untuk aluminium 700°C = 72 Hrb , 800°C = 59,65 Hrb, 900°C= 43,1 Hrb dan Temperature penuangan untuk besi cor 1200°C =72,45 Hrb, 1300°C= 60,95 Hrb, 1400°C= 55,3 Hrb. Hasil dari pengujian dapat disimpulkan yaitu  perbedaan  bentuk  dan  ukuran  butir    butir  pasir  cetak  dapat  mempengaruhi  ruangan  porus  untuk mengeluarkan  gas  yang ada  dalam  logam cair maupun  cetakan  pada  waktu  proses  penuangan agar  gas tidak terperangkap  di  dalam  hasil  coran  yang  menyebabkan  cacat  coran.  Perbedaan  temperature  penuangan  pada proses pengecoran aluminium dan besi coran mempengaruhi laju pembekuan yang menyebabkan meningkatnya cacat coran yang terjadi. Semakin meningkatnya temperature penuangan akan menghasilkan bentuk struktur dan sifat  mekanis  yang  berbeda.  Sebab  semakin  tinggi  temperature  penuangan  menyebabkan  terjebaknya  gas hydrogen semakin banyak sehingga nilai kekerasan mengalami penurunan.
PENGARUH BENTUK SALURAN PADA PROSES PENGECORAN DENGAN MODEL DARI STYROFOAM TERHADAP SIFAT MEKANIS ALUMINIUM PADUAN Al-Si-Cu purkuncoro, aladin eko; Taufik, Achmad
Jurnal PASTI Vol 13, No 2 (2019): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2019.v13i2.007

Abstract

Proses pengecoran masih banyak menjadi pilihan utama pada proses produksi di industri. Pilihan pada pengecoran ini disebabkan karena proses pengerjaan lain sangat tidak mungkin dilakukan, misalnya pada pembuatan komponen-komponen otomotif, seperti bottom, dudukan shock dll. Metode pengecoran dengan menggunakan polystyrene foam sebagai pola cetakan yang ditimbun dalam pasir cetak merupakan metode pengecoran evaporative. Metode ini akan menghasilkan coran yang sesuai dengan pola cetakan yang dibentuk. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji struktur mikro, kekerasan, dan kekuatan tarik paduan Al-16.4Si-5.59Cu hasil coran yang dilakukan dengan metode evaporative / lost foam casting. Bahan utama penelitian ini adalah paduan Al-16.4Si- 5.59Cu, polystyrene foam sebagai pola cetakan dan pasir cetak. Pengecoran paduan Al- 16.4Si-5.59Cu dilakukan dengan cara proses peleburan pada temperatur tuang 800°C serta menggunakan 5 variabel saluran dengan beberapa perubahan bentuk variasi saluran turun dan masuk serta beberapa penambahan riser. Pengujian hasil coran meliputi pengujian foto struktur mikro, uji kekerasan dan uji tarik (tensile strength).Hasil pengujian kekerasan adalah variasi saluran yang mempunyai saluran penambah lebih banyak dan saluran penuangan tinggi mempunyai nilai kekerasan yang tertinggi dengan 77.83 HRF dan berbanding terbalik dengan nilai kekuatan tarik yang rendah 62.95 M.Pa (tensile strenght) pada Variasi E. Serta variasi saluran C yang mempunyai sistem saluran yang mengakibtkan perlambatan pembekuan dan laju aliran lebih lama mempunyai kekuatan tarik bahan tinggi 98.75M.Pa (tensile strenght) tetapi lunak 69.17 HRF. Beberapa variasi mengalami penurunan kekerasan dan kekuatan tarik oleh cacat porositas seperti saluran langsung pada saluran turun variasi saluran A 73.05 HRF, 66.02 M.Pa. Hasil beberapa variasi saluran B 69.95 HRF, 73.58 M.Pa mendekati nilai variasi saluran C dan variasi saluran D 76.45 HRF, 7.76 M.Pa mendekati nilai saluran Variasi E dengan masing-masing sistem saluran yang berbeda.
PERAN MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM PAMSIMAS DI DESA BANJARSARI KECAMATAN GAJAH KABUPATEN DEMAK Nofiandi, Hardiles; Taufik, Achmad; Widayati, Wiwik
Journal of Politic and Government Studies VOLUME 3, NOMOR 4, TAHUN 2014
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTWater as a fundamental requirement for life, should be met in terms ofquantity, quality, affordable, and continuous. But there are still many Indonesianpeople who do not get adequate water, especially low-income people in rural areasand suburbs. Pamsimas is one of the government's flagship program in theprovision of clean water and sanitation to rural and suburban communitiesthrough community-based approaches. This research uses descriptive qualitativemethod of data collection through interview techniques, with purposive samplingmethod of selecting informants.Research results in the participation rate Pamsimas (Water Supply andSanitation Community-Based) in the village of DemakBanjarsari includes 3components. First, program planning; second, the implementation of the program;Third, after the implementation of the program. The three components areinterrelated with one another that can not be separated in order to achieveoutcomes on the role of community in implementing BanjarsariPamsimas in thevillage. Approach or policy to encourage society in the implementation ofPamsimas (Water Supply and Community-Based Sanitasi) has strategies andprinciples consist of: community empowerment and local institutionaldevelopment; improvement of health and hygiene behaviors and sanitationservices; drinking water supply and public sanitation, grants local socio-economicdevelopment; and support the implementation and project management. Theapproach taken is based on: a community-based, participatory, responsive,masyarajat access for all, gender equality, pro poor, sustainability, transparencyand accountability, value-based.Recommendations, the study is expected to maintain and developprograms Pamismas in the village because it is very beneficial to the localcommunity. In addition it is expected that the successful implementation of theprogram in the village BanjarsariPamsimas this can be a reference for beneficiaryvillages Pamsimas other programs.Keywords: Pamsimas, Community Empowerment, Banjarsari Village,District Gajah, Demak
Analisa Pengaruh Variasi Pressing Welding Time Terhadap Karakteristik Sifat Mekanik Dan Sifat Fisis Pada Proses Resistance Spot Welding (Rsw) Material Plat Galvanis Purkuncoro, Aladin Eko; Taufik, Achmad
JURNAL FLYWHEEL Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v11i1.2510

Abstract

Las Titik merupakan salah satu cara pengelasan resisitansi listrik, dimana dua atau lebih lembaran logam dijepit diantara dua logam, kemudian arus yang kuat dialirkan melalui elektroda tembaga sehingga timbul titik diantara plat logam. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya dimana pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa dengan memvariasikan arus pengelasan akan semakin meningkatkan kualitas sambungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik yaitu kekuatan tarik dan kekerasan, sifat fisik yaitu struktur mikro sambungan sambungan hasil pengelasan titik. Parameter yang digunakan dalam pengelasan ini adalah waktu penekanan yaitu, waktu tekan 10 detik, waktu tekan 15 detik, dan waktu tekan 20 detik. Dari hasil pengujian tarik/geser yang telah dilakukan, kekuatan tarik/geser terbesar terjadi pada waktu penekanan 20 detik yaitu 45,073 Kgf/mm2. Dari uji kekerasan yang telah dilakukan , kekerasan tertinggi terjadi pada pengelasan dengan waktu penekanan 20 detik yaitu 356,8 HV. Dari hasil pengujian uji struktur mikro menunjukkan bahwa variasi waktu penekanan pengelasan menyebabkan terjadinya rekristalisasi pada daerah las dan daerah pengaruh panas.
Pengaruh Variasi Electric Current Pada Proses Die Sinking Edm Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan, Kekerasan Dan Struktur Mikro Pada Baja Aisi 1050 Taufik, Achmad; Pohan, Gerald Adityo; Purkuncoro, Aladin Eko
JURNAL FLYWHEEL Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v11i1.2511

Abstract

Dewasa ini proses pembuatan dies/cetakan mampu diselesaikan dengan teknologi pemesinan non-konvensional layaknya pada mesin sinking EDM. Mesin ini mampu menghasilkan sebuah dies dengan berbagai bentuk dan kepresisian yang tinggi. Dalam proses permesinan sinking EDM, parameter yang sangat berpengaruh terhadap dies yang dihasilkan adalah parameter arus. Besarnya nilai variasi arus akan berpengaruh terhadap temperatur lokal yang dihasilkan dari percikan bunga api saat proses discharger. Pada penelitian Skripsi ini parameter yang divarasikan adalah arus. arus yang digunakan yaitu 3A, 6A, 9A dan 12A. Untuk mengetahui perubahan yang terjadi setelah dilakukan proses pengerjaan sinking EDM, dilakukan pengujian kekasaran permukaan, kekerasan dan pengujian struktur mikro. Pada arus 3A memiliki nilai kekasaran rata-rata 2,01 µm. Pada arus 6A memiliki nilai kekasaran rata-rata 4,39 µm. Pada arus 9A memiliki nilai kekasaran rata-rata 6,46 µm. Dan Pada arus 12A memiliki nilai kekasaran rata-rata 8,04 µm. Pada arus 3A memiliki nilai kekerasan rata- rata daerah Panas 244,67 HV, daerah HAZ nilai kekerasan rata-rata 217,7 HV. Pada arus 6A memiliki nilai kekerasan rata-rata daerah panas 295,85 HV, daerah HAZ nilai kekerasan rata-rata 241,87 HV. Pada arus 9A memiliki nilai kekerasan rata-rata daerah Panas 332,87 HV, daerah HAZ nilai kekerasan rata-rata 261,55 HV. Pada arus 12A memiliki nilai kekerasan rata-rata daerah Panas 408,3 HV, daerah HAZ nilai kekerasan rata-rata 300,12 HV. dan Kekerasan rata-rata dari logam Induk sendiri 199,95 HV. struktur mikro menunjukkan bahwa susunan struktur mikro daerah white layer memiliki tingkat kerapatan struktur yang lebih rapat dari pada struktur mikro daerah HAZ. Hal tersebut diakibatkan karena daerah pemanasan atau white layer terkena panas secara langsung pada saat proses discharge sehingga struktur mikro mengalami perubahan, sedangkan daerah Haz hanya terkena radiasi aliran dari proses discharge sehingga struktur mikro daerah Haz tidak mengalami perubahan yang signifikan bila dibandingkan dengan struktur Logam Induk.