Rossiana Ginting
Universitas Bina Bangsa Getsempena, Banda Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KRITIS EKSISTENSI PERGURUAN TINGGI NEGERI-SWASTA DI ACEH Mukhlisuddin Ilyas; Zahrila Ismail; Fitri Zulfidar; Faizar Abdurrahman; Nurul Islami; Rossiana Ginting
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Hurriah
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen yang baik dan tidak terpisahkan menjadi salah satu faktor perbaikan pendidikan di Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Nova Iriansyah. Pemerintah Aceh sangat berharap kedepan lembaga pendidikan di Aceh memiliki kemampuan untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas beragama, tetapi juga teknologi, kemampuan bahasa dan ilmu multidisiplin lainnya untuk menghindarkan Aceh dari generasi yang hilang dan ketidakpastian keilmuan dalam mengisi. Pembangunan Aceh nanti. Karena titik inilah yang menjadi inti kemajuan Aceh, selain pembangunan ekonomi, kesehatan, dan keberlanjutan. Untuk itu, salah satu upaya mendesak yang harus dilakukan Nova Iriansyah adalah mencari paradigma pendidikan yang tidak terpisahkan dari segi filosofis, birokrasi, dan implimentatif. Misalnya keterpaduan dalam kaitannya dengan hubungan Islam dan teknologi, serta bentuk keterpaduan lembaga / lembaga pendidikan dan kebijakan di tingkat provinsi, dan lain-lain yang sesuai dengan budaya dan budaya Aceh itu sendiri. Upaya menemukan paradigma pendidikan yang terintegrasi di Aceh setidaknya harus dilakukan dalam bentuk konsep kelembagaan pengelolaan pendidikan satu atap. Ide tersebut bukan tidak mungkin dilakukan, karena Undang-Undang Nomor 11 tentang Pemerintahan Aceh membuka peluang bagi Aceh untuk merancang penyelenggaraan pendidikan yang sesuai dengan budaya dan gaya Aceh secara mandiri.
Peningkatan Kinerja Guru Berbasis Manajemen Kepala Sekolah Pada SD Negeri di Kabupaten Aceh Besar Jalaluddin Jalaluddin; Rossiana Ginting
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Hurriah
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English:Principal management is the process of planning, organizing, implementing and supervising whole school component in order to advance teacher performance effectively and efficiently. The study objectives are to determine: (1) Planning; (2) Organizing; (3) Implementation; and (4) Supervision. The research method employs a qualitative approach and descriptive analysis. The subjects consist of; principals, vice principals, teachers, head of Teacher working group and supervisors. Data collection techniques obtain through observation, interviews and documentation. The result data were analyzed using data reduction techniques and display data. The results of this study revealed :(1)strategy planning management of teacher activity(2) organizing strategy in improving teacher activity ;(3) Implementation strategy of teacher performance improvement (3)supervision strategy of teacher performance. Bahasa: Manajemen kepala sekolah merupakan proses merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengawasi seluruh sumber daya sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja guru secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) Perencanaan; (2) Pengorganisasian; (3) Pelaksanaan; dan (4) Pengawasan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari; kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, ketua KKG dan pengawas. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan yang dirancang oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru mencakup perencanaan peningkatan disiplin dan motivasi, perencanaan pelatihan guru, perencanaan program supervisi, perencanaan pembinaan dan pengembangan kinerja guru; (2) Pengorganisasian yang dibentuk oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru mencakup KKKS (kelompok kerja kepala sekolah), KKG (kelompok kerja guru) dan Kelompok tutor dan Pemandu Mata Pelajaran; (3) Pelaksanaan program peningkatan kinerja guru meliputi peningkatan disiplin, motivasi guru, memberikan penghargaan dan hukuman, melaksanakan supervisi, melakukan pembinaan dalam rapat rutin maupun secara personal; (4) Pengawasan yang dilaksanakan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru mencakup pengawasan disiplin dengan pemeriksaan LKH (lembar kegiatan harian), absen guru dan supervisi.