Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Desain Poros Mesin Penghancur Sampah Organik Dengan Daya 1 HP Abdul Rahman; Nurul Islami; A Asnawi; S Safrizal
Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Vol 5, No 2 (2021): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v5i2.5947

Abstract

Pada umumnya mesin pencacah digerakkan oleh motor penggerak yang mana memiliki sistem kerja motor memutar pulley bergerak, kemudian ditransmisikan ke sistem menggunakan transmisi belt untuk memutar poros utama dimana yang terdapat pisau (cruiser) pencacah dan bantalan sebagai penyeimbang poros. Untuk menjaga supaya produksi tetap berjalan dengan baik poros harus mendapat perawatan, sehingga tidak terjadi kemacetan pada waktu produksi. Kajian ini menjelaskan perhitungan pada batang poros yang digunakan pada sistem kerja mesin pencacah limbah rumah tangga untuk kompos. Dalam perancangan poros perlu memperhatikan beberapa faktor, misalnya: kelelahan, tumbukan dan pengaruh konsentrasi tegangan bila menggunakan poros bertingkat. Bahan poros terbuat dari baja S45C (baja karbon sedang) dengan spesifikasi tegangan tarik pabrikan sebesar 569 MPa atau 58 kg/mm2. Diameter poros 19 mm yang dianalisa adalah posisi tumpuan dengan panjang total poros 400 mm. putaran yang ditransmisi dari motor dan diterima poros sebesar 560 RPM, puntiran yang diterima sebesar 2,51 N.mm. Beban kerja yang diterima poros relatif beban sedang karena putaran yang tidak memiliki hentakan dari limbah organik (sayur-sayuran limbah pasar). Kekuatan poros juga akan ditentukan oleh kerja pisau penghancur yang dipasang pada pipa selubung yang melekat pada poros utama. Hasil analisa poros dengan mempertibangkan factor keamanan, faktor koreksi dan putaran poros, maka poros dapat bekerja dengan baik dan aman.
Analysis of Temperature Variations, Types of Insulation and Coating on Corrosion Under Insulation on ASTM A53 Pipes Reza Putra; Muhammad Muhammad; T Hafli; Nurul Islami; Arpan Apandi S
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Master Program of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.974 KB) | DOI: 10.52088/ijesty.v2i1.220

Abstract

Corrosion Under Insulation (CUI) can be described as localized corrosion that forms as a result of the penetration of water or moisture through an insulating material. The pipe material used is of the ASTM A53 standard and the fluid used in seawater because almost all industries are located on the coast. This type of coating is carried out on the test pipe using Meiji Epoxy Filler. The test method is carried out by flowing seawater fluid in pipes with water temperature variations of 30°C, 50°C, and 70°C. This pipe varies the type of insulation by using glasswool and Rockwool (ASTM G 189-07). This insulation is conditioned in a wet state by giving 2 ml of seawater drops with a pH value of 4 per 6 hours. The test equipment is divided into 3 series according to temperature variations with 4 test specimens and 2 coating variations respectively. The test time was carried out for 336 hours to obtain the corrosion rate results using the ASTM G31-72 weight loss method. The results showed that the type of Glasswool insulation with specimens coated had the lowest corrosion rate value of 0.00483 mmpy at a temperature of 30°C when compared to the same type of treatment on Rockwool insulation of 0.00724 mmpy or an increase of 2.41 times. This study shows that the type of insulation, temperature variation, and coating greatly affect the rate of corrosion and the type of corrosion that occurs is uniform corrosion.
Alih Teknologi Mesin Chopper Blender Pakan Hijauan Guna Peningkatan Produktivitas Peternakan Ruminansia Masa Pandemi Covid-19 Zulfahmi Zulfahmi; Yasir Amani; Abdul Rahman; Nurul Islami; Alchalil
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dimasa pandemi Covid-19 sangat penting untuk penyediaan pakan yang berkualitas menjadi prioritas kelompok usaha peternakan. Pemanfaatan teknologi untuk penyediaan pakan berkualitas dan diversifikasi hijauan akan membantu para peternak mengurai masalah tersebut agar dapat dilakukan lebih optimal. Metode yang ditawarkan adalah alih teknologi mesin chopper blender melalui skema Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat sumber dana PNBP Universitas Malikussaleh Tahun 2021. Mitra adalah kelompok usaha peternakan “Mandiri” Gampong Teupin Reusep Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, diharapkan dapat menggunakan teknologi tepat guna mesin pengolahan ketersedian bahan baku pakan hijauan dalam upaya peningkatan produksi usaha peternakan. Di lokasi peternakan, mitra memiliki 50 ekor ternak kambing dan 50 ekor ternak domba yang terdiri dari indukan dan anakan. Pola pemeliharaan yang dilakukan adalah semi intensif yaitu digembala pada siang hari secara melepas di area peternakan milik mitra dengan luas 3 hektar. dan pada sore sampai malam hari dikandangkan serta disediakan pakan hijauan. Hasil indentifikasi data survey dan wawancara dengan mitra, maka dilaksnakan tahapan kegiatan PPM unimal 2021 mencakup desain, proses manufakturing dan instalasi mesin chopper blender bertempat di laboratorium teknik mesin UNIMAL. Selanjutnya, di lokasi peternakan tim PPM melaksanakan edukasi tentang manajemen peternakan,teknik pembuatan pakan silase dan alih teknologi mesin chopper blender pakan hijauan antara lain tentang konsep desain dan instalasi mesin serta cara perawatannya. Indikator capaian kegiatan PPM ini, Kelompok Peternak Mandiri telah mampu mengolah pakan silase yang bahan bakunya telah di cacah dengan mesin chopper blender. Selain itu, kelompok ternak mandiri juga mampu mengoperasikan dan me-maintenance mesin chopper blender pakan hijauan yang telah diserah terimakan kepada kelompok ternak tersebut. Kegiatan Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat(PPM) pada Kelompok Peternak Mandiri telah berjalan sesuai perencanaan, berikutnnya mitra dapat meningkatkan produktivitas usahanya dan bertranformasi sebagai motivator bagi peternak lainnya
Pengaruh Lingkungan Korosif dan Beban Mekanis Terhadap Perilaku Korosi pada Material Stainless Steel AISI-304 N Islami; M Ihsan; T Hafli; R Putra; M Muhammad
Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Vol 5, No 2 (2021): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v5i2.6025

Abstract

Kajian ini mempresentasikan hubungan antara bebanan mekanis material Stainless Steel (SS) AISI 304 dengan kelakuan polarisasi. Lingkungan air laut buatan berupa 3.5% NaCl diasumsikan sebagai lingkungan korosif. Beban mekanis yang diaplikasikan adalah tegangan elastis pada spesimen C-Ring yang telah dipersiapkan. Hubungan antara nilai tegangan yang terjadi dan perilaku polarisasi direpresentasikan dalam kurva polarisasi dan laju korosi yang terjadi pada saat pengukuran. Korosi sumuran yang terjadi akibat adanya tegangan yang diberikan terhadap spesimen turut diperhatikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi dipengaruhi oleh tingkat tegangan yang diterima oleh material SS AISI-304. Semakin tinggi tegangan yang diterima, maka semakin laju polarisasi yang terjadi pada kawasan yang di ekspos. Sehingga berimpak pada tingginya jumlah korosi sumuran pada area kajian. Didapati beban mekanis memberikan pengaruh yang konsisten terhadap kemunculan korosi tegang retak (SCC) dengan nilai laju korosi maksimum 4.662 mm/yr pada beban 868.380 N dibandingkan 3.975 mm/yr ketika spesimen tidak mendapat bebanan mekanis. Namun melalui kecenderungan grafik yaitu -0.0005 mm/yrN menunjukkan beban mekanis tidak secara signifikan dalam mempengaruhi laju korosi secara mutlak.
PEMANFAATAN PLASTIK MELTER UNTUK PAVLING BLOCK DI BUMK DESA RAMBUNE KAB BENER MERIAH Muhammad; Reza Putra; Muhammad; Teuku Hafli; Asnawi; Nurul Islami
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English, Bahasa.
ANALISA RESISTIVITAS TANAH TERHADAP PREDIKSI KOROSI PADA PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KAMPUS UNIMAL BUKIT INDAH Reza Putra; Muhammad Muhammad; Abdul Rahman; Teuku Hafli; Nurul Islami
Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Vol 6, No 1 (2022): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v6i1.8314

Abstract

This study aims to predict corrosion in water distribution pipes at the Bukit Indah Unimal campus. Corrosion is the damage to chemical elements in a metal that changes the original properties of the metal. There are four kinds of processes for corrosion, namely, one anode loses electrons, two cathodes accept electrons, three liquids and four metals connect the cathode and anode. The geoelectric resistivity method is used to determine the soil resistance properties of the subsurface layer. The wenner 4 pin method is a geoelectric data retrieval that is often used with the same pin spacing arrangement. Res2Dinv is software that is on a computer to generate 2-dimensional images from the resistivity data obtained and determine the layer below the surface. From the inverse results, the smallest error value can be obtained when iterating up to 4 times, namely Java Road 45.3%, Sulawesi Road 49.6%, Kalimantan Road 30.6%, Sumatra II Road 46.1%, Main Gate 41.1% Sumatra I 23.4%. Based on the data, the measurable results below the surface range from 0.05 m to 5 m.