Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Problem Based-Learning dalam Pembelajaran Kejuruan: Sebuah Meta Analisis Januariyansah, Sapitri; Gunawan, Safri; Rohmantoro, Didik; Atika, Liana
Journal of Mechanical Engineering Learning Vol 9 No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering Learning
Publisher : Journal of Mechanical Engineering Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pembelajaran kejuruan merupakan indikator utama dari efektivitas pembelajaran kejuruan. Hasil belajar yang baik merupakan target capaian utama dalam pembelajaran. Namun, pembelajaran kejuruan tidak selalu berjalan secara efektif. Disisi lain, lulusan kejuruan memiliki kendala dalam pengembangan karir setelah berkerja dimana banyak lulusan kejuruan yang tidak memiliki keterampilan tambahan yang baik yaitu soft skills. Penyebab utamanya diduga adalah karena penerapan model pembelajaran yang kurang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Problem Based-Learning (PBL) terhadap pembelajaran kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah meta analisis dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 14 buah artikel dari jurnal nasional ber-ISSN dijadikan sebagai sampel penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PBL memiliki pengaruh yang besar terhadap pembelajaran kejuruan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata effect size sebesar 0,372 lebih besar dari 0.25. Model PBL memberikan pengaruh yang besar pada setiap jenis pembelajaran teori atau pembelajaran praktik. Model PBL juga dapat menjadi alternatif pilihan untuk mengembangkan soft skills siswa. Namun demikian, penelitian ini hanya mencakup pada pendidikan kejuruan di Indonesia saja. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah pengembangan panduan pembelajaran model PBL di semua jenis pembelajaran teori atau praktik.
Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Keterampilan Teknis Era Revolusi Industri 4.0 Anggoro, Ayub Budhi; Achmadi, Taofan Ali; Rohmantoro, Didik; Sari, Aritya Gusmala
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i2.28948

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 (ERI 4.0) telah berdampak pada pergeseran keterampilan teknis yang diperlukan oleh para pekerja. Mahasiswa Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai calon pendidik dan tenaga kependidikan perlu dipersiapkan untuk memiliki keterampilan teknis yang relevan dengan era tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa mengenai keterampilan teknis yang paling dibutuhkan dalam ERI 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 (lima) besar keterampilan teknis yang paling dibutuhkan oleh mahasiswa secara berturut-turut adalah keterampilan penerapan dan penggunaan teknologi; keterampilan memahami proses digitalisasi; keterampilan merancang; keterampilan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK); serta keterampilan analisis dan pemrosesan data. Keterampilan-keterampilan teknis tersebut menunjukkan 5 (lima) besar yang paling dibutuhkan berdasarkan persepsi mahasiswa jurusan PKK, FT Unnes dengan persentase ³ 43 %. Skor mean hasil perhitungan menunjukkan ³ 5,16 yang berarti bahwa semua keterampilan teknis tersebut signifikan.
Pengaruh Problem Based-Learning dalam Pembelajaran Kejuruan: Sebuah Meta Analisis Januariyansah, Sapitri; Gunawan, Safri; Rohmantoro, Didik; Atika, Liana
Journal of Mechanical Engineering Learning Vol 9 No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering Learning
Publisher : Journal of Mechanical Engineering Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pembelajaran kejuruan merupakan indikator utama dari efektivitas pembelajaran kejuruan. Hasil belajar yang baik merupakan target capaian utama dalam pembelajaran. Namun, pembelajaran kejuruan tidak selalu berjalan secara efektif. Disisi lain, lulusan kejuruan memiliki kendala dalam pengembangan karir setelah berkerja dimana banyak lulusan kejuruan yang tidak memiliki keterampilan tambahan yang baik yaitu soft skills. Penyebab utamanya diduga adalah karena penerapan model pembelajaran yang kurang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Problem Based-Learning (PBL) terhadap pembelajaran kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah meta analisis dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 14 buah artikel dari jurnal nasional ber-ISSN dijadikan sebagai sampel penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PBL memiliki pengaruh yang besar terhadap pembelajaran kejuruan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata effect size sebesar 0,372 lebih besar dari 0.25. Model PBL memberikan pengaruh yang besar pada setiap jenis pembelajaran teori atau pembelajaran praktik. Model PBL juga dapat menjadi alternatif pilihan untuk mengembangkan soft skills siswa. Namun demikian, penelitian ini hanya mencakup pada pendidikan kejuruan di Indonesia saja. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah pengembangan panduan pembelajaran model PBL di semua jenis pembelajaran teori atau praktik.
KONTRIBUSI TEKNOLOGI HYDROCARBON CRACK SYSTEM TERHADAP NOISE MESIN KENDARAAN SEPEDA MOTOR 4-TAK Didik Rohmantoro; Bayu Gilang Purnomo; Muhamad Amiruddin
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 2 No 2 (2020): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan bakar dengan kualitas oktan yang rendah dapat menimbulkan detonasi pada mesin sehingga mengakibatkan proses pembakaran tidak sempurna. Detonasi yang terjadi akan menimbulkan kebisingan mesin dan jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama akan memperpendek usia komponen mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan katalis dengan menggunakan hidrokarbon crack system untuk mengurangi kebisingan mesin yang diakibatkan oleh detonasi. Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen. Analisis data dilakukan menggunakan angka dari penelitian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui desain pipa katalis pada HCS yang dikembangkan serta pengaruhnya terhadap Noise mesin sepeda motor 4 tak. Eksperimen pada penelitian ini diawali dengan pembuatan spesimen yaitu desain pipa katalis berbentuk spiral pada HCS dengan variasi panjang pipa dan jarak antar pipa. Eksperimen dilakukan dengen kondisi statis. Teknis pengambilan data dilakukan dengan teknik mengukur waktu yang diperlukan mesin untuk menghabiskan bahan bakar dalam volume tertentu pada putaran mesin dimulai dari 1500 rpm sampai 6500 rpm dengan selisih setiap pengujian sebesar 500 rpm. Pengujian kebisingan mesin sepeda motor 4tak menggunakan sound level meter. . Setelah semua data diperoleh, hasilnya dibandingkan antara data pengujian kebisingan mesin sepeda motor standar dengan sepeda motor yang menggunakan HCS. Hasil pengujian kebisingan kendaraan menunjukkan bahwa setelah penambahan HCS ganda dengan menggunakan 1 tabung diperoleh penurunan kebisingan tertinggi pada putaran mesin 3500rpm, yaitu sebesar 76,71dB dengan persentase sebesar 1,62%. Sedangkan penambahan 2 tabung bahan bakar menghasilkan penurunan kebisingan dengan persentase sebesar 2,42% pada putaran mesin yang sama yaitu 3500rpm, yaitu kebisingan sebesar 76,09dB. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan dua tabung bahan bakar dengan volume 1 liter pada tiap tabung dan dengan menggunakan katalis ganda hidrokarbon crack system dapat menurunkan kebisingan mesin dengan penurunan kebisingan sebesar 2,42% jika dibandingkan dengan mesin tanpa menggunakan katalis ganda hidrokarbon crack system. Kata kunci — Hidrokarbon Crack System, Noise Mesin, Sepeda motor
PENGHEMAT BAHAN BAKAR DENGAN MENGGUNAKAN PIPA KATALIS METODE HYDROCARBON CRACK SYSTEM GANDA PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK 160 CC Sena Mahendra; Fahmy Fatra; Akhmad Riszal Riszal; Didik Rohmantoro
Gorontalo Journal of Infrastructure and Science Engineering Vol 2, No 2 (2019): Gorontalo Journal Of Infrastructure And Science Engineering
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.086 KB) | DOI: 10.32662/gojise.v2i2.692

Abstract

Motorized vehicles with economical fuel, agile, fast, and practical are some of the main factors consumers determine the choice of buying a motorcycle. People who own motorcycles under 2000 have not been equipped with fuel-saving devices, so they are wasteful of fuel and must be smart to save fuel. Many motorcycle manufacturers release the newest fuel-efficient products, but they affect the engine's performance. The price of premium fuel types is Rp. 6,500.00 per liter, petalite Rp. 7,600.00 per liter, firstly Rp. 8,900.00 per liter, and Pertamax turbo Rp. 10,100.00 per liter. High fuel prices encourage researchers to make various fuel-saving innovations. The purpose of this study is to develop an HCS catalyst pipe design double spiral model arranged in series to save fuel above 67% on a 4 stroke motorcycle without affecting the engine performance. The research method uses independent variables with engine speed, pipe length, pipe diameter, and Pertamax volume. Dependent variable by testing engine torque and power, fuel consumption time, temperature, and noise of the 156.7cc Mega Pro motorcycle. The addition of dual HCS catalyst spiral pipes and Pertamax volumes adds to engine performance time. At a length of 500 mm and 2000 ml, the Pertamax volume for the engine speed of 3500 rpm is only able to save fuel by 52.52%. The most optimal HCS double catalyst spiral pipe design is a 500 cm long pipe with a volume of Pertamax 2000 ml. In addition to engine performance time on the catalyst spiral pipe design can increase engine torque and power by 92.3% at 3500 rpm and reduce the temperature by 12.34% at 6000 rpm, and 1.93% noise at 4000 rpm. Increasing the double HSC catalyst spiral pipe and Pertamax volume can increase the hydrocarbon content of fuel entering the combustion chamber supplied from Pertamax vapor. Premium fuel (C8H18) plus Pertamax vapors. This makes the fuel content has a high octane value, greater engine power, and low fuel consumption. A high octane value affects perfect engine combustion, reduced knocking, low engine temperature, and decreased noise.Kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang irit, lincah, cepat, dan praktis merupakan salah satu faktor utama konsumen menentukan pilihan membeli sepeda motor. Masyarakat yang memiliki sepeda motor di bawah tahun 2000 belum dilengkapi dengan alat penghemat bahan bakar, sehingga boros bahan bakar dan harus pintar menghemat bahan bakar. Banyak produsen sepeda motor yang mengeluarkan produk terbarunya paling irit bahan bakar, tetapi mempengaruhi performa mesinnya. Harga bahan bakar jenis premium Rp. 6.500,00 per liter, pertalite Rp. 7.600,00 per liter, pertamax Rp. 8.900,00 per liter, dan pertamax turbo Rp. 10.100,00 per liter. Harga bahan bakar yang tinggi mendorong peneliti melakukan berbagai inovasi penghemat bahan bakar.Tujuan penelitian ini mengembangkan desain pipa katalis HCS model spiral ganda yang disusun seri sehingga mampu menghemat bahan bakar diatas 67% pada sepeda motor 4 tak tanpa mempengaruhi performa mesin. Metode penelitian menggunakan variabel bebas dengan putaran mesin, panjang pipa, diameter pipa, dan volume pertamax. Variabel terikat dengan menguji torsi dan daya mesin, waktu konsumsi bahan bakar, temperatur, dan kebisingan sepeda motor Mega Pro 156,7cc. Penambahan pipa spiral katalis HCS ganda dan volume pertamax menambah waktu performa mesin. Pada panjang 500 mm dan 2000 ml volume pertamax untuk kecepatan putaran mesin 3500  rpm hanya mampu menghemat bahan bakar sebesar  52,52%. Desain pipa spiral katalis HCS ganda  yang paling optimal dari yaitu pipa dengan panjang 500 cm dan volume pertamax 2000 ml. Selain waktu performa mesin pada desain pipa spiral katalis ini dapat meningkatkan torsi dan daya mesin sebesar 92,3% pada putaran 3500 rpm serta mengurangi temperatur 12,34% pada putaran 6000 rpm, dan kebisingan 1,93% pada putaran 4000 rpm. Bertambahnya pipa spiral katalis HSC ganda dan volume pertamax dapat meningkatnya kandungan hidrokarbon bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran disuplay dari uap pertamax. Bahan bakar premium (C8H18) di tambah uap pertamax.menjadikan kandungan bahan bakar memiliki nilai oktan tinggi, daya mesin yang lebih besar dan komsumsi bahan bakar rendah. Nilai oktan tinggi mempengaruhi pembakaran mesin sempurna, knocking berkurang, temperatur mesin rendah, dan kebisingan menurun
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PADA MADARASAH ALIYAH NEGERI DI KABUPATEN BANTUL Efri Meldianto; Didik Rohmantoro; Amri Santosa; Farhan yadi
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v10i1.22213

Abstract

Program pendidikan keterampilan pada Madrasah Aliyah Negeri diselenggarakan untuk membekali siswa sehingga ketika lulus dari memiliki keterampilan untuk bekerja di dunia usaha/industri maupun berwirausaha mandiri. Namun dunia industri saat ini telah berkembang dan telah menuju era Revolusi industri 4.0 yang merupakan era penerapan teknologi modern seperti teknologi fiber (fiber technology) dan sistem jaringan terintegrasi (integrated network) yang bekerja disetiap aktivitas ekonomi dari produksi hingga konsumsi. Berkembangnya sistem teknologi informasi membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga dibutuhkan juga sistem pendidikan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan. Sehingga, program keterampilan pada Madrasah Aliyah Negeri juga harus menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif. Alat pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner/angket. Instrumen akan divalidasi isi oleh ahli dan akan di validasi konstruk. Dari hasil analisis Pelaksanaan pemelajaran keterampilan teori dan praktikum di madrasah aliyah negeri diperoleh hasil sebesar 2% siswa menilai sangat baik, pada kriteria baik memperoleh skor 32%, pada kriteria kurang baik sebesar 66%, dan pada kriteria sangat kurang baik sebesar 0%.Kata kunci: Madrasah Aliyah, keterampilan, praktik
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Didik Rohmantoro; Sapitri Januariyansah; Dwiki Muda Yulanto
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i1.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh media pembelajaran dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto jenis correlational study dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampel menggunakan teknik Slovin dengan probabilitas random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Validitas instrument menggunakan expert judgment dan uji coba lapangan. Reliabilitas menggunakan teknik cronbach’s alpha. Teknik analisis data menggunakan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara (1) X1 terhadap Y dengan nilai R= 0,279 (rendah) dan R2= 0,078; (2) X2 terhadap Y dengan nilai R= 0,546 (sedang) dan R2= 0,299 dan; (3) X1 dan X2 terhadap Y dengan nilai R= 0,592 (sedang) dan R2= 0,351dengan persamaan regresi Y = 2,971 + 0,001X1 + 0,003X2. Pada penelitian ini media pembelajaran dan kecerdasan emosional memberikan sumbangan yang kecil. Namun, pembentukan keduanya penting untuk bekal siswa setelah lulus.
PENGARUH PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA Aditya wahyu; Dwiki Muda Yulanto; Sapitri Januariyansah; Didik Rohmantoro
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i1.672

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan siap kerja. Sekolah Menengah Kejuruan harus menyiapkan siswa yang berkompeten dan siap kerja. Salah satu caranya adalah melalui praktik  kerja  industri.  Siswa harus memiliki ilmu pengetahuan dan kompetensi yang memadai. Kompetensi siswa dapat dilihat dari prestasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa; (2) Pengaruh prestasi belajar mata pelajaran produktif terhadap kesiapan kerja siswa; (3) Pengaruh praktik kerja industri dan prestasi belajar mata pelajaran produktif terhadap kesiapan kerja. Metode penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif dan pendekatan yang digunakan adalah ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa XII TKR SMK Negeri 10 Semarang yang berjumlah 83 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 69 siswa XII TKR SMK Negeri 10 Semarang, menggunakan proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Praktik kerja industri berpengaruh terhadap kesiapan kerja siswa XII TKR SMK Negeri 10 Semarang; (2) Prestasi belajar mata pelajaran produktif berpengaruh terhadap kesiapan kerja siswa XII TKR SMK Negeri 10 Semarang; (3) Praktik kerja industri dan prestasi belajar mata pelajaran produktif berpengaruh terhadap kesiapan kerja siswa XII TKR SMK Negeri 10 Semarang.
MODIFIKASI SISTEM PENERANGAN AHO DENGAN PENGISIAN FULLWAVE UNTUK MENINGKATKAN ARUS DAN TEGANGAN PENGISIAN PADA MOTOR HONDA SCOOPY Muhamad Amiruddin; Didik Rohmantoro
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i2.990

Abstract

Sebagai suatu alat transportasi sepeda motor haruslah memenuhi syarat minimum yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan undang-undang lalu lintas yang berlaku, salah satunya adalah memiliki seperangkat alat sistem penerangan. Fungsi system penerangan adalah sebagai alat dukung penerangan bagi pengemudi saat berjalan. Menghidupkan lampu kepala pada sistem penerangan juga berfungsi menekan angka kecelakaan pada sepeda motor dengan meningkatkan kewaspadaan kendaraan disekitarnya. Pasal 107 Ayat 2 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menerangkan bahwa kendaraan sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari dan malam hari. Dewasa ini produsen kendaraan sepeda motor sudah mengaplikasikan sistem lampu kepala Always On Headlight, dimana kendaraan dengan tahun produksi 2015 dan setelahnya dilengkapi teknologi yang meniadakan fungsi saklar lampu kepala artinya lampu kepala akan selalu menyala dimulai dari saat kunci kontak on. Hal ini meminimalisir pengendara lalai dalam menghidupkan lampu kepala sebab sedari awal lampu kepala sudah menyala tanpa perintah.Honda Scoopy produksi tahun 2013 belum mengaplikasikan teknologi AHO. Untuk bisa menjadikan sistem AHO  diperlukan modifikasi pada sistem kelistrikan penerangan dengan cara memotong sambungan regulator ke saklar lampu kepala dan menyambungkannya ke baterai melewati kunci kontak. Hal ini akan mengakibatkan konsumsi daya beban yang meningkat pada baterai, untuk itu perlu diimbangi dengan modifikasi pada sistem pengisian yang semula halfwave menjadi fullwave. Ini bertujuan untuk meningkatkan arus dan tegangan pengisian baterai.Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan analisis data deskriptif. Data kuantitatif berupa hasil pengukuran arus dan tegangan pengisian saat sebelum dimodifikasi dan sesudah dimodifikasi ditampilkan perbandingannya. Hasil pengukuran arus dan tegangan pengisian saat belum dimodifikasi adalah 0,33 Ampere dan  12,6 Volt. Hasil pengukuran arus dan tegangan pengisian setelah modifikasi AHO namun sistem pengisian masih halfwave adalah 0,35 Ampere dan  12,4 Volt. Hasil pengukuran arus dan tegangan setelah modifikasi AHO  dan sistem pengisian fullwave adalah 0,42 Ampere dan 13,5 Volt. Nilai tersebut  didapat pada saat putaran mesin idle 1600 rpm dan dibebani lampu kepala. Disimpulkan bahwa arus dan tegangan pengisian tertinggi didapat pada sistem pengisian fullwave. Kata kunci: Modifikasi kelistrikan, AHO , pengisian baterai fullwave
PENGARUH PERFORMA MESIN SEPEDA MOTOR MATIK 4 TAK 110 CC TERHADAP PENGGUNAAN PIGGYBACK FUEL ADJUSTER IQUTECHE Sena Mahendra; Didik Rohmantoro
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i2.2062

Abstract

Performa mesin sepeda motor yang menggunakan teknologi berbasis Electronic Fuel Injection (EFI) lebih baik dibandingkan dengan sistem konvensional. Namun dalam kurun waktu tertentu performa mesin EFi dapat mengalami penurunan performa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performa mesin kendaraan EFI tipe standar dan EFI dengan penambahan piggyback fuel adjuster iquteche pada sepeda motor automatic. Objek penelitian dilakukan pada kendaraan Honda Beat 110cc tahun pembuatan 2016. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode experimental serta analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh data torsi maksimal dengan kondisi standar sebesar 18.09 N.m pada putaran 1.500 rpm, daya tertinggi sebesar 5.28 kW pada putaran 4500 rpm, dan SFC terendah sebesar 0.13 kg/Hp.jam pada putaran 2000 rpm. Sedangkan hasil pengujian menggunakan piggyback fuel adjuster iquteche diperoleh torsi tertinggi sebesar 22.93 N.m pada putaran 1500 rpm, peningkatan daya sebesar 6.58 kW pada putaran 4500 rpm, dan SFC terendah sebesar 0.11 kg/Hp.jam pada putaran 2000 rpm. Selain itu diketahui peningkatan rata-rata torsi sebesar 22.80%, peningkatan daya sebesar 22.81%, dan penurunan SFC sebesar 9.72%.