Sandra Tombokan
Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ruptur Perineum Pada Persalinan Normal Di Rsud Dr. Sam Ratulangi Tondano Kabupaten Minahasa Tarelluan, Jusima; Adam, Syuul K.; Tombokan, Sandra
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v1i1.296

Abstract

Ruptur perineum adalah luka jalan lahir yang dapat terjadi secara spontan karenaperineum kaku, persalinan presipitatus, pimpinan persalinan yang salah, tidak terjalinnya kerjasama yangbaik dengan ibu selama proses persalinan, penggunaan perasat manual yang tidak tepat. Ruptur perineumkarena episiotomi memperluas jalan lahir karena bayi besar, prematur, kelainan letak serta persalinan dengantindakan vakum / forcep.Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ruptur perineum padapersalinan normal.Metode : Penelitian ini bersifat analitik deskriptif dengan menggunakan desain Retrospektif ataupengumpulan data sekunder. Populasi penelitian adalah semua ibu yang dengan kejadian ruptur perineumpada persalinan normal pada tahun 2012 di RSUD DR Sam Ratulangi Tondano Kabupaten Minahasa,sebanyak 375 responden. Analisis menggunakan uji statistik chi square.Hasil penelitian : Menunjukkan terdapat hubungan umur dengan kejadian ruptur perineum pada persalinannormal. Hasil penelitian menggunakan taraf signifikansi α = 0,05 dan dk = 2 (X tabel) untuk variabel usia,paritas dan BBL. Faktor umur didapat hasil nilai X2 = 160,302 > 5,99 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Faktor paritas didapat hasil X2 = 90,792 > 5,99 dan BBL didapat hasil X2 = 173,613 > 5,99Simpulan : ada hubungan yang signifikan antara faktor umur paritas, dan BBL dengan kejadian rupturperineum pada persalinan normal.
Hubungan Pelaksanaan Asuhan Sayang Ibu Dengan Lamanya Persalinan Tambuwun, Herly Kartini; Tombokan, Sandra; Mandang, Jenny
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.628 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.302

Abstract

Latar Belakang : Asuhan sayang ibu adalah asuhan dengan prinsip saling menghargai budaya, kepercayaan, dan keinginan ibu. Pelaksanaan asuhan sayang ibu yang mendasar atau menjadi prinsip dalam proses persalinan meliputi pemberian dukungan emosional, pemberian cairan dan nutrisi, keleluasan untuk miksi dan defekasi, serta pencegahan infeksi. Semua hal tersebut digunakan sebagai antisipasi untuk menghindari terjadinya partus lama, partus tidak maju dan partus yang dirujuk.Tujuan : untuk mengidentifikasi pelaksanaan asuhan sayang ibu, mengidentifikasi lamanya persalinan pada empat kala persalinan, serta menganalisa hubungan pelaksanaan asuhan sayang ibu dengan lamanya persalinan.Metode : penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan partograf, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Sampel diambil dari total populasi yaitu semua ibu yang bersalin di Puskesmas Kolongan pada bulan Maret sampai Juni yang berjumlah 53 orang. analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil : penelitian menunjukkan bahwa ibu-ibu bersalin yang dilakukan asuhan sayang ibu sebagian besar persalinannya normal 58%. Analisa data menunjukkan signifikansi lebih kecil dari 5% (p=0,000<0,05%).Simpulan : ada hubungan antara pelaksanaan asuhan sayang ibu dengan lamanya persalinan di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara.
Studi Kasus Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Ny.C. N Dengan Preeklamsia Berat Di Ruang Bersalin Badan Layanan Umum Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Tombokan, Sandra; Purwandari, Atik; Lawani, Jecika Seila
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.661 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.315

Abstract

Latar belakang : Preeklamsi adalah penyakit pada kehamilan dan nifas dengan tanda hipertensi, oedema dan proteinuria. Pada kehamilan sering terjadi pada umur kehamilan diatas 20 minggu, dimana perlu di tanggulangi secara tepat dan sebaik-baiknya untuk mencegah terjadi preeklamsia dan perdarahan. Berdasarkan data dari Badan Layanan Umum Rumah Sakit Umum Prof. Dr. R. D. Kandou Manado bulan Juli-Desember 2011 ada 24 kasus preeklamsia dari 1034 ibu hamil yang dirawat inap.Tujuan : Penelitian Menerapkan dan memperoleh gambaran umum Manajemen Asuhan Kebidanan pada ibu hamil dengan Preeklamsia Berat yang dilakukan pada Ny. C. N. G3 P2 A0, 39 tahun, hamil 34-35 minggu, janin intrauterine tunggal hidup, letak kepala V punggung kanan dengan Preeklamsia Berat (PEB) dan di tangani secara aktif, keadaan ibu cukup baik, tekanan darah 170/110 mmHg, 88x/menit,suhu badan 36,50 C, Respirasi 24x/menit.Metode : pendekatan studi kasus manajemen asuhan kebidanan yang terdiri dari tujuh langkah Varney yaitu : pengumpulan data, interpretasi data dasar, diagnosa potensial, tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Hasil Penelitian : Sesuai hasil penelitian ini adalah Ibu hamil dengan Preeklamsi Berat dapat diobati dengan perawatan yang maksimal oleh kerja sama petugas kesehatan. Dari catatan perkembangan dapat dilihat bahwa Ibu hamil (Multigravida) dengan kasus Preeklamsia Berat sehingga tadinya tekanan darah naik bisa menurun dengan perlahan – lahan. Dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil hendaknya dapat meningkatkan ketrampilan dan kemampuan intelektual yang baik tentang perawatan ibu hamil untuk mencegah terjadinya preeklamsia yang dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi.
Pengaruh Promosi Kesehatan tentang Antenatal Care Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Samsia, Rembang; Tombokan, Sandra; Adam, Syuul
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.736 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.327

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan ibu erat kaitannya dengan ibu hamil, yang banyak memberikankontribusi terhadap angka kematian ibu saat ini, kematian ibu hamil dapat di cegah bila ibu hamilmendapatkan kualitas pelayanan antenatal yang baikkurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai antenatal care atau pemeriksaan kehamilanmengakibatkan kurang pedulinya ibu hamil tentang kesehatan dirinya dan bayi yang di kandungnya.Menurut data yang di peroleh pada bulan januari 2013 Puskesmas Pintu Kota tahun 2011 dan tahun2012 cakupan K1 dan K4 kurang dari target capaian 95%.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan ibu hamil sebelum diberikanpromosi kesehatan tentang antenatal care dan mengindentifikasi pengetahuan ibu hamil sesudahdiberikan promosi kesehatan tentang antenatal care serta menganalisa pengaruh promosi kesehatantentang antenatal care terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel.Deskriptif analitik ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest dengan jumlahpopulasi 128 orang dan sampel 57 responden. Teknik analisis data menggunakan uji Paired SamplesT Test.Hasil : menunjukkan nilai pengetahuan sebelum diberikan promosi kesehatan rata-rataberpengetahuan kurang sebesar 9,25% dan setelah diberikan promosi kesehatan pengetahuanresponden rata-rata pengetahuan baik sebesar 18,96%. Analisa data menunjukkan signifikansi lebihkecil dari (p=0,000<0,05).
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tombokan, Sandra; Bokau, Jelly Neltje; Tuju, Sjenny Olga
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i1.351

Abstract

Latar Belakang : Salah satu upaya percepatan penurunan AKI adalah pelayanan antenatal. Pengawasan antenatal merupakan cara untuk mendukung kesehatan ibu hami, dan dapat mendeteksi secara dini tanda bahaya pada kehamilan. Peran bidan pada saat pelayanan antenatal adalah melakukan promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan, dengan adanya promosi kesehatan diharapkan akan mempengaruhi masyarakat, baik individu maupun kelompok untuk berperilaku hidup sehat, dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil .Metode : Penelitian ini menggunakan metoda penelitian yang bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel. Deskriptif analitik ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil . Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil pada bulan Januari dan Februari 2013 Di Puskesmas Kawangkoan Kabupaten Minahasa, dengan total populasi, 55 ibu hamil. Data diperoleh melalui kuesioner yang di isi oleh ibu hamil. Analisa menggunakan Uji paired t-testHasil : penelitian pada 55 responden didapatkan perbedaan pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil ,sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Hasil analisa dengan uji t berpasangan menunjukkan nilai rerata berdasarkan promosi kesehatan pre-test adalah 34,8 dan setelah promosi kesehatan 58,02 (post-test),hasil uji statistic menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p=0,0001) artinya ada pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Kawangkoan Kabupaten Minahasa.
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih Rotie, Nourita M.M.; Tombokan, Sandra; Adam, Syuul K.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i1.353

Abstract

Latar Belakang : Banyak perempuan mengalami kesulitan didalam menentukan pilihan jeniskontrasepsi. Hal ini tidak hanya karena terbatasnya metode yang tersedia, tetapi juga olehketidaktahuan mereka tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi tersebut.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan tingkatpendidikan ibu dengan penggunaan metode kontrasepsi efektif terpilih di Puskesmas Lolak KabupatenBolaang Mongondow.Metode : Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectionalstudy. Populasi yang digunakan adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Lolak yang berjumlah 1183ibu, sampel penelitian 15% yang berjumlah 177 responden. Pengumpulan data menggunakankuesioner dan analisa data dengan uji statistik Chi Square.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup yaitu 92responden (52%), berpendidikan kategori menengah yaitu berjumlah 81 responden (45,8%), sebagianbesar tidak menggunakan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih yaitu 94 responden (53,1%).Kesimpulan : ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan tingkat pendidikan ibu denganpenggunaan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih di Puskesmas Lolak Kabupaten BolaangMongondow.