Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN PAGAR MENGGUNAKAN METODE TIME STUDY PADA PEMBANGUNAN KANTOR & GUDANG DJARUM DSO (Distric Sales Office) PAMEKASAN Dedy Asmaroni; Sasqia Sesaria
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v6i2.1446

Abstract

Produktivitas tenaga kerja menentukan keberhasilan pelaksanaan jadwal proyek konstruksi, karena berdampak kepada kesesuaian antara perencanaan jadwal konstruksi dengan progres pekerjaan di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode time study. Metode time study adalah metode pengukuran produktivitas tenaga kerja di lapangan dengan cara menentukan standard time suatu pekerjaan. Hasil perhitungan diperoleh nilai produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pemasangan tulangan RW3 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 2.214,92 kg/OH, 731.658,4 kg/OH, 1.441,62 kg/OH, dan 174,13 kg/OH . Sedangkan nilai produktivitas pada pekerjaan pemasangan tulangan RW5 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 2.215,7 kg/OH, 470.1145 kg/OH, 1186.72 kg/OH, dan 83.52 kg/OH. Untuk bekisting diperoleh nilai produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pemasangan bekisting RW3 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 155,48  m2/OH, 12.72 m2/OH, 7.3065 m2/OH, dan 17.09 m2/OH. Sedangkan nilai produktivitas pada pekerjaan pemasangan bekisting RW5 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 60 m2/OH, 7.84 m2/OH, 5.46 m2/OH, dan 15.04 m2/OH. Analisa produktivitas menunjukkan bahwa letak antara material dan tempat pengerjaan, jumlah tenaga kerja, relaxation allowances, dan material yang digunakan adalah faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan struktur pagar.
Pengaruh Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Pada Pembangunan Laboratorium Komputer SMP It Al-Haromain, SMPS Darul Ulum, Dan SMP Badrul Ulum Dedy Asmaroni; Ahmad Fatoni
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2020): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v5i2.1025

Abstract

Dalam mewujudkan suatu pembangunan konstruksi yang baik, tentunya kita harus melihat keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Karena secara umum proyek pembangunan direncanakan untuk mendirikan sebuah gedung yang berfungsi untuk kepentingan orang banyak, dimana pembangunan tersebut memiliki standart pembangunan gedung berbasis pemerintah dan semaksimal mungkin dalam pelaksanaan tersebut tidak mengalami resiko-resiko yang mempengaruhi dalam pekerjaan, khususnya pada keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pembangunan konstruksi gedung. Pada Penelitian ini membahas mengenai pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi pembangunan ruang laboratorium komputer SMP IT Al-Haromain, SMPS Darul Ulum dan SMP Badrul Ulum. Dari hasil Uji t : Ketiga variabel tidak berpengaruh terhadap variabel (Y),  sedangkan dari hasil uji f didapat Kecelakaan Kerja memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap Pengaruh K3 Terhadap Produktivitas Pekerja pada proyek Pembangunan Laboratorium Komputer di Kabupaten Pamekasan.
Analisa Kualitas Pekerjaan Dinding Dengan Bata Merah dan Bata Ringan (Studi Kasus : Perumahan Type 46 Di Kabupaten Pamekasan) Dedy Asmaroni
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v5i1.857

Abstract

Abstrak : Perencanaan bangunan, tidak lepas dari elemen vertikal yang disebut juga dinding. Pada umumnya suatu bangunan sering direncanakan menggunakan dinding batu bata merah. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul alternatif baru pengganti bata merah sebagai dinding yaitu berupa batu bata ringan, baik pada bangunan tingkat tinggi atau bangunan sederhana. Inovasi bata ringan ini digunakan karena lebih cepat dan lebih murah namun memiliki kekurangan dari segi mutu dan ketahanan jika dibandingkan dengan bata merah. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan peneliti ini adalah untuk mendapatkan analisa kualitas pekerjaan dinding bata merah dan bata ringan serta mengetahui faktor yang paling dominan antara penggunaan bata ringan dan bata merah pada perumahan type 46 di Pamekasan. Dengan menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) dapat membandingkan nilai koefisien beta masing- masing variabel dapat diketahui variabel metode pelaksanaan memiliki nilai koefisien beta terbesar yaitu 0,380.  Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa Kelima variabel berpengaruh terhadap variabel (Y) yaitu kualitas pekerjaan. Kualitas bata ringan lebih bagus digunakan pada pasangan dinding pembangunan perumahan. Faktor yang paling dominan pengaruhnya dalam pekerjaan dinding terhadap pembangunan perumahan type 46 di Pamekasan adalah metode pelaksanaan dengan nilai beta sebesar 0,380.
Analisa Keterlambatan Waktu Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Pemerintah di Kabupaten Pamekasan Dedy Asmaroni
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v1i1.178

Abstract

  Proyek pembangunan gedung pemerintah di Kabupaten Pamekasan dalam pelaksanaannya tidak memenuhi target waktu yang ditetapkan, seperti pembangunan Kantor Disperindag dan Pembangunan Rumah Sakit Waru. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dan mendapatkan faktor yang paling dominan mempengaruhi keterlambatan waktu pelaksanaan pekerjaan pada proyek pembangunan Gedung Pemerintah di Kabupaten Pamekasan serta menentukan strategi dan tindakan yang harus dilakukan kontraktor untuk mengatasi faktor-faktor tersebut. Metodologi analisis yang digunakan adalah analisa faktor dan analisis Regresi Linier Berganda terhadap jawaban dari kuisioner yang disebarkan kepada 50 responden dari pihak kontraktor, owner dan konsultan pengawas yang terlibat dalam proyek pembangunan Gedung Pemerintah di Kabupaten Pamekasan pada tahun anggaran 2013 yang mengalami keterlambatan.Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan terhadap keterlambatan waktu pelaksanaan pekerjaan pada proyek pembangunan Gedung Pemerintah di Kabupaten Pamekasan adalah faktor Lingkungan Kerja (X1) dengan nilai koefisien ß sebesar 0,137. Faktor Keuangan (X6) dengan nilai koefisien ß sebesar 0,147. Dan faktor yang paling dominan adalah Faktor Tenaga Kerja (X2) dengan nilai koefisien ß sebesar 0,165. Strategi yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan keterampilan dan kemampuan tenaga kerja, salah satunya dengan cara mengikuti kursus dan pelatihan keterampilan kerja, sehingga kemampuannya semakin baik dan produktifitasnya semakin meningkat. 
ANALISIS PERCEPATAN DURASI TERHADAP PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI TIME COST TRADE OFF METHOD ( STUDI KASUS : PEMBANGUNAN GEDUNG DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN KABUPATEN SAMPANG ) Dedy Asmaroni; Ach. Fendi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): REKAYASA JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v4i2.786

Abstract

Dalam pembangunan gedung dimana suatu konstruksi pekerjaan suatu proyek  terdapat berbagai hal yang terjadi seperti, bertambahnya waktu dan kerusakan alat sehingga pelaksanaan akan mengakibatkan keterlambatan sehingga membutuhkan suatu perencanaan, penjadwalan serta pengendalian yang baik. Perencanaan dan penjadwalan yang kurang baik akan berdampak pada pekerjaan dan pelaksanaan konstruksi. Oleh karena itu, bisa dilakukan percepatan proyek konstruksi agar permasalahan yang ada bisa teratasi sesuai proses diharapkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupaka metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian studi kasus adalah penelitian suatu kasus studi atau subyek, tujuan dari studi kasus ini memberikan gambaran secara detail mengenai latar belakang dan sifat serta karakteristik khas dari suatu kasus studi sehingga dapat memahami objek yang ditelitinya. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan dari hasil penjadwalan ulang pembangunan gedung kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian dengan menerapkan metode TCTO (Time Cost Trade Off) didapat waktu penyelesaian akibat percepatan adalah 133 hari dari durasi penyelesaian sebesar 150 hari jadi diperlukan percepatan 17 hari agar proyek dapat selesai sesuai target rencana. Adapun biaya total akibat dilakukan percepatan sebesar Rp. 1.256.929.349 dari biaya sebelumnya Rp. 1.227.823.795 terjadi penambahan biaya sebesar Rp. 29.105.553 sehingga didapat 2,37% kenaikan anggaran.
ANALISIS PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA STANDART KEMENTERIAN PUPR TAHUN 2016 DAN SNI TAHUN 2018 PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DJARUM DSO (DISTRICK SALES OFFICE) DI KOTA PAMEKASAN Dedy Asmaroni; Siti Wahyuni
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v6i2.1450

Abstract

Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan pedoman untuk persiapan budget agar pembangunan tidak terhenti ditengah jalan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan Rencana Anggaran Biaya dengan metode Analisa Standart Kementerian PUPR dan SNI serta mengetahui perbedaan hasil perhitungan anggaran biaya dengan kedua metode analisa tersebut. Dari kedua metode tersebut didapatkan selisih anggaran biaya secara keseluruhan yaitu sebesar Rp. 95.216.537,96 Selisih harga tersebut didapat karena adanya perbedaan nilai koefisien upah, bahan material pada kedua analisis tersebut. Sedangkan untuk pemakaian harga material tetap sama menggunakan harga upah dan bahan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Pamekasan tahun 2021 . Dan komponen yang paling dominan dalam perhitungan RAB yaitu pada pekerjaan bekisting pondasi. Dan dari Harga Satuan Pekerjaan tersebut didapat nilai Jumlah Harga Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Metode Analisa  Kem. PUPR Pada Pekerjaan Bekisting Pondasi sebesar Rp.253.660,00 sedangkan untuk Jumlah Harga Rencana Anggaran Biaya Metode SNI Pada Pekerjaan Bekisting Pondasi sebesar Rp.228.825,00 dengan selisih harga sebesar Rp.253.660,00 – Rp.228.825,00 = Rp. 24.835,00. Dan secara keseluruhan untuk total jumlah harga Rencana Anggaran Biaya pada Metode SNI yaitu sebesar Rp. 3.552.542.208,22 sedangkan pada Metode Analisa Kementerian PUPR yaitu sebesar Rp. 3.647.758.746,18. Sehingga didapat kesimpulan yaitu pada Metode Analisa SNI mempunyai hasil anggaran biaya yang lebih ekonomis dibandingkan Analisa Kem. PUPR dengan selisih harga yaitu sebesar Rp.3.647.758.746,18 – Rp.3.552.542.208,00 = Rp.95.216.537,96.