Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PROSES BRAZING Cu-Ag BERBAHAN BAKAR BIOGAS TERMURNIKAN Kusrijadi, Ali; Triyono, Budi; Riswanda, Ms
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2009): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v14i2.365

Abstract

Pemanfaatan biogas sebagai salah satu alternatif bahan bakar  pada proses brazing merupakan langkah diversifikasi biogas, yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat efisiensi dan keramahan teknologi. Permasalahan yang bersifat teknis dan menjadi kendala dalam pemanfaatan biogas ini adalah rendahnya konsentrasi CH4 dikarenakan adanya pengotor utama berupa air, karbondioksida dan asam disulfida. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu  tahap  pressureized storage process meliputi pemisahan komponen pengotor yang terdapat dalam biogas melalui teknik absorbsi sehingga dihasilkan biogas yang berkualitas gas alam terbarukan dan proses injeksi ke dalam suatu tangki penyimpanan, dan tahap selanjutnya adalah menggunakan biogas tersebut pada proses brazing logam Cu (tembaga) dengan bahan tambah Ag (silver). Analisis hasil brazing dilakukan melalui analisis struktur mikro (metalografi) untuk melihat kualitas tampak dari hasil brazing, serta analisis kekerasan mikro dan analisis parameter fisik standar terhadap hasil proses brazing. Penelitian ini telah menghasilkan perangkat alat pemurnian biogas yang dapat memurnikan biogas menjadi metana mendekati 100% dan sistem pengemasan (storage system)  biogas bertekanan hingga 2 bar. Dari hasil analisis struktur mikro dan uji kekerasan mikro diketahui bahwa hasil proses brazing dengan biogas menghasilkan kualitas yang sama dengan hasil proses brazing dengan gas acetylene sehingga disimpulkan bahwa biogas dapat menjadi bahan bakar alternatif untuk proses brazing, khususnya untuk logam Cu dengan bahan tambah Ag. Kata kunci : Biogas, Pressureized Storage, Brazing  
The Identification of Research Priority in The Field of Food Security Triyono, Budi; Laksani, Chichi Sinthia; Zulhamdani, Muhammad; Nadhiroh, Irene Muflikh; Ariana, Lutfah
JOURNAL OF SOCIOECONOMICS AND DEVELOPMENT Vol 1, No 2 (2018): October
Publisher : Publisher of Widyagama University of Malang (UWG Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.678 KB) | DOI: 10.31328/jsed.v1i2.729

Abstract

The development of food security in Indonesia still faces various problems. Dealing with those problems, the role of research and development institutions such as the Indonesia Institute of Sciences (LIPI) is needed. LIPI as a government R & D institution is expected not only to produce knowledge, but also to play an active role in solving various problems of the nation including in the field of food security. The results of the evaluation of LIPI's activities show that it has produced significant and strategic research outputs. However, only a few have been successfully implemented to solve food problems. Therefore, a study of Research Priority Setting (RPS) is needed so that the LIPI research activities program in the future will produce more research outputs that play a role in providing solutions in this food sector. The purpose of this RPS study is to provide direction so that LIPI research in the future can contribute more to solving problems in the food sector. This study starts from the activity stage to identify strategic issues that need to be resolved through R & D activities. This identification activity is carried out through a round table discussion involving stakeholders. The next stage is to determine researches that need to be prioritized by LIPI in the next five years using the Delphi method. From the study, it is concluded that in the next five years LIPI's R & D activities should be focused on: (1) the development of biological organic fertilizer, (2) the development of local food materials, (3) the development of Germplasm, (4) the functional food development, and (5) the development of modern agriculture.  JEL Classification: D24, L26, Q12
How Does The Milk Processing Industry in Indonesia Develop Their Technological Capability? Triyono, Budi; Laksani, Chichi Shintia; Zulhamdani, Mohammad; Siahaan, Saut H
STI Policy and Management Journal Vol 1, No 2 (2016): STI Policy and Management
Publisher : Center for Science and Technology Development Studies, Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.196 KB) | DOI: 10.14203/STIPM.2016.54

Abstract

Increasing public awareness of the importance of milk consumption and the increasing population of Indonesia make milk as an economic commodity that has a strategic value. The purpose of this study are to analyse the technological capabilities dairy processing industry in Indonesia and to understand how the company builds its technological capabilities. This research was conducted through case studies on some of the milk processing companies in Java classified by the ownership of capital are cooperative, local company and foreign company. The results showed differences in technological capabilities. The highest technological capabilities shown by foreign companies and the large-scale local companies. Meanwhile, a technological capability of dairy cooperatives is still low. By categories, mechanisme of technological capability development also different. Technological capabilities in dairy cooperatives conducted through internal efforts that do not involve external parties. Meanwhile, thelarge-scale local companies and foreign companies developed their technology capabilities by involving external partiess such as R & D institutions and foreign parties.
PERAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI DALAM PENGUATAN SISTEM INOVASI DI INDONESIA(ROLE OF MINISTRY OF RESEARCH, TECHNOLOGY AND HIGHER EDUCATION FOR STRENGTHENING THE INNOVATION SYSTEM IN INDONESIA) Triyono, Budi
Inovasi Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Inovasi Mei 2017
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.066 KB)

Abstract

Inovasi teknologi merupakan kunci daya saing bagi negara-negara berkembang yang mempunyai kemampuan inovasi untuk mampu menjadi negara yang kuat, disegani dan memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya. Sistem inovasi teknologi tersebut berperan penting dalam menghasilkan inovasi, khususnya di sektor industri. Sayangnya, inovasi yang dihasilkan perusahaan di berbagai sektor industri di Indonesia umumnya hanya merupakan inovasi sederhana (incremental innovation) yang mudah ditiru oleh pesaing dan kurang mendukung daya saing perusahaan. Sementara itu, semakin meningkatnya globalisasi dan revolusi teknologi yang cepat memunculkan tantangan serius bagi perusahaan-perusahaan untuk mempertahankan daya saing mereka. Dalam globalisasi ekonomi, persaingan menjadi lebih dinamis, yang memunculkan kebutuhan terhadap inovasi yang sifatnya radikal (radical innovation). Terkait dengan hal ini, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan riset, teknologi dan pendidikan tinggi seharusnya memegang peran kunci dalam pengelolaan sistem inovasi teknologi di Indonesia, termasuk di dalamnya menyelenggarakan tugas kordinasi dan sinkronisasi kebijakan inovasi dengan berbagai kementerian terkait. Berbagai program kebijakan inovasi teknologi telah dibuat dan diimplementasikan namun belum memberikan hasil yang signifikan. Dalam studi ini, melalui studi pustaka dengan melihat hasil-hasil survei maupun studi terdahulu mengenai kondisi Sistem Inovasi Nasional (SIN) di Indonesia, serta dokumen-dokumen terkait, peran riil Kemenristekdikti dan aktor-aktor lain dalam SIN dilakukan analisis untuk menunjukkan kondisi SIN di Indonesia. Berdasarkan hasil analisis, dirumuskan kebijakan-kebijakan yang dibutuhkan untuk memperkuat SIN di Indonesia melalui peran aktif Kemenristekdikti. Hasil studi menunjukkan bahwa masalah kunci lemahnya sistem inovasi teknologi di Indonesia adalah karena kurangnya kapasitas inovasi teknologi para aktornya (lembaga litbang, perguruan tinggi maupun sektor bisnis/industri). Kemenristekdikti yang menjadi aktor utama dalam sistem inovasi nasional memiliki peran yang bersifat stratejik. Peran tersebut terkait dengan koordinasi dan pengelolaan bersama dari tiap fungsi yang ada dalam SIN. Untuk dapat memperbaiki sistem inovasi teknologi di Indonesia perlu diberikan prioritas terhadap arah pengembangan strategi untuk meningkatkan kapasitas inovasi teknologi para aktor dalam sistem inovasi tersebut.   Kata kunci: Sistem Inovasi Nasional, inovasi teknologi, penguatan kapasitas
Analysis for Development of Mocaf-Based Functional Food Industry in Indonesia Triyono, Budi; Handoyo, Setiowiji; Laili, Nur
JOURNAL OF SOCIOECONOMICS AND DEVELOPMENT Vol 2, No 2 (2019): October
Publisher : Publisher of Widyagama University of Malang (UWG Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.169 KB) | DOI: 10.31328/jsed.v2i2.1068

Abstract

Indonesia is a country having abundant natural resources, including nutritious plants as a source of food and medicine. Along with the increasing public awareness of the importance of healthy living, there is a great shift in the demand of food. At present, people do not only want foods that have good nutritional composition as well as attractive appearance and taste, but also the ones that have certain physiological functions for the body. The foods that have such functions are known as functional foods. One ingredient that has the potential to be developed into functional food is mocaf flour. It is made from cassava which is made from the fermentation principle by modifying the cassava cells. This study aims to reveal the conditions for the development of the functional food industry made from mocaf flour in Indonesia using the value chain approach. This study was a qualitative research by using multiple case studies along the value chain. The data were collected from review of secondary data, in-depth interviews, and observations in each case study. The case study locus was the center of the mocaf-based food industry in West Java. The results showed that (i) the mocaf-based functional food industry in Indonesia was not developed; (ii) the development of mocaf-based industries was constrained by the high cost of cassava raw materials; (iii) the productivity of cassava plants was still low; (iv) the role of R & D institutions was very much needed; and (v) government intervention is needed.JEL Classification:  L88, O00, Q18
Penerapan ELCB Pada Pompa Irigasi Sawah Untuk Pengaman Arus Bocor di Desa Rejosari Madiun Triyono, Budi; Prasetyo, Yuli; N., Hanifah N. K.; Winarno, Basuki; K. H, R. Jasa; Artono, Budi
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2019): 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1448

Abstract

ABSTRAKDesa Rejosari merupakan salah satu Desa di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur yang terletak ± 15 km dari kota pusat pemerintahan Kota Madiun. Desa ini memiliki luas wilayah sekitar ± 462 Ha dengan jumlah penduduknya berkisar ± 5442 Jiwa. Potensi yang sangat besar pada desa ini yaitu terdapat banyak persawahan yang melimpah di sekitar pemukiman. Petani desa Kebonsari banyak yang menggunakan pompa air untuk sistem irigasi sawah. Namun, sampai saat ini banyak petani yang belum mengetahui bahaya arus bocor pada pompa air. Sehingga para petani rentang bahaya tersengat listrik. Bahaya arus bocor pada pompa air ini juga dapat menyebabkan kematian bagi petani dan hewan disekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program kemitraan bagi kelompok tani di Desa Rejosari dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan teknologi penerapan ELCB untuk mengatasi arus bocor pada pompa air. ELCB adalah saklar yang dapat memutus aliran listrik jika arus yang lewat melebihi batas dari nominalnya Harapannya dengan program pengabdian kepada masyarakat ini kelompok tani dapat mengerti bahaya dari arus bocor pada pompa irigasi sawah dan terhindar dari bahaya kematian akibat tersengat arus listrik.Kata kunci: Sistem irigasi, ELCB, Arus bocor, Sistem pengaman, Tersengat listrik.
Pelatihan Standar Instalasi Listrik Untuk Mencegah Kebakaran Bagi Pedagang Pasar Besar Madiun Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; N., Hanifah N. K.; K., R. Jasa; Subkhan, M. Fajar
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2019): 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1449

Abstract

ABSTRAKPasar Besar Madiun merupakan salah satu pasar induk yang ada di kota Madiun. Lokasi pasar ini berada di jalan panglima sudirman, kelurahan kejuron kecamatan taman Kota Madiun. Pasar yang merupakan kebanggaan kota Madiun tersebut beberapa kali mengalami kebakaran. Pasar besar madiun mengalami kebakaran dua kali dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Kebakaran pertama dan yang paling besar terjadi pada tahun 2008. Kemudian kebakaran kedua terjadi pada tahun 2015. Salah satu penyebab terjadinya kebakaran adalah karena konsleting listrik (short circuit). Pemasangan instalasi listrik yang buruk dan kurangnya pemahaman para pedagang pasar besar madiun tentang instalasi listrik yang seusai standar menjadi penyebab terjadinya konsleting listrik. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pelatihan standar instalasi listrik bagi para pedagang pasar untuk mencegah kebakaran di pasar besar madiun. Metode pelatihan adalah dengan cara memberi materi tentang standar instalasi listrik yang benar. Kemudian penerapan penggunaan kabel yang baik dan benar untuk instalasi penerangan atau lampu. Setelah itu inspeksi instalasi listrik di salah satu tempat pedagang pasar besar madiun. Harapannya hasil pelatihan adalah para pedagang pasar besar madiun dapat memahami instalasi listrik yang sesuai standar serta memahami bahaya yang ditimbulkan akibat arus pendek (short circuit) dari kabel yang tidak sesuai standar. Sehingga kegiatan ini dapat meminimalisir terjadinya kebakaran di pasar besar madiun.Kata kunci: Kebakaran pasar, konsleting listrik, instalasi listrik, standar instalasi, keamanan
OPTIMIZATION OF OUTPUT POWER DUAL AXIS SOLAR TRACKER WITH UMBRELLA SYSTEM Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Arifin, Agus Choirul
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.416 KB) | DOI: 10.9992/jg.v2i2.41

Abstract

Energi matahari dapat dirubah menjadi energi listrik menggunakan panel surya. Panel surya yang digunakan kebanyakan masih bersifat satis. Hal ini mengakibatkan penyerapan energi matahari tidak bisa secara maksimal. Sehingga energi listrik yang dihasilkan dari panel surya juga tidak maksimal. Agar penyerapan energi matahari dapat diserap oleh panel surya dengan maksimal, maka panel surya harus mempunyai sistem yang selalu mengikuti arah sinar matahari. Penelitian tentang solar tracking ini menggunakan dua motor aktuator untuk penggerak dan berfungsi untuk mengikuti arah sinar matahari. Metode yang diterapkan untuk sistem tracking ini adalah umbrella method. Metode ini menerapkan perilaku orang yang memegang payung untuk melindungi sinar matahari. Penelitian ini menggunakan sensor LDR dan mikrokontroller untuk dapat menggerakan panel surya. Hasil yang didapat dari pengujian adalah daya output pada panel surya lebih besar saat tracking daripada saat statis.
MULTI INPUT ENERGI TERBARUKAN PADA SISTEM DC BUS MENGGUNAKAN BUCK BOOST CONVERTER Triyono, Budi; Prasetyo, Yuli
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.821 KB) | DOI: 10.9992/jg.v2i1.37

Abstract

Buck-boost converter merupakan suatu rangkain untuk merubah tegangan keluaran menjadi tegangan yang lebih besar atau lebih kecil dari tegangan masukan. Perancangan buck- boost converter ini digunakan untuk sumber energi terbarukan. Buck-boost converter ini menggunakan Arduino Uno sebagai pengatur nilai duty cycle / PWM (Pulse Width Modulation). Switching PWM menggunakan Mosfet IRFP460 yang memiliki range 3 – 200 V dengan optocoupler TLP250. Untuk mendeteksi tegangan dapat menggunakan pembagi tegangan yang berfungsi untuk memberikan umpan balik pada Arduino tegangan keluaran stabil. Dikarenakan polaritas tegangan keluaran buck-boost converter yang terbalik, maka pembagi tegangan tidak dapat membaca tegangan keluaran. Jadi, untuk membatasi tegangan keluaran digunakan dioda zener. Dengan tegangan masukan bervariasi sebesar 7 – 20 Volt, maka dihasilkan tegangan keluaran 14,86 Volt.
MENDORONG PERTUMBUHAN DAN PERDAGANGAN MELALUI REGULASI LINGKUNGAN Triyono, Budi; Nugroho, Iwan
STI Policy and Management Journal Vol 11, No 23 (2000): Warta Pengelolaan Penelitian Pengembangan Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Te
Publisher : Center for Science and Technology Development Studies, Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11233.339 KB) | DOI: 10.14203/STIPM.2000.257

Abstract

-