Roma Ulinnuha
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OCCIDENTALISM IN INDONESIA: A Study of Intellectual Ideas of Mukti Ali and Nurcholis Madjid and Contemporary Legacy Ulinnuha, Roma
ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.098 KB)

Abstract

Salah satu aspek modernitas, Oksidentalisme, menjadi bagian dari wacana Islam dan Barat  disamping sejarah Orientalisme yang telah mengalami perkembangan panjang. Artikel ini membahas gagasan Oksidentalisme di Indonesia. Dialektika Oksidentalisme-Orientalisme dapat ditelusuri dengan melihat beberapa ide yang disampaikan oleh representasi intelektual Muslim Indonesia—Mukti Ali dan Nurcholis Madjid. Sebagai refleksi kritis terhadap fenomena Oksidentalisme, Carl W. Ernst menggarisbawahi proyeksi keilmuan konstruktif. Selanjutnya, dialog antarperadaban yang disampaikan Osman Bakar dapat membantu mengurai kompleksitas pemaknaan Oksidentalisme seperti misalnya yang dipaparkan Hassan Hanafi atau Ian Buruma. Artikel ini menegaskan bahwa dari sisi historisnya studi Oksidentalisme yang dipaparkan Mukti Ali dan Nurcholis Madjid merupakan aspek akademis tentang institusi Barat. Wacana akademis ini ternyata tidak sama dengan konsep Oksidentalisme seperti yang dipaparkan oleh Hassan Hanafi maupun Ian Buruma. Aspek lainnya adalah saling-belajar, kerjasama dan pemahaman bagian integral masyarakat Muslim dan Indonesia pada umumnya.
CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS: THEORY AND METHOD IN SOCIAL AND LITERARY FRAMEWORK Ulinnuha, Roma
Indonesian Journal of Applied Linguistics Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 No. 2 January 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijal.v2i2.170

Abstract

Abstract: Critical Discourse Analysis (CDA) serves as one of the tools to analyzethe linguistic and the social. This article aims at investigating the relevance of ideasamongst CDA figures—Fairclough, Van Dijk, Wodak, and Kristeva—to both socialand literary studies. This includes some significant points such as discourse, socialpractice, representation, power and intertextuality. The article shows, based on literarystudy, the aim of CDA applied linguistic aspect is to reveal the hidden in the analyticallevel of individual, institutional or social, i.e. domination and the abuse of power. CDAfigures agreed to some extent that the complex interactions of discourse and socialcould not be analyzed, unless it utilized the approaches of linguistic and social. In thecourse of identity, for instance, CDA abridges the social and the linguistic realm. CDA,in this regard, mainly advocates the under-privileged representations of everyday life.