Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS STRUCTURAL EQUATIONMODELING(SEM) UNTUK SAMPEL KECIL DENGAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) Ulum, Miftahul; Tirta, I Made; Anggraeni, Dian
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Structural Equation Modeling (SEM) sering diaplikasikan pada permasalahan sosial yang membutuhkan model yang relatif kompleks. Pendugaan parameter pada analisis SEM membutuhkan beberapa asumsi penting seperti ukuran sampel minimal 10 kali banyaknya indikator dan data harus berdistribusi normal. Pada prakteknya tidak mudah untuk memenuhi asumsi tersebut. Dalam perkembangannya terdapat sebuah metode SEM yang tidak membutuhkan asumsi tersebut yang dikenal dengan metode analisis Partial Least Square (PLS).Metode ini merupakan analisis SEM berbasis varian atau dikenal dengan SEM-PLS. Pendugaan parameter pada metode ini tidak membutuhkan ukuran sampel yang besar dan data tidak harus berdistribusi normal. Pada penelitian ini akan ditunjukkan perbandingan analisis data menggunakan metode SEM-PLS dengan metode CB-SEM. Perbandingan analisis data menggunakan data serdos yang berupa 4 variabel laten dan 24 variabel indikator yang sebelumnya sudah dianalisis menggunakan metode analisis CB-SEM dengan data ditransformasi ke z-score untuk memenuhi asumsi. Pada penelitian ini digunakan tiga macam ukuran sampel yaitu 35,55, dan 75yang diambil dari parent sample sebanyak160kemudian dilakukan tahap Bootstrapping sebanyak 50 kali. Tahap tersebut dilakukan padasetiap ukuran sampel untuk mengetahui seberapa minim ukuran sampel pada metode SEM-PLS yang representatif terhadap sample parent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran sampel yang digunakan pada metode analisis SEM-PLS adalah sebanyak 55. Nilai R2 pada ukuran sampel 55 sama baik dengan nilai R2 pada parent sample dengan data tidak ditransformasi ke z-score sebagaimana metode CB-SEM.
Studi Experimental Energi Bangkitan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Model Pelampung Silinder Ulum, Miftahul
Jurnal IPTEK Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.3 KB) | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i1.231

Abstract

Kebutuhan energi listrik kian berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, oleh karena itu perlu adanya energi terbarukan sebagai sumber energi listrik dimasa depan. Salah satunya adalah energi gelombang laut. Pada penelitian terdahulu, telah dibahas tentang pembangkit listrik tenaga gelombang laut tipe pelampung silinder dengan variasi dimensi panjang lengan ayun dan panjang pelampung terhadap energi yang dihasilkan. Oleh karena itu pada penelitian ini akan membahas tentang pengaruh jarak masa pemberat yang ada pada lengan ayun serta variasi diameter kawat yang digunakan generator, pada model pembangkit listrik tenaga gelombang laut dengan skala laboratorium untuk menghasilkan energi listrik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan skala laboratorium. Eksperimen dilakukan dengan variasi jarak masa pemberat pada lengan ayun, dengan jarak 7 cm, 15 cm, dan 23 cm, dan variasi diameter kawat pada generator 0.2 mm, 0.3 mm, 0.4 mm. Pada variasi jarak masa pemberat pada lengan ayun didapat hasil yang tidak terlalu berbeda secara signifikan. Sedangkan pada variasi diameter kawat semakin besar diameter maka daya yang dihasilkan lebih besar. Hasil tertinggi terjadi pada diameter kawat 0.4 mm dengan nilai 0.02438 W dan efisiensi sistem yang didapat 2.7%.
The Concept Of Maslahah By Al-Imam Malik And Al-Imam Al-Tufi -, Nasiri; Ulum, Miftahul
Veteran Law Review Vol 2, No 1 (2019): Mei
Publisher : Faculty of Law, Pembangunan Nasional Veteran Jakarta University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.933 KB) | DOI: 10.35586/velrev.v2i1.689

Abstract

Among the sources of Islamic law which is still disputed by Scholars argument is maslahah.  Some scholars reject it, but most agree to make maslahah as one of the sources of Islamic law in matters of ijtihad. Imam Malik considered as a Pioneer Scholar who makes maslahah as one source of his law ijtihad. His view was followed by the other Scholars, one of whom is Najm al-Din al-Tufi, acleric' Hambali.  However, the two leaders of thought are not the same, even in certain cases the difference is very sharp, although in certain parts have in common. In the view of Malik, maslahah serve as a source of  Islamic law in matters which are not discussed formally by nas and ijma ', but must not conflict with the spirit of the passage as a whole. In contrast, al-Tufi used maslahah both in matters discussed by nas/ijma’ or not. As for the area of applying maslahah, both agree that maslahah is only used in the matter of mu'amalah.
PENGARUH DIAMETER LUBANG, RASIO PERFORASI DAN SAMBUNGAN ANTAR PANEL TERHADAP FREKUENSI NATURAL PANEL BERLUBANG GANDA Ulum, Miftahul; Noerpamoengkas, Ardi; Ismail, Ahmad Yusuf
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.356 KB)

Abstract

Penelitian ini memberikan penjelasan tentang pengaruh diameter lubang, rasio perforasi dan sambungan antar panel terhadap frekuensi natural dari sebuah panel berlubang ganda. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya tentang frekuensi natural dari sebuah panel tunggal pejal dan berlubang dimana di dalam penelitian ini digunakan panel ganda. Sebuah panel alumunium berukuran 15 x 15 cm dengan tebal 2 mm digunakan sebagai model dasar panel ganda. Diameter lubang di panel divariasikan mulai 1 sampai 3 mm, rasio perforasi divariasikan mulai 0,5 sampai 2%. Sebagai tambahan, pengaruh sambungan diantara panel ganda juga didiskusikan secara ringkas. Nilai frekuensi natural didapatkan dari simulasi di dalam perangkat lunak Autodesk Inventor mulai frekuensi pertama sampai ke lima. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa frekuensi natural panel berlubang ganda sangat dipengaruhi oleh diameter lubang dan rasio perforasi, sementara sambungan antar kedua panel hanya memberikan sedikit pengaruh kepada nilai frekuensi natural.Kata kunci: Frekuensi natural, panel ganda, panel berlubang.
PEMODELAN DAN ANALISIS PENGARUH JUMLAH PENUMPANG DAN PERGESERAN PUSAT GRAVITASI TERHADAP RESPON DINAMIS TRANSIEN KENDARAAN Ulum, Miftahul; Noerpamoengkas, Ardi; Setyono, Gatot; Ariyansyah, Moch. Rhizky
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.564 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kendaraan bermotor roda empat dan roda dua yang menggunakan sistem suspensi bermacam-macam jenisnya. Adapun yang menjadi masalah pada penelitian ini adalah "Apakah pergeseran letak titik pusat gravitasi dan bertambahnya jumlah penumpang berpengaruh pada respon dinamis transien kendaraan?". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pergeseran titik pusat gravitasi dan banyaknya jumlah penumpang terhadap respon dinamis transien kendaraan. Dalam penelitian ini menggunakan model kendaraan setengah mobil dengan tiga tempat duduk dan data parameter diambil dari salah satu journal internasional. Metode penelitian menggunakan analitik matematik dengan software numerik yang terintegrasi dengan Simulink. Hasil grafik respon yang telah didapat dan dianalisa menunjukkan bahwa pergeseran letak titik pusat gravitasi dan bertambahnya jumlah penumpang mempengaruhi respon dinamis transien kendaraan, semakin jauh letak titik pusat gravitasi dari titik massa maka respon displacement, velocity, dan acceleration dari massa tersebut akan semakin besar dan semakin banyak jumlah penumpang maka respon displacement, velocity, dan acceleration dari tempat duduk penumpang akan semakin rendah.
ANALISIS STRUCTURAL EQUATIONMODELING(SEM) UNTUK SAMPEL KECIL DENGAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) Ulum, Miftahul; Tirta, I Made; Anggraeni, Dian
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1 No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Structural Equation Modeling (SEM) sering diaplikasikan pada permasalahan sosial yang membutuhkan model yang relatif kompleks. Pendugaan parameter pada analisis SEM membutuhkan beberapa asumsi penting seperti ukuran sampel minimal 10 kali banyaknya indikator dan data harus berdistribusi normal. Pada prakteknya tidak mudah untuk memenuhi asumsi tersebut. Dalam perkembangannya terdapat sebuah metode SEM yang tidak membutuhkan asumsi tersebut yang dikenal dengan metode analisis Partial Least Square (PLS).Metode ini merupakan analisis SEM berbasis varian atau dikenal dengan SEM-PLS. Pendugaan parameter pada metode ini tidak membutuhkan ukuran sampel yang besar dan data tidak harus berdistribusi normal. Pada penelitian ini akan ditunjukkan perbandingan analisis data menggunakan metode SEM-PLS dengan metode CB-SEM. Perbandingan analisis data menggunakan data serdos yang berupa 4 variabel laten dan 24 variabel indikator yang sebelumnya sudah dianalisis menggunakan metode analisis CB-SEM dengan data ditransformasi ke z-score untuk memenuhi asumsi. Pada penelitian ini digunakan tiga macam ukuran sampel yaitu 35,55, dan 75yang diambil dari parent sample sebanyak160kemudian dilakukan tahap Bootstrapping sebanyak 50 kali. Tahap tersebut dilakukan padasetiap ukuran sampel untuk mengetahui seberapa minim ukuran sampel pada metode SEM-PLS yang representatif terhadap sample parent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran sampel yang digunakan pada metode analisis SEM-PLS adalah sebanyak 55. Nilai R2 pada ukuran sampel 55 sama baik dengan nilai R2 pada parent sample dengan data tidak ditransformasi ke z-score sebagaimana metode CB-SEM.
Study Eksperimental Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Metode Mekanis Apung Menggunakan Sistem Transmisi Sproket dan Variasi Panjang Lengan Pamungkas, Yoga; Ulum, Miftahul; Noerpamoengkas, Ardi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.336 KB)

Abstract

Bahan bakar minyak merupakan sumber energi utama yang ada di Indonesia dan harga minyak cenderung mengalami kenaikan pada tiap ? tiap tahunnya. Pada penelitian ini memanfaatkan energi gelombang laut ssebagai gantinya. Maka pada penelitian ini dilakukanlah penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) metode mekanis apung menggunakan sistem transmisi sprocket dengan memvariasikan ukuran panjang lengan pelampung. Panjang lengan pelampung ini sebagai salah satu bagian untuk menggerakkan mekanisme dari PLTGL ini, yang mana variasi panjang lengan tersebut mempunyai ukuran antara lain 37, 42, 47.5 Cm. pada penelitian ini di mulai dengan proses membangun prototype PLTGL mekanis apung dengan sistem transmisi sprocket. Setelah sudah di nyatakan mekanisme PLTGL siap untuk di uji coba maka dilaksanakanlah pengujian PLTGL. Pengujian di lakukan pada kolam simulator, yang mana kolam tersebut dapat membuat suatu gelombang air menyerupai gelombang laut. Untuk memaksimalkan pengujian maka di gunakan berbagai fr kuensi antara lain 0.8, 1, 1.4 Hz. dan didapatkan hasil dari pengujian bahwa panjang lengan dan frekuensi sangat berpengaruh pada daya yang di hasilkan PLTGL. Voltage terbesar yang di peroleh pada pengujian PLTGL jenis ini adalah pada panjang lengan 47.5 cm dan frekuensi 1.4 Hz yaitu 0.0737 Volt.
Studi Eksperimental Pengaruh Posisi dan Kedalaman Takikan U Terhadap Frekuensi Natural dan Respon Getaran pada Batang Kantilever Menggantung Noerpamoengkas, Ardi; Ulum, Miftahul; Mahfoudz, Naguib
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.801 KB)

Abstract

Struktur batang kantilever banyak digunakan sebagai penyangga benda statis maupun mesin-mesin berputar. Kebanyakan studi mengenai batang kantilever menempatkannya pada posisi horizontal. Eksperimen terhadapnya memberikan defleksi awal arah transversal batang akibat beban sendiri. Penelitian ini menempatkan batang pada posisi menggantung sehingga batang tidak mengalami hal tersebut. Selain itu, juga dilakukan studi perambatan getaran pada struktur tersebut. Studi eksperimen penelitian ini menggunakan eksitasi massa tak seimbang yang digerakkan oleh motor dengan pengatur kecepatan. Respon getaran diukur menggunakan akselerometer. Transmisibilitas dihitung dengan memperhatikan respon getaran rangka motor massa tak seimbang, dan ujung batang kantilever. Frekuensi eksitasi yang tinggi di atas frekuensi natural pertama diberikan saat mengukur respon getaran ini. Batang diberi takikan U dengan variasi kedalaman dan posisinya terhadap pangkal batang. Semakin jauh takikan dari pangkal menyebabkan frekuensi natural, amplitudo, RMS (Root Mean Square) respon akselerasi, dan transmisibilitas semakin naik. Sedangkan takikan yang semakin dalam menyebabkan hal yang berkebalikan
The Concept Of Maslahah By Al-Imam Malik And Al-Imam Al-Tufi -, Nasiri; Ulum, Miftahul
Veteran Law Review Vol 2, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Faculty of Law, Pembangunan Nasional Veteran Jakarta University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.933 KB) | DOI: 10.35586/velrev.v2i1.689

Abstract

Among the sources of Islamic law which is still disputed by Scholars argument is maslahah.  Some scholars reject it, but most agree to make maslahah as one of the sources of Islamic law in matters of ijtihad. Imam Malik considered as a Pioneer Scholar who makes maslahah as one source of his law ijtihad. His view was followed by the other Scholars, one of whom is Najm al-Din al-Tufi, acleric' Hambali.  However, the two leaders of thought are not the same, even in certain cases the difference is very sharp, although in certain parts have in common. In the view of Malik, maslahah serve as a source of  Islamic law in matters which are not discussed formally by nas and ijma ', but must not conflict with the spirit of the passage as a whole. In contrast, al-Tufi used maslahah both in matters discussed by nas/ijma’ or not. As for the area of applying maslahah, both agree that maslahah is only used in the matter of mu'amalah.
Karakteristik Edible Film Hasil Kombinasi Pati Biji Alpukat (Persea Americana Mill.) dan Pati Jagung (Amilum maydis) Ulum, Miftahul; Mu’tamar, Muhammad Fuad Fauzul; Asfan, Asfan
Rekayasa Vol 11, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.214 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v11i2.4419

Abstract

Edible film merupakan lapisan tipis yang digunakan untuk melapisi makanan (coating), dan berfungsi sebagai pembawa bahan tambahan pangan. Penggunaan pati bijialpukat dalam pembuatan edible film memberi nilai tambah pada limbah biji alpukat. pati biji alpukat terdapat kandungan amilosa sebanyak 43,3 %, sedangkan pati jagung digunakan karena sifat higroskopisnya dan mengandung amilosa 27%.Tujuan dari penelitian ini mengetahui karakteristik edible film dari pati biji alpukat dan pati jagung dan menentukan hasil perlakuan terbaik dengan metode CPI (Composite Performance Index) terhadap produk edible film menggunakan bahan dasar pati biji alpukat dan  pati jagung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, sehingga total ada 36 unit perlakuan, perlakuan penelitian ini mengkombinasikan pati biji alpukat (Y) sebanyak 4 perlakuan yaitu  10, 20, 30, dan 40% dari pati jagung (X) yang di kombinasikan 4, 6, dan 8 gram. Parameter penelitian meliputi uji ketebalan, uji kuat tarik dan uji elongasi. Hasil Penelitian menunjukan karakteristik fisik Edible film pada penggunaan pati jagung (4 gr, 6 gr dan 8 gr) dan pati biji alpukat (10%, 20%, 30%, dan 40%) menghasilkan ketebalan 0,114 – 0,125 mm, kuat tarik 772,860 – 1018,233 N/cm2, dan elongasi 9,032 – 11,476%. Hasil pemilihan perlakuan terbaik menggunakan CPI didapatkan bahwa perlakuan jagung 8 gr + pati biji alpukat 2,4 gr menjadi perlakuan terbaik dengan nilai ketebalan 74,19 mm, kuat tarik 223,25 N/cm2 dan elongasi 513,75 %.Kata kunci : Edible Film, Pati Jagung dan Pati Biji Alpukat.ABSTRACTEdible film is a thin layer used to coat food (coating), and serves as a carrier of food additives. The use of avocado seed starch in making edible films adds value to avocado seed waste. Avocado seed starch contained 43.3% amylose content, while corn starch was used because of its hygroscopic properties and contained 27% amylose. The purpose of this study is to determine the characteristics of edible films from avocado starch and corn starch and determine the best treatment results by CPI method (Composite Performance Index) of edible film products using basic ingredients of avocado seed starch and corn starch. This study used a completely randomized design (CRD) with 2 treatment factors and repeated 3 times, so that a total of 36 treatment units, the treatment of this study combined avocado seed starch (Y) of 4 treatments, namely 10, 20, 30, and 40% of corn starch (X) combined 4, 6, and 8 grams. The research parameters included thickness test, tensile strength test and elongation test. The results showed the physical characteristics of Edible film on the use of corn starch (4 g, 6 g and 8 g) and avocado seed starch (10%, 20%, 30%, and 40%) resulting in a thickness of 0.114 - 0.125 mm, tensile strength772,860 - 1018,233 N / cm2, and elongation 9,032 - 11,476%. The results of the selection of the best treatment using CPI showed that the corn treatment of 8 gr + avocado seed starch 2.4 grams became the best treatment with a thickness value of 74.19 mm, tensile strength 223.25 N / cm2 and elongation of 513.75%.Keywords: Edible Film, Corn Starch and Avocado Seed Starch.