Dedi Wahyudi
PPS UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Akidah Akhlak dengan Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Naturalistik Eksistensial Spiritual wahyudi, Dedi; Agustin, Nelly
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2018): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v9i1.2605

Abstract

The purpose of this study was to find out based on the existential spiritual naturalistic learning model and student learning outcomes. This research is included in the type of research design literature. References obtained in the form of books, journals, articles, and other scientific works. The writing style used in this study is descriptive. This writing is done with an analytical approach and comparison between library sources that have been obtained. Using this naturalistic existential-based expression model can improve student learning outcomes. Both learning outcomes from aspects of cognitive (knowledge), affective aspects (morals) and psychomotrik aspects (skills / skills). The intelligence of students has the potential to improve learning outcomes. No exception on the subject Akidah Akhlak, which is in need of understanding and implementation of the contents of teaching materials. Such intelligence is naturalistic existential and spiritual. It is concluded that these three intelligences are dominantly average owned by the students. When associated with subjects of moral aqid and learning model, existential natural and spiritualistic intelligence is very relevant to teaching materials and learning frames. It appears that student learning outcomes are increasing with the use of this existential spiritualistic-based naturalistic learning model. Increased learning results seen from good morals and good students in accordance with existing norms. Also seen from the results of understanding through the evaluation of side.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AKHLAK DENGAN PROGRAM PREZI (Studi di SMP Muhammadiyah 2 Mlati Sleman Tahun Ajaran 2013-2014) Wahyudi, Dedi
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 1, No 1: Agustus 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.037 KB) | DOI: 10.26555/jpsd.v1i1.a1589

Abstract

Proses pembelajaran Pendidikan Akhlak  di SMP Muhammadiyah 2 Mlati gurunya memiliki kendala dalam memotivasi semangat belajar siswa karena metode yang digunakan hanya ceramah. Buku pegangan untuk siswa kurang mencukupi sebab hanya ada satu buku ajar yang dipegang guru sehingga siswa hanya mencatat materi-materi yang diberikan oleh guru. Maka perlu adanya metode pembelajaran yang mengatasi problem tersebut yaitu multimedia pembelajaran interaktif pendidikan akhlak dengan program Prezi yang dikembangkan berdasarkan teori pengembangan Stephen M. Alessi dan Stanley R. Trollip. Prosesnya adalah meliputi perencanaan, desain, dan pengembangan. Hasil penelitian ini yaitu produk multimedia pembelajaran interaktif pendidikan akhlak telah layak digunakan di lapangan dan dapat meningkatkan prestasi peserta didik.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Akidah Akhlak dengan Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Naturalistik Eksistensial Spiritual wahyudi, Dedi; Agustin, Nelly
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2018): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruaan UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning outcomes are very important for every student, parent, teacher andschool. Learning outcomes are a tool for students to gain an appreciation and a betterlife. The learning result of morality is not only concerned with the cognitive aspect, butalso emphasizes the affective and psychomotor aspects. Using this naturalisticexistential-based expression model can improve student learning outcomes. Bothlearning outcomes from aspects of cognitive (knowledge), affective aspects (morals) andpsychomotrik aspects (skills / skills). The intelligence of students has the potential toimprove learning outcomes. No exception on the subject Akidah Akhlak, which is inneed of understanding and implementation of the contents of teaching materials. Suchintelligence is naturalistic existential and spiritual. It is concluded that these threeintelligences are dominantly average owned by the students. When associated withsubjects of moral aqid and learning model, existential natural and spiritualisticintelligence is very relevant to teaching materials and learning frames. It appears thatstudent learning outcomes are increasing with the use of this existential spiritualisticbased naturalistic learning model. Increased learning results seen from good moralsand good students in accordance with existing norms. Also seen from the results ofunderstanding through the evaluation of side.
STRATEGI PEMBELAJARAN MENYENANGKAN DENGAN KONSEP LEARNING REVOLUTION Wahyudi, Dedi; Azizah, Habibatul
ATTARBIYAH Vol 26 (2016): ATTARBIYAH
Publisher : Institut Agama Islam Negeri IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.193 KB) | DOI: 10.18326/tarbiyah.v26i0.1-28

Abstract

Dalam setiap proses pendidikan, tentu tidak luput dari berbagai kegiatan belajar dan mengajar yang terjadi di dalamnya. Salah satu hal yang menandakan bahwa seorang individu telah melakukan kegiatan pembelajaran adalah terjadinya perubahan baik dari segi tingkah laku maupun pengetahuan pada diri peserta didik baik pada aspek kognitif, afektif maupun psikomotornya. Namun, hal tersebut hanya dapat terjadi apabila proses pembelajaran lancar sesuai dengan keinginan pendidik maupun peserta didik. Kegiatan pembelajaran akan berjalan lancar dan sesuai harapan apabila kegiatan pembelajaran berada dalam keadaan yang menyenangkan serta tidak membuat para siswa tertekan dengan kegiatan belajar tersebut. Selama ini, kegiatan pembelajaran cenderung bersifat monoton dan membosankan. Sehingga mereka tidak mempunyai motivasi dan semangat belajar yang tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, seorang pendidik harus kreatif dengan menerapkan konsep Learning revolution, yang diharapkan mampu membuat suasana belajar menjadi lebih berkesan dan menyenangkan sehingga kualitas pembelajaran akan meningkat. Learning revolution merupakan proses belajar menyenangkan yang tentu sesuai dengan kemauan peserta didik, dengan harapan dapat meningkatkan semangat belajar mereka dan proses pembelajaran akan berjalan lancar sesuai dengan keinginan peserta didik. In any educational process, certainly not escape from a variety of teaching and learning that happens in it. One thing that signifies that an individual has learning activity is the change in terms of both behavior and knowledge on self-learners well on cognitive, affective and psycomotor. However, it can only happen if the learning process smoothly in accordance with the desire of educators and learners. Learning activities will run smoothly and according to expectation when the learning activities in a state of pleasant and not make the depressed student with the learning activities. During this time, the learning activities and to be monotonous and boring. So they do not have the motivation and the spirit of learning. To overcome these problems, an educator must be creative by applying the concept of the learning revolution, which is expected to make learning more memorable and enjyable so that the quality of learning will increase. Learning revolution is a fun learning process that would correspon to the willingness of students, with the hpe of improving their enthusiasm for learning and the learning process will run smoothly in accordance with the wishes of learners. Kata kunci: strategi pembelajaran, pembelajaran menyenangkan, learning revolution
Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Ceringin Asri Dalam Mengembangkan Potensi Desa Wahyudi, Dedi; Hakim, Nasrul; Rofii, Ahmad
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): Januari - Juni 2020
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.774 KB)

Abstract

Tulisan ini disusun berdasarkan pada hasil kegiatan pengabdian di Desa Ceringin Asri, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, selama 40 hari. Desa Ceringin Asri merupakan wilayah yang masih termasuk perkampungan dan dalam bidang agama yang masih perlu pendampingan. Potensi masyarakat Desa Ceringin asri, terletak pada semangat belajar baik dari kalangan anak-anak maupun remaja dengan diadakannya pengabdian berwujud Kuliah Pengabdian Masyarakat ini, Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan terdapat keberhasilan yang telah diraih yaitu bertambahnya motivasi para remaja untuk melanjutkan pendidikan, dan memberikan motivasi belajar kepada peserta didik TPA. Saat merencanakan dan implementasi kegiatan, terdapat sejumlah kendala yang kami hadapi, antara lain: (1) Kurangnya kendaraan dan akses jalan yang curam; (2) Kurangnya dana untuk melaksanakan kegiatan yang direncanakan; (3) Kurangnya waktu dalam memaksimalkan kegiatan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AKHLAK DENGAN PROGRAM PREZI (Studi di SMP Muhammadiyah 2 Mlati Sleman Tahun Ajaran 2013-2014) Dedi Wahyudi
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 1, No 1: Agustus 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.037 KB) | DOI: 10.26555/jpsd.v1i1.1589

Abstract

Proses pembelajaran Pendidikan Akhlak di SMP Muhammadiyah 2 Mlati gurunya memiliki kendala dalam memotivasi semangat belajar siswa karena metode yang digunakan hanya ceramah. Buku pegangan untuk siswa kurang mencukupi sebab hanya ada satu buku ajar yang dipegang guru sehingga siswa hanya mencatat materi-materi yang diberikan oleh guru. Maka perlu adanya metode pembelajaran yang mengatasi problem tersebut yaitu multimedia pembelajaran interaktif pendidikan akhlak dengan program Prezi yang dikembangkan berdasarkan teori pengembangan Stephen M. Alessi dan Stanley R. Trollip. Prosesnya adalah meliputi perencanaan, desain, dan pengembangan. Hasil penelitian ini yaitu produk multimedia pembelajaran interaktif pendidikan akhlak telah layak digunakan di lapangan dan dapat meningkatkan prestasi peserta didik.