Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Pengering Ikan Untuk Kelompok Nelayan Dusun Nirwana Wahyudi, Tri; Uslianti, Silvia; ., Junaidi
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Edisi Bulan Oktober 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.154 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v6i2.9130

Abstract

Abstract– Permasalahan yang dihadapi kelompok nelayan di Dusun Nirwana, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya berkaitan dengan proses pengeringan ikan asin tipis. Proses pengeringan ikan sering terhambat karena hujan dan kabut asap. Hal ini menyebabkan kerugian bagi nelayan karena ikan yang tidak kering akan menjadi busuk. Disamping itu ikan asin yang dikeringkan secara langsung menggunakan sinar matahari sering dihinggapi lalat sehingga tidak hiegenis. Alat pengering ikan yang ada di pasaran harganya cukup mahal. Nelayan belum mengetahui cara membuat alat pengering ikan secara mandiri. Hal ini disebabkan keterbatasan pengetahuan. Rancang bangun Alat Pengering Ikan ini dibuat untuk membantu Kelompok Nelayan Harapan Kakap dan Anugerah  Laut untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi. Alat Pengering Ikan yang dibuat menggunakan LPG, Biomass dan Solarthermal dengan kapasitas 20 kg. Keywords– Rancang Bangun, Alat Pengering Ikan, Kelompok Nelayan
Analisis Pengaruh Marketing Mix Terhadap Kepuasan Konsumen Sepeda Motor Wahyudi, Tri; Prawatya, Yopa Eka
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 2 (2012): EDISI BULAN OKTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.034 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v4i2.518

Abstract

Abstract Marketing Mix is a tool for marketers who are composed of various elements of a marketing program that should be considered that the implementation of the marketing strategy to be successful. From research it appears that the variable Product, Price, Promotion, and Customer Service is the most significant variable affecting customer satisfaction variable Keywords Marketing Mix, Customer Satisfaction
Rancang Bangun Mesin Penepung Ubur - Ubur Junaidi, J; Kurnianto, Rudi; Uslianti, Silvia; Wahyudi, Tri
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.441 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v7i2.19767

Abstract

Abstract– Desa  Temajuk  located in  Kecamatan Paloh of Sambas District is one of the  villages  directly  borders to the Sarawak    (East Malaysia). Jellyfish is a marine commodities that considerable  potential in the  village.  Problem  faced by fishermen is the decline of the price of dried jellyfish that impacted on the income of the fishermen. The selling price of Jellyfish in 2012 is Rp.28.000.000/ton, whereas in 2013 the price dropped to Rp.17500000/ton. It is needed a jellyfish processing to increase the storage time, so that the selling price could be higher. This research aims is to design and build a flour making machine of jellyfish. The laboratory test results on the jellyfish flour contain 6,3%  of water, 4,9 of ash, 14,2% of crude fiber, 12,4% of fat, 82,2mg/L of potassium, 52,6mg/L of Phosphorus and 8,7% of NaCl. Keywords– Jellyfish, flour, machine, design and build.
Rancang Bangun Mesin Pembuat Abon Ubur-ubur ., Junaidi1; Kurnianto, Rudi; Uslianti, Silvia; Wahyudi, Tri
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Edisi Bulan Oktober 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.424 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v6i2.9132

Abstract

Abstract– Paloh Temajuk Village District of Sambas district is one of the villages bordering with Sarawak (East Malaysia). One potential seafood commodity  of Temajuk Village is a jellyfish. Problems faced by fishermen today is prices of dried jellyfish continue to fall. Based on the problems above, it is necessary to process jellyfish to increase the sale value. Terms of quality and food safety testing shall be in accordance with the type of chemical test (SNI 7690.1-201 Shredded Fish products). The conclusion is that shredded jellyfish product does not meet the requirements of chemical tests (ISO specifications Shredded Fish). Keywords– Shredded jellyfish, shredded Machine,  spinner Machine
Rancang Bangun Mesin Pemipil Jagung Untuk Meningkatkan Hasil Pemipilan Jagung Kelompok Tani Desa Kuala Dua Uslianti, Silvia; Wahyudi, Tri; Saleh, Muhammad; Priyono, Suko
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Edisi Bulan Maret 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.897 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v6i1.5176

Abstract

Abstract Permasalahan yang dihadapi oleh petani pasca panen jagung setelah jagung dikeringkan adalah berkaitan dengan pemipilan jagung. Proses pemipilan yang biasanya dilakukan petani dengan cara manual menggunakan tangan, sehingga memerlukan waktu yang lama. Produktivitas petani dalam memipil jagung rendah, karena hasil pipilan sedikit dan petani cepat lelah. Belum ada mesin yang digunakan untuk membantu petani jagung dalam proses pemipilan jagung. Hal ini dikarenakan mahalnya harga mesin yang ada dipasaran dan petani belum mengetahui teknologi untuk pembuatan mesin pemipil jagung. Rancang bangun mesin pemipil jagung dibuat untuk membantu Kelompok tani Desa Kuala Dua meningkatkan hasil pipilan jagungnya. Berdasarkan percobaan yang dilakukan diperoleh rasio permenit untuk kapasitas produksi yang dapat ditingkatkan dari penggunaan mesin pemipil jagung dengan pemipilan secara manual adalah 10 : 1. Berarti dengan menggunakan mesin pemipil jagung yang telah dirancang dan dibuat dapat menghasilkan 1 kg biji jagung pipilan permenit. Keywords rancang bangun, mesin pemipil jagung, kelompok tani.
Rancang Bangun Alat Pengering Jagung Untuk Kelompok Tani Desa Kuala Dua Wahyudi, Tri; Junaidi, J
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.655 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v7i2.13931

Abstract

Abstract– Kelompok tani Jagung Desa Kuala Dua memiliki permasalahan pasca panen. Setelah di panen jagung yang akan dijual untuk pakan ternak, harus dikeringkan terlebih dahulu. Proses pengeringan yang selama ini dilakukan petani dengan menjemur jagung menggunakan sinar matahari langsung. Proses pengeringan memakan waktu 2-3hari. Cara ini memiliki kelemahan yaitu hanya dapat dilakukan pada siang hari dan cuaca yang mendukung. Proses pengeringan yang tidak sempurna akan menyebabkan jagung terkena serangan cendawan Aspergillus sp. Hal ini menyebabkan kerugian bagi petani, karena jagung yang bercendawan tidak laku dijual. Belum ada Alat pengering jagung yang digunakan petani.Rancang bangun Alat PengeringJagungini dibuat untuk membantu Kelompok Tani Desa Kuala Dua untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi.Alat Pengering Jagung yang dihasilkan menggunakan sumber panas dari LPG sehingga dapat dioperasikan pada musim hujan, kabut asap dan kondisi cuaca yang tidak mendukung untuk dilakukan pengeringan jagung secara konvensional. Keywords– Rancang Bangun, Alat Pengering Jagung, Kelompok Tani.
PENGGUNAAN IJUK DAN SABUT KELAPA TERHADAP KUAT TEKAN PADA BETON K-100 WAHYUDI, TRI
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UPP Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UPP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.067 KB)

Abstract

Ijuk dan serat sabut kelapa adalah serat alami yang sulit busuk karena tidak ada decomposer yang dapat menguraikan ijuk dan sabut tersebut. Selain itu di Indonesia banyak sekali tumbuhan aren dan kelapa dimana ijuk serat serabut kelapa diambil dari pohon tersebut. Kita tahu bahwa ijuk dan serat sabut kelapa adalah serat yang kuat dan tahan lama. Sehingga dalam penelitian ini peneliti menyampaikan penemuannya yaitu inovasi beton yang efisien. Maksudnya adalah kami membuat inovasi beton yang lebih kuat, ringan dan mempunyai nilai ekonomis yang relative rendah (murah). Peneliti memberikan ijuk serta serat serabut kelapa dalam beton sebagai bahan pengganti terhadap agregat halus.Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriftif kuantitatif yaitu metode penelitian berupa angka atau statistic dalam mendiskripsikan laporan penelitian. Karena menyangkut penggunaan ijuk dan serat serabut kelapa pada beton maka peneliti mengaplikasikan pada rumah. Langkah pertama yang kami lakukan yaitu mencari ijuk dan serat serabut kelapa. Setelah mendapatkannya, ijuk dan serat serabut kelapa tersebut kami potong-potong sekitar 3cm dengan tujuan untuk menyatukan kekuatan materi campuran semen dan pasir dengan ijuk dan serat serabut kelapa tersebut. Kemudian kami mencetak beton dengan ukuran 15x15x15 cm dalam eksperimen. Pada tahap berikutnya ditimbang satu-persatu. Kemudian diberi beban sesuai kekuatan beton tersebut.Hasil penelitian penelitian ini didapatkan bahwa beton yang memakai campuran ijuk dan serat serabut kelapa lebih kuat dibandingkan dengan beton yang tidak memakai campuran ijuk dan serat serabut kelapa di dalamnya. Hal ini dikarenakan pemakaian ijuk dan sabut kelapa dapat memperkecil jumlah penggunaan pasir . Selain itu ijuk dan serat serabut kelapa tersebut menambah kekuatan beton karena sifatnya yang lentur dan kuat. Kuat tekan beton yang menggunakan campuran ijuk dan sabut kelapa mengalami peningkatan dari 0%,0,25%,0,5%,0,75% 1% sedangkan setelah melebihi 1% nilai kuat tekan mengalami penurunan. Pembebanan tertinggi terjadi pada komposisi ijuk dan sabut kelapa 1% yaitu 17 ton atau dengan kuat tekan beton 75,56 kg/cm2 pada umur 7 hari.
KELAYAKAN FINANSIAL GULA JAGUNG SEBAGAI BIOINDUSTRI DI KABUPATEN BENGKAYANG Setyo Utomo, Rudy; Wahyudi, Tri
JURNAL BORNEO AKCAYA Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51266/borneoakcaya.v4i1.75

Abstract

Difficulty of corn farmers for increase their income can be reached by establishing raw materials into finishing product, namely corn sugar. The aim of this study is to find the financial feasibility of processing seed corn into sugar. To determine the feasibility of corn sugar mills conducted a financial feasibility analysis. Financial feasibility analysis results indicate that corn sugar production in Bengkayang feasible on condition Cost of Goods Sold amounted Rp. 84,500.00/Kg. The value of Break Even Point (BEP) 69,387 units, the value of Payback Period (PBP) 2.41, Net Present Value (NPV) Rp.54,592,680,102.46 ,, value Internal Rate of Return (IRR) 25.10%, and the value of Benefit / Cost Ratio (B / C ratio) of 1.35. Investment in corn sugar business still said to be worth doing despite the sensitivity level price down 3% to the sensitivity level of selling prices down 3% and raw materials rose by 4%.
Pengaruh Service Quality Terhadap Keputusan Konsumen Menggunakan Kembali Layanan Jasa Kantor Pos di Kota Pontianak Sulistiani, Agesti; Wahyudi, Tri; Wijayanto, Dedi
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.077 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin maju membuat perilaku konsumen menjadi berubah. Zaman yang semakin berkembang membuat segala sesuatu dilakukan secara online. Masyarakat lebih sering membeli barang melalui media online sehingga peran dari kurir sebagai jasa pengiriman barang menjadi penting. Terdapat berbagai jenis jasa pengiriman barang yang ada di Indonesia salah satunya yaitu Kantor Pos. Terdapat berbagai jenis jasa pengiriman barang saat ini, salah satunya yaitu Kantor Pos. Kantor Pos harus bersaing dengan jasa pengiriman lainnya untuk dapat mendapatkan pelanggan agar dapat tetap bertahan disaat ini. Berdasarkan data jumlah konsumen dari Kantor Pos Besar Kota Pontianak 4 tahun terakhir. Jumlah konsumen cenderung tidak stabil setiap tahunnya, dimana terjadi penurunan jumlah konsumen dari tahun 2016 hingga 2017 sebesar 13,7%. Kemudian mengalami kenaikan sebesar 14% pada tahun 2018 dan mengalami penurunan kembali hingga akhir Desember 2019 sebesar 47,6%.  Salah satu variabel yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen yaitu service quality, karena dengan memberikan pelayanan baik dan sesuai dengan harapan konsumen dapat dijadikan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen sehingga dapat menjadikan konsumen lebih yakin dan loyal Berdasarkan hasil studi literatur yang telah dilakukan, diketahui bahwa salah satu variabel yang mempengaruhi keputusan konsumen yaitu service quality. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Structural Equation Modelling dengan bantuan aplikasi AMOS 22. Penggunaan AMOS 22 yaitu karena indikatornya bersifat reflektif yaitu berasal dari variabel menuju ke indikator. Responden penelitian ini adalah konsumen yang pernah menggunakan layanan jasa Kantor Pos di kota Pontianak. Penentuan sampel menggunakan estimasi maximum likelihod (ML) dengan jumlah sampel 250 orang yang diperoleh berdasarkan perhitungan dengan metode slovin dan perhitungan 5 kali jumlah indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa service quality memiliki pengaruh terhadap keputusan konsumen. Hal ini dibuktikan dengan nilai probability, dimana nilai probability variabel service quality memiliki nilai probability 0,000 sehingga nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh terhadap keputusan konsumen.Kata Kunci : Jasa, Kantor Pos, Service Quality, Structural Equation Modelling
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Kepuasan Konsumen Air Mineral XYZ di Kota Pontianak Kamelia, Kamelia; Wahyudi, Tri; Deka, Ade Muazty
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.072 KB)

Abstract

Di kota Pontianak terdapat berbagai macam merk air minum dalam kemasan yang beredar di masyarakat baik air minum nasional seperti Aqua, Nestle dll maupun air minum lokal seperti Blue9. Blue9 adalah air minum lokal yang sedang berkembang sebagai perusahaan yang sedang berkembang harus dapat bersaing dengan air minum nasional yang sudah memiliki brand image maupun air minum lokal lainnya. penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli air minum dalam kemasan. Berdasarkan hasil studi literatur diketahui bahwa bauran pemasaran memiliki pengaruh terhadap kepuasan konsumen. Dimensi yang terdapat di dalam bauran pemasaran yaitu harga, produk, tempat dan promosi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu Structural Equal Modelling dengan bantuan aplikasi AMOS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran memiliki pengaruh terhadap kepuasan konsumen. Adapun ditunjukkan dengan nilai probability dimana nilai probability nya sebesar 0,000 sehingga memenuhi kaidah bahwa apabila nilai probability dibawah 0,05 maka terdapat pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen. Dimensi yang memiliki koefisien tertinggi yaitu promosi yang memiliki koefisien 1,16 yang di ikuti dengan dimensi harga dengan koefisien 1,01, produk dengan koefisien 1,00 dan terakhir dimensi produk yang memliki koefisien terkecil yaitu sebesar 0,95. Dari tabel goodness of fit yang dihasilkan, terdapat 7 indikator yang termasuk kedalam kategori baik yaitu Chi Square, NFI, IFI, CFI, TLI, PNFI dan RMR.Kata kunci: Bauran pemasaran, kepuasan konsumen, Structural Equal Modelling.