Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Profil level penalaran geometris siswa SMP dalam menyelesaikan soal geometri berdasarkan Teori Van Hiele Ecin Riera; Anita Dewi Utami; Puguh Darmawan
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v6i12022p22-28

Abstract

This study aims to describe the level profile of junior high school students' geometric reasoning in solving geometry problems in terms of Van Hiele's theory. The instruments used in this study consisted of the main and supporting instruments. The main instrument is the researcher himself. The supporting instruments consist of a Van Hiele thinking level test, a geometry problem-solving test and an interview guide that aims to verify how students step in solving geometry problems. The results showed that most students were still low in mastering the subject of understanding the concept of geometry so that it could cause errors when answering questions. This shows that the mathematical reasoning of junior high school students based on Van Hiele's theory for subjects with high and medium abilities is at level 1 (analysis) while those with low abilities are at level 0 (visualization).
LITERATURE OF THE NATIONAL ASSESSMENT PROGRAM TO IMPROVE THE QUALITY OF LEARNING FOR TEACHERS AND PROSPECTIVE TEACHERS IN BOJONEGORO AND SURROUNDINGS Anita Dewi Utami; M. Zainudin; Puput Suriyah; Ali Noeruddin; Cahyo Hasanudin
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 1 No. 1 (2022): Artikel Pengabdian bulan Juni 2022
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.882 KB) | DOI: 10.47353/sikemas.v1i1.164

Abstract

Program PKM literasi program asesmen nasional untuk memperbaiki kualitas pembelajaran bagi guru dan calon guru di Bojongero dan sekitarnya dilakukan melalui metode pemberian pelatihan, bimbingan, dan pendampingan kepada peserta mengenai program asesmen nasional, asesmen kompetensi minimum dan pembuatan asesmen kompetensi minimum. Tujuan pelaksanaan PKM yaitu (1) untuk meningkatkan pengetahuan mengenai program asesmen nasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, (2) untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dalam menyusun soal Asesmen Kompetensi Minimum (3) peserta dapat memahami asesmen nasional secara menyeluruh termasuk AKM, survey karakter dan survey lingkungan belajar. Khalayak sasaran utama dalam kegiatan ini yaitu guru dan calon guru matematika di Bojonegoro dan sekitarnya yang berjumlah 75 guru dan calon guru. Wilayah lokasi pelatihan dan workshop di FPMIPA IKIP PGRI Bojonegoro sebagai tempat berkumpulnya narasumber. Hasil dalam kegiatan ini adalah (1) Mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan guru mengenai tema PKM yaitu teori mengenai asesmen nasional dan (2) meningkatnya pemahaman dan keterampilan guru dalam pembuatan instrument Asesmen Kompetensi Minimum. Hasil lain yang diperoleh dari PKM ini yaitu meningkatnya motivasi peserta dalam penyusunan instrumen AKM yang berkualitas dan tingginya antusiasme peserta dalam menyebarluaskan atau mendiseminasikan hasil-hasil program PKM terutama materi asesmen kompetensi minimum. Luaran/output kegiatan PKM ini yaitu (1) meningkatnya pengetahuan peserta mengenai materi-materi asesmen nasional dan pembuatan instrument asesmen kompetensi minimum, (2) artikel ilmiah yang dipublikasikan pada seminar nasional atau jurnal nasional, dan (3) publikasi pelaksanaan PKM pada media online.
PELATIHAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGINTEGRASIAN GAMIFIKASI KE TAHAP-TAHAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA Anita Dewi Utami; Puguh Darmawan; Sapti Wahyuningsih; Abd Qohar
Jurnal Pemantik Vol. 2 No. 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.319 KB) | DOI: 10.56587/pemantik.v2i1.43

Abstract

Gamification is one strategy that can be applied to develop students' interest in learning mathematics. The aim of this training is to introduce gamification to elementary school teachers in learning mathematics, to introduce teaching modules (MA) to elementary teachers who have not yet implemented the independent curriculum, and to train teachers to be able to integrate elements of gamification into MA. This training was held at SD N Penanggungan, Malang City. The training was held on November 20, 2022. The training participants were twenty teachers at SD N Penanggungan. The training was carried out using discussion and question and answer techniques. After that, the presenters accompany the teacher to practice the theory learned by making MA integrated with gamification. The result of this training is that teachers can develop MA that is integrated with gamification. In addition, the teacher is also able to recognize the characteristics of gamification and MA stages that are in accordance with the gamification.
VAKSIN sebagai Salah Satu upaya Memaksimalkan Pembelajaran Asinkronus Mandiri Anita Dewi Utami; Puput Suriyah; Cahyo Hasanudin; M. Zainudin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.2650

Abstract

Abstract: The use of animated videos in blended learning is an alternative to maximize independent asynchronous learning. The objective of this study was to investigate the implementation of student exchange in geometry lectures using blended learning with animated videos to maximize autonomous asynchronous learning. The implementation of the VAKSIN-assisted blended learning model via the Moodle LMS was documented in this qualitative descriptive research. This qualitative study did not involve a social situation. It consisted of the third-semester students of the Mathematics Education Study Program who took Geometry lectures at three campuses in Indonesia: IKIP PGRI Bojonegoro, PGRI Madiun University, and the Muhammadiyah University of Kotabumi Lampung. This study gathered data through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the stages described by Matthew B. Miles and A. Michael Huberman. According to the findings of this study, the use of the VAKSIN-assisted Blended Learning Model via LMS Moodle is one of the most effective learning models in the 5.0 revolution era as a support for the implementation of MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) in Indonesia. Keywords: Animated video, online learning, blended learning, asynchronous learning  Abstrak: Penggunaan video animasi pada pembelajaran blended merupakan salah satu alternatif untuk memaksimalkan pembelajaran asinkronus mandiri. Tujuan   penelitian   ini   adalah   memotret keterlaksanaan pertukaran mahasiswa dalam perkuliahan geometri yang dilakukan dengan pembelajaran blended dengan melibatkan video animasi untuk memaksimalkan pembelajaran asinkronus mandiri. Penelitian deskriptif kualitatif ini memotret keterlaksanaan model blended learning berbantuan VAKSIN melalui LMS Moodle. Penelitian kualitatif tidak ini melibatkan social situation yang terdiri atas mahasiswa semester 3 Program studi Pendidikan Matematika yang mengikuti perkuliahan Geometri di 3 kampus yang ada di Indonesia, yaitu IKIP PGRI Bojonegoro, Universitas PGRI Madiun, dan Universitas Muhammadiyah Kotabumi Lampung. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan langkah-langkah menurut Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Blended Learning berbantuan VAKSIN melalui LMS Moodle merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif di era revolusi 5.0 sebagai penunjang untuk implementasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Indonesia. Keywords: Video animasi, pembelajaran daring, blanded learning, asinkronus.