Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Retail Mix Terhadap Minat Beli Di Keraton Department Store Wibowo, Ricky
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Ricky Wibowo :            Skripsi            Pengaruh Retail Mix Terhadap minat Beli di Keraton Department Store Dalam menghadapi persaingan yang ketat pada bisnis department store, diperlukan strategi yang bisa menarik minat beli konsumen. Pelaksanaan retail mix yang tepat akan mampu memuaskan konsumen, sehingga konsumen berminat untuk melakukan pembelian. Keraton Department Store adalah salah satu department store di Mojokerto yang menerapkan retail mix. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh retail mix yang meliputi customer service, location, pricing, store design and display, merchandise assortments, dan communication mix terhadap minat beli konsumen di Keraton Department Store, serta mengetahui variabel retail mix mana yang berpengaruh dominan. Dari analisis regresi linier berganda disimpulkan bahwa retail mix yang meliputi customer service, location, pricing, store design and display, merchandise assortment, dan communication berpengaruh terhadap minat beli konsumen di Keraton Department Store, baik secara simultan maupun secara parsial. Store design and display adalah variabel retail mix yang berpengaruh dominan terhadap minat beli konsumen di Keraton Department Store.
The Effect of High Intensity Interval Training (HIIT) Training Method Using Elevation Training Mask (ETM) on Anaerobic Capacity Nurjaya, Dede Rohmat; Septina, Trisha Aryanti; Purnamasari, Ira; Wibowo, Ricky
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 3 (2021): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v13i3.24378

Abstract

This study aims to determine the effect of the high-intensity interval training method using an elevation training mask on anaerobic capacity. This research uses an experimental method of One-Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 10 student-level athletes in one of the women's futsal clubs. The test instrument used was the running-based anaerobic sprint test—data analysis using non-parametric statistics. The results showed that the paired-sample t-test had a sig value. Of 0.016 so it can be concluded that there is an effect of high-intensity interval training using an elevation training mask on the increase in anaerobic capacity.
Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Melalui Aktivitas Lompat Tali dengan Penerapan Gaya Practice Pathurohman, Masruri; Wibowo, Ricky
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i2.7985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui aktivitas lompat tali dengan penerapan gaya practice dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Sukarela 01. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan Penelitian Tindakan Kelas. Dalam penggunaan metode ini peneliti menggunakan dua siklus dan dalam setiap siklus terdiri dari dua tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 32 orang, terdiri dari 20 orang putra dan 12 orang putri. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui aktivitas lompat tali dapat meningkatkan hasil belajar lompat pada siswa. Hasil peningkatan tersebut ditunjukan dari peningkatan hasil belajar rata-rata siswa pada setiap siklusnya. Rata-rata hasil pada observasi awal pada aspek kognitif adalah 37,5, siklus 1 tindakan 1 adalah 40,1, siklus 1 tindakan 2 adalah 50,8, sedangkan siklus 2 tindakan 1 adalah 61,7, dan siklus 2 tindakan 2 adalah 76,8. Sedangkan pada aspek afektif observasi awal rata-rata sebesar 39,9, siklus 1 tindakan 1 adalah 45,6, siklus 1 tindakan 2 adalah 63,5, siklus 2 tindakan 1 adalah 63,5, siklus 2 tindakan 2 adalah 77,1. Dan untuk aspek psikomotor observasi awal rata-rata sebesar 38,28, siklus 1 tindakan 1 adalah 44,54, siklus 1 tindakan 2 adalah 50,46, siklus 2 tindakan 1 adalah 60,48, siklus 2 tindakan 2 adalah 76,56. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang penulis teliti dapat disimpulkan bahwa melalui aktivitas lompat tali dengan penerapan gaya practice  dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Sukarela 01.
Model Latihan Dribble Bolabasket untuk Pemula Suryadi Yusuf, Raden Juan; Wibowo, Ricky
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 2 No 2 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v2i2.8176

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengungkapkan apakah model latihan keterampilan dribble bolabasket untuk pemula dapat meningkatkan keterampilan dribble bolabasket atlet pemula. Metode Penelitian menggunakan metode Research Development (RD). Penelitian ini dilaksanakan pada atlet bolabasket Club Garuda Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall. Instrumen yang digunakan adalah catatan lapangan dan evaluasi. Pemecahan masalah penelitian ini adalah model latihan keterampilan dribble bolabasket untuk pemula dapat meningkat. Berdasarkan hasil penelitian didapat test awal 13.07 detik dan test akhir 10.67 detik. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan Model latihan dribble bolabasket dapat dikembangkan dalam latihan dribble bolabasket untuk atlet pemula dan Model latihan dribble bolabasket efektif dapat meningkatkan hasil test dribble bolabasket. Saran yang diberikan yaitu untuk meningkatkan keterampilan dribble bolabasket menggunakan model latihan dribble sudah jelas terbukti peningkatannya serta untuk lebih meningkatkan pada hasil yang optimal dilakukan pengolahan produk.
Pengaruh Retail Mix Terhadap Minat Beli Di Keraton Department Store Ricky Wibowo
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.134 KB)

Abstract

Ricky Wibowo :            Skripsi            Pengaruh Retail Mix Terhadap minat Beli di Keraton Department Store Dalam menghadapi persaingan yang ketat pada bisnis department store, diperlukan strategi yang bisa menarik minat beli konsumen. Pelaksanaan retail mix yang tepat akan mampu memuaskan konsumen, sehingga konsumen berminat untuk melakukan pembelian. Keraton Department Store adalah salah satu department store di Mojokerto yang menerapkan retail mix. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh retail mix yang meliputi customer service, location, pricing, store design and display, merchandise assortments, dan communication mix terhadap minat beli konsumen di Keraton Department Store, serta mengetahui variabel retail mix mana yang berpengaruh dominan. Dari analisis regresi linier berganda disimpulkan bahwa retail mix yang meliputi customer service, location, pricing, store design and display, merchandise assortment, dan communication berpengaruh terhadap minat beli konsumen di Keraton Department Store, baik secara simultan maupun secara parsial. Store design and display adalah variabel retail mix yang berpengaruh dominan terhadap minat beli konsumen di Keraton Department Store.
Meningkatkan Hasil Belajar Lompat melalui Aktivitas Lompat Tali dengan Penerapan Gaya Practise Pathurohman, Masruri; Wibowo, Ricky
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 2 No 1 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v2i1.6398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui aktivitas lompat tali dengan penerapan gaya practice dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Sukarela 01. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan Penelitian Tindakan Kelas. Dalam penggunaan metode ini peneliti menggunakan dua siklus dan dalam setiap siklus terdiri dari dua tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 32 orang, terdiri dari 20 orang putra dan 12 orang putri. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui aktivitas lompat tali dapat meningkatkan hasil belajar lompat pada siswa. Hasil peningkatan tersebut ditunjukan dari peningkatan hasil belajar rata-rata siswa pada setiap siklusnya. Rata-rata hasil pada observasi awal pada aspek kognitif adalah 37,5, siklus 1 tindakan 1 adalah 40,1, siklus 1 tindakan 2 adalah 50,8, sedangkan siklus 2 tindakan 1 adalah 61,7, dan siklus 2 tindakan 2 adalah 76,8. Sedangkan pada aspek afektif observasi awal rata-rata sebesar 39,9, siklus 1 tindakan 1 adalah 45,6, siklus 1 tindakan 2 adalah 63,5, siklus 2 tindakan 1 adalah 63,5, siklus 2 tindakan 2 adalah 77,1. Dan untuk aspek psikomotor observasi awal rata-rata sebesar 38,28, siklus 1 tindakan 1 adalah 44,54, siklus 1 tindakan 2 adalah 50,46, siklus 2 tindakan 1 adalah 60,48, siklus 2 tindakan 2 adalah 76,56. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang penulis teliti dapat disimpulkan bahwa melalui aktivitas lompat tali dengan penerapan gaya practice  dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Sukarela 01.
The Impact of Assisted Sprinting Training (As) and Resisted Sprinting Training (Rs) in Repetition Method on Improving Sprint Acceleration Capabilities Wibowo, Ricky; Sidik, Dikdik Zafar; Hendrayana, Yudy
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 2 No 1 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v2i1.7971

Abstract

The purpose of this research is to determine the impact of assisted sprinting training (AS) and resisted sprinting training (RS) in repetition method on improving sprint acceleration capabilities. This research used experimental method in pre-test and post-test design. The research sample were twelve male collegiates track sprinters, athletic division Indonesia University of Education, Bandung. Six male collegiates track sprinters for AS and six male collegiates track sprinters for RS. It used simple random sampling. The instrument used is 30 m sprint test. After training three times per week for six week, data were obtained from pre-test and post-test processed statistically by t-test. The AS group and RS group showed significant changes on improving sprint acceleration capabilities. No significant different between AS and RS on improving sprint acceleration capabilities.  In AS the increase  is better than RS at a distance of 10 m from a distance of 30 m. While, in RS the increase  is better than AS at a distance of 10-20 m and 20-30 m from a distance of 30 m. Accordingly, to improve acceleration at a distance 10 m use AS, while to improve acceleration at a distance of 10-20 m and 20-30 m from a distance of 30 m use RS.
Increasing Gross Motor Skill Through Fundamental Skill Development Program Sultoni, Kuston; Suherman, Adang; Wibowo, Ricky
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol 7 No 1 (2018): February 2018
Publisher : Department of Physical Education, Sport, Health and Recreation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.712 KB) | DOI: 10.15294/active.v7i1.21415

Abstract

The aim of this study was to examine Canadian movement program called fundamental skill development programs implemented in Indonesia to increase children’s gross motor skills. By using a quasi-experiment, the matching-only pretest-posttest control group design, the sample was divided into two groups (N = 25 to the experimental group, N = 25 to the control group). The Gross motor skills were measured using the Test of Gross Motor Development - Second Edition TGMD - 2 Ulrich (2000). The experimental group was given training for eight weeks, 1 session per week and each session lasting 60 minutes. Statistical analysis was performed using paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed that there is an increase in gross motor skills in the experimental group with P < 0.05. Then the results of independent sample t-test by comparing the Gain score between experimental group and the control group is significant difference with P < 0.05. It can be concluded that the fundamental skill development programs significant effect on gross motor skills in the first-grade student.
Fundamental Movement Skills and Moods as Predictors of Games Performance in Primary School Students Wibowo, Ricky; Nugraha, Eka; Sultoni, Kuston
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol 7 No 1 (2018): February 2018
Publisher : Department of Physical Education, Sport, Health and Recreation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.618 KB) | DOI: 10.15294/active.v7i1.21416

Abstract

The purpose of this study was to determine how far FMS and mood contribute toward games performance on elementray school student through invasion games activities (modified soccer and handball games). This research uses a correlational explanatory and regression . Third grade elementary school students (n=40) were enrolled in this study consisting of 21 male students and 19 female students. To determine the games perfromance using The Games Performance Assessment Instrument (GPAI) and Brief Mood Introspection Scale (BMIS) to measure the mood of the students. The result showed that FMS and positive moods contributed toward games performance on both games.
Vo2max Measurement Using Bleep Test with Infrared Sensor Rusdiana, Agus; Imanudin, Iman; Syahid, Angga Muhamad; Wibowo, Ricky
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 4, No 1 (2019): Promote a More Active and Healthier lifestyle Through Physical Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v4i1.16015

Abstract

The purpose of this study was to develop a measuring device to measure maximal aerobic capacity by using digital bleep test with infrared sensor and motion analysis system software to obtain a more accurate, precise, and efficient assessment result in conducting the test. The method used in the study was R D (Research and Development) method. This research was conducted in collaboration with a team of experts of various specific fields so that the development of this simple prototype could create a validated product before mass production is conducted. The result of this study will create a digital-based measuring instrument that has been valid through validity test. Conducting a study that develops a product could prevent error and human error during the test. Therefore, a more efficient process and a more accurate result can be obtained compared to manual testing.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur Maximal aerobic capacity melalui  bleep test berbasis digital dengan menggunakan sensor infrared dan software motion analysis system supaya mendapatkan hasil penilaian yang lebih tepat, akurat dan efesiensi pengerjaan dalam melakukan tes. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode RD (research and Development), bekerjasama dengan tim pakar atau ahli dalam berbagai bidang tertentu supaya dalam pengembangan prototype sederhana ini yang dapat menciptakan suatu produk yang dapat divalidasi sebelum diproduksi secara massal. Hasil dari penelitian ini akan menciptakan suatu alat ukur berbasis digital yang sudah dilakukan uji validitasnya dengan hasil dinyatakan VALID. Dengan adanya penelitian yang mengembangkan suatu produk dapat menghindari kesalahan atau Human error dalam pengerjaan tes ,mendapatkan hasil yang akurat di bandingkan tes secara manual dan pengerjaan lebih efesien.