Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENTINGNYA MENGETAHUI GAYA BELAJAR SISWA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI KELAS Widayanti, Febi Dwi
ERUDIO (Journal of Educational Innovation) Vol 2, No 1 (2013): ERUDIO (JOURNAL OF EDUCATIONAL INNOVATION) DESEMBER 2013
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.524 KB)

Abstract

Abstrak   Gaya belajar siswa atau modalitas belajar, penting dipahami oleh guru. Setiap  siswa mempunyai kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda pada setiap siswa. Mengetahui gaya belajar siswa, akan mempermudah guru untuk menyediakan lingkungan yang mendukung dan mempermudah siswa menyerap informasi secara maksimal. Ada baiknya, selain mengetahui gaya belajar siswa, guru pun harus tahu gaya belajar dirinya sendiri agar tidak salah paham menanggapi cara belajar siswa. Ide dasar untuk menemukan gaya belajar, untuk membantu mempermudah siswa ketika belajar. Setiap siswa mempunyai cara yang paling mudah untuk belajar dan untuk  menyerap informasi. Tugas guru adalah memaksimalkan gaya belajar siswa yang paling menonjol dan memperkenalkan gaya belajar lainnya agar siswa belajar secara maksimal. Ada tiga jenis gaya belajar (De Porter, 2000), yaitu: (1) gaya belajar visual; (2) gaya belajar auditorial; dan (3) gaya belajar kinestetik. Siswa dengan gaya belajar visual belajar melalui apa yang mereka lihat, siswa auditorial belajar melalui apa yang mereka dengar dan siswa kinestetik belajar lewat gerak dan sentuhan.   Kata Kunci: Gaya Belajar, Visual, Auditorial dan Kinestetik
RINTISAN PONDOK BACA “UNTUKMU PERAIH CITA” DESA KEMANTREN KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Kristiawan, Indria; Widayanti, Febi Dwi
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.786 KB) | DOI: 10.37303/peduli.v3i1.102

Abstract

Kurangnya kesadaran akan pentingnya budaya literasi (membaca-menulis) di mana warga tidak menyadari nilai positif yang didapatkan dari membaca dan menulis, membuat warga termasuk anak-anak kurang bisa untuk menggali informasi dan pengetahuan yang mereka butuhkan. Mengingat tingginya jumlah anak usia sekolah baik dasar dan menengah yang tidak melaksanakan pendidikan formal meskipun akses untuk mendapatkan pendidikan formal telah banyak tersedia, di samping itu sebagian besar warga kurang memperhatikan pentingnya membaca dan menulis, dan selama ini belum ada sarana dan prasarana yang dimiliki warga untuk menjembatani keadaan tersebut. Program Pondok Baca UPC diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung untuk memenuhi tumbuh kembang budaya literasi pada warga di wilayah mitra dengan mengajak mereka untuk berpikir sehingga warga terbiasa untuk membaca atau menulis. Untuk mencapai tujuan dan target tersebut dalam pelaksanaan program Pondok Baca UPC dilakukan dengan pendekatan kultural sehingga terjalin kerjasama yang solid dengan warga Desa Kemantren Kecamatan Jabung, kemudian melakukan sosialisasi pentingnya budaya literasi (membaca-menulis), pendampingan pendirian Pondok Baca UPC, dan monitoring keberlangsungan Pondok Baca UPC. Dengan didirikannya Pondok Baca “Untukmu Peraih Cita” maka dapat menumbuhkan minat baca dan kecintaan membaca bagi anak-anak sekaligus juga bagi warga di sekitar RT 03 Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PRESENTASI KELOMPOK DAN JURNAL METAKOGNITIF Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.579 KB)

Abstract

Presentasi secara berkelompok bermanfaat untuk melatih para mahasiswa bertanggung jawab akan pembelajaran mereka sendiri, serta membelajarkan rekan-rekannya. Mahasiswa yang lebih cepat memahami materi (high achiever student) akan membantu rekannya yang lambat (low achiever student). Pada pembelajaran dengan pendekatan metakognitif mahasiswa dikondisikan untuk dapat aktif dan dilatih untuk menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri sesuai dengan pengetahuan yang dia miliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa pendidikan matematika dengan pemberian tugas presentasi kelompok dan penulisan jurnal metakognitif. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang. Berdasarkan hasil analisis dan refleksi rerata skor yang diperoleh pada siklus I adalah 66,41 yang merupakan rerata nilai presentasi dan hasil tes siklus I. Rerata skor yang diperoleh pada siklus II adalah 80,59 yang merupakan rerata nilai presentasi dan hasil tes siklus 2. Hasil belajar mereka menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kata kunci: presentasi kelompok, jurnal metakognitif, pendidikan matematika
PEMBERDAYAAN MAHASISWA MELALUI PENGELOMPOKAN BERDASARKAN JENIS MODALITAS BELAJAR Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 1 (2017)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.106 KB)

Abstract

Setiap mahasiswa memiliki kemampuan yang berbeda dalam menghadapi abstraksi, memecahkan masalah, dan belajar. Sehingga setiap mahasiswa memiliki modalitas belajar yang berbeda sehingga dalam menerima, mengolah, dan mengingat informasi yang diperoleh juga berbeda-beda. Ada tiga jenis modalitas belajar, yaitu: (1) Modalitas belajar visual; (2) Modalitas belajar auditorial; dan (3) Modalitasbelajar kinestetik. Jika modalitas belajar mahasiswa diketahui, maka dosen dapat membantu mahasiswa belajar sesuai dengan modalitas belajar yang dimiliki mahasiswa tersebut, sehingga prestasi belajar mahasiswa dapat tumbuh dengan baik melalui pembelajaran yang sesuai dengan modalitas belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan mahasiswa pendidikan matematika melalui pengelompokan berdasarkan jenis modalitas belajar. Data diperoleh dari nilai tes hasil belajar serta data yang dilakukan secara verbal, sehingga penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pengelompokan mahasiswa berdasarkan modalitas belajar memberikan pengaruh yang positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Pengelompokan berdasarkan modalitas belajar, ternyata lebih efektif dalam pemberdayaan mahasiswa dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa.Kata Kunci: modalitas belajar, visual, auditorial, kinestetik
AKTUALISASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI SISTEM FULL DAY SCHOOL Suryanti, Eny Wahyu; Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 20 No 2 (2018)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.333 KB)

Abstract

The success of the school in implementing a full day school system is inseparable from the actualization of the headmaster leadership. One of the excellent programs initiated in Indonesia is a full day school system. This program is an alternative model of education which is a learning process with a full day system. The full day school system is a way to develop the talents and creativity of students. The purpose of this study is to determine the actualization of the headmaster leadership in the implementation of a full day school system at the Islamic Education Institution in Malang City at the elementary school level. This type of research is using a descriptive qualitative approach whose data is obtained from observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the actualization of the headmaster leadership in the implementation of a full day school system at the Malang City Islamic Education Institute at the Elementary School level plays a role as the designer of a full day school system program; implementing a full day school system program; and supervisor of the full day school system program.Keywords: leadership, headmaster, full day school
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN LEARNING STYLE DALAM KEGIATAN REMIDI Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 20 No 1 (2018)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.648 KB)

Abstract

This study aims to (1) find out the differences in student learning outcomes through cooperative learning Jigsaw model with conventional learning on the subject of the Chemistry Association, (2) know the implementation of chemical learning using the Jigsaw model on the subject of the Chemical Association, (3) know the application of remedial programs with pay attention to the learning style of students in the Chemical Bond material to the completeness of student learning. In this study using a real and descriptive experimental research design. The design of this study aims to reveal a causal relationship by involving a control group in addition to the experimental group. The design chosen in this study was a post-test design with randomized group selection. The results of this study indicate that students 'chemistry learning outcomes through jigsaw learning and remedial activities by paying attention to learning styles are higher than students' chemistry learning outcomes through conventional learning and remedial activities without regard to student learning styles.Keywords: learning style, cooperative, jigsaw, remidial
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA MATEMATIKA BERBASIS KREATIF DAN PRODUKTIF Atalinda, Rina; Purnomo, Sujoko; Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 21 No 2 (2019)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.727 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v21i2.150

Abstract

This research aims to produce Creative and Productive Mathematics Student Worksheets that meet valid, practical, and effective criteria. The creative and productive-based learning phase is carried out with four steps namely, orientation, exploration, interpretation, and re-creation. The development model used is the Thiagarajan development model, without the dissemination phase. The development procedure is the define phase, the design phase, and the develop phase, which consists of validity, practicality, and effectiveness tests. Validation is done by three validators, namely validator by material expert, validator by linguist, and validator by media expert. The practicality and effectiveness of the worksheet is limited to 12 students. The results of the development show that: (a) Creative and productive Mathematical Student Worksheets are included in the criteria are very valid from the material aspects, language aspects, and media aspects, (b) Creative and productive Mathematical Student Worksheets are included in very practical criteria, (c) Creative and productive Mathematical Student Worksheets are included in the very effective category with achieving effectiveness: (1) student activities in teaching and learning activities, students are actively involved in finding concepts, (2) students' responses to worksheets are very positive, (3) student learning outcomes reach the value of completeness, and declared complete, because all students get more value than the predetermined criteria. Keyword: student worksheet, development research, creative, productive
ONLINE LEARNING MANAGEMENT USING GOOGLE SITES IN COVID-19 PANDEMIC ERA Eko yuniarto; Febi Dwi Widayanti; Robiul Khasanah
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jam.2021.019.02.10

Abstract

Covid-19 impacts the world of education, so learning is carried out online due to a policy of maintaining distance. One of the methods used to keep the learning going in the pandemic era is by utilizing e-learning. The use of applications in online learning is an innovation for teachers in preparing material to be used in the online learning management process. The purpose of this study aims to describe learning management using Google Sites in pandemic at SMP Muhammadiyah 4 Singosari. This research uses descriptive qualitative research methods. The data collection methods used in this study were interview, observation, and documentation during the learning process. The subject of this study were students of class VIII SMP Muhammadiyah 4 Singosari. Online learning management during pandemic conditions includes planning, organizing, implementing, and monitoring. Online learning will be carried out with the help of Google Sites as a medium for delivering material. The planning stage includes observation, preparation of lesson plans, collection of material sources, and preparation of learning media using Google Sites. The organizing stage includes determining the communication channels used for the online learning process and focusing resources on the target. The implementation stage is the interaction carried out by teachers and students during learning. The supervision stage includes the evaluation stage in learning. Learning evaluation is carried out through student attendance and student activeness in participating in learning. Student attendance recap shows an increase in each meeting. The use of Google Sites as a learning medium during the pandemic can be further developed to increase student motivation and make it easier for students to learn while carrying out online learning.
MANAJEMEN PENGELOLAAN KELAS MELALUI JOYFUL LEARNING Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.173

Abstract

Joyful learning is learning strategy that can be applied by teachers in creating fun learning while stimulating the creativity of students in learning. Based on observations, there are still many learning processes in the class that are packaged less attractive to students, so joyful learning can be an alternative in the application of classroom learning. This study aims to determine the application of joyful learning in increasing motivation and learning outcomes. Data obtained from the value of learning outcomes as well as data carried out verbally, so that this study is classified as quantitative descriptive research. In this study, some forms of joyful learning developed include teaching material concepts presented in the form of poetry and songs. At the end of the learning activities students were also asked to pour their creativity to make material concepts in the form of poetry and songs. So that by implementing fun learning, motivation and learning outcomes can be improved.
PENTINGNYA KETERAMPILAN BELAJAR DAN KECERDASAN MAJEMUK DALAM KOMPETENSI AKADEMIK SISWA Ramanta, Deka; Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.174

Abstract

Salah satu keberhasilan dari kegiatan belajar dapat dilihat melalui hasil belajar siswa. Peran guru di dalam kelas sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa. Beberapa hal penting yang mempengaruhi keberhasilan belajar yang jarang sekali diperhatikan oleh guru adalah karakteristik siswa. Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda dengan siswa lainnya. Salah satunya yaitu keterampilan belajar yang merupakan bagian dari kemampuan siswa mencapai suatu kompetensi akademik. Keterampilan belajar sangat membantu seseorang dalam penyelesaian tugas akademik sehingga dapat memperoleh prestasi akademik yang diinginkan. Keterampilan belajar mencakup berbagai keterampilan dan proses kognitif yang terkoordinasi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran siswa. Selain keterampilan belajar, usaha lain dalam peningkatkan kompetensi akademik dapat juga dilakukan dengan mengidentifikasi multiple intelligences yang dimiliki siswa. Setiap siswa dilahirkan dengan memiliki kecerdasan. Akan tetapi, jenis kecerdasan yang dimiliki masing-masing siswa berbeda-beda.