Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PERUBAHAN STRUKTUR AKIBAT SUBSTITUSI PARSIAL ION Mn +2 DAN ION Ti PADA M HEKSAFERIT BaFe 12-2X Mn MENGGUNAKAN ANALISIS RIETVELD Widiyanto, Widiyanto; Priyono, Priyono; Nurhasanah, Iis
BERKALA FISIKA Vol 14, No 3 (2011): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.222 KB)

Abstract

Cationic interaction of Mn+2and Ti +4substitution on conventional hexaferriteBaFe O have been studied using X-ray diffraction (XRD) and  analysis by the Rietveld method. These Research was conducted by combining compound of Fe O12 19 TiO2 to form  (Fe,MnTi)2O  phase3BaCO3 phase and heated at 1200. Then, Compound of (Fe,MnTi)0 C to form of BaFe12-2xresult of rietveld analysisshowed that the composition of Hexaferrite BaFe22 3, MnCO  and3O  phase mixed withMn Ti O3x x 19 compounds. The  as main phase and Fe2Oas a second phase. At all compositions showed that the largerfraction of ions Mn+23  and Ti+4 ions able to change latice parameter from  the volume unitcell of conventional hexaferrite. The results reatveld iteration of the phaseBaFe MnTiO (x = 1.0) obtained values of lattice parameters a = 5.9116 Ǻ and c =23.2532 Ǻ or shrinkage abaut 5,0 % volume unit cell and at  BaFe Mn Ti O10 19 (x=2.5)the volume unit cell 7,0% lower  than conventional hexaferrite.Keywords: Rietveld, unit cell, substitusi io,  hexaferrite, 12-2x7 2.5 2.5 19Mn Ti Ox x 19
Relevansi Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pengguna Kereta Api Eksekutif Widiyanto, Widiyanto
Jurnal Ilmiah Aset Vol 11 No 2 (2009): Jurnal ASET Volume 11 No 2
Publisher : STIE Widya Manggala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportation service industries cannot be apart from competitive phenomenon. They, including the train service industry, must be able to compete to survive. This transportation competition, air-land-water, causes the decline of of executive class train passengers. This research would find out the service given by PT KAI to its customers in decision making to use transportation service. The data was primary data. The technique sampling was quota random sampling, which met data normally requirements. The result shows that there is an unfavorable relationship between image and quality of service represented by correlation coefficient 0,105. There is also an unfavourable relationship between employee’s performance and quality of service with correlation coefficient 0,113.
Strategi Pemerintah Kabupaten Wonogiri Dalam Mengembangkan Sentra Agroindustri Brem Putih Harisudin, Mohd.; Wijianto, Arip; Widiyanto, Widiyanto
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi  Pemerintah  Kabupaten  Wonogiri  dalam  Mengembangkan Sentra Agroindustri Brem Putih. Penelitian ini bertujuan Menganalisis keragaan sentra agroindustri  brem  putih  di  Kabupaten  Wonogiri,  Mengidentifikasi  kondisi  lingkungan internal dan eksternal, Menentukan alternatif strategi dan Menentukan prioritas strategi yang paling tepat diterapkan Pemerintah Kabupaten Wonogiri    dalam mengembangkan sentra  agroindustri  brem  putih.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  analitik dengan menggunakan data primer dan skunder. Data primer untuk menjelaskan keragaan agroindustri brem putih, faktor strategis dan alternative strategi dan penetapan strategi melalui  survey,  observasi  dan  focus  group  discussion.  Data  sekunder  berupa  data monografi dan potensi perekonomian Kabupaten Wonogiri. Alat analisis yang digunakan adalah matriks SWOT dan Matriks QSP.  Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Keragaan sentra agroindustri brem putih di Kabupaten Wonogiri adalah rata-rata penerimaan setiap  pengusaha  brem  putih  pada  bulan  mei  2011  sebesar  Rp  17.634.375,-;  biaya  yang dibutuhkan sebesar Rp 16.103.678,- dan pendapatannya sebesar Rp 1.530.697,-. Faktor- faktor strategis Kekuatan  adalah Mudahnya melakukan pertukaran informasi, Mudahnya melakukan penjualan produk, Pengalaman berusaha yang lama dan Keterampilan tenaga kerja. Faktor Strategis kelemahan adalah: Para pengusaha kurang inovatif, upaya promosi kurang,  kepingan  brem  putih  tidak  menarik,  kemasan  kurang  menarik,  sentra  belum dikelola  dengan  baik,  Faktor  strategis  peluang  adalah  permintaan  pasar  yang  tinggi, berkembangnya   layanan   pemasok   bahan   baku,   terdapatnya   komunitas   agen/bakul, keberpihakan kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi pengolahan pangan, perkembangan teknologi informasi. Faktor strategis ancaman adalah fluktuasi harga bahan baku, inovasi produk pesaing sejenis, hadirnya produk substitusi, kebijakan pemerintah yang kurang  terintegrasi, cerahnya sinar    matahari/cuaca. Prioritas strategi yang direkomendasikan  agar  pengembangan  sentra  agroindustri  brem  putih  di  Kabupaten Wonogiri  dapat  berjalan  efektif  adalah  Memperbaiki  kebersamaan  diantara  pengusaha untuk meningkatkan inovasi guna meningkatkan keuntungan.
PENGARUH KEPRIBADIAN, LINGKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI Aristuti, Mila; Widiyanto, Widiyanto
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i1.29775

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh kepribadian , lingkungan keluarga, dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi tahun angkatan 2014 Universitas Negeri Semarang. Metode analisis adalah metode kuantitatif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepribadian, lingkungan keluarga, pendidikan kewirausahaan sebagai variabel independen dan minat berwirausaha sebagai variabel dependen. Objek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi tahun angkatan 2014 Universitas Negeri Semarang dengan populasi 964 mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 283 mahasiswa, dengan rincian 50 mahasiswa Pendidikan Akuntansi, 33 mahasiswa Pendidikan Koperasi, 34 mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran, 65 mahasiswa Akuntansi, 66 mahasiswa Manajemen, dan 35 mahasiswa Ekonomi Pembangunan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara kepribadian, lingkungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi tahun angkatan 2014 Universitas Negeri Semarang, pengaruhnya sebesar 26,8%. Ada Pengaruh Positif dan Signifikan Secara Parsial Antara Kepribadian terhadapminat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi, pengaruhnya sebesar 7,23%. Ada pengaruh positif tetapi tidak signifikan secara parsial antara lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi sebesar 0,40%. Ada pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi, pengaruhnya sebesar 9,42%.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI KOPERASI 2015 MENJADI ANGGOTA KOPERASI Pratama, Dicky Setia; Widiyanto, Widiyanto
Economic Education Analysis Journal Vol 7 No 3 (2018): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v7i3.28323

Abstract

Minat berkoperasi mengandung pengertian keinginan yang tinggi yang diwujudkan dalam perasaan senang, perhatian, konsentrasi, sadar, dan mempunyai kemauan terlibat dalam kegiatan koperasi sehingga mendorong anggota koperasi untuk berpartisipasi aktif. Oleh karena itu untuk menyalurkan minat dalam berkoperasi di setiap instansi pendidikan didirikan sebuah koperasi yang mampu memberikan pembelajaran secara nyata agar memiliki jiwa kemandirian, kewirausahaan dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh pendidikan koperasi dan motivasi berkoperasi mahasiswa secara simultan dan parsial terhadap minat berkoperasi mahasiswa pendidikan ekonomi koperasi angkatan 2015.Populasi dalam penelitian ini yaitu 110 orang dan jumlah sampel 110 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Metode analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dan deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh persamaaan regresi berganda yang selanjutnya disingkat dengan Mb = 0,8036 + 0,329PK + 0,373MB+ e. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan dan parsial variabel pengetahuan koperasi dan motivasi berkoperasi berpengaruh positif terhadap minat berkoperasi. The definition Cooperative learningis of high will manifested in feelings such as pleased, paying attention, concentration, conscious, and has the will to actively participate. Therefore, to channel interest in Koperasi participation, cooperative that gives realistic learning in order to have the students gains independence, entrepreneurship, and mutual cooperation is established in every educational agency. This research aims to understand the presence of cooperative education influence and students’ motivation in cooperative participation simultaneously and partially to economic education 2015 generation students’ interest in cooperative participation. Population of this research is 110 people and with the sample of 110 people. The technique of collecting sample is using saturated sampling and data collecting method used is questionnaire and observation. Data analysis method in this research is using multiple regression analysis and percentage description. The result of research obtains multiple regression equation which further abbreviated as Mb = 0,8036 + 0,329PK + 0,373MB+ e. the result of this research shows that simultaneously and partially, variable of Koperasi knowledge and motivation is positively affecting interest of cooperative participation
PENGARUH KARAKTERISTIK WIRAUSAHA, MODAL USAHA DAN TENAGA KERJA TERHADAP KEBERHASILAN UMKM BATIK Apriliani, Miftahul Fatwa; Widiyanto, Widiyanto
Economic Education Analysis Journal Vol 7 No 2 (2018): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Pekalongan merupakan komoditi unggulan Kota Pekalongan dan dikenal sebagai "Kota Batik" yang mempunyai potensi besar dalam kegiatan pembatikan dan telah berkembang begitu pesat, baik dalam skala kecil maupun besar. Hasil produksi batik Pekalongan juga menjadi salah satu penopang perekonomian Kota Pekalongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik wirausaha, modal usaha dan tenaga kerja terhadap keberhasilan UMKM batik di Kelurahan Kradenan Kota Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini adalah pengusaha batik di Kelurahan Kradenan dengan jumlah 45 unit usaha batik. Penelitian ini merupakan penelitian populasi atau menggunakan sampel jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase, uji asumsi klasik dan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS for Windows Relase 23. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh secara simultan dan parsial antara karakteristik wirausaha, modal usaha dan tenaga kerja terhadap keberhasilan UMKM batik di Kelurahan Kradenan Kota Pekalongan. Saran dari penelitian ini adalah bagi pengusaha hendaknya memanfaatkan faktor-faktor produksi seperti modal usaha dan tenaga kerja yang dimilikinya secara proporsional agar dapat mencapai efisiensi sehingga usaha batik yang dijalankan dapat memberikan keuntungann dan bagi penelitian selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini dengan mengkaji atau menambah variabel lain diluar penelitian ini. Batik Pekalongan is a leading commodity of Pekalongan City and is known as "Kota Batik" which has great potential for batik activities and has developed rapidly, both in small and large scale. Pekalongan batik production results also become one of the economic support Pekalongan City. The population in this study was batik entrepreneurs in Kradenan Urban Village with 45 units of batik business. This study was a population study or using a saturated sample. Methods of data collection using questionnaire method. The data analysis techniques used descriptive analysis percentage, prerequisite test, classical assumption test and multiple regression analysis using SPSS program for Windows Relation 23. The results of this study can be concluded that there is a simultaneous and partial effect between the entrepreneurial characteristic, business capital and labor on the success in MSME batik in Kradenan Urban Village, Pekalongan City. The suggestions for this study are entrepreneurs should utilize factors of production such as business capital and labor that they have proportionately to achieve efficiency so that the business of batik can provide benefits, and for further study to develop this study by reviewing or adding other variables beyond this study.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA Pratiwi, Dian Wahyu; Widiyanto, Widiyanto
Economic Education Analysis Journal Vol 7 No 2 (2018): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada IKM monel adalah adanya kecenderungan penurunan produktivitas kerja pada tenaga kerja IKM monel. Banyaknya tenaga kerja yang terserap setiap tahunnya mengakibatkan nilai produksisetiap tahunnya mengalami peningkatan, akan tetapi tingkat produktivitas kerja dari tenaga kerjanya mengalami penurunan. Penurunan produktivitas tenaga kerjapaling signifikan terjadi pada tahun 2013 sebesarRp.89.137.818 dan tahun 2014 turun Rp. 60.833.328. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap produktivitas kerja pada tenaga kerja secara simultan maupun parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja IKM monel di Desa Kriyan yangberjumlah 1.818 orangdengan sampel penelitian 95 tenaga kerja. Teknikpengumpulan databerupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal secara simultan berpengaruh positif terhadapproduktivitas kerja pada tenaga kerja IKM monel dengan kontribusi 52%, sedangkan secara parsialfaktor internal berpengaruh positif dan signifikanterhadap produktivitas kerjasebesar 10,11% dan faktor eksternal memiliki pengaruh positif dansignifikan terhadap produktivitas kerjasebesar 45,56%. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitianyaitu bagi pengusaha harus memperhatikan upah yang diberikan pada pekerja agar pekerja lebih semangat dalam melaksanakan pekerjaannya. Problems that occur in IKM monel is the tendency of declining work productivity in the workers of IKM monel. The number of workers absorbed eachyearresulting in the production value of each year has increased, but the level of workers' productivity of its workers has decreased. The significantdecrease in worker productivity in the monel IKM occurred in 2013 amounted to Rp. 89.137.818 and the year 2014 drop into Rp. 60.833.328. Thisstudy aims to determine the magnitude of internal factors and external factors which influence of on work productivity in worker either simultan eouslyor partially. Population in this research is all workers in IKM monel Kriyan Village which amounted to 1818 people, with sample of research is 95workers.The technique of collecting data is questionnaire. The data analysis technique is used descriptive statistical analysis and multiple linearregression analysis. The results of this study indicate that internal factors and external factors simultaneus positively affect work productivity in theworker of IKM monel with 52% contribution. Partially internal factor had positive and significant impact on work productivity amounted to 10.11%.External factor had positive and significant impact on work productivity amounted to 45.56%.Suggestions relating to the results of research that is for employers should pay attention to the wages given to the worker so that the worker can be more enthuastic in doing their work.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS KELEMBAGAAN KOPERASI PADA DINAS KOPERASI KOTA SEMARANG Arsinta, Yuan; Widiyanto, Widiyanto
Economic Education Analysis Journal Vol 7 No 1 (2018): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui strategi peningkatan kualitas kelembagaan koperasi; (2) Mengidentifikasi factor pendorong dan penghambat; (3) Merumuskan peta konsep permasalahan strategi peningkatan kualitas kelembagaan koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus. Fokus penelitian pada langkah/strategi dinas koperasi Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi, meliputi: bidang perizinan dan kelembagaan koperasi, bidang pemberdayaan koperasi, bidang pengawasan dan pemeriksaan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh tahapan startegi dalam upayanya meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi. Sehingga dari hasil analisis tersebut pada masingmasing bidang memiliki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan dalam upayanya untuk meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi yang ada di Kota Semarang. Faktor pendukung pada dinas koperasi diantaranya: (1) undang-undang; (2) historis koperasi di Indonesia; (3) permasalahan koperasi; (4) rekan kerja; dan (5) pemberian motivasi; (6) Teknologi. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat pada dinas koperasi: (1) dana; (2) jumlah SDM dinas koperasi; (3) kualitas SDM koperasi; (4) mental koperasi; dan (5) pandangan negatif dari masyarakat. Dari hasil analisis peta permasalahan pada dinas koperasi dappat dirumuskan mengenai langkah-langkah yang dapat diambil oleh dinas koperasi untuk meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi, antara lain: (1) Menambah kuota program pembinaan koperasi; (2) menentukan prioritas pembinaan; (3) menambah jumlah pembina koperasi; (4) meningkatkan kerjasama. This study aims to (1) Know Strategy Improving the quality of cooperative institutions; (2) identifying the propulsion and inhibiting factors; (3) Formulate concept maps. This research is a qualitative research case study. The focus of research on action / strategy of cooperative service of Semarang City in improving the quality of cooperative institution, employment field, cooperative empowerment field, supervision and inspection of cooperatives. The results showed that there are seven stages of the strategy in order to improve the quality of cooperative institutions. So from the results of the analysis on each field has a linkage that can not be removed in an attempt to improve the quality of cooperative institutions in the city of Semarang. Factors that support the cooperative service: (1) the law; (2) the history of cooperatives in Indonesia; (3) cooperatives; (4) co-workers; and (5) motivation; (6) Technology. Factors that hamper the cooperative service: (1) funds; (2) number of human resources of cooperative service; (3) quality of cooperative human resources; (4) mental cooperatives; and (5) negative views of the community. From the result of problem map analysis on dappat cooperative office formulated about the steps that can be taken by cooperative service to improve cooperative institutional quality, among others: (1) Adding quota of coaching program for cooperatives; (2) prioritizing cooperatives; (3) increase the number of co-operatives, at the Office of Cooperatives and Micro Enterprises of Semarang City; (4) cooperatives or the community
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR EKONOMI PADA SISWA SMA NEGERI 1 NGEMPLAK Pratiwi, Rikha Jannah Ayu; Widiyanto, Widiyanto; Sakitri, Wijang
Economic Education Analysis Journal Vol 7 No 1 (2018): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan belajar ekonomi merupakan masalah dalam proses belajar yang dialami oleh siswa kelas XI IPS di SMAN 1 Ngemplak tahun ajaran 2016/2017. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar tersebut serta seberapa besar pengaruhnya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMAN 1 Ngemplak tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah sampel 114 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket dan teknik analisisnya menggunakan analisis faktor dan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis faktor menunjukkan terdapat tiga faktor yang terbentuk, yaitu faktor sekolah, faktor psikologis, dan kondisi fisik dengan kontribusi masing-masing sebesar 29,477%, 24,350%, dan 12,669%. Ketiga faktor secara simultan berpengaruh negatif terhadap kesulitan belajar. Besar koefisien determinasi ketiga faktor yaitu 64,4%, artinya sebanyak 64,4% dijelaskan oleh faktor sekolah, faktor psikologis, dan kondisi fisik dan sisanya sebesar 35,6% dijelaskan oleh faktor lain. Masing-masing faktor secara parsial juga berpengaruh negatif terhadap kesulitan belajar. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat tiga faktor penyebab kesulitan belajar ekonomi pada siswa kelas XI IPS SMAN 1 Ngemplak, yaitu faktor sekolah, faktor psikologis, dan kondisi fisik dengan pengaruh negatif. Saran yang diberikan yaitu semua pihak yang bersangkutan hendaknya ikut memperhatikan faktor sekolah, faktor psikologis dan kondisi fisik agar kesulitan belajar siswa berkurang. Learning difficulty in economics subject is a problem which faced by students of class XI of social science in SMAN 1 Ngemplak in the academic year of 2016/2017. The aims of this research is to determine it factors and how big those factors influence. This study was conducted on students of class XI of social science in SMAN 1 Ngemplak in the academic year of 2016/2017 with the total sample of 114 students. This research was used questionnaire and the analytical technique used is factor analysis and multiple linear regression analysis. The result of factor analysis shows that there are three factors formed, namely school factor, psychological factors, and physical condition with the each contribution of 29,477%, 24,350%, and 12,669%. That three factors simultaneously have a negative effect on learning difficulties. The coefficient of determination of the three factors is 64,4%, which means that 64,4% is explained by school factor, psychological factor, and physical condition and the rest equal to 35,6% explained by other factors. Each factor partially also negatively affect the learning. The conclusion is there are three factors which become the cause of difficulty of economics lesson in students of class XI IPS in SMAN 1 Ngemplak, they are school factor, psychological factor, and physical condition with negative influence. It is suggested for all parties who have contributed in the learning process should pay attention and improve school factor, psychological factor and physical condition so that student learning difficulties are reduced, especially for school factors that have the greatest contribution in it.
MANAJEMAN KOPERASI KARYAWAN KRESNA MUKTI Kusfiyani, Kusfiyani; Widiyanto, Widiyanto
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajeman yang baik adalah faktor yang paling penting untuk suksesnya koperasi.Koperasi Karyawan Kresna Mukti berdiri lebih tua dikabupaten Kudus diantara koperasi lainnya,koperasi terbesar nomor dua dikabupaten Kudus,dalam menjalankan kegiatan atau program kerjanya menggunakan modal sendiri. Manajemen yang yang diberikan unsur manajemen (rapat anggota,pengurus dan pengawas) dan fungsi manajeman koperasi(perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan)mampu memenuhi harapan dari anggotanya, maka anggota akan merasa puas dan berdampak pada meningkatnya partisipasi anggota dan sebaliknya. Tujuan penelitian mengetahui bagaimana unsur dan fungsi manajeman koperasi Karyawan Kresna Mukti. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi:1)pengumpulan data;2)reduksi data;3)penyajian data;4)penarikan kesimpulan/verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan: unsur manajeman koperasi telah berjalan dengan baik sesuai dengan tugas dan tangungjawab sedangkan fungsi manajeman koperasi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan pada koperasi Karyawan Kresna Mukti berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan manajeman kepada anggotanya sehingga meningkatkan kesejahteraan anggota.Peneliti memberikan saran kepada Koperasi Karyawan Kresna Mukti, perlu mengadakan sosialisasi mengenai manajeman koperasi serta program kerja Koperasi kepada karyawan Koperasi dan anggota Koperasi, bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan cara mengkaji atau menambah fokus-fokus penelitian lainnya seperti unsur manajeman koperasi dalam dunia perKoperaian. A good management is the most important factor for the success of cooperatives. Koperasi Karyawan Kresna Mukti is older than Kudus other cooperatives,is the second largest cooperative in Kudus. In conducting activities or work programs it uses own capital. A management able to the members through management elements (meetings among members, managers and supervisors) and management functions of cooperatives (planning, organizing, directing and supervising)to realize the expectations of its members can make members feel satisfied. Further it impacts on the increase of members participation.The aim of research know the management elements and functions of Koperasi Karyawan Kresna Mukti.The approach used was qualitative research with a descriptive method. The process of collecting data was done by observations,interviews and documentations. Data analysis techniques used in this study were:1)data collection;2)data reduction;3)data presentation;4)drawing conclusion/verifications. The results obtained in this study is cooperative management elements have been running well in accordance with the duties and responsibilities,then the cooperative management functions that include planning, organizing, directing and supervising applied at Koperasi Karyawan Krisna Mukti have also been running in accordance with the stages of management towards its members, so it can improve the members’ welfare.Based on the Koperasi Karyawan Krisna Mukti should hold a socialization about cooperative’s managements and work programs to the employees and the members of cooperative. For further research, they can develop this research by studying or adding other research focus which such as other management elements should be studied.
Co-Authors A Setiadi, A Achmad Faidhani, Achmad Agung Subrata Agung Wibowo Ahmadtullah, Lina Anis Muktiani Annisa, Tiara Apriliani, Miftahul Fatwa Aprinthasari, Mutiara Nabila Ardiyanto, Hysa Arief Yulianto Ariestika, Elsa Arip Wijianto Aristuti, Mila Arsinta, Yuan Ashari, Teguh Ashari, Teguh Atika Tri Puspitasari, Atika Tri Baginda Iskandar Moeda Tampoebolon Bambang Sulistiyanto Bambang W.H.E Prasetiyono, Bambang W.H.E Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono Baskoro Hidayatullah, Agung Cahya Setya Utama Cahyani, Farikha Indah Carolina Lita Permatasari Carolina Lita Permatasari, Carolina Lita Desi Marintan, Desi Dian Wahyu Harjanti Djoko Rahardjo Durotun Nafisah Dyah Rini Indriyanti Eko, Pangestu Emi Lestari Endang Kusumanti Etty Soesilowati Fahrudin, Imam Fanki Nugroho Fardana, Dearestantrianto Hadits Fauziyah, Khofiya Nur Harjanti, Dian Wahju Heri yanto Holidi Holidi Iis Nurhasanah Indah Nurhidayati, Indah Ismail, Khafid Istinganah, Nur Fajar Jarot Tri Bowo Santoso Joko Widodo Ketut Sudarma Kholipatun, Ratna Dewi Kholipatun, Ratna Dewi Khomsun Nurhalim, Khomsun Kristi Puspa Wardani, Kristi Puspa Kusfiyani, Kusfiyani Kusuma, Yonna Esty Kuswanti, Eko Maghfiroh Maghfiroh Majidah Marinda, Aryanti Martitah Martitah Masfufati Azizah, Masfufati Maulidia, Sri Melisa Arisanty Meyanasari, Sayidah Mohd. Harisudin Mulyani, Rinna Mulyani, Rinna Mulyono Mulyono Mustikaningrum, Galih Mutholiah, Furiha Nanda, Fitri Agung Nani Mediatati, Nani Nathaniel, Gilbert Neneng Nurhalimah, Neneng Nina Oktarina Ninda Fitriasari Utami, Ninda Fitriasari Ningsih, Rahayu Setya Ningsih, Rahayu Setya Nugroho, Mahir Dwi NURUL ARIFAH Pariyem, Pariyem Partono Thomas Payitno, Suryohadi Pratama, Dicky Setia Pratiwi, Dian Wahyu Pratiwi, Rikha Jannah Ayu Pravitasari, Erlin Dara Priyono Priyono Purwidyantini, Setyo Herlina Purwidyantini, Setyo Herlina Putri Permatasari, Putri Retno Iswarin Pujaningsih Retno Kusumaningrum Ristina Yudhanti Rusdarti - Santy Indrias Tuti, Santy Indrias Sanusi, Rahmat Saptaningtyas, Haryani Saru Arifin Sasmita, Surya Adi Septiana, Luluk Septiani, Dwi Heni Sheilla Az Zahra, Sheilla Az Slamet Sumarto Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sudjatmogo Sudjatmogo Sugiyo Sugiyo, Sugiyo Sumarsono Sumarsono Sumini Sumini, Sumini Surahmanto Surahmanto Suryono Suryono Suwito Eko Pramono Tri Hartati, Tri Ulfa, Amalia Nadifta Ulum, Muhammad Rosikhul Ulum, Muhammad Rosikhul Wahyuningsih, Sri Suharmini Wali, Carles Nyoman Wibowo, Herlambang Fajar Wibowo, Rizal Eko Widodo, Hermawan Setyo Wijang Sakitri Wiradharma, Gunawan Yon Soepri Ondho