p-Index From 2017 - 2022
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal Zetroem
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Ukur Kekuatan Pukulan Atlet Beladiri Menggunakan Sensor Fsr (Force Sensitive Resistor) Berbasis Mikrokontroller Atmega328 Mohammad Nurcholis; Ratna Mustika Yasi Ratna Mustika Yasi; Charis Fathul Hadi Charis Fathul Hadi
ZETROEM Vol 2 No 2 (2020): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v2i2.1015

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat alat ukur kekuatan pukulan atlet beladiri sebagai alat bantu untuk pelatih dalam proses peningkatan latihan pukulan dan penyeleksian atlet yang dirasa mampu diturunkan dilaga pertandingan. Alat ini digunakan untuk mengukur kekuatan pukulan atlet beladiri.Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah, yakni: studi literatur, perancangan, pembuatan prototype, pengujian alat, hasil, analisis dan pembahasan, dan kesimpulan. Alat ukur kekuatan pukulan atlet beladiri terlebih dahulu dilakukan uji kelayakan prototype oleh ahli materi, ahli media dan ahli fisik serta dilakukan uji performa prototype oleh 5 orang atlet beladiri dengan 5 kali pukulan menggunakan pukulan depan atau lurus. Subjek penelitian ini adalah pelatih dan atlet cabang olahraga beladiri pencak silat. Instrumen pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah berupa angket dan tabel.Hasil dari penelitian “Rancang Bangun Alat Ukur Kekuatan Pukulan Atlet Beladiri Menggunakan Sensor FSR (Force Sensitive Resistor) Berbasis Mikrokontroller ATmega328” memperoleh hasil uji kelayakan prototype oleh ahli materi, ahli media, dan ahli fisik bahwa alat ini sudah layak untuk digunakan. Sedangkan hasil uji performa prototype oleh 5 atet beladiri dengan 5 kali pukulan menggunakan pukulan depan atau lurus memperoleh hasil bahwa sensor FSR pada alat ini dapat bekerja dengan baik.Cara kerja alat ukur kekuatan pukulan atlet beladiri ini yaitu sensor FSR menerima tekanan yang masuk berupa pukulan, lalu data dikirimkan ke mikrokotroller ATmega328 untuk diproses, kemudian data dikirimkan ke seven segment untuk memunculkan nilai tekanan yang masuk berupa angka, jika nilai sudah muncul tekan tombol reset agar nilainya menjadi nol
Analisis Kekuatan Pukulan Atlet Beladiri Menggunakan Metode Pengukuran Matematis dan Alat Ukur Berbasis Mikrokontroller: Analisis Kekuatan Pukulan Atlet Beladiri Menggunakan Metode Pengukuran Matematis dan Alat Ukur Berbasis Mikrokontroller Ratna Mustika Yasi; Mohammad Nurcholis
ZETROEM Vol 1 No 2 (2019): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v1i2.1255

Abstract

The research aims to compare the value of the strike strength of martial arts athletes mathematically and by using measuring instruments. This measuring tool is used to measure the strength of a martial arts athlete that is read by the system. This research was conducted in several steps, namely: literature study, tool testing, results, analysis and discussion, and conclusions. The measuring instrument of the athlete's stroke strength was carried out by a prototype performance test by 8 martial arts athletes with 5 strokes using a front or straight punch with a predetermined target distance. Furthermore, the data will be tabulated and calculated based on a predetermined formula. Based on the results of the study, it can be concluded that the ADC data with the calculated data mathematically have physical similarities. So based on the analysis of the sensors used to capture the incoming pressure on the microcontroller has a patterned value that is the same as the mathematical calculation data. Where the stroke power is calculated mathematically influenced by the mass of the fist, kinetic energy, target distance, time, and force. Whereas the work method of measuring the strength of a martial arts athlete, the FSR sensor receives the incoming pressure in the form of a blow, then the data is sent to the ATmega328 microcotroller for processing, then the data is sent to the seven segment to bring up the incoming pressure value in the form of numbers.