Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pendampingan Manajemen Pengelolaan Sampah di Masyarakat Desa Gagaksipat Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Winarto, Winarto; Mahfiana, Layyin; Rosyidah, Zaidah Nur; Wicaksono, Andi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2019.192.5133

Abstract

This fostering program on waste management to the community of Gagaksipat is to provide the knowledge on how to manage waste properly. Further, it also aims not only to reduce waste but also to get beneficiat profit from the waste. The participants for this programm were 60 residents of Gagaksipat Village, Ngemplak, Boyolali through purposive sampling. As the partners for the programm is Team from the Kopen Tourism and Education Village (KWEK) Kopen 1/7 Ngadirejo Kartasura Sukoharjo. The technique carried out was in the form of training and continued with monitoring and evaluating at the end of the activity. The theoretical basis of this activity is UU No. 18 of 2008 concerning waste processing. The seriousness and necessity of waste management starts from upstream to downstream with the implementation of concepts such as 3R (Reuse, Reduse, Recycle) and then up to 5R (Revalue and Recovery). The results of this fostering progamm will make the community more aware of and contribute to good and healthy waste management; provide community supplies to manage organic waste properly through biopori activities and provide supplies to the community to manage inorganic waste through waste management skills. Program pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan managemen pengelolaan sampah kepada masyarakat agar sampah dikelola dengan baik, tidak menumpuk yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dan membahayakan kehidupan terutama bagi kesehatan masyarakat. Pendampingan ini mengupas tentang pengelolaan sampah dengan baik agar tidak membuat petaka, tetapi mendatangkan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat.Subyek pendampingan ini adalah 60 warga Desa Gagaksipat Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali yang diperoleh melalui purposive sampling. Adapun mitra pendamping dalam pelatihan ini adalah Tim dari Kampung Wisata dan Edukasi Kopen (KWEK) Kopen 1/7 Ngadirejo Kartasura Sukoharjo.Teknik yang dilakukan dalam pendampingan ini berbentuk pelatihan dan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi diakhir kegiatan. Landasan teori kegiatan ini adalah UU No. 18 Tahun 2008 tentang pengolahan sampah. Keseriusan dan keharusan pengelolaan sampah mulai diperhatikan dari hulu sampai hilir dengan implementasi konsep seperti 3R (Reuse, Reduse, Recycle) kemudian sampai 5R (Revalue dan Recovery). Hasil dari pendampingan ini membuat masyarakat semakin menumbuhkan kesadaran dan peranan terhadap pengelolaan sampah yang baik dan sehat; memberikan bekal masyarakat untuk mengelola sampah organik dengan baik melalui kegiatan biopori dan memberikan bekal kepada masyarakat untuk mengelola sampah anorganik melalui keterampilan pengelolaan sampah.
Model Belajar Siswa Aktif Dengan Pendekatan Alsak (Al Qur’an, Sains Dan Karakter) Pada Pendidikan Anak Usia Dini Untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia Tahun 2040 Winarto, Winarto
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/insania.v20i1.1421

Abstract

Abstract: The demographic bonus phenomenon that occurred in indonesia needs attention, especially from the goverment to carry out programs that empower human resources. Goverment strategic plan with mandates character education at all levels of education is the appropriate action to improve the quality of human resources. Many experts recommend that character education should be carried out character education from an early age. Therefore, learning in early childhood learning models require references oriented character education. ALSAK (al-Qur’an, science, and character) students’ active approach is the idea of learning-oriented model of character education. This model directs students to learn actively study the Qur’an and its meaning associated with scientific knowledge, and character. Based on the study of theory, learning model supporting the implementation of character education in early childhood. The success of the model of active student learning with ALSAK approach has not been tested empirically so as not to obtain information about the effectiveness of this model. Therefore, it is necessary to test the research in order to obtain full information about the increase of student character ECD by applying this model. Keywords: demographic bonus, early childhood education, active student learning model, ALSAK approach
OTOMASI PENGUKURAN DAN KONTROL PADA ALAT UJI MEKANIK BAHAN BERBASIS INSTRUMENTASI VIRTUAL Winarto, winarto; Santjojo, Djoko H.; Abdurrouf, abdurrouf
Physics Student Journal Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengoperasian alat uji mekanik bahan yang dimiliki Jurusan Fisika UB masih dilakukan secara manual. Seringkali timbul perbedaan kecepatan yang berpengaruh terhadap tingkat akurasi dan presisi dalam pengukuran terhadap spesimen. Alat ini juga dilengkapi digital force gauge yang mampu mengukur gaya maksimal sebesar 50 N (yang digunakan maksimal sebesar 45 N). Tujuan dari penelitian adalah memodifikasi sistem penggerak pada alat uji mekanik bahan dengan implementasi kecepatan terkontrol yang mampu menarik beban hingga 45 N, membaca data keluaran dari digital force gauge dengan NI-VISA USB, dan mengetahui respon digital force gauge terhadap alat uji mekanik bahan yang telah dimodifikasi. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan motor stepper yang dihubungkan ke hand wheel dengan roda gigi. Motor dikendalikan dengan program LabVIEW yang mengirimkan pulsa-pulsa digital ke driver motor stepper. Selain itu, program LabVIEW melalui interface NI-VISA USB digunakan untuk membaca data keluaran digital force gauge dan juga digunakan sebagai umpan balik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa modifikasi alat uji mekanik bahan berhasil menarik beban hingga 45 N. Di sisi lain program LabVIEW tidak berhasil membaca keluaran digital force gauge.Kata kunci : Alat uji mekanik bahan, digital force gauge, LabVIEW.
Penentuan LD50 Penyakit Infeksi Toxoplasma gondii pada Mencit balb/c Winarto Winarto
MEDIA MEDIKA INDONESIANA 2009:MMI VOLUME 43 ISSUE 4 YEAR 2009
Publisher : MEDIA MEDIKA INDONESIANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.643 KB)

Abstract

LD50 determination in toxoplasma gondii infection in balb/c miceBackground: LD50 is a marker of virulence which is reflects degree of microorganism pathogenicity. LD50 of every pathogens to be used should be determined in order to choose an appropiate infective dose of agent under the study. Toxoplasma gondii RH strain has been maintained in the laboratory by serial passage in mice for several years, in which the biologic and laboratory conditions might has an effect on its virulence. The objective of this study was to determine LD50 of Toxoplasma gondii RH strain used for research in Biotechnology Laboratory Gajah Mada University.Methods: The design of the study was true experiment consisting three goups of 10 female balb/c mice aged 8–10 weeks that were infected with 101, 103 and 106 of Toxoplasma gondii RH strain/mice respectively, and being followed up to day 18. Homogeneity of mice before infection were analyzed by Levence statistic, while the effects of infection was analyzed by Anova. The number of dead mice in each group were recorded and LD50 was calculated base on proportional distance.Results: There was no weight difference between groups of mice before infection. The weight increased up to day 6 in group I and II, while group III after day 3 there was weight decrease. LD50 of Toxoplasma gondii was 1.39x103 which belonged to genotype II of pathogenicity classification.Conclusions: LD50 of Toxoplasma gondii was 1.39x103 which is lower than the original RH strain, and belonged to group II of genotype, which is often reported as the major cause of human and animal infections.Keywords: LD50, Toxoplasma gondii, balb/c mice, infection. ABSTRAKLatar Belakang: Toxoplasma gondii di laboratorium dipelihara dengan cara pasase dari satu mencit ke mencit berikutnya, yang mungkin berpengaruh terhadap virulensinya. LD50 adalah ukuran virulensi suatu mikroorganisme penyebab infeksi, yang harus diketahui apabila akan melakukan penelitian tentang fenomena infeksi pada binatang coba. Tujuan penelitian ini untuk menentukan besar LD50 Toxoplasma gondii strain RH yang disimpan dan digunakan untuk penelitian di Laboratorium Bioteknologi UGM yang belum pernah ditentukan nilai LD50nya.Metode: Disain penelitian adalah eksperimental murni. Tiga kelompok mencit balb/c usia 6–8 minggu masing-masing kelompok terdiri dari 10 mencit, diinfeksi Toxoplasma gondii strain RH secara berturut-turut tiap kelompok diinfeksi dengan 101, 103 dan 106 toksoplasma/mencit, yang diamati sampai hari ke-18. Sebelum perlakuan ketiga kelompok dilakukan tes homogenitas berat badan mencit dengan statistik Levene. Efek infeksi toksoplasma dianalisis dengan Anova, sedangkan LD50 dihitung berdasarkan jarak proporsi.Hasil: Sebelum diinfeksi Toxoplasma gondii, tidak terdapat perbedaan berat badan mencit pada 3 kelompok. Setelah diinfeksi toksoplasma sampai hari ke-6, berat badan mencit pada kelompok I dan II naik, sedangkan kelompok III pada hari ke-1 sampai hari ke-3 beratnya naik, kemudian setelah hari ke-3 beratnya turun. LD50 Toxoplasma gondii strain RH di PAU Bioteknologi UGM didapatkan sebesar 1,39x103 yang sesuai dengan genotipe II.Simpulan: LD50 Toxoplasma gondii sebesar 1,39x103 lebih rendah dari strain RH yang sebenarnya dan termasuk genotipe II yaitu yang paling sering dilaporkan sebagai penyebab infeksi pada manusia dan binatang.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Jasa Desain Fernando, Edith; Winarto, Winarto; Cristian, Lianawati; Sonny, Sonny
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol 1, No 2 (2010): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v1i2.2645

Abstract

The purpose of this paper is to analyze problems in CV TVB and to create sales system of design service in credit to the company. The method used is analysis and design method. The analysis method is observation, interview, literature study; meanwhile, the design method is using object-oriented. The expected result is this paper will be useful for the company in increasing affectivity and efficiency in design service cycle, and also as the reference for other researchers to research the same problem. The conclusion is that the computerized sales system design service from the purchasing order process until printing report will solve problems in the old system and procedure. 
EKSTRAK DAUN KEJIBELING MENINGKATKAN FAGOSITOSIS DAN ROI MAKROFAG PADA MENCIT DIINFEKSI Staphylococcus aureus Setyawan, Annaas Budi; Lestari, Endang Sri; Winarto, Winarto
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (KEMAS) JANUARY 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v11i2.3712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek ekstrak daun kejibeling  terhadap peningkatan aktifitas fagositosis makrofag dan produksi ROI makrofag  pada mencit yang di infeksi bakteri S.aureus. Mencit dibagi menjadi empat kelompok. Kontrol (K), mencit diinfeksi bakteri S.aureus. Kelompok perlakuan (P1,P2,P3), mencit diinfeksi bakteri S.aureus kemudian diberi ekstrak daun kejibeling  dengan dosis bertingkat 150;300;600 mg/kg BB. Pemberian ekstrak daun kejibeling dilakukan selama delapan hari dan injeksi bakteri S.aureus dilakukan pada hari pertama dengan konsentrasi 108 cfu sebanyak 0,2 mL secara intraperitoneal. Penilaian aktifitas fagositosis makrofag dilakukan uji hipotesis Annova dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji LDS. Dan penilaian produksi ROI makrofag dilakukan uji hipotesis Kruskal wallis dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji Mann whitney U. Kedua uji hipotesis didapatkan p<0,05. Aktivitas fagositosis makrofag pada uji post hoc dengan uji LSD terdapat perbedaan bermakna kelompok kontrol (K) dengan perlakuan (P1,P2,P3) sedangkan kelompok perlakuan yang didapatkan perbedaan tidak bermakna yaitu; P1 dengan P3(p=0,150) dan P2 dengan P3(p=0,646). Produksi ROI makrofag pada uji Post Hoc dengan Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok dengan nilai p<0,05. Ekstrak daun kejibeling dosis 150 mg/kg BB secara bermakna meningkatkan fagositosis makrofag dan produksi ROI.
EKSTRAK DAUN KEJIBELING MENINGKATKAN FAGOSITOSIS DAN ROI MAKROFAG PADA MENCIT DIINFEKSI Staphylococcus aureus Setyawan, Annaas Budi; Lestari, Endang Sri; Winarto, Winarto
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v11i2.3712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek ekstrak daun kejibeling  terhadap peningkatan aktifitas fagositosis makrofag dan produksi ROI makrofag  pada mencit yang di infeksi bakteri S.aureus. Mencit dibagi menjadi empat kelompok. Kontrol (K), mencit diinfeksi bakteri S.aureus. Kelompok perlakuan (P1,P2,P3), mencit diinfeksi bakteri S.aureus kemudian diberi ekstrak daun kejibeling  dengan dosis bertingkat 150;300;600 mg/kg BB. Pemberian ekstrak daun kejibeling dilakukan selama delapan hari dan injeksi bakteri S.aureus dilakukan pada hari pertama dengan konsentrasi 108 cfu sebanyak 0,2 mL secara intraperitoneal. Penilaian aktifitas fagositosis makrofag dilakukan uji hipotesis Annova dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji LDS. Dan penilaian produksi ROI makrofag dilakukan uji hipotesis Kruskal wallis dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji Mann whitney U. Kedua uji hipotesis didapatkan p<0,05. Aktivitas fagositosis makrofag pada uji post hoc dengan uji LSD terdapat perbedaan bermakna kelompok kontrol (K) dengan perlakuan (P1,P2,P3) sedangkan kelompok perlakuan yang didapatkan perbedaan tidak bermakna yaitu; P1 dengan P3(p=0,150) dan P2 dengan P3(p=0,646). Produksi ROI makrofag pada uji Post Hoc dengan Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok dengan nilai p<0,05. Ekstrak daun kejibeling dosis 150 mg/kg BB secara bermakna meningkatkan fagositosis makrofag dan produksi ROI.
FAKTOR RISIKO KOLONISASI Staphylococcus aureus PADA PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT NASIONAL DIPONEGORO SEMARANG Danupratama, Anggi; Winarto, Winarto; Lestari, Endang Sri
DIPONEGORO MEDICAL JOURNAL (JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.528 KB) | DOI: 10.14710/dmj.v6i1.16059

Abstract

Latar Belakang : Kolonisasi S. aureus banyak ditemukan di hidung bagian depan (nares anterior). Kolonisasi memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi dan dapat dipengaruhi berbagai hal salah satunya faktor risiko yang ada. Faktor risiko yang dapat mempengaruhi terjadinya kolonisasi S. aureus dapat berasal dari faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, lama kerja, kebiasaan mencuci tangan, alat pelindung diri dan hand hygiene agent.Tujuan : Mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi kolonisasi S. aureus pada petugas kesehatan di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Semarang.Metode : Penelitian menggunakan studi cross sectional. Subyek penelitian 76 responden dari petugas kesehatan baik medis dan non medis di RSND Semarang. Prosedur penelitian meliputi pengambilan nasal swab dan wawancara dengan alat bantu kuisioner. Identifikasi kolonisasi dilakukan pemeriksaan laboratorium sesuai standar mikrobiologi. Analisis data menggunakan analisa bivariat (uji chi-square / fischer exact) dan analisa multivariat (regresi logistik).Hasil : Dari 78 responden terdapat 28,2% (22/78) dengan kolonisasi S. aureus positif. Analisa bivariat diperoleh jenis kelamin laki-laki (p = 0,037), tingkat pendidikan non perguruan tinggi (p = 0,001), pekerjaan tenaga non medis (p = 0,001), lama kerja kurang dari 1 tahun (p = 0,006), dan alat pelindung diri ≥ 2 jenis (p = 0,10) mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap kolonisasi S. aureus. Analisa multivariat diperoleh lama kerja kurang dari 1 tahun paling berpengaruh terhadap kolonisasi S. aureus pada petugas kesehatan di RSND ( p = 0,043 ; RP = 3,611 ; IK 95% = 1,041-12,522).Kesimpulan : Prevalensi kolonisasi S. aureus sebesar 28,2 % dan lama kerja kurang dari 1 tahun merupakan faktor risiko terjadinya kolonisasi S. aureus pada petugas kesehatan di RSND.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Jasa Desain Sonny, Sonny; Winarto, Winarto; Cristian, Lianawati; Fernando, Edith
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol 1, No 1 (2010): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v1i1.2221

Abstract

The purpose of this paper is to analyze the problems that exist in CV TVB and design systems design services on credit sales for this company. The methodology used is the method of analysis and design methods. The method of analysis is the observation techniques, interviews, and book study, while the method is to use the object oriented design. Results to be achieved is in addition to this study is useful for companies in improving the effectiveness and efficiency in the sales cycle design services but also useful as a material for researchers refrensi others who want to investigate this and similar problems.Concluding, the sales system of computerized design services from order acceptance process to printing the reports can solve problems that occur in old systems and procedures.
Efek Ekstrak Etanol Daun Salam terhadap Ekspresi VEGF Podosit Glomerulus Tikus Diabetes Melitus Atabaki, Zulfa; Winarto, Winarto; Kristina, Tri Nur
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 28, No 4 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2015.028.04.1

Abstract

Stres oksidatif pada diabetes melitus meningkatkan ekspresi VEGF podosit glomerulus sehingga menyebabkan disfungsi endotel. Daun salam mengandung antioksidan yang dapat menghambat ekspresi VEGF. Penelitian ini membuktikan  pemberian Ektrak Etanol Daun Salam (EEDS) dapat menurunkan ekspresi VEGF podosit glomerulus tikus Sprague dawley diabetes melitus. Sampel 20  tikus Sprague dawley jantan diabetes melitus dibagi 4 kelompok: Kelompok EEDS (-), kelompok EEDS(+): dosis 150mg/200grBB; 300mg/200grBB; 450mg/200grBB selama 15 hari. Rerata allred score ekpresi VEGF pada kelompok kontrol (1,2±1,09), dosis satu (1,3±1,15), dosis dua (0,50±1,00), dosis tiga (0,00). Analisa Krusskall Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan ekspresi VEGF podosit glomerulus diantara masing-masing kelompok (p=0,20). Dosis 450mg/200gr BB dapat menurunkan ekspresi VEGF  walaupun tidak bermakna (p=0,07). Berdasarkan penelitian ini disimpulkan, EEDS  tidak dapat  menurunkan ekspresi VEGF  podosit glomerulus tikus Sprague dawley diabetes melitus.Kata Kunci: Daun salam, diabetes melitus, VEGF podosit glomerulus