Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINGKAT KEBUGARAN DAN PRESTASI BELAJAR Sunadi, Didi; Soemardji, Andreanus Andaja; Apriantono, Tommy; Wirasutisna, Komar Ruslan
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.479 KB) | DOI: 10.5614/jskk.2016.1.2.5

Abstract

Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pengaruh tingkat kebugaran terhadap prestasi belajar pada mahasiswa Tahap Persiapan Bersama Institut Teknologi Bandung. Metode: Sebanyak 616 (laki-laki 402 orang, perempuan 214 orang) mahasiswa mengikuti kuliah olahraga seminggu sekali selama satu semester. Tes kebugaran menggunakan tes lari 2400 meter. Kebugaran dinilai dari tes kapasitas aerobic yang dikembangkan oleh Physical Readiness Test (PRT) US Navy, dikelompokkan kedalam tingkat kebugaran “sangat kurang”, “kurang”, “normal”, “baik”, “sangat baik”, dan “istimewa”. Prestasi belajar dilihat dari indeks prestasi kumulatif (IPK) pada awal dan akhir semester. Hasil: Tingkat kebugaran kelompok laki-laki 13,35 menit atau VO2Max 40,22 ml/kg/minute sedangkan kelompok perempuan 17,00 menit atau VO2Max 32,42 ml/kg/minute. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada skala 4 (maksimal), IPK kelompok laki-laki 3,48, kelompok perempuan 3,47. Indeks masa tubuh kelompok laki-laki 21,28 kg/m2, perempuan 20,50 kg/m2. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kebugaran dengan prestasi belajar, namun instensitas olahraga yang tinggi yaitu lebih dari 9 jam perminggu berpengaruh signifikan terhadap tingkat kebugaran.
EFEK MUTAGENIK EKSTRAK METANOL AMPAS BIJI JARAK (Jatropha curcas L.) SISA PENGOLAHAN BAHAN BAKAR NABATI (BIOFUEL) Wahyuningrum, Retno; Wirasutisna, Komar Ruslan; Elfahmi, Elfahmi; Wibowo, Marlia Singgih
Majalah Obat Tradisional Vol 15, No 3 (2010)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.094 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ15iss3pp89 – 93

Abstract

Biji jarak (Jatropha curcas L) mengandung minyak yang dapat dimanfaatkan pada pembuatan sabun, kosmetik dan juga sebagai bahan bakar nabati (biofuel). Biji jarak mengandung senyawa ester phorbol yang bersifat toksik. Pengolahan minyak biji jarak menjadi bahan bakar nabati menyisakan hasil samping berupa ampas biji yang jumlahnya cukup melimpah. Untuk meyakinkan keamanan penggunaan ampas biji jarak, dilakukan uji mutagenik. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut metanol, uji mutagenik ekstrak dilakukan dengan metode Ames Test menggunakan bakteri Salmonella typhimurium TA 1535, baik dengan penambahan maupun tanpa penambahan homogenat hati (S9). Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak metanol ampas biji jarak tidak bersifat mutagenik terhadap bakteri S. typhimurium TA 1535. 
Aktivitas Sitotoksik dan Analisis Fitokimia Myrmecodia beccarii Hook.f. Asal Papua Astuti, Yuli; Dirgantara, Septriyanto; Gunawan, Elsye; Wirasutisna, Komar Ruslan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.33 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.147

Abstract

Latar belakang dan tujuan : Tumbuhan sarang semut Myrmecodia beccari Hook.f., (family Rubiaceae) adalah tumbuhan obat asli dari Papua yang memiliki potensi secara tradisional sebagai penguat kekebalan tubuh, mengatasi nyeri otot dan mengobati peradangan. Namun, bukti penelitian ilmiah mengenai tumbuhan ini masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas sitotoksik dan analisis fitokimia tumbuhan sarang semut. Metode: Ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan metanol. Fraksinasi dengan ekstraksi cair-cair menghasilkan fraksi n-heksana,fraksi etil asetat dan fraksi metanol. Penapisan fitokimia dan pengujian aktivitas sitotoksik dilakukan terhadap ekstrak dan fraksi aktif dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Fraksi aktif sitotoksik selanjutnya dilakukan analisis dengan Kromatografi Cair- Spektrometer Massa (LC-MS) untuk mengetahui kandungan senyawa kimia yang memiliki potensi aktivitas sitotoksik tertinggi. Hasil dan Pembahasan: Fraksi etil asetat memberikan potensi aktivitas sitotoksik tertinggi dibandingkan dua fraksi lainnya. Fraksi aktif etil asetat mengandung senyawa golongan flavonoid, fenolik dan tanin. Tiga senyawa berhasil diidentifikasi dari fraksi etil asetat yang dianalisa dengan LC-MS. Kesimpulan : Penelitian tentang aktivitas sitotoksik dan analisis senyawa aktif untuk tumbuhan Myrmecodia beccarii Hook.f. ini adalah yang pertama kali untuk spesies tanaman ini dan berhasil diidentifikasi tiga senyawa dari fraksi etil asetat dengan berat molekul senyawa berurutan 291; 563 dan 385.