Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mobile Spare-Part Application Pada Bengkel Di Kabupaten Banyuwangi Muhammad Zainal Roisul Amin; Adi Mulyadi; Adi Pratama Putra; Rezki Nalandari
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v2i1.1933

Abstract

Abstract – This paper discusses about a service shop at distric of Banyuwangi. The difficulty of service shop such as manajerial, spare-part order, and delivery system was experienced. Not only car repair shop, but also motorbike repair shop. The mobile spare-part application (MSPA) is proposed with the smartphone of integration system. The MSPA is directly connected an internet to track, to delivery, to suggest the near location based on the best service. The result shows that the MSPA can reduce a queing system, spare part ordering time, and the fast delivery. The system is designed to accomplish for any problem of service shops at Banyuwangi. Keyword: Service Shop, Internet, Mobile Spare-Part Application.
Maximum Power Point Tracking (MPPT) dengan Kontrol PID untuk Optimasi Pengisian Daya Baterai pada Panel Surya Muhammad Zainal Roisul Amin; Adi Mulyadi; Adi Pratama Putra
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v4i2.2029

Abstract

Energi Matahari merupakan energi terbarukan sebagai salah satu dari energi alternatif pengganti bahan bakar untuk pembangkit listrik. Suatu cahaya baik yang tampak maupun yang tidak tampak memiliki dua buah sifat yaitu sebagai gelombang dan sebagai partikel yang disebut foton. memanfaatkan energi matahari tersebut, didapatkan solusi yang mampu memaksimalkan tegangan yang disebut Maximum Power Point Tracker (MPPT). Maximum Power Point Tracker (MPPT) bertujuan untuk memaksimalkan daya Output yang diserap lebih optimal. Partial shading adalah Sebuah kondisi dimana panel surya menerima iridiasi yang berbeda. Partial shading menyebabkan penurunan efisiensi daya keluaran PV sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada PV. Pencegahan kerusakan pada PV biasanya dilakukan pemasangan dioda bypass namun adanya dioda bypass menyebabkan kurva karakterisistik daya-tegangan memiliki puncak lebih dari satu dan teralalu tinggi. Puncak daya yang lebih rendah dinamakan Local Maximum Power Point (LMPP) sedangkan puncak daya yang lebih tinggi dinamakan Global Maximum Power Point (GMPP). Penggunaan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) untuk mendapatkan daya maksimum dengan metode konvensional pada MPPT kurang mampu melacak GMPP dan sering terjebak pada LMPP karena kondisi partial shading. jika nilai tegangan tinggi menghasilkan nilai terlalu tinggi sehingga merusak komponen. metode Peturb and Observe dengan simulasi MPPT menggunakan kontrol PID ditujukan untuk menghindari terjebak pada puncak daya yang lebih tinggi sehingga tidak merusak komponen dan lebih optimal dalam mendapatkan puncak daya-tegangan optimum. Efisiensi pengisian daya baterai menggunakan MPPT meningkat hingga 138% dibandingkan tidak menggunakan MPPT.
Maximum Power Point Tracking (MPPT) sebagai Pelacak Daya Puncak pada Panel Surya untuk Optimasi Pengisian Baterai Muhammad Zainal Rois; Riska Fitri Lestari; Bambang Sri Kaloko; Adi Mulyadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v8i2.32586

Abstract

Energi Matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukan. Energi terbarukan merupakan salah satu dari energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar untuk pembangkit listrik. Keunggulan panel surya yaitu ramah lingkungan karena tidak mempunyai limbah yang menyebabkan polusi. Selain itu perawatan panel surya relatif murah dan mudah dalam penerapannya. Tenaga listrik yang dihasilkan oleh sistem pembangkit listrik tenaga surya tergantung pada radiasi sinar matahari dan temperatur permukaan sel surya. Kedua parameter tersebut menyebabkan kurva karakteristik daya keluaran sel surya menjadi non-linier. Masalah utama penggunaan panel surya adalah efisiensi yang masih rendah. Memanfaatkan energi matahari didapatkan solusi yang mampu memaksimalkan tegangan yang disebut Maximum Power Point Tracker (MPPT). Maximum Power Point Tracker (MPPT) bertujuan untuk memaksimalkan daya Output yang diserap lebih optimal. Partial shading adalah Sebuah kondisi dimana panel surya menerima iridiasi yang berbeda. Partial shading menyebabkan penurunan efisiensi daya keluaran PV sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada PV. Pencegahan kerusakan pada PV biasanya dilakukan pemasangan diode bypass namun adanya dioda bypass menyebabkan kurva karakterisistik daya-tegangan memiliki puncak lebih dari satu dan teralalu tinggi. Jika nilai tegangan tinggi menghasilkan nilai terlalu tinggi sehingga merusak komponen. Penelitian ini menyajikan usaha untuk meningkatkan efisiensi konversi energi oleh panel surya. Metode Perturb and Observe dengan simulasi MPPT menggunakan kontrol PID ditujukan untuk menghindari terjebak pada puncak daya yang lebih tinggi sehingga tidak merusak komponen dan lebih optimal dalam mendapatkan puncak daya-tegangan optimum. Efisiensi pengisian daya baterai menggunakan MPPT meningkat hingga 138% dibandingkan tidak menggunakan MPPT. Kata Kunci — Energi Matahari, MPPT, kontrol PID, Perturb and Observe.
Analisis Efisiensi Kinerja Motor BLDC Menggunakan Metode Kontrol Sliding Mode Observer PI Adi Mulyadi; Muhammad Zainal Rois; Bambang Sri Kaloko; Riska Fita Lestari; R. B. Moch. Gozali; Suprihadi Prasetyono
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 8 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v8i3.34998

Abstract

Brushless DC (BLDC) motors are widely used and applied in industry but it is difficult to control BLDC motors. Basically, a Brusless DC (BLDC) motor or also known as a permanent magnet synchronous motor (PMSM) uses a hall sensor to determine the position and speed of the motor. The data on the value of the BLDC rotor speed (rpm) in the basic modeling of the BLDC motor as input from the sliding mode observer (SMO) method which is set in the BLDC rotor speed (rpm) set point. A sensorless method based on SMO is proposed to replace the hall-sensor device for estimating the rotor position and speed of BLDC motors. This study compares the value between the rotor speed (rpm) of BLDC without control and the rotor speed (rpm) of BLDC with control. PI control is one that determines the rotor speed efficiency of the BLDC. The most optimal value of Rotor Rotation Efficiency (rpm) using PI Control is at the rotor rotation speed of 2000 rpm and 2500 rpm or 100%. The value of Rotor Rotation efficiency (rpm) is greater, namely 100% or 2000 rpm from the 2000 rpm rotation speed set point for BLDC motor modeling using PI control when compared to BLDC motor modeling without PI control, namely 91.65% or 1833 rmp value from set point rotation speed 2500 rpm.