Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implikasi Integrasi Imtaq dan Iptek Dalam Perkembangan Pendidikan Islam Fitriyatul Hanifiyah
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2021): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.748 KB) | DOI: 10.56013/fj.v1i1.1097

Abstract

Globalisasi melahirkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedikit banyak akan memberikan dampak baik positif maupun dampak negatif terhadap lingkungan kehidupan masyarakat. Di samping dampak positif, kemajuan iptek ini tidak sedikit menjadikan individu-individu teralienasikan baik dari Tuhannya maupun lingkungan sosialnya. Hal ini disebabkan oleh penyimpangan-penyimpangan atau penyalahgunaan iptek tersebut. Problematika fenomena tersebut menunjukkan bahwa perlu adanya balance atau keseimbangan antara nilai-nilai moral atau ketaqwaan dan nilai-nilai ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui adanya pengaruh kemajuan iptek terhadap perkembangan pendidikan Islam dan untuk mengetahui model integrasi imtaq dan iptek dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Sedangkan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kajian literature (Library Research). Untuk hasil penelitian ini bahwa perekembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) memiliki pengaruh baik yang bersifat positif maupun negatif. Di satu sisi, kemajuan iptek merupakan suatu “anugerah” bagi dunia pendidikan Islam karena dengan iptek tersebut akses terhadap pengetahuan-pengetahuan dan informasi semakin mudah dan cepat. Akan tetapi di sisi lain, iptek juga telah mendatangkan “petaka” yang dikhawatirkan mengancam nilai-nilai agama, moral dan kemanusiaan. Adapun untuk membangun pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia seutuhnya yang berkwalitas, baik material maupun spiritual diperlukan sistem pendidikan yang integral dan berorientasi pada aspek teo-ontroposentris secara dinamis dan juga berorientasi pada pengembangan seluruh potensi dan dimensi peserta didik secara proporsional. Kata Kunci : Imtaq, Iptek, Pendidikan Islam
Aplikasi Metode Yanbua terhadap Kualitas Tilawatil Quran di TPQ Desa Tanjung Rejo Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember Fitriyatul Hanifiyah; Siti Wahidatul Husna
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v2i1.1231

Abstract

Al-Qur’an artinya bacaan yang berasal dari kata qoro’a. Definisi lainAl-Qur’an ialah kalam Allah SWT atau mukjizat Nabi Muhammad SAW yang ditulis dalam mushaf dan diriwayatkan secara mutawatir serta membacanya adalah ibadah. Setiap muslim mukmin mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk mempelajari dan mengajarkannya. Metode praktis pembelajaran membaca Al-Qur’an di TPQ Al-Azhariyah menggunakan Metode Yanbu’a. Metode Yanbu’a adalah metode baca tulis dan menghafal Al-Qur’an dengan teknik membacanya tidak boleh mengeja, membaca langsung dengan cepat, tepat, lancar dan tidak putus-putus disesuaikan dengan kaidah makharijul huruf. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Aplikasi Metode Yanbu’a terhadap Kualitas Tilawatil Qur’an di TPQ Al-Azhariyah Desa Tanjungrejo Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember dan Implikasi Penerapan Metode Yanbu’a terhadap Kualitas Tilawatil Qur’an di TPQ Al-Azhariyah Desa Tanjungrejo Kecammatan Wuluhan Kabupaten Jember . Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian Field Research. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Metode Yanbu’a sangat efektif dalam meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an santri, juga mampu mengembangkan pembelajaran membaca Al-Qur’an karena terbukti mampu mengajarkan santri bagaimana cara membaca Al-Qur’an dengan baik,yakni lancar, cepat,benar dan tepat yang dibuktikan dengan jumlah santri yang banyak dan tingkat penyelesaiannya cepat serta membacanya lancar. Penelitian dilakukan berdasarkan perencanaan, pelaksanaan dan dapat memberikan implikasi yang signifikan dalam kualitas tilawatil Qur’an santriAl-Azhariyah desa Tanjungrejo kecamatan Wuluhan Jember.
Implementasi Program BTA (Baca Tulis Al Quran) dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al Quran Santri Anis Rofi Hidayah; Fitriyatul Hanifiyah; Fatimatuz zahro’
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v2i1.1382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program BTA di MTS Darussalam jenggawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian diskriptif melalui 3 aspek manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa narasi transkrip yang dihasilkan melalui wawancara dan dokumentasi melalui 3 tahap analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan trianggulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dalam program BTA dilakukan oleh penyelenggara untuk menentukan tujuan, membuat rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang sebagai tujuan utama dari program BTA dipergunakan agar efektif dan efisien. Pengorganisasian dalam program BTA ini menetapkan struktur organisasi, merumuskan tugas serta menetapkan standar operasional prosedur serta menunjukkan garis kewenangan dan tanggung jawab sesuai dengan posisi. Pelaksanaan program BTA yaitu melaksanakan kegiatan-kegiatan pada tahapan pembudayaan membaca dan menulis Al-Qur’an yaitu tahap pembiasaan yang berisi cara madrasah membiasakan siswa siswi untuk membaca dan membangun lingkungan yang agamis. Evaluasi yang dilakukan dalam pelaksanaan bimbingan BTA di MTS Darussalam adalah penilaian tes yang berupa tes lisan dan tes tulis. Keberhasilan seorang guru dalam mengajar tidak hanya ditentukan dari nilai yang didapat oleh siswa, tetapi juga. Penilaian dengan melihat perilaku dan keaktifan siswa dalammatapelajarantersebut.
Konsep Bahasa Agama: Sebuah Kajian Hermeneutik dalam Perspektif Komaruddin Hidayat Fitriyatul Hanifiyah
JURNAL AT-TURAS Vol 7, No 2 (2020): Tafsir dan Moderasi Agama
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v7i2.1250

Abstract

The presence of the text amid the reader gives rise to different forms of meaning and understanding. This difference in understanding and meaning is due to the diversity of each reader with a variety of complexities in their life backgrounds. The existence of the text needs to be questioned again about the extent to which the truth of the text is in expressing and expressing reality as a whole. Likewise, the understanding of the concept of "religious language" contained in the texts of the Qur'an also needs to be studied holistically to obtain a correct and comprehensive understanding. One of the Muslim intellectuals who quite covered everything related to the language of the religion was Komaruddin Hidayat. The research method used in this research is a literature review (Library Research). For the results of this study that according to Komaruddin Hidayat's perspective, the religious language which tends to use symbolic languages has the potential to generate speculation and understanding relativism. This is one of the spirits to always interpret or interpret the holy book in the form of modern interpretation such as the hermeneutic method or other classical exegetical methods. Meanwhile, hermeneutics wants to portray itself as an art and a method of interpreting "other absent realities" either because it has passed in time or a long distance from places, where the present reality is represented by the text.Keywords: Language, Religion, Hermeneutics
Implikasi Konsep Ta’dib terhadap Karakter Peserta Didik dalam Konteks Pendidikan Islam Fitriyatul Hanifiyah
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2022): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v2i2.1662

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu fasilitator yang sangat urgen untuk mewujudkan generasi mudan atau peserta didik menjadi agen of change bagi kemajuan dan kemakmuran suatu bangsa. Pendidikan juga memiliki berbagai macam makna dalam menerapkan konsep-konsep Pendidikan di dunia nyata. Pemaknaan terhadap istilah Pendidikan juga terjadi di wilayah Pendidikan Islam. Istilah ta’dib juga dijadikan sebagai makna Pendidikan Islam. Ta’dib memiliki makna yang komprhensif, idela dan integral dalam penerapan konsep Pendidikan Islam. Tadib juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan karakter peserta didik. Oleh karenanya, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implikasi ta’dib terhadap karakter peserta didik dalam konteks Pendidikan Islam. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian Field Research. Sedangkan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa konsep ini memiliki makna yang sangat mendalam dan integral. Konsep ta’dib memiliki concern khusus terhadap kepribadian, akhlak atau adab peserta didik dalam mencari ilmu pengetahuan, sehingga ia dapat menggunakan dan mengamalkan pengetahuan yang telah diperolehnya dengan benar dan tepat. Oleh karena itu, peserta didik yang memiliki adab tersebut tidak akan melakukan penyalahgunaan terhadap ilmu pengetahuannya. Selain itu, peserta didik harus mempunyai keikhlasan dan kejujuran niat dalam mencari ilmu pengetahuan.
Tantangan Program Tahfidzul Qur’an Berbasis Online di Masa Pandemi Covid 19 Fitriyatul Hanifiyah; Anis Rofi Hidayah
J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam JPAI Vol. 9 No. 1 Juli-Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpai.v9i1.17232

Abstract

The world has been shocked by the outbreak of a virus called Corona or often referred to as Covid-19 (Corona Virus Diseases-19). This virus began to endemic for the first time in Wuhan City, the capital of China's Hubei Province and the transmission of this virus spread very quickly throughout the world, including Indonesia. The Corona outbreak has greatly affected all sectors, both in the economic, social and educational sectors. The impact of this Corona virus pandemic in the field of Education is very significant. This is evidenced by the totality of changes in the learning process or teaching and learning activities both in institutions and non-formal. In non-formal institutions, the impact of the pandemic occurred, one of which was in institutions that held the Tahfidzul Qur'an program. The learning process of the program must also adapt to the conditions that occurred during the COVID-19 pandemic, namely the online teaching and learning process, in this case via the Whatsapp application. This study uses a qualitative approach with the type of literature Library Research while the method used is descriptive. The results of this study indicate that the learning problems of the Tahfidzul Qur'an program occur during a pandemic which includes the limitations of internet access that occur in certain areas, signal services that are also not maximized, limited mastery of technology media experienced by some teachers and students as well as management less efficient and good time. This problem resulted in decreased morale, laziness, and boredom for students who took part in the program.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS DASAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SDM DI ANAK CABANG FATAYAT LEDOKOMBO mely agustin reni pitasari; Beby Dwi Febriyanti; Fitriyatul Hanifiyah; Prima Cristi Crismono
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.052 KB) | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v2i1.2454

Abstract

Abstrak Bahasa Inggris adalah bahasa yang telah diterima secara umum sebagai bahasa internasional sejak prasekolah. Penting bagi orang tua untuk belajar sebagai bekal untuk mendidik anaknya. Keberhasilan belajar bahasa asing juga sangat dipengaruhi oleh kematangan kita dalam menguasai seluruh komponen bahasa. Ilmu yang kita kuasai dapat disebarluaskan kepada masyarakat khususnya anggota Fatayat sebagai bentuk pengabdian. Pengabdian berupa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada anggota Fatayat mengenai Bahasa Inggris Dasar. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan melalui 2 tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan dimulai dari observasi dan wawancara dengan salah satu pengurus cabang pembantu untuk mengetahui kemampuan Bahasa Inggris Dasar mereka. Tahap implementasi adalah kegiatan yang dilakukan pada saat sosialisasi, pemberian materi tentang Bahasa Inggris Dasar. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya kesadaran akan pentingnya belajar sepanjang hayat, terciptanya kesadaran akan pentingnya mengenalkan bahasa Inggris di era dan teknologi yang maju ini, meningkatkan pengetahuan dan wawasan anggota Fatayat, dan meningkatkan kesadaran memberikan pendampingan belajar bagi anak-anak
PROGRAM PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI PEMBIASAAN SALAT DUHA DI MTs. SA MIFTAHUL ULUM AL-KHAIRIYAH Beby Dwi Febriyanti; Fitriyatul Hanifiyah; Prima Cristi Crismono; Mely Agustin Reni Pitasari
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2272

Abstract

Kedisiplinan merupakan salah satu kunci seseorang untuk dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan tepat waktu. Disiplin menjadi salah satu karakter yang perlu ditanamkan sejak dini di kalangan siswa sekolah. Hal ini dikarenakan siswa yang sekaligus berperan sebagai anak di rumah, dikelilingi dengan adanya aturan yang harus mereka patuhi. Tujuan penamanaman disiplin ini adalah melatih kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan yang berlaku. Tidak sebatas itu, dengan disiplin juga dapat mengontrol tindakan dan perbuatan yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan, termasuk berhubungan dengan ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas. Di sekolah MTs. SA Miftahul Ulum Al-Khairiyah dengan latar belakang pendidikan agama ini belum ada program pembiasaan sholat dhuha berjamaah. Padahal, program tersebut dapat melatih siswa untuk belajar disiplin dan mengatur waktunya. Program pendampingan peningkatan disiplin siswa melalui pengadaan sholat dhuha ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan program, dan evaluasi program. Sasaran program ini adalah seluruh siswa dan siswa MTs. SA Miftahul Ulum Al-Khairiyah. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, diskusi, dokumentasi. Hasil dari pelaksanaan program pendampingan ini adalah 1) sekolah membuat jadwal rutin secara bergiliran setiap kelas untuk sholat dhuha sebelum dimulai pelajaran, 2) berkurangnya kebiasaan mengerjakan PR di kelas sebelum mulai pelajaran, 3) meningkatnya karakter religius siswa.