Claim Missing Document
Check
Articles

ANTESEDEN PENGGUNAAN LAYANAN ELECTRONIC BANKING DI KALANGAN MAHASISWA (SEBUAH KAJIAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL) Arumi, Awalia; Yanto, Heri
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i1.29765

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh perceived of technology, perceived of risk, perceived of usefulness, subjective norm, perceived ease of use terhadap intention to use electronic banking. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang tahun angkatan 2015, 2016 dan 2017 berjumlah 2.597 mahasiswa dan pengambilan sampel berdasarkan rumus Slovin sebanyak 347 mahasiswa. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis jalur dengan software AMOS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) ada pengaruh positif dan signifikan perceived of usefulness, subjective norm, perceived ease of use terhadap intention to use (2) ada pengaruh positif dan signifikan subjective norm terhadap perceived of usefulness dan perceived ease of use (3) ada pengaruh positif dan signifikan perceived ease of use terhadap perceived of usefulness (4) ada pengaruh positif dan signifikan perceived of technology terhadap perceived of usefulness, subjective norm, dan perceived ease of use (5) ada pengaruh negatif dan signifikan perceived of risk terhadap perceived of usefulness dan subjective norm sedangkan perceived of risk tidak berpengaruh terhadap perceived ease of use. Saran dari penelitian ini untuk pihak bank adalah melakukan sosialisasi didalam kegiatan kampus sekaligus menjalin kerjasama dengan organisasi mahasiswa sehingga layanan atau produk keuangan khususnya electronic banking akan dikenal lebih luas oleh mahasiswa.
PERAN STUDENT ENGAGEMENT DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP AKUNTANSI SISWA SMK NEGERI 2 PEKALONGAN Khotimah, Dian Suci Husnul; Yanto, Heri
Economic Education Analysis Journal Vol 7 No 3 (2018): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v7i3.28322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran student engagement dalam meningkatkan pemahaman konsep akuntansi siswa di SMK Negeri 2 Pekalongan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI paket keahlian akuntansi yang berjumlah 100 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, pearson correlation, canonical correlation, analisis regresi uji parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor student engagement berkorelasi signifikan dengan faktor pemahaman konsep akuntansi. Hasil analisis canonical correlation menunjukkan bahwa kovariat pemahaman konsep berkorelasi signifikan dengan canonical variablesHasil regresi uji parsialmenunjukkan AC berkorelasi dengan seluruh dependent factors kecuali dengan EXPL. ACL berkorelasi dengan seluruh dependent factors kecuali dengan INF. SSI berpengaruh dengan seluruh dependent factors serta EEE dan SLE tidak memiliki pengaruh dengan seluruh dependent factors. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa AC, ACL, SSI, EEE dan SLE secara berturut-turut berpengaruh signifikan terhadap dependent factors.Saran yang dapat diberikan adalah sekolah perlu meningkatkan tantangan akademik yang dapat merangsang keaktifan siswa dengan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung siswa untuk dapat mencapai pemahaman konsep akuntansi. This study aims to determine the role of student engagement to improve the understanding of accounting concepts in SMK Negeri 2 Pekalongan. The subject of this study is the students of XI class which has accounting expertise competence 100 students. The method of data collection using documentation and questionnaire. The data analys method used were descriptive statistic, pearson correlations, canonical correlations, partial and simultan test regression analysis. The result of the study showed that the factor of student engagement have a significant correlation with factor of understanding of accounting concept. The result of canonical correlations analysis show that covariate of understanding of accounting concept have a significant correlation with canonical variables.The result of partial test regression show that AC correlates with all dependent factors except EXPL. ACL correlates with all dependent factors except INF. SSI affects all dependent factors and the other hand EEE and SLE have no influence with all dependent factors. simultan test results show that AC, ACL, SSI, EEE and SLE has significantly influence dependent factors continously. Suggestions from this study, the school need to improve the academic challenge that stimulate student activeness with developing extracurricular activities and create a learning environment that supports students to beable to achieve understanding of accounting concepts.
IMPLEMENTASI MODEL RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN “ECONOMICS MODULE” DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI DAN AKTIVITAS SISWA KOMPETENSI DASAR PASAR MODAL Ulya, Eka Aisyatul; Yanto, Heri
Economic Education Analysis Journal Vol 5 No 1 (2016): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui: Implementasi model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi dan hasil belajar ekonomi lebih tinggi dibandingkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Serta implementasi model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dapat meningkatkan aktivitas siswa dan aktivitas siswa lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan model konvensional.Penelitian ini menggunakanTrue experimental design. Populasinya adalahsiswa kelas XIIIS di SMA Negeri 3 Demak tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 5 kelas sebanyak 182 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling yang kemudian didapat sampel kelas XI IIS 3 sebagai kelas eksperimen dan XI IIS 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu dengan tesdan observasi.Pengujian H1 yaitu menggunakan uji paired sample t-tets, uji H2 menggunakan independent sample t-test, pengujian H3 menggunakan uji paired sample t-tets danuji H4 menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar setelah perlakuan dengan modelReciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dilihat dari rata-rata nilaipost-test kelas eksperimen sebesar 86,1 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 80. Terdapat peningkatan pada aktivitas siswa setelah perlakuan model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dilihat dari total nilai rata-rata pada pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir pada kelas eksperimen sebesar 59,29 lebih tinggi dibandingkan total nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 39,43. Saran dari penelitian ini diharapkan agar guru ekonomi menerapkan modelReciprocal Teaching berbantuan Economics Module karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi pada kompetensi dasar pasar modal dan meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran ekonomi. The purpose in this research is to find out: the implementation model reciprocal teaching assisted “economics module” can improving economics learning outcomes and economics learning outcomes is more effective than using conventional learning model. The implementation model reciprocal teaching assisted “economics module” can improving student activity and student activity is more effective than using conventional learning model.This research used true experiment design. The population is grade XI IIS in SMA Negeri 3 Demak in academic year 2014/2015, which consisted of five classes of as many as 182 students. The sampling technique used purposive sampling were the obtained samples class XI IIS 3 as experimental class and XI IIS 2 as the class control. The method of data collection is by testing and observing. H1 testing i.e. using paired samples t-test tets, test H2 using independent sample t-test, H3 testing i.e. using paired samples t-test tets and test H4 using independent sample t-test.The results showed that there is an increasing learning outcomes after treating with a model Reciprocal Teaching assisted “Economics Module” as seen from the average value of post-test experiment class of 86,1 is higher than post-test of control class 80. There is an increasing on students activity after treating with a model Reciprocal Teaching assisted “Economics Module” as seen from the average value of total value in the first meeting to the last meeting in the experimental class of 59,29 is higher than the average value of control class 39,43. The suggestion of the study expected that economy teachers apply Reciprocal Teaching model assisted Economics Module it is proven the effectiveness to improving learning economics outcomes in basic competencies on capital market and increasing students activity in economic learning
DETERMINAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI KELAS X DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR (Studi Kasus di SMAN 7 Semarang) Azhari, Arvany Dhin; Yanto, Heri
Economic Education Analysis Journal Vol 4 No 3 (2015): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif antara lingkungan keluarga, peran guru, dan teman sebaya terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X SMAN 7 Semarang baik secara langsung maupun tidak langsung yaitu melalui kemandirian belajar. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, dengan jumlah populasi 216 siswa kelas X SMAN 7 Semarang dan sampel sebanyak 141 siswa yang diambil secara proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuesioner. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar ekonomi secara langsung. Peran guru dan teman sebaya tidak berpengaruh secara langsung terhadap prestasi belajar. Sedangkan secara tidak langsung lingkungan keluarga, peran guru, dan teman sebaya berpengaruh terhadap prestasi belajar.The purpose of this study is to find out whether there is a positive influence of family environment, teacher’s role, and friends on the same age on economics learning achievement of the tenth graders of SMAN 7 Semarang directly and indirectly through learning independence. This study was a quantitative study that had a population of 216 tenth graders of SMAN 7 Semarang and 141 samples of the students chosen by employing proportional random sampling. The methods of collecting data were documentation and questionnaires while the methods of analyzing data were descriptive and path analyses. The result of the study showed that there was influence of family environment on economics learning achievement directly. Teacher’s role and the friends on the same age did not influence directly on economics learning achievement. Family environment, teacher’s role, and the friends on the same age could influence economics learning achievement indirectly.
PENGARUH VARIABEL DETERMINAN TERHADAP KOMPETENSI GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Yanto, Heri; Abidin, Zainal; Prihatin, Titi
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 2, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan kompetensi guru diantaranya adalah diklat, lingkungankerja dan motivasi kerja. Selain itu adanya keterlibatan pengawas yaitu kepala sekolah danpengawas sekolah. jenis penelitian yang dipilih adalah analisis jalur (path analysis) menggunakandata yang dikumpulkan dari sampel. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin yangmenghasilkan jumlah sampel 200 orang guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang sudahdivalidasi secara empirik terhadap 30 orang responden. Dengan teknik analisis jalur ditemukanhasil sebagai berikut. (1) diklat berpengaruh terhadap kompetensi guru secara langsung,berpengaruh terhadap kompetensi guru secara tidak langsung melalui supervisi kepala sekolah,melalui supervisi pengawas sekolah. (2) lingkungan kerja tidak mempengaruhi secara langsungterhadap kompetensi guru tetapi berpengaruh secara tidak langsung melalui supervisi kepalasekolah  dan melalui supervisi pengawas sekolah. (3) motivasi kerja berpengaruh terhadapkompetensi guru secara langsung, berpengaruh secara tidak langsung melalui supervisi kepalasekolah, melalui supervisi pengawas sekolah
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP ETIKA PROFESI AKUNTAN (STUDI EMPIRIS PADA PERGURUAN TINGGI DI KOTA SEMARANG) Vitriyani, Eva Nurul; Yanto, Heri
Accounting Analysis Journal Vol 3 No 3 (2014): August 2014
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v3i3.4223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi terhadap prinsip-prinsip etika profesi akuntan. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi jenjang Strata 1 dan Diploma 3 pada perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Semarang yang masih aktif per 31 Desember 2014. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 200 mahasiswa akuntansi. Metode pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria mahasiswa akuntansi yang telah menempuh mata kuliah auditing 1. Hasil independent sample t-test, kelompok jenis kelamin menunjukkan tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi laki-laki dan perempuan terhadap etika profesi akuntan. Kelompok program pendidikan juga menunjukkan tidak ada perbedaan persepsi antara program S1 dan D3. Kemudian, hasil uji ANOVA kelompok universitas diketahui tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi UNNES, UNDIP, UDINUS, UNIKA, dan POLINES terhadap etika profesi akuntan. Hasil kelompok umur diketahui tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi umur 18 tahun, 19 tahun, 20 tahun, 21 tahun, dan 22 tahun terhadap etika profesi akuntan. Selanjutnya, hasil kelompok semester diketahui tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi semester 4, semester 6, dan semester 8 terhadap etika profesi akuntan.The purpose of this study was to determine whether or not differences in accounting students perceptions on the ethical principles of the accountant professions. The population of this study is S1 accounting students and D3 accounting student in state and private universities in Semarang city who still active at 31 December 2014. The sample of  this study were 200 accounting students. The sampling method of this study was purposive sampling method. The criteria of the sample is accounting students who have been through the course of auditing 1. Results of independent sample t-test shows that gender groups have no differences in accounting students perceptions for men and women of the ethical accountant professions. While the program group showed no difference in perception between S1 and D3 of the ethical accountant professions. Then, the results of the ANOVA test shows that there is no difference among the accounting students perceptions of UNNES, UNDIP, UDINUS, UNIKA, and POLINES on the ethical accountant professions. Furthermore, there is no difference in accounting students perceptions for age 18 years, 19 years, 20 years, 21 years, and 22 years on the ethical accountant professions. Then, the overall results of the semester group showed that there is no difference in accounting students perceptions for 4th semester, 6th semester and 8th semester of the ethical accountant professions.
DETERMINAN PERILAKU INVESTOR INDIVIDU DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM Masrurun, Ilham; Yanto, Heri
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 4 (2015): November 2015
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i4.9116

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji dan memperoleh bukti empiris perilaku investor individu dalam pengambilan keputusan investasi saham. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah investor individu yang masih berstatus sebagai mahasiswa di wilayah Semarang dan yang aktif bertransaksi di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa anggota Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) pada beberapa perguruan tinggi di Semarang, yaitu UNNES, UNDIP, UDINUS, UIN Walisongo, dan UNIKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi akuntansi dan persepsi kontrol perilaku secara langsung berpengaruh terhadap intensi investor dalam pemilihan saham, dan kualitas informasi akuntansi secara langsung berpengaruh terhadap persepsi risiko tidak sistematis. Non signifikansi terjadi pada pengaruh antara norma subjektif terhadap intensi investor dalam pemilihan saham dan persepsi risiko tidak sistematis terhadap intensi investor dalam pemilihan saham. Direkomendasikan agar penelitian selanjutnya dilakukan ketika pasar modal sedang dalam kondisi bearish, sehingga dapat memberikan penjelasan yang berbeda mengenai tanggapan investor terhadap risiko investasi saham. The aim of this study is to examine and obtain empirical evidence of the behavior of individual investors in the stock investment decisions. This research is a quantitative research with sampling purposive technique. The population of this study is individual investors that still exist as students in Semarang and they actively invest in the Indonesia Stock Exchange. The samples of this study are student members of the Capital Markets Study Group (KSPM) at the universities in Semarang, namely UNNES, UNDIP, UDINUS, UIN Walisongo, and UNIKA. The results showed that the quality of accounting information and perceived behavioral control significantly influences the intention of selecting stock, subjective norms and the quality of accounting information significantly influences the perceived behavioral control, and the quality of accounting information significantly influences the perception of unsystematic risk. Whereas subjective norm and the perception of unsystematic risk does not affect the intention of selecting stock. It recommended to do the research during bearish market, so it can probably give different result about investor’s risk perception.
DETERMINAN PENGUNGKAPAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT (ERM) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Marhaeni, Tiyas; Yanto, Heri
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 4 (2015): November 2015
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i4.9113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris tentang determinan pengungkapan enterprise risk management. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2013 berjumlah 147 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yang menghasilkan 204 sampel selama tahun 2012-2013. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil melalui teknik dokumentasi yang terdiri dari annual report perusahaan manufaktur tahun 2012-2013. Alat analisis untuk menguji hipotesis adalah path analysis dengan software AMOS versi 21. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis frekuensi, dan analisis jalur. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan komisaris independen terhadap leverage, ukuran perusahaan terhadap reputasi auditor, reputasi auditor terhadap RMC, RMC dan Leverage terhadap ERM. Namun, komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap RMC dan ERM. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan jenis perusahaan lain seperti perusahaan asuransi yang memiliki potensi risiko yang lebih tinggi. This research aimed to obtaining the empirical evidence about determinant enterprise risk management disclosure. The population in this research is manufacturing’s companies listed on Indonesia Stock Exchange in the years of 2012-2013 the amount 147 companies. The sampling technique used purposive sampling technique which produced 204 samples during 2012-2013. The data used were the secondary data collected through documentation consisting of annual report of the manufacturing companies in 2012-2013. The tool of the analysis was to examine the hypothesis is path analysis with AMOS software version 21. And the method of data’s analysis used descriptive analysis, frequency analysis, and path analysis. The results of this research indicate that there is a significant influence of independent commissioner to leverage, the measure of the Company size significantly influence the auditors reputation, reputation auditor also significantly effect on RMC, RMC and Leverage significantly effect on the ERM. But the independent directors do not affect the RMC and the ERM. For fur
DETERMINAN KINERJA MANAJERIAL PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN KUDUS Ilah, Faidlol; Yanto, Heri
Accounting Analysis Journal Vol 5 No 1 (2016): March 2016
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v5i1.9750

Abstract

Terwujudnya efisiensi bagi organisasi tidak lepas dari kemampuan manajemen dalam perencanaan, pengkoordinasian, dan pengendalian berbagai aktivitas dan sumber daya yang dimilikinya. Penelitian ini menggunakan sampel sejumlah 100 pegawai instansi pemerintahan pada satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Kudus. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini asumsi klasik dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, kepuasan kerja, gaya kepemimpinan, partisipasi anggaran, job relevant information dan locus of control berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial. Kepuasan kerja, gaya kepemimpinan, partisipasi anggaran, job relevant information dan locus of control berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial secara bersama.Realization of efficiency for the organization can not be separated from management capabilities in planning, coordinating, and controlling a variety of activities and its resources. This study used a sample of 100 employees of government agencies at the local work unit Holy District. Collecting data using questionnaires.Analysis of the data in this study classical assumptions and regression. The results showed a partial job satisfaction, leadership style, budget participation, relevant job information and locus of control significant positive effect on managerial performance. Job satisfaction, leadership style, budget participation, job relevant information and locus of control significant positive effect on managerial performance simultaneously.
DETERMINAN KESIAPAN GURU EKONOMI SMA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PURBALINGGA Astuti, Arina Tri; Yanto, Heri
Economic Education Analysis Journal Vol 4 No 3 (2015): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa 75% guru ekonomi SMA belum siap dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Selain itu, terdapat kendala dalam implementasi kurikulum 2013 yakni kurangnya fasilitas yang mendukung dan kurangnya pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah terhadap kesiapan guru ekonomi SMA dalam implementasi kurikulum 2013 di Kabupaten Purbalingga. Populasi penelitian ini adalah guru ekonomi SMA di Kabupaten Purbalingga yang berjumlah 36 guru. Penelitian ini termasuk dalam penelitian sensus dikarenakan jumlah populasi yang sedikit. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah angket. Data variabel dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini secara statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah secara simultan sebesar 74,5%. Secara parsial kompetensi guru berpengaruh sebesar 14,82%, pelatihan berpengaruh sebesar 30,36%, fasilitas sekolah berpengaruh 15,13% dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh sebesar 12,74%, sedangkan peran pengawas sekolah tidak berpengaruh terhadap kesiapan guru ekonomi dalam implementasi kurikulum 2013. Based on the beginning observation, it is known that 75% of high school economics teacher is not ready to implement curriculum 2013. Besides, there were obstacles in implementing curriculum 2013 such as the lack of supporting facilities and training. This study investigates whether there are influences of teacher competence, training, school facilities, principal leadership and supervisory roles on senior high school economics teachers in implementing curriculum 2013 in Purbalingga regency. The population of this research was the senior high school economics teachers in Purbalingga regency consisted of 36 people. This study applied a census research because of the small number of population.  The method used in collecting data was questionnaire. Variable data was analyzed by using descriptive statistics and multiple regression analyses. The result of this study statistically showed that there were influences of teacher competence, training, school facilities, principal leadership, and supervisory role in implementing curriculum 2013 in the percentage of 75%. Partially, teacher competence about 14,82%, training about 30,36%, school facilities about 15,13%, and principal leadership about 12,74%, while supervisory role did not influence economics teacher readiness in the implementation of curriculum 2013.
Co-Authors - Kardoyo Agus Wahyudin Ahmad Hariyadi, Ahmad Aisah, Karlina Ali Sunarso Aljileedi Mustafa Rayhan, Amyir Amin Pujiati Amin Taufik Amin Yusuf Arina Tri Astuti, Arina Tri Arumi, Awalia Arvany Dhin Azhari, Arvany Dhin Asri Purwanti Astuti, Iryana Dewi Astuti, Iryana Dewi Carolina Lita Permatasari Citra Eliyani, Citra Desy Ery Danny Dewi, Rafika Maulia Eka Aisyatul Ulya, Eka Aisyatul EKO NURCAHYO Elsa Puspasari, Elsa Esita, Prita Esita, Prita Eva Nurul Vitriyani, Eva Nurul Fahrur Rozi Faidlol Ilah, Faidlol Firdaus - Fitri Hartanto Hadi, Febri Hidayati, Olivia Ike Ilham Masrurun, Ilham Irawan, Dony Irawan, Dony Joko Sutarto Khotimah, Dian Suci Husnul Kristi, Nuke Monika Kristin Wahyuni, Kristin Lusiana, Shary Armonitha Maulia, Dina Murwatiningsih Murwatiningsih, Murwatiningsih Mustaghfiroh, Mustaghfiroh Mustaghfiroh, Mustaghfiroh Nika, Restika Noha Nina Oktarina Nurul Hasanah Pangestika, Mirza Anindya Pangestika, Mirza Anindya Porniadi, Fiki Porniadi, Fiki Prihandono, Dorojatun Puspitaningrum, Erlina Dewi Putra, Gisky Andria PUTRI WULANDARI Rabeea Mohammed Imleesh, Rabeea Mohammed Riswari, Lovika Ardana Rizky Garuda Nusantara Bachrul Zakir Hamzah, Muhammad Rusdarti - Rustono - Saputra, Mardi SATRIYAS ILYAS Setiawan, Umam Aries Setyaji, Bayu Siregar, Ahmad Surkati Sri Ati Sri Wiwik Anggiyani, Sri Wiwik St. Sunarto, St. Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Supriyati . Suwito Eko Pramono Titi Prihatin Tiyas Marhaeni, Tiyas Ujianingrum, Hening Ulum, Muhammad Rosikhul Ulum, Muhammad Rosikhul Ummi, Izzatul Widiyanto Widiyanto Wijaya, Romi Yuli Rohmiyati Yuliarti, Dita Yuliarti, Dita Zainal Abidin