Sahyuni Sari Marbun
Institut Kesehatan Helvetia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)

KESEDIAAN IBU DALAM PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Sri Juliani; Nurrahmaton Nurrahmaton; Sahyuni Sari Marbun
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i3.4466

Abstract

Background: Cervical cancer is cancer with the highest prevalence in women in Indonesia. VIA examination is done to check for early signs and symptoms of cervical cancer. In Sunggal Health centre, out of 10,616 women of childbearing age (WCA) who underwent 451 (4.25%) suspected VIA examinations. Objective: This study aimed to determine the factors that affect the availability of WCA to undergo VIA examinations at Sunggal Health centre in 2020.Method:  This study was an analytic survey with a cross-sectional approach. The populations were 47 women. The sample was 32 people by accidental sampling. Data were analyzed by performing Chi-square and binary logistic tests.Results: The results showed that it was found that a relationship between willingness of WCA to undergo VIA examination and; knowledge with a sig. value of .01; attitudes with a sig. value of .005. and the role of health workers with a sig. value of 0.000. Meanwhile, the job variable had no relationship with the willingness of WCA to undergo VIA examinations with a sig. value of .166. The most dominant variable in VIA examination is the role of health workers with the EXP (B) value of 19.257.Conclusion: The conclusion is a relationship between knowledge, attitudes and roles of health workers in VIA examinations at Sunggal Health centre in 2020 found. Suggestion that health workers be more active in providing counselling about VIA examinations in order to increase motivation to carry out examinations. Keywords: Knowledge, attitudes, health workers, occupation, VIA examination ABSTRAK Latar Belakang: Kanker serviks merupakan kanker yang tertinggi prevalensinya pada perempuan di Indonesia. Pemeriksaan IVA dilakukan untuk mendeteksi secara dini tanda dan gejala kanker serviks. Di Puskesmas Medan Sunggal dari 10.616 WUS yang melakukan pemeriksaan IVA berjumlah 451 (4,25%). Menunjukkan rendahnya cakupan pemeriksaan IVA di Puskesmas Sunggal.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui determinan kesediaan WUS dalam pemeriksaan IVA untuk mendeteksi dini kanker leher rahim di Puskesmas Sunggal tahun 2020.Metode: Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah WUS yang berkunjung ke Puskesmas sebanyak 47 orang. Sampel dalam penelitian sebanyak 32 orang, tehnik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis Chi-square dan binary logistik. Hasil: penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan kesediaan WUS dalam pemeriksaan IVA dengan nilai signifikan 0,01; ada hubungan sikap dengan kesediaan WUS dalam pemeriksaan IVA dengan nilai signifikan 0,005. Ada hubungan peran petugas kesehatan dengan kesediaan WUS dalam pemeriksaan IVA dengan nilai signifikan 0,000. Sedangkan variabel pekerjaan tidak ada hubungan dengan kesediaan WUS dalam pemeriksaan IVA dengan nilai signifikan 0,166. Variabel paling dominan dalam pemeriksaan IVA yaitu peran petugas kesehatan  yaitu dengan nilai EXP(B) sebesar 19. 257.Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan, sikap dan peran petugas kesehatan dalam pemeriksaan IVA di Puskesmas Sunggal tahun 2020.Saran: Disarankan kepada petugas kesehatan lebih meningkakan promosi kesehatan dan menjadwalkan penyuluhan tentang pemeriksaan IVA dalam mendeteksi dini kanker leher rahim. Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan, pekerjaan, Pemeriksaan IVA