p-Index From 2017 - 2022
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Telematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Sensor Fusion untuk Mendeteksi Posisi dan Arah Pergerakan Ponsel Pintar di Dalam Ruangan Rosa Eunike Ruth Gaghana; Maclaurin Hutagalung; Herry Imanta Sitepu
Jurnal Telematika Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of cellular technology and telecommunications is currently giving birth to more specific services, such as location-based smart phone services in the room. Indoor location-based services on mobile require an accurate and real-time position and orientation detection system. One technology that is often used to detect position is the Global Positioning System (GPS), but it is difficult to use to detect indoor positions. The use of accelerometer, gyroscope, magnetometer and GPS on smartphone is one method that can facilitate the system without the need of additional devices. This research combines accelerometer, gyroscope and magnetometer (sensor fusion) to get the latest position and orientation from the smartphone. Data from each sensor has a varied amount of noise and is relatively large so that to get the position and orientation of a smartphone that is minimal noise can use the Kalman filter algorithm on the detection algorithm that will be built in computing software. Transferring sensor data from a smartphone to a computing device can be bridged by a data recorder application that runs on a smartphone. The results of this study are expected to be the basis or new input for indoor location-based services.Perkembangan teknologi dan telekomunikasi seluler saat ini begitu cepat melahirkan layanan yang lebih spesifik, seperti layanan berbasis lokasi ponsel pintar dalam suatu ruangan (indoor positioning system). Layanan berbasis lokasi dalam ruangan pada ponsel membutuhkan sistem deteksi posisi dan orientasi yang akurat dan real-time. Salah satu teknologi yang sering digunakan untuk mendeteksi posisi adalah Global Positioning System (GPS), namun GPS sulit digunakan untuk mendeteksi posisi di dalam ruangan. Penggunaan sensor akselerometer, giroskop, magnetometer dan GPS pada ponsel merupakan salah satu metode yang dapat memudahkan sistem untuk mendapatkan posisi dan orientasi ponsel di dalam ruangan. Sensor-sensor tersebut lebih mudah diakses dan tidak memerlukan perangkat tambahan. Untuk itu, penelitian ini akan melakukan penggabungan sensor akselerometer, giroskop dan magnetometer (sensor fusion) untuk mendapatkan posisi dan orientasi dari ponsel. Data dari setiap sensor memiliki jumlah noise yang bervariatif dan tergolong besar sehingga untuk mendapatkan posisi dan orientasi ponsel yang minim noise dapat menggunakan algoritme filter Kalman pada algoritme deteksi yang akan dibangun. Perpindahan data sensor dari ponsel ke
MULTI-DOMAIN VOIP PEERING DENGAN JARINGAN OVERLAY Herry Imanta Sitepu
Jurnal Telematika Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan VoIP yang terdiri dari multi domain membutuhkan mekanisme peering agar dapat melakukan routing panggilan dari satu domain ke domain yang lain. Kelemahan dari solusi VoIP peering yang digunakan saat ini adalah menggunakan arsitektur  client/server. Dalam jaringan SIP misalnya, DNS server digunakan sebagai penyedia layanan yang melakukan pencarian (lookup) alamat IP proxy server yang menangani domain tertentu. Arsitektur client/server memiliki masalah skalabilitas, selain ituserver dapat menjadi single point of failure. Penelitian ini mengusulkan sebuah solusi VoIP peering dengan menggunakan arsitektur terdistribusi yang menyediakan layanan lookup melalui sebuah jaringan overlay. Aplikasi ini membutuhkan protokol tabel hash terdistribusi (Distributed Hash Table) sebagai lapisan overlay. Penelitian ini mengusulkanpula UnoHop, algoritma DHT yang efisien dengan kinerja pencarian (lookup) satu hop. Hasil eksperimen memperlihatkan kinerja multi-domain VoIP dengan menggunakan UnoHop dapat beradaptasi dengan event join/leave dalam waktu yang singkat.Multi-domain VoIP network requires peering to allow call routing from one domain to other domains. The problem with current VoIP peering solution is because it uses client/server architecture. In the SIP network for example, the DNS server is usually used to provide services to lookup domain and locate the switching server in a domain. Client/server architecture is not scalable and the server can become the single point of failure. In this paper we propose a distributed architecture for VoIP peering solution by providing lookup services using overlay network. This particular application requires an efficient Distributed Hash Table (DHT) protocol as the overlay layer. We also present UnoHop, an efficient DHT algorithm with one hop lookup performance. Experiments shows that the performance of multi-domain VoIP using UnoHop is adaptable to the join/leave events with short time.
Pemodelan Jalur Terbaik Transportasi Umum dan Antarmoda di Kota Bandung dengan Metode Graf Meliana Sitanggang; Yoyok Gamaliel; Herry Imanta Sitepu
Jurnal Telematika Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public transportation is one of the main choices for people especially those who do not have private vehicles. However, one of the problems in using public transportation is the lack of information related to public transportation in the city of Bandung. The information such as the best route and travelling time, the shortest path and the shortest time, suitable transportation, and the transportation halts are rarely available. It makes public transportation users need more time in waiting, choosing the transportation, or travelling. This problem needs to be handled properly. Therefore, information system is required to provide the solution. In this research, Graf method is used to find the shortest path information, the shortest travelling time and mileage. Dijkstra and Floyd Warshall algorithms are applied. Throughput and processing time are measured to examine both algorithms. Moreover, in this research Depth First Search (DFS) is used to discover the alternative path in the same route. The implementation can be used for public transportation of Trans Metro Bandung (TMB) bus and city transportation (Angkutan Kota) in Bandung.Transportasi umum merupakan salah satu pilihan bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Tetapi masyarakat sering menghadapi permasalahan dalam menggunakan transportasi umum, seperti informasi jalur terbaik, waktu tempuh terpendek, pilihan moda dan lokasi perpindahan moda transportasi. Hal tersebut membuat pengguna transportasi umum membutuhkan lebih banyak waktu dalam menunggu, menentukan transportasi yang digunakan, dan menempuh perjalanan ke tujuan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sistem informasi dengan metode Graf yang dapat memberikan informasi jalur terpendek berdasarkan jarak dan waktu tempuh, moda yang dapat digunakan, dan lokasi perpindahan moda transportasi tersebut. Penelitian ini menerapkan metode jarak terpendek dengan menggunakan algoritme Dijkstra dan Floyd Warshall. Throughput dan waktu proses akan diukur untuk meneliti kinerja kedua algoritme tersebut. Penelitian ini juga melakukan pengujian pencarian jalur alternatif yang dapat ditempuh untuk rute yang sama dengan menggunakan algoritme Depth First Search (DFS). Implementasi perancangan ini dapat digunakan untuk transportasi umum berupa bus Trans Metro Bandung (TMB) dan angkutan kota di Bandung.