p-Index From 2018 - 2023
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Telematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Pengawasan Kinerja Jaringan Server Web Apache dengan Log Management System ELK (Elasticsearch, Logstash, Kibana) Claudia Tarigan; Ventje Jeremias Lewi Engel; Dina Angela
Jurnal Telematika 2018: Industrial Engineering Seminar and Call for Paper (IESC) 2018
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A server is a software that has a duty and responsibility to provide information to the web. Any process that occurs within the web server will be recorded in a log. A log is a file that contains a list of actions, events (activities) that have been going on in a computer system. By using the log files on a web server, a lot of things that can be done by system administrators to monitor the performance of the web server. However, the log on the web server are difficult to understand and read. Log management system is a system that can handle data services log in large numbers and generate detailed log information. Logstash is the application log management system that can help the system administrator in the performance monitor log of the web server. Logstash will be combined with the Elasticsearch serves as data storage media and Kibana as visualization. ELK (Elasticsearch, Logstash, Kibana) is used to display and keep an eye on the log data from web server so, system administrators can know the performance of the web server.Server sebagai penyedia layanan di jaringan memastikan agar semua aktivitas yang berkaitan dengannya dicatat dalam log. Log adalah file yang berisi daftar aktivitas dan waktu yang terjadi dalam server. Pemantauan kinerja server dengan memanfaatkan log akan meningkatkan ketahanan dan tingkat layanan sebuah server. Masalahnya adalah log yang tercatat tersebar di beberapa tempat dan susah untuk langsung diolah karena bentuknya bukan seperti tabel. Log management system dapat menangani data log dalam jumlah besar, menghasilkan detail informasi aktivitas, dan visualisasi data log yang lebih mudah dimengerti pengguna. Perangkat lunak ELK (Elasticsearch, Logstash, Kibana) bisa dikombinasikan dan diintegrasikan dalam server web untuk mengelola, manampilkan, dan mengawasi data-data log yang ada sehingga administrator jaringan dapat mengetahui kinerja yang terdapat pada server web. Implementasi dan uji coba menunjukkan pengawasan kinerja server web Apache yang lebih mudah dimengerti pengguna.
Pengembangan Sensor Mesin Perkakas Berbasis IoT Untuk Mendukung Penerapan Industri 4.0 Tunggul Arief Nugroho; Dina Angela; Samuel Christian Junaedi
Jurnal Telematika Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To support the implementation of Industry 4.0, industrial /factory machine tools need to be equipped with an energy sensor. This paper will discuss a system that can monitor the energy consumption of a machine tool. The system that will be created is a monitoring system, where the system can measure energy consumption, send and store it in a web server database. By monitoring the energy consumption of the machine periodically, it can be known the characteristics and health of machine tools. Energy sensors are specifically designed and equipped with WiFi communication system to connect to a web server via the internet (Internet of Things / IoT). With the energy consumption data of the machine on the web server, analyzing the data will facilitate the maintenance and scheduling of the machine and power settings. This is one of an effort to support the adoption of Industry 4.0.Untuk mendukung penerapan Industry4 .0, maka mesin perkakas industri/pabrik perlu dilengkapi dengan sensor energi. Pada makalah ini akan dibahas sebuah sistem yang dapat memantau konsumsi energi suatu mesin perkakas. Sistem yang akan dibuat adalah sistem monitoring, di mana sistem tersebut dapat mengukur konsumsi energi, mengirimkan, dan menyimpan hasil pengukurannya dalam database di web server. Dengan memantau konsumsi energi mesin secara periodik, maka bisa diketahui karakteristik dan kesehatan mesin perkakas. Sensor energi dirancang secara khusus dan dilengkapi dengan sistem komunikasi WiFi untuk koneksi ke web server melalui internet (Internet of Things/IoT). Dengan adanya data konsumsi energi mesin di web sever, maka analisis terhadap data tersebut akan memudahkan pemeliharaan dan penjadwalan mesin dan pengaturan daya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung penerapan Industri 4.0.
Model Inferensi Konteks Internet of Things pada Sistem Pertanian Cerdas Ventje Jeremias Lewi Engel; Dina Angela; Sinung Suakanto; Maclaurin Hutagalung
Jurnal Telematika Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian pertanian di dunia sudah mulai memanfaatkan teknologi informasi dan jaringan sensor untuk membantu pengelolaan lahan pertanian. Sistem ini biasa disebut sistem pertanian cerdas. Implementasi sistem pertanian cerdas yang sedikit melibatkan para pemangku kepentingan bidang pertanian membuat implementasi sensor kurang bisa mendukung dalam pembuatan keputusan. Teknik inferensi konteks dapat membantu mengatasi celah permasalahan tersebut. Penelitian ini menyajikan pemodelan inferensi konteks untuk sistem pertanian cerdas yang memperhatikan: (1) jumlah data yang akan diproses, dan (2) pengiriman data dari lahan ke gateway yang tidak selalu aktif. Model inferensi konteks yang diperlukan adalah yang mudah dibuat, mudah dikonfigurasi, dan cepat diproses serta mendukung lintas lingkungan operasi. Penelitian ini menghasilkan model inferensi konteks dan strategi implementasinya untuk penelitian lanjutan.Most farms have started to use information technology and sensor networks to manage farming field. This system is called smart farming. Smart farming implementation which less involving stakeholders in agriculture field makes the technology not really able to support decision making. Context inference techniques can help with that gap problems. This research presents context inference modeling which considers: (1) the amount of data transfer, and (2) periodic data transmisions. The model designed has to be easy to configure, fast to process, and interoperability. This research had resulted context inference model and its implementation strategy.
Pengembangan Aplikasi e-Learning Berbasis WebRTC Faris Mazini Muchma; Herry Sitepu; Dina Angela
Jurnal Telematika Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bidang pendidikan terdapat metode pengajaran yang sedang berkembang saat ini yaitu e-Learning. E-Learning membantu para pengajar mendistribusikan bahan ajar tanpa harus berada di kelas dengan menggunakan internet, hal ini memaksimalkan waktu pembelajaran di kelas yang terbatas. Salah satu teknologi web yang dapat membantu mengoptimalkan kinerja e-Learning yaitu WebRTC (Web Real Time Communications). WebRTC membangun sebuah aplikasi komunikasi berbasis web sederhana dan bersifat open source. WebRTC memudahkan developer dalam mengembangkan aplikasi komunikasi berbasis web dengan memanfaatkan beberapa library javascript yang dijalankan pada web browser. Teknologi WebRTC menyediakan beberapa fungsi untuk berkomunikasi melalui berbagai media seperti suara, video, dan teks tanpa harus instalasi plugin tambahan. WebRTC sudah mulai kompatibel dengan berbagai browser yang umum digunakan. Diharapkan perancangan aplikasi e-Learning berbasis web ini dapat membantu masalah-masalah yang dihadapi guru dan siswa seperti pencarian informasi mengenai materi yang diajarkan dan memudahkan guru dalam pemberian materi kepada siswa. Hasil dari penelitian ini, yaitu e-Learning berbasis web menggunakan teknologi WebRTC. In education there is a teaching method that is growing today is e-Learning. E-Learning helps teachers distribute teaching materials without having to be in a class by using the internet, it maximizes the learning time in the classroom is limited. One of the web technologies that can help to optimize the performance of e-Learning that WebRTC (Web Real Time Communications). WebRTC build a simple web-based communications applications and open source. WebRTC allows developers to develop web-based communication applications utilizing a javascript library that runs on a web browser. WebRTC technology provides several functions to communicate through various media such as voice, video, and text without the need to install additional plugins. WebRTC already started to be compatible with a variety of commonly used browsers. Expected application design web-based e-Learning can help the problems faced by teachers and students such as information about the material being taught and allows teachers to giving the material to the students. The results of this study, which is a web-based e-Learning using WebRTC technology.