Anggoro Prasetyo Utomo
Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Harapan Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Iklim Kerja dan Beban Kerja Mental terhadap Kepuasan Kerja dan Komitmen kepada Organisasi Anggoro Prasetyo Utomo; Karinka Priskila Tehupeiory
Jurnal Telematika Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sebuah model yang akan merefleksikan hubungan antara iklim kerja, beban kerja mental, kepuasan kerja, dan komitmen kepada organisasi dari lulusan ITHB yang bekerja sebagai karyawan kontrak di Accenture Sdn. Bhd. Perusahaanmerekrut karyawan-karyawan kontrak untuk mengisi posisi konsultan di  perusahaannya. Iklim kerja dan beban kerja mental diduga mempengaruhi kepuasan kerja dan komitmen kepada organisasi dari para lulusan ITHB yang bekerja sebagai karyawan kontrak. Penelitian ini menggunakan metode analisis data SEM (Structural Equation  Modeling) dan software WarpPLS 2.0 digunakan untuk menguji hipotesis menyangkut hubungan antarvariabel laten dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap komitmen kepada organisasi.This research aims to develop a model which reflects the relationship of work climate, mental workload, job satisfaction, and organizational commitment. The sampled population is ITHB graduates who work for Accenture Sdn. Bhd. The company recruits contract workers to fill in consultant position. Work climate and mental workload are suspected to influence job satisfaction and organizational commitment. This research uses structural equation modeling to analyze the relationship and test the hypothesis. The result shows positive and significant relationship between work climate and organizational commitment. Job satisfaction also shown to have positive and significant relationsihp with organizational commitment.
Penjadwalan Job Shop pada Empat Mesin Identik dengan Menggunakan Metode Shortest Processing Time dan Genetic Algorithm Anggoro Prasetyo Utomo; Karinka Priskila Tehupeiory
Jurnal Telematika Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. DI merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pembuatan komponen pesawat terbang belum dapat mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya karena penjadwalan mesin yang dilakukan belum efisien. Penjadwalan mesin tidak sesuai dengan penjadwalan produksi yang telah ditetapkan dan selalu memprioritaskan pengerjaan part yang memiliki waktu proses yang lebih panjang. Metode penjadwalan mesin yang tepat sangat diperlukan maka pada penelitian ini berfokus pada perbandingan metode penjadwalan yang dapat meminimasi waktu penyelesaian dari sejumlah pekerjaan yaitu metode Shortest Processing Time (SPT) dan Genetic Algorithm (GA). Rata-rata flow time dari metode SPT adalah 251 menit, sementara rata-rata flow time pada generasi terbaik yang dihasilkan dengan menggunakan metode GA yaitu sebesar 264 menit. Hal ini terjadi karena jumlah iterasi dan parameter percobaan pada metode GA yang belum memadai, dimana kemungkinan GA akan memberikan hasil yang lebih baik. PT.DI, as an aircraft industry, has not optimize the resources since they has not implement optimization in production scheduling. It is proposed in this paper, that the Shortest Processing Time (SPT) and Generic Algorithm (GA) are the methods to minimize the mean flow time. The mean flowtime from the SPT methode is 251 minutes, meanwhile GA gives 264 minutes. GA has longer mean flow time, because of the parameter and interation is not suffecient.