Nuridha Fauziyah
Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sebelas April Sumedang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Pelibatan Pasien melalui Feedback Pasien Dan Edukasi Speak-Up Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X Jakarta: Pilot Study Nuridha Fauziyah; RR Tutik Sri Hariyati; Umi Fatmawati
Dunia Keperawatan Vol 8, No 3 (2020): November 2020
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dk.v8i3.8859

Abstract

Salah satu domain penerapan patient-centered-cared yang dapat dilakukan adalah dengan mendengarkan pendapat pasien tentang asuhan keperawatan yang diharapkan serta memotivasi pasien untuk selalu terlibat aktif dalam proses perawatan. Metode pelibatan pasien: feedback pasien dan edukasi Speak-up merupakan cara yang dapat diterapkan di rumah sakit. Studi ini bertujuan menerapkan pengembangan metode pelibatan pasien: feedback pasien dan edukasi speak-up. Metode yang digunakan adalah pilot-study terhadap 57 perawat dengan menggunakan lembar observasi proses feedback pasien dan edukasi Speak-up yang terdiri dari 17 item. Tahapan dimulai dengan identifikasi masalah, analisis fishbone, implementasi dan evaluasi. Implementasi berupa pembuatan panduan, standar prosedur operasional, formulir, dan video role-play. Hasil studi menunjukan bahwa metode pelibatan pasien: feedback pasien dan edukasi speak-up dilakukan dengan capaian 69,42%. Keberhasilan proses pelibatan pasien dipengaruhi adanya keinginan organisasi dan staf untuk mendengarkan pasien, kesiapan untuk berubah, sumber daya yang mendukung, serta dukungan perawat, perawat manajer dan manajemen. Studi ini dapat menjadi dasar penerapan metode baru mengenai proses pelibatan  pasien di rumah sakit.
Hubungan Fungsi Manajemen Kepala Ruangan dengan Pelibatan Pasien (Patient Engagement) dalam Asuhan Keperawatan di Masa Pandemi Covid-19 Nuridha Fauziyah; RR Tutik Sri Hariyati; Shanti Farida Rachmi; Hanny Handiyani; Rosdelima Simarmata
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i2.1230

Abstract

Rumah sakit harus menetapkan regulasi dan proses untuk mendukung pelibatan pasien dalam proses asuhan sebagai upaya memfasilitasi keterlibatan pasien secara aktif. Adanya keterbatasan interaksi antara perawat dan pasien secara aktif menjadi sebuah tantangan tersendiri di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan fungsi manajemen kepala ruangan dengan pelibatan pasien dalam asuhan keperawatan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional terhadap 238 perawat dengan menggunakan kuesioner online. Hasil analisis bivariat menggunakan korelasi Pearson menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi manajemen kepala ruangan dengan pelibatan pasien (p < 0,001). Kepala ruangan memiliki peranan penting dalam meningkatkan pelibatan pasien dalam asuhan keperawatan di masa pandemi Covid-19 dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, ketenagaan, pengarahan, dan pengawasan secara optimal.
Increasing Public Knowledge about Stunting and Complementary Foods as an Effort to Prevent Stunting in Tanjungwangi Village Tanjungmedar District Mona Yulianti; Dini Afriani; Puji Nurfauziatul Hasanah; Nuridha Fauziyah; Balkis Fitriani Faozi
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.096 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i1.1570

Abstract

Stunting is a nutrition problem which caused children’s growth and development disruption in Indonesia. Tanjungwangi Village is the priority locus of stunting for 2021 in Tanjungmedar District with incidence rate reached 28.57%. The implementation of this community service aimed to increase public knowledge about stunting and the fulfilment of nutritious complementary foods as an effort to prevent stunting. This community service activity was carried out in September 2021. The focus of this community service activity was to increase public awareness about stunting and its prevention efforts through the fulfilment of nutritious Complementary foods. The community conducts a pre-test before providing counselling with the aim of knowing the description of community knowledge about stunting and Complementary feeding. Counselling is carried out offline, including counselling on stunting and stunting prevention efforts including the fulfilment of Complementary feeding for toddlers. The community returned to do post-tests after being given counselling with the aim of knowing the overview of community knowledge after being given counselling. The result is that after being given counselling, public knowledge about stunting and Complementary feeding has increased. This activity went good and the community was very enthusiastic about listening to the counselling.