Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN KAMPANYE PENCEGAHAN HIV AIDS TERHADAP SIKAP PADA PENDERITA HIV/AIDS (ODHA) DI PANGANDARAN (STUDI PADA PELAJAR SMA DI PANGANDARAN) Fuady, Ikhsan; Prasanti, Ditha
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.671 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.643

Abstract

AbstractPangandaran is a tourist destination becomes a place that is vulnerable to the spread of HIV AIDS. HIV AIDS prevention campaign activities are very important. Various parties have carried out campaign activities to prevent the spread of HIV AIDS. The purpose of this study was to determine how the relationship between the exposure to HIV AIDS prevention campaigns with the formation of attitudes of care for people with HIV AIDS. This research was ordered by quantitative research with a survey approach. The population and sample of this research are high school students in Pangandaran. The data analysis was performed by Pearson correlation test. The results of the study note that most students or students are relatively often exposed to campaign exposure through banners, posters and whatsapps, while electronic television and radio media are relatively rare. There is a strong relationship between campaign exposure and caring attitude towards HIV AIDS sufferers. It is recommended to increase education or assistance for adolescents about preventing HIV / AIDS in direct or media campaigns in an effort to build positive attitudes and eventually will have behaviors that can avoid HIV AIDS. Besides that a positive attitude can also build awareness for people with HIV AIDS.Keywords: Campaign; HIV AIDS; AttitudeAbstrak Pangandaran sebagai kawasan destinasi wisata menjadi tempat yang rentan penyebaran HIV AIDS. Kegiatan kampanye pencegahan HIV AIDS menjadi hal yng sangat penting dilakukan. Berbagai fihak telah melakukan kegiatan kampenye penceghn penyebaran HIV AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara terpaan kampanye pencegahan HIV AIDS dengan pembentukan sikap kepedulian terhadap penderita HIV AIDS. Pendelitian ini didesan dengan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dan sampel peneitian ini adalah siswa SMA di Pangandaran. Adapun analsis data dilakukan dengan uji korelasi pearson.  Hasil penelitian diketahui bahwa Siswa atau pelajar sebahagian besar relatif sering terkena terpaan kampanye melalui speanduk, poster dan whatapps, sedangkan  media elektronik tv dan radio relatif jarang. Adanya hubungan yang kuat antara terpaan kampanye dengan sikap peduli terhdap penderita HIV AIDS. Disarankan diperlukan peningkatan edukasi atau pendampingan bagi remaja tentang pencegahan HIV AIDS banik dalam kampanye langsung ataupun bermedia dalam upaya membangun sikap yang positif dan akhirnya akan memiliki perilaku yang dapat menghindari dari HIV AIDS. Selain itu sikap yang positif juga dapat membangun kepedulian terhadap penderita HIV AIDS.Kata Kunci: Kampanye; HIV AIDS; Sikap
Membangun Komunikasi dalam Sinergi Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Bandung Prasanti, Ditha; Fuady, Ikhsan; Indriani, Sri Seti
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 14 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.775 KB) | DOI: 10.24090/komunika.v14i1.3033

Abstract

The "one data" policy driven by the government through the Ministry of Health is believed to be able to innovate and give a new face to health services. Of course, the improvement of health services starts from the smallest and lowest layers, namely Polindes. Starting from this policy and the finding of relatively low public health service problems, the authors see a health service in Polindes, which contributes positively to improving the quality of public health services. The health service is the author's view of the communication perspective through the study of Communication in the Synergy of Public Health Services Polindes (Village Maternity Post) in Tarumajaya Village, Kertasari District, Bandung Regency. The method used in this research is a case study. The results of the study revealed that public health services in Polindes are inseparable from the communication process that exists in the village. The verbal communication process includes positive synergy between the communicator and the communicant. In this case, the communicators are village midwives, village officials, namely the village head and his staff, the sub-district health center, and the active role of the village cadres involved. In contrast, the communicant that was targeted was the community in the village of Tarumajaya. This positive synergy results in a marked increase in public services, namely by providing new facilities in the village, RTK (Birth Waiting Home). Kebijakan “one data” yang dimotori oleh pemerintah melalui Kementerian kesehatan diyakini mampu membuat inovasi dan memberikan wajah baru terhadap layanan kesehatan. Tentunya, perbaikan layanan kesehatan tersebut dimulai dari lapisan terkecil dan terbawah yakni Polindes. Berawal dari kebijakan tersebut dan masih ditemukannya masalah pelayanan kesehatan publik yang relatif rendah, penulis melihat sebuah layanan kesehatan di Polindes, yang memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Pelayanan kesahatan tersebut penulis lihat dari perpektif komunikasi melaui penelitian Komunikasi dalam Sinergi Pelayanan Kesehatan Publik Polindes (Pos Bersalin Desa) di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung ini dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelayanan kesehatan publik di Polindes, tidak terlepas dari adanya proses komunikasi yang terjalin di desa tersebut. Proses komunikasi verbal tersebut meliputi sinergitas positif antara pihak komunikator dan komunikan. Dalam hal ini, komunikator tersebut adalah Bidan Desa, Aparat Desa yakni Kepala Desa beserta staffnya, Puskesmas tingkat kecamatan, serta peran aktif dari para kader desa yang terlibat. Sedangkan komunikan yang menjadi target adalah masyarakat di desa Tarumajaya. Sinergitas positif tersebut menghasilkan peningkatan pelayanan publik yang nyata, yaitu dengan adanya penyediaan fasilitas baru di desa, RTK (Rumah Tunggu Kelahiran).
LITERASI INFORMASI KESEHATAN: PENYULUHAN INFORMASI DALAM PENCEGAHAN HIV AIDS BAGI MASYARAKAT DI KAWASAN WISATA PANGANDARAN Fuady, Ikhsan; Arifin, Hadi Suprapto; Prasanti, Ditha
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.425 KB)

Abstract

Pangandaran merupakan kabupaten di Jawabarat dengan PAD dominasi dari sektor pariwisata. Perkembangan pariwisata dipangandaran memiliki dampak terhadap penyebaran HIV AIDS. Pengabdian ini dilakakan bertujuan untuk meningkatkan leiterasi infomrasi kesehatan masyarakat pangandaran dalam pencegahan HIV AIDS bagi masyakat. Metode pengabdian ini dilakukan dengan penyuluhan, workshop, dan pendampingan bagi masyarakat. Sasaran pengabdian ini adalah masyarakat umum yang beresiko tinggi terakses atau terpapar HIV AIDS. Kampanye dan sosialisasi merupakan kegiatan yang cukup efektif untuk meingkatkan pengetahuan dan literasi masyakat.  Kampanye dan sosialisasi merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara berkesinamanbungan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan liteasi masyarakatKeywords: literasi, kesehatan, pencegahan , HIV AIDS
Perilaku Komunikasi Petani dalam pencarian Informasi Pertanian Organik (Kasus Petani bawang merah Di Desa Srigading Kabupaten Bantul) Ikhsan Fuady; Djuara P. Lubis; Richard W.E. Lumintang
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 10 No. 2: Juli 2012
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.419 KB) | DOI: 10.46937/1020129065

Abstract

Abstraks Sustainable agriculture development holds an important issue now days.  Famers’ Communication behaviors in information seeking constitute a pivotal position in order to increase the farmers’ autonomy.  The objectives of this research were: (1) to describe farmers’ communication behavior of organic agriculture cultivation in red-onion farmers, (2) to analyze the correlation between farmers’ communication behavior and red-onion organic agriculture practices, This research was designed qualitatively using survey method.  The data was analyzed using Tau-Kendall Test.  This research produced several results such as: an Organic practice that has been conducted by the farmers was not utterly organic.  The organic performer’s behavior was influenced by communication behavior variable and individual characteristics’.  The farmers’ Autonomy was much correlated with farming activities’ behavior. Key words: communication behavior, organic agriculture, red - onion
Persepsi Masyarakat Pesisir Terhadap Kepemimpinan Perempuan Nelayan Di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu Ikhsan Fuady; Titien Yusnita
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 14 No. 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.73 KB) | DOI: 10.46937/14201613760

Abstract

Profesi nelayan adalah profesi yang menuntut kekuatan fisik dan ketangguhan mental. Kehidupan nelayandalam mengolah sumber daya laut sangat tergantung pada kondisi alam yang tidak stabil. Oleh sebab itu, para isterinelayan yang lebih dikenal sebagai perempuan nelayan akan melakukan diversifikasi profesi sebagai strategi bertahanhidup. Persepsi masyarakat tentang perempuan nelayan sangat menarik untuk diteliti, mengingat di Pulau PramukaKepulauan Seribu, banyak perempuan nelayan dipercaya masyarakat untuk memegang jabatan RT (rukun tetangga)dan untukmendapat julukan sebagai ‘penguasa daratan’.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakatpesisir terhadap kepemimpinan perempuan nelayan dan mengkaji pembagian tugas (division of labor) dalam rumahtangga nelayan pesisir di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan teknikobservasi dan wawancara dengan 25 orang nelayan perempuan dan suaminya yang berprofesi sebagai nelayan sertakepala desa setempat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:(1)terjadi perubahan paradigma terhadapkepemimpinan perempuan yaitu perempuan nelayan lebih dipercaya menjabat Ketua RT, (2)pendapat perempuansangat berpengaruh dalam mengambil keputusan di rumah maupun dalam kehidupan sosial, (3)pembagian tugas(division of labor) dalam rumah tangga nelayan tidak berimbang dimana isteri mengambil alih porsi tanggungjawabyang lebih besar dibandingkan suami mengingat para nelayan pria lebih lama berada di laut dibandingkan di darat.Kata kunci : persepsi, masyarakat pesisir, kepemimpinan, perempuan nelayan
Implementation of Public Services: Terapeutic Communication of Health Professional to Patients in Serang Regency Ditha Prasanti; Ikhsan Fuady
Jurnal Pekommas Vol 4, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30818/jpkm.2019.2040209

Abstract

Health service is the main factor that supports the success of development of a region. Various health promotion programs have been carried out in order to succeed in optimizing public services. The purpose of this research is to reveal the implementation of public service held by the health professionals to the patients at Tunjung Teja Puskesmas, Serang District. The research is a case study with a qualitative approach. The study results that there was implementation of public services in therapeutic communications held by the health professionals to the patients in the Tunjung Teja Public Health Center, Serang District, such as the infrastructure services, therapeutic communication services, and information services.
Komunikasi Sosial dalam Mendorong Penetapan Kebijakan Publik HIV/AIDS Arifin, Hadi Suprapto; Prasanti, Ditha; Fuady, Ikhsan
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2738.593 KB) | DOI: 10.24002/jik.v15i2.1269

Abstract

This research studies about the use of social communication process in encouraging public policy on HIV/AIDS prevention in Pangandaran, West Java, Indonesia. It is a qualitative research with action research as the method. The result indicates the existence of social communication form such as direct social communication, social communication using mass media, and functional social communication involving elements of social communication. The social communication process is seen through the coordination of local government with several related agencies and foundations who care about HIV/AIDS. This encourages Local Government of Pangandaran in determining local regulation on HIV/AIDS prevention in Pangandaran tourism area.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensi Petani Ternate dalam Melakukan Pertanian Organik Fuady, Ikhsan; Mardianah, Mardianah
Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Department of Agribusiness Halu Oleo University Kendari Southeast Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jimdp.v5i3.12132

Abstract

Organic farming is one alternative farming system that is environmentally friendly and sustainable. Various kinds of activities to accelerate the development of organic agriculture in the city of Ternate have been carried out, but the productivity of organic agriculture is still relatively low. Many factors affect the intention of farmers to conduct organic farming. This study aims to determine the factors that influence the intention of farmers to carry out organic farming, within the framework of the technology acceptance model (TAM) theory. The research method used is the quantitative method of the survey approach. The study population was members of farmer groups in Ternate. The sampling technique used is multistage cluster random sampling. The sample of this research were 46 farmers. The results showed that the intention of farmers to carry out organic farming 65.5 percent of high-categorized farmers. In its agricultural business, farmers have started to utilize environmentally friendly agricultural inputs such as compost, and also plant-based pesticides. Most farmers have been able to independently make organic fertilizers such as location fertilizer with MOL independently. For factors that influence farmers to do organic farming, among others, are farmers' perceptions of the benefits of organic farming, with a correlation coefficient of 0.845 and a significance of 0.007. Another factor influencing farmers' intention to do organic farming is risk perception with a correlation coefficient of 0.296 and a significance value of 0.000. Benefit perception refers to the farmer's view of how much benefit is gained by carrying out an organic farming system. While risk perception refers to the small risk obtained by conducting an organic farming system.
SOSIALISASI PENINGKATAN PENGETAHUAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASYARAKAT DI HULU BANTARAN SUNGAI CITARUM Fuady, Ikhsan; Prasanti, Ditha; I, Sri Seti
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 4, No 1 (2020): April 2020, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v4i1.2108

Abstract

Pencemaran aliran sungai citarum, memiliki dampak terhadap kesehatan masayarakat yang tinggal di Bantasan Sungai Citarum. Pemahaman dan sikap masyarakat tentang pola hidup sehat pada masyarakat yang terkategori rendah, memiliki konsekuensi atau dampak terhadap kesehatan masyaakat. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan peningkatan pengetahuan dan sikap masyaakat tentang pola hidup bersih dan sehat di Bantaran Sungai Citarum. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini adalah penyuluhan dan dalam diskusi. Informasi merupakan salah satu dari kekuatan yang dapat mempengaruhi sebuah persepsi, sistem kepercayaan atau sikap individu.  Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pengetahuan dan sikap masyarakat di bantaran sungai Citarum dalam perilaku hidup dan sehat meningkat dengan kegiatan sosialisasi ataupun edukasi
Analisis Faktor yang mempengaruhi Intensi Pola Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat di Bantaran Sungai Citarum Fuady, Ikhsan; Prasanti, Ditha; Indriani, Sri Seti
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v13i2.10805

Abstract

Permasalahan pola hidup sehat yang buruk memiliki peran yang besar terhadap permasalahan kesehatan pada masyarakat di hulu bantaran Sungai Citarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi intensi masyarakat dalam berperilaku pola hidup sehat. Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan survey. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Februari 2018 -Juli 2018, di Bantaran Hulu sungai Citarum Desa tarumjaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung . Penelitian ini menggunakan kerangka teori Planned behavior. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa intensi perilaku masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat terkategori sedang. Adapun faktor faktor yang mempengaruhi intensi perilaku pola hidup sehat adalah faktor sikap masyarakat terhadap kesehatan itu sendiri dan norma subjektif Sikap yang positif pada pola hidup sehat sebagai faktor dominan yang mempengaruhi intensi untuk berperilaku hidup sehat. Norma subjektif yang memiliki peran signifikan terhadap intensi adalah dukungan lingkungan sekitar dan tokoh masyarakat.