Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Kritis Isu-isu Pendidikan Indonesia Dalam Kompetisi Di Kawasan ASEAN Eriawaty Eriawaty
Edunomics Journal Vol. 1 No. 1 (2020): Edunomics Journal
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Equitable distribution of teachers in Indonesia still does not meet needs. The solutions offered are the recruitment and placement of new teachers, structuring the number and qualifications of existing teachers throughout Indonesia, increasing teacher competency through follow-up actions. Equitable education raises the formulation and issuance of Law No. 23 of 2014 concerning Regional Government. Implementation in the field experienced several obstacles. The issue of Indonesian as an ASEAN regional language led to the importation of Indonesian teachers from various ASEAN member countries. Teacher competencies and prospective teachers in Indonesia must be more prepared and improved, especially professional competence and pedagogical competence in dealing with this issue.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think Pair Share) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di Kelas VIII SMPN 3 Katingan Kuala Tahun Ajaran 2016/2017 Bambang Wijanarko; I Ketut Muder; Eriawaty Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 8 No. 02 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 08, Nomor 02, Desembe
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpips.v8i02.1080

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu pada siswa kelas VIII SMPN 3 Katingan Kuala Tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)yang dilaksanakan sebanyak dua siklus di mana masing-masing siklus dilalui dengan empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan;(3) observasi tindakan; dan (4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN-3 Katingan Kuala Tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 31 siswa dengan komposisi 15 laki-laki dan 16 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborator bersama dengan guru mata pelajaran IPS Terpadu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, teknik evaluasi atau tes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu pada kelas VIII SMPN 3 Katingan Kuala Tahun pelajaran 2016/2017. Hal tersebut didukung oleh fakta-fakta sebagai berikut: (1) Keaktifan siswa dalam apersepsi meningkat sebanyak 14%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 58% (21 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 72% (26 siswa); (2) Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TPS meningkat sebanyak 16%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 61% (22 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 77%(28 siswa); (3) Keaktifan siswa dalam diskusi berpasangan/kelompok meningkat sebanyak 20%.
Pengembangan Wirausaha Perhotelan di Balai Latihan Kerja (BLK) Palangka Raya Mus Mulyadi; Abdul Djalil; Eriawaty Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 8 No. 02 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 08, Nomor 02, Desembe
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpips.v8i02.1085

Abstract

Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan sebagai berikut: (1) BLK Palangka Raya merupakan suatu tempat pelatihan kursus yang dimiliki lembaga pemerintah yang bertujuan untuk mendidik seseorang sesuai bakat yang dimiliki supaya siap dan mampu untuk terjun kemasyarakat langsung untuk bekerja atau pun membuka usaha sendiri dan Kurikulum BLK Palangka Raya menggunakan SKKN (Standar Kompetensi Kerja Nasional) dalam penyusunan kurikulum yang digunakan BLK dalam memberikan pelatihan praktek serta teori. (2) Seleksi peserta didik bidang perhotelan dibatasi dengan kouta peserta. Jadi, apabila kouta peserta didik sudah dipenuhi, maka disarankan untuk ke bidang yang lainnya sebelum melengkapi data penerimaan peserta didik. (3) Pelaksanaan pengembangan wirausaha di BLK Palangka Raya di laksanakan melalui kegiatan pelatihan, melalui praktek-praktek khusunya materi perhotelan dan juga diberikan teori berupa kewirusahaan yang dilakukan selama 5 minggu atau 3 bulan dan juga untuk mengenal langsung dengan hotel, maka di lakukan magang ke hotel yang ada di Palangka Raya. Dan metode yang digunakanya itu meode ceramah, dengan 13 materi bidang perhotelan yang diberikan untuk pelatihan. (4) Mengenai hal evaluasi dari unit kompetensi atau materi yang diberikan di bidang perhotelan, dari 16 peserta didik semuanya dinyatakan KOMPETEN selama melakukan pelatihan dan evaluasi. Dalam mengembangkan wirausaha di bidang perhotelan ini terdapat 5 orang yang mendirikan usaha sendiri meskipun bukan hotel.
Implementasi Pendekatan Pembelajaran Saintifik Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di Kelas X SMAN Palangka Raya Hutomo Mandala Putra; I Ketut Muder; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di SMA Negeri 1 Palangka Raya pembelajaran ekonomi menggunakan pendekatan pembelajaran saintifik. Dengan pendekatan pembelajaran saintifik siswa akan terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan dapat mengekspresikan ide-idenya. Siswa diarahkan berpikir lebih kreatif untuk dapat menerapkan suatu konsep dan diberikan kebebasan untuk mencari informasi melalui berbagai sumber untuk menjawab soal. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan aktivitas guru selama selama implementasi pendekatan pembelajaran saintifik pada mata pelajaran Ekonomi berlangsung, 2) Mendeskripsikan aktivitas siswa selama implementasi pendekatan pembelajaran saintifik pada mata pelajaran Ekonomi berlangsung, 3) Mengetahui respon siswa dengan penerapan pendekatan pembelajaran saintifik pada mata pelajaran Ekonomi. Penelitian ini dilaksanakan pada pertengahan bulan Januari di kelas X SMA Negeri 1 Palangka Raya tahun ajaran 2016/2017 pada materi Bank, Lembaga Keuangan bukan Bank, dan Otoritas Jasa Keuangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X-4 SMA Negeri 1 Palangka Raya yang berjumlah 39 orang dan 1 orang guru ekonomi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa. Selama penerapan pendekatan pembelajaran saintifik berlangsung, pembelajaran diamati oleh peneliti. Dari hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut bahwa aktivitas guru telah dilaksanakan sesuai dengan proses pendekatan pembelajaran saintifik dan aktivitas siswa juga telah dilaksanakan sesuai dengan proses pendekatan pembelajaran saintifik. Sedangkan rata-rata presentase respon siswa yaitu 82,56% atau rata-rata jawaban siswa kelas X-4 terletak pada kategori sedang terhadap pendekatan pembelajaran saintifik pada mata pelajaran ekonomi. Siswa yang kurang kreatif dalam mencari informasi, dapat mencari informasi dari berbagai sumber yang sesuai baik dari buku ekonomi maupun dari internet.
Analisis Kualitas Tes Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X Di SMA Swasta Kota Palangka Raya Sri Maryati; Jairi; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas tes ulangan akhir semester mata pelajaran ekonomi untuk kelas X di SMA Swasta kota Palangka Raya tahun 2016.Soal tes ulangan akhir semester kelas X mata pelajaran ekonomi di SMA Swasta kota Palangka Raya dibuat oleh guru mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, karena analisis data atau informasi yang diperoleh datanya diolah dan dinyatakan dalam bentuk angka-angka yang dapat dilihat melalui taraf kesukaran soal, daya pembeda soal, validitas tes, reliabilitas tes, efektifitas distraktor, dan juga omit. Subyek dalam penelitian ini adalah soal ulangan semester mata pelajaran ekonomi dalam bentuk tes objektif pilihan ganda tahun 2016 kelas X di seluruh SMA Swasta kota Palangka Raya yang menggunakan kurikulum KTSP yaitu SMA PGRI 1, SMA Perintis, SMA Garuda, SMA Nahdhalatul Ulama, SMA Karya, SMA Nusantara, SMA Isen Mulang, SMA Muhammadiyah 2, SMA Panantiring dan SMA Purnama. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi yaitu berupa soal-soal tes ulangan semester mata pelajaran ekonomi kelas X beserta kunci jawaban soal tes, dan lembar jawaban ulangan siswa. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan menunjukkan kualitas tes ulangan semester mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA Swasta kota Palangka Raya, yaitu: (1) Taraf kesukaran soal dinyatakan baik, karena persentase soal dalam kategori sedang besar yaitu 59,28%, sedangkan soal mudah 13,60% dan soal sukar 27,13%. (2) Daya pembeda soal dinyatakan kurang baik, karena persentase soal dengan daya pembeda jelek tinggi yaitu 61,33%, soal dengan daya pembeda sedang 22,78%, dan soal dengan daya pembeda baik 15,90%. (3) Validitas tes dinyatakan tidak baik, karena persentase soal tidak valid sebesar 91,73, sedangkan soal valid hanya 8,28%. (4) Reliabilitas tes dinyatakan memiliki reliabilitas rendah (un-reliable) yaitu 0,165. (5) Efektifitas distraktor soal dinyatakan cukup baik, dengan persentase distraktor baik 55,63%, distraktor cukup baik 29,30%, dan distraktor tidak baik 15,08%. (6) Omit soal dinyatakan baik yaitu 9,75%.
Implementasi Buku Ajar IPS Di SMK Se-Kota Palangka Raya Selmi; Jairi; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar atau materi ajar adalah bahan atau materi yang harus dipelajari siswa dalam satu kesatuan waktu tertentu. Bahan ini dapat berupa konsep, teori, dan rumus-rumus keilmuan; cara, tata cara, dan langkah-langkah untuk mengerjakan sesuatu; dan norma-norma, kaidah-kaidah, atau nilai-nilai. Berdasarkan wawancara awal atau amatan awal yang peneliti lakukan kepada guru IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya, terlihat jelas bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya sering mengalami masalah seperti terjadinya perubahan kurikulum, perubahan ini sengaja diciptakan oleh atasan (Depdiknas) sebagai usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan atau pemerataan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, ataupun sebagai usaha untuk meningkatkan efisiensi dan sebagainya. Kemudian ketersediaan buku paket juga masih terbatas, sehingga guru IPS harus mengembangkan buku ajar dengan mencari bahan lain dari internet, supaya dapat digunakan sebagaimana yang diharapkan, serta dapat bermanfaat bagi peserta didik dan guru IPS itu sendiri dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran yang baik. Dan masalah yang juga sering guru alami adalah sukarnya mengelola kelas, sehingga akibat kegagalan guru menggelola kelas, tujuan pengajaran pun sukar untuk dicapai. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi buku ajar IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya. Metode pengumpulan data menggunakan lembar angket.Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari Guru IPS yang bertugas di SMK Se-Kota Palangka Raya, dengan jumlah populasi sebanyak 20 (dua puluh), dan jumlah sampel adalah jumlah keseluruhan dari populasi, jadi seluruh anggota populasi yang diteliti. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan penyebaran angket. Berdasarkan penelitian dari hasil penelitian diperoleh bahwa implementasi buku ajar IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya yang dilakukan dan diajukan dengan menganalisa data yang di dapat, maka yaitu; sebesar 82.46% dikategorikan sangat baik.
Kesesuaian Butir Soal Buatan Guru Dengan Tujuan Pembelajaran Ekonomi Di SMAN 1 Katingan Tengah Erlin Diana Noor; Jairi; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas. Subjek penelitiannya adalah Guru mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Katingan Tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butir soal sudah mampu mengukur kesesuaian butir soal dengan tujuan pembelajaran. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil penelitian dengan ditemukan sebanyak 26 butir soal telah sesuai dengan tujuan pembelajaran pada kurikulum yang berlaku, 3 butir soal tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran dan 1 butir soal yang tidak disebutkan dalam rumusan tujuan pembelajaran. Dan dalam aspek kognitif terdapat penyebaran soal belum sesuai dengan proporsi penyebaran soal yang baik, karena jumlah persentase yang sesuai proporsi hanya sebaran soal penerapan (C3) yaitu dengan persentase 30%, sedangkan untuk sebaran soal pengetahuan (C1) melewati batas proporsi penyebaran soal yang baik yaitu dengan persentase 36,67% dan sebaran soal pemahaman (C2) dengan persentase 33,33% masih jauh dari proporsi kriteria penyebaran soal yang baik.
Analisis Partisipasi Perempuan Dalam Pekerjaan Sektor Informal Di Kompleks Punton Palangka Raya Eriawaty; Emy Artuti
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community in Punton Complex, Pahandut District of Palangka Raya Municipality, is known as group of people who tend to work in informal sectors, including all family members from parents to children. Women’s involvement in informal sector occupations is further elaborated in this research, to be specific on reasons why they chose jobs in informal sectors. From the results of this research, it is found out that (1) Women’s participation in informal sector occupations in Punton Complex is relatively high, almost all housewives and female teenagers work in this sector. (2) Women work in informal sector in Punton Complex are motivated by unemployed husbands because of illnesses or other causes, low household income yet high outcome, as an activity during spare time, to earn money, and to gain experiences. (3) The type of informal sector occupations mostly performed by women in Punton Complex is trading, either trading groceries or being street vendors in the market area and shops in Palangka Raya Municipality.
Hubungan Antara Sertifikasi Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Sri Astuti; Tonich Uda; Rinto Alexandro; Revnussa Oktobery; Sri Rohaetin; Eriawaty; Kuwing Baboe; Dehen Erang; Eko Riady
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasional, yang bermaksud mendeskripsikan hubungan antara Sertifikasi (X1), Motivasi Kerja (X2) sebagai variabel bebas, dan Kinerja GUru (Y) sebgai variabel terikat. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah populasi 110 orang dengan mengambil sampel 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kerja yang dibagikan kepada guru dan Lembar Kinerja Guru diisi Kepala Sekolah, sedangkan nilai hasil uji sertifikasi diperoleh dari Panitia Sertifikasi Guru Rayon 18 Universitas Palangka Raya. Untuk mengetahui Kevalidan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas dan uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa: (1) Nilai Portofolio guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang mengikuti seleksi sertifikasi kuota 2008 dan 2009 tergolong pada klasifikasi sedang, (2) Motivasi kerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (3) Kinerja Guru SD Negeri kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (5) Ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (6) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dan motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil diatas maka disarankan kepada Kepala Sekolah SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, memberikan pembinaan, bimbingan, dan pengarahan kepada guru-guru yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas profesinya dengan mengikuti pelatihan, penataran, work shop, Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang sudah lulus sertifikasi hendaknya meningkatkan penguasaan terhadap empat kompetensi guru yakni kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, meningkatkan motivasi kerja, dan kinerjanya dalam rangka melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab yang diembannya. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya hendaknya tetap mendukung pelaksanaan sertifikasi dengan terus sosialisasi kepada guru-guru.
Kajian Pengaruh Sekolah Adiwiyata Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Aprianto; Nopriawan Berkat Asi; Jackson Pasini Mairing; Maya Erliza Anggraeni; Revianti Coendraad; Eriawaty; Lola Cassiophea; Whendy Trissan
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v14i1.207

Abstract

This study aims to study the influence of the adiwiyata school movement on the quality of education. This type of research is experimental research with a quantitative approach. This study compares environmental literacy, attitudes towards the environment, reading literacy, and numeracy literacy between adiwiyata schools and schools with adiwiyata potential. Data in the form of numbers obtained from reading literacy tests, numeracy literacy tests, environmental literacy tests and environmental care attitude questionnaires. The population in this study were 9 junior high schools with details of 3 schools that had achieved adiwiyata in the last five years and 6 public junior high schools with adiwiyata potential in Jekan Raya sub-district. Samples were taken randomly, where one school represented an adiwiyata school and one school represented adiwiyata potential. The sampling technique uses cluster random sampling (clustered random sampling). The result is that SMPN 9 Palangka Raya represents an adiwiyata school and SMPN 11 represents adiwiyata potential. The instruments used to collect data in this study were in the form of a questionnaire (questionnaire), objective test items, and interview guidelines and observation guidelines as supporting instruments. Data were analyzed statistically using Minitab software. The results of the study showed (1) the environmental literacy of SMPN 11 students was higher than that of SMPN 9 with a 95% confidence level, which means that there was no influence of adiwiyata schools on environmental literacy. (2) Students' attitudes towards the environment at SMPN 11 are better than SMPN 11 with a 95% confidence level, which means that there is no influence from Adiwiyata schools on students' attitudes towards the environment. (3) The reading literacy of SMPN 9 students is the same as SMPN 11 with a 95% confidence level, which means that there is no influence of adiwiyata schools on reading literacy. (4) The numeracy literacy of SMPN 11 students is more than SMPN 9 with a 95% confidence level, which means that there is no influence of adiwiyata schools on environmental literacy in numeracy. (5) Student achievement in both schools in the last five years is relatively the same.