Jairi
Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Palangka Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kualitas Tes Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X Di SMA Swasta Kota Palangka Raya Sri Maryati; Jairi; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas tes ulangan akhir semester mata pelajaran ekonomi untuk kelas X di SMA Swasta kota Palangka Raya tahun 2016.Soal tes ulangan akhir semester kelas X mata pelajaran ekonomi di SMA Swasta kota Palangka Raya dibuat oleh guru mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, karena analisis data atau informasi yang diperoleh datanya diolah dan dinyatakan dalam bentuk angka-angka yang dapat dilihat melalui taraf kesukaran soal, daya pembeda soal, validitas tes, reliabilitas tes, efektifitas distraktor, dan juga omit. Subyek dalam penelitian ini adalah soal ulangan semester mata pelajaran ekonomi dalam bentuk tes objektif pilihan ganda tahun 2016 kelas X di seluruh SMA Swasta kota Palangka Raya yang menggunakan kurikulum KTSP yaitu SMA PGRI 1, SMA Perintis, SMA Garuda, SMA Nahdhalatul Ulama, SMA Karya, SMA Nusantara, SMA Isen Mulang, SMA Muhammadiyah 2, SMA Panantiring dan SMA Purnama. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi yaitu berupa soal-soal tes ulangan semester mata pelajaran ekonomi kelas X beserta kunci jawaban soal tes, dan lembar jawaban ulangan siswa. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan menunjukkan kualitas tes ulangan semester mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA Swasta kota Palangka Raya, yaitu: (1) Taraf kesukaran soal dinyatakan baik, karena persentase soal dalam kategori sedang besar yaitu 59,28%, sedangkan soal mudah 13,60% dan soal sukar 27,13%. (2) Daya pembeda soal dinyatakan kurang baik, karena persentase soal dengan daya pembeda jelek tinggi yaitu 61,33%, soal dengan daya pembeda sedang 22,78%, dan soal dengan daya pembeda baik 15,90%. (3) Validitas tes dinyatakan tidak baik, karena persentase soal tidak valid sebesar 91,73, sedangkan soal valid hanya 8,28%. (4) Reliabilitas tes dinyatakan memiliki reliabilitas rendah (un-reliable) yaitu 0,165. (5) Efektifitas distraktor soal dinyatakan cukup baik, dengan persentase distraktor baik 55,63%, distraktor cukup baik 29,30%, dan distraktor tidak baik 15,08%. (6) Omit soal dinyatakan baik yaitu 9,75%.
Implementasi Buku Ajar IPS Di SMK Se-Kota Palangka Raya Selmi; Jairi; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar atau materi ajar adalah bahan atau materi yang harus dipelajari siswa dalam satu kesatuan waktu tertentu. Bahan ini dapat berupa konsep, teori, dan rumus-rumus keilmuan; cara, tata cara, dan langkah-langkah untuk mengerjakan sesuatu; dan norma-norma, kaidah-kaidah, atau nilai-nilai. Berdasarkan wawancara awal atau amatan awal yang peneliti lakukan kepada guru IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya, terlihat jelas bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya sering mengalami masalah seperti terjadinya perubahan kurikulum, perubahan ini sengaja diciptakan oleh atasan (Depdiknas) sebagai usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan atau pemerataan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, ataupun sebagai usaha untuk meningkatkan efisiensi dan sebagainya. Kemudian ketersediaan buku paket juga masih terbatas, sehingga guru IPS harus mengembangkan buku ajar dengan mencari bahan lain dari internet, supaya dapat digunakan sebagaimana yang diharapkan, serta dapat bermanfaat bagi peserta didik dan guru IPS itu sendiri dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran yang baik. Dan masalah yang juga sering guru alami adalah sukarnya mengelola kelas, sehingga akibat kegagalan guru menggelola kelas, tujuan pengajaran pun sukar untuk dicapai. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi buku ajar IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya. Metode pengumpulan data menggunakan lembar angket.Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari Guru IPS yang bertugas di SMK Se-Kota Palangka Raya, dengan jumlah populasi sebanyak 20 (dua puluh), dan jumlah sampel adalah jumlah keseluruhan dari populasi, jadi seluruh anggota populasi yang diteliti. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan penyebaran angket. Berdasarkan penelitian dari hasil penelitian diperoleh bahwa implementasi buku ajar IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya yang dilakukan dan diajukan dengan menganalisa data yang di dapat, maka yaitu; sebesar 82.46% dikategorikan sangat baik.
Kesesuaian Butir Soal Buatan Guru Dengan Tujuan Pembelajaran Ekonomi Di SMAN 1 Katingan Tengah Erlin Diana Noor; Jairi; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas. Subjek penelitiannya adalah Guru mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Katingan Tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butir soal sudah mampu mengukur kesesuaian butir soal dengan tujuan pembelajaran. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil penelitian dengan ditemukan sebanyak 26 butir soal telah sesuai dengan tujuan pembelajaran pada kurikulum yang berlaku, 3 butir soal tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran dan 1 butir soal yang tidak disebutkan dalam rumusan tujuan pembelajaran. Dan dalam aspek kognitif terdapat penyebaran soal belum sesuai dengan proporsi penyebaran soal yang baik, karena jumlah persentase yang sesuai proporsi hanya sebaran soal penerapan (C3) yaitu dengan persentase 30%, sedangkan untuk sebaran soal pengetahuan (C1) melewati batas proporsi penyebaran soal yang baik yaitu dengan persentase 36,67% dan sebaran soal pemahaman (C2) dengan persentase 33,33% masih jauh dari proporsi kriteria penyebaran soal yang baik.