Imam Iqbal
UIN Sunan Kalijaga

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal KALAM

KOSMOLOGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI: Pergeseran Paradigmatik dan Implikasinya terhadap Studi Agama Iqbal, Imam
KALAM Vol 8, No 1 (2014): JUNI 2014
Publisher : FAKULTAS USHULUDDIN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCOSMOLOGY, SCIENCES, AND TECHNOLOGY: SHIFTING OF PARADIGM AND ITS IMPLICATIONS FOR RELIGIOUS STUDIES. The universe, aside from being “subject matter” of cosmology, is also one of the determining coordinates of paradigm development. The transition happening in the realm of cosmology circular will result in a paradigm shift and the achievement of civilization. It is the circularity of this development which is found in the human civilization. This paper seeks to tread the development in a descriptive-explorative way. From this point, this study reveals three things: first, the development of science and technology of modern humans is influenced by the Cartesian-Newtonian model of cosmology; Secondly, in spite of its spectacular success, positivistic character of modern cosmology still has an internal defect. Such faulty is evidently demonstrated by blasphemies arising from the same area cultivated by the old cosmology, although they appear with many assumptions at odds with the old one. Third, the implications of changes in cosmology also penetrate other dimensions of human life, especially religion. Such transitions require religion not merely to stand on the doctrinaire attitudes relying on sacred texts, but it should also consider other elements which previously have not been taken into account.Kata Kunci: sains Islam; filsafat ilmu; epistemologi
KOSMOLOGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI: Pergeseran Paradigmatik dan Implikasinya terhadap Studi Agama Iqbal, Imam
KALAM Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.8 KB) | DOI: 10.24042/klm.v8i1.166

Abstract

Alam semesta, selain menjadi “subject matter” kosmologi, juga merupakan salah satu koordinat penentu perkembangan paradigma. Peralihan yang terjadi di ranah kosmologi secara sirkuler akan berakibat pada pergeseran paradigma dan pencapaian peradaban. Sirkularitas perkembangan inilah yang ditemukan dalam peradaban manusia. Tulisan ini berupaya menapaki perkembangan itu secara deskriptif-eksploratif. Dari titik ini, ditemukan: pertama, perkembangan sains dan teknologi manusia modern dipengaruhi oleh kosmologi Cartesian-Newtonian; Kedua, meski telah menghasilkan sukses spektakuler, kosmologi modern yang bercorak positivistik itu tetap memiliki cacat internal. Ini terbukti dari hujatan-hujatan yang muncul dari wilayah keilmuan yang sama dengan wilayah yang digeluti oleh kosmologi lama, meski muncul dengan asumsi-asumsi yang banyak berseberangan dengan yang lama. Ketiga, implikasi perubahan kosmologi ternyata juga merambah dimensi kehidupan manusia lainnya, terutama agama. Secara langsung, peralihan kosmologi ini menuntut respon agama untuk tidak melulu berpijak pada pola doktriner yang terlalu mengandalkan teks-teks suci,tetapi harus pula mempertimbangkan unsur-unsur lainnya yang selama ini tidak diperhitungkan.