Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN EKSTRAKSI ANTOSIANIN KULIT TERUNG JEPANG (Solanum melongena L.) Nurud Diniyah; Tri Susanto; Fithri Choirun Nisa
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis terung dan konsentrasi HCl dalam etanol terhadap kualitas fisik dan kimia pigmen antosianin kulit terung. Penelitian ini disusun dengan menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 2 faktor yaitu jenis terung (T), Kopek dan Kraigi dan konsentrasi HCl dalam etanol (P) 0,50 N; 1,00 N; dan 1,50 N dengan ulangan sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan uji lanjut BNT α = 5 %. Penentuan perlakuan terbaik menggunakan metode “ Multiple Attribute”. Perlakuan terbaik antosianin kulit terung diperoleh dari jenis terung Kopek dan konsentrasi HCl dalam etanol 1,00 N dengan karakteristik nilai pH 1,03; total antosianin 0,56 (mg/ml); rendemen antosianin 15,28x10-3 %; tingkat kecerahan (L*) 31,60; intensitas warna merah (a+) 33,50; dan sisa residu etanol 1,16 %. Kata kunci: Ekstraksi, Antosianin, Terung, Etanol
Characteristic of Analog Rice Using Hot Extruder Twin Screw Nurud Diniyah; Amelia Puspitasari; Ahmad Nafi; Achmad Subagio
Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpasca.v13n1.2016.36-42

Abstract

The research aimed to determine the characterization of the physical, chemical and organoleptic of analog rice. Samples from analog rice consist two formulations e.i with 50% mocaf 50% corn flour (R) and with propotion 40% mocaf : 50% corn flour: 10% sweet potato (U), triplicated. Parameters lightness, Hue, weighs of 100 grain, weight per grain, bulk density, proximat and organoleptics were analysed. Beras analog R and U have characteristic values of L (Lightness) 33.2-37.0 and Hue (ºH) 96.0-360.9, weighs of 100 grain 3.12-3.52 grams and weight per grain 0.031-0.035 grams, bulk density 0.617-0.639 g/ml, moisture content 11.50-13.73%, ash content 0.69-0.97%, protein 4.22-7.67%, crude fat 0.716-0.725%, carbohydrate 76.90-82.86%, starch 65.39-74.79%, amylose 4.76-4.82%, amylopectin 95.18-95.24% and in vitro digestibility 49.45-51.18%. KARAKTERISTIK BERAS ANALOG MENGGUNAKAN HOT EXTRUDER TWIN SCREWTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari sifat fisik, kimia dan organoleptik dari beras analog berbahan dasar mocaf, tepung jagung dan ubi ungu. Sampel yang digunakan terdiri dari 2 formulasi beras analog menggunakan mocaf 50% : tepung jagung 50% (R) dan mocaf 40% : tepung jagung 50% : tepung ubi ungu 10% (U) yang diulang sebanyak 3 kali dengan parameter yang diuji meliputi kecerahan (L*), Hue (ºH), bobot 100 butir, berat per butir, densitas kamba, proksimat dan organoleptik. Beras analog R dan U memiliki karakteristik yaitu 33,2-37,0 (nilai kecerahan); 96,0-360,9 Hue (ºH); 3,12-3,52 gram (bobot 100 butir); 0,031-0,035 gram (berat per butir); 0,617-0,639 gram/mL (densitas kamba); 11,50-13,73% (kadar air); 0,69-0,97% (kadar abu); 4,22-7,67% (kadar protein); 0,716-0,725% (kadar lemak); 76,90-82,86% (kadar karbohidrat); 65,39-74,79% (kadar pati); 4,76-4,82% (kadar amilosa); 95,18-95,24% kadar amilopektin dan 49,45-51,18% (daya cerna).
PENGGUNAAN VITAMIN C DAN SUHU PENGERINGAN PADA PEMBUATAN CHIP (IRISAN KERING) LABU KUNING LA3 (Cucurbita moschata) Mukhammad Fauzi; Dessy eka Kuliahsari; Nurud Diniyah; Andrew Setiawan Rusdianto
Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpasca.v14n2.2017.108-115

Abstract

Labu kuning LA3 adalah labu unggul hasil penyilangan yang karakteristiknya mudah rusak selama proses penyimpanan. Salah satu alternatif untuk memperpanjang masa simpan adalah mengolahnya sebagai chip atau irisan kering. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi vitamin C dan suhu pengeringan terhadap karakteristik mutu fisik dan kimia chip labu kuning. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu konsentrasi vitamin C (0,4%, 0,5%, dan 0,6%) dan suhu pengeringan (40oC, 50oC, dan 60oC). Chip labu kuning yang dibuat dengan perbedaan konsentrasi vitamin C dan suhu pengeringan memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai rendemen, higroskopisitas, kecerahan, kadar air, kadar vitamin C, dan kadar beta karoten. Produk chip labu kuning LA3 terbaik adalah produk yang dibuat dengan dengan konsentrasi vitamin C 0,5% dan pengeringan dengan suhu 40oC. Chip labu kuning yang menghasilkan karakteristik mutu terbaik dari perlakuan yang ada, memiliki karakteristik nilai rendemen sebesar 5,48%; higroskopisitas 12,79 %, kecerahan 94,27, kadar air 11,49 %, kadar vitamin C 2,47 %, dan kadar beta karoten sebesar 13,20 mg/100 g bahan.
The Effectiveness of Nutrition Counseling on The First Thousand Days of Life Group in Improving Knowledge and Attitude on Nutrition Awareness Ancah Caesarina Novi Marchianti; Elly Nurus Sakinah; Nurud Diniyah
Journal of Agromedicine and Medical Sciences Vol 3 No 3 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ams.v3i3.5331

Abstract

Nutrition status in the first thousand days of life (FTDL) of 270 days during pregnancy and 730 days in the infant's first life is a critical period, since the resulting consequences are permanent and irreparable. There are still many problems in the group of FTDL around the campus of University of Jember which require intensive handling, such as stunting, low energy protein, anemia, underweight and etc. Methods of improving the quality of nutrition for the FTDL group can be done by increasing knowledge about nutrition through counseling by utilizing various media (posters, brochures, videos, demos and presentation slides). This study aims to determine how far is the effectiveness of nutrition counseling in improving knowledge and attitude awareness on nutrition problems. The method used was to give counselling on nutrition in the target groups (members of Posyandu Catleya A and B) and assessed changes by comparing the level of nutritional knowledge and attitude before and after receiving counseling. The results showed there were significant differences in the level of nutritional knowledge and attitude between before and after the counseling about nutrition and food processing technology. It can be concluded that this method is quite effective to raise awareness of FTDL group on nutrition problems. Keywords: food insecurity, nutrition counseling, nutrition awareness