Septina F. Mangitung
Akuakultur, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu, Indonesia.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effectiveness of Aquaponic Systems to Reduce Ammonia in Tilapia (Oreochromis niloticus) Culture: Efektifitas Sistem Akuaponik dalam Mereduksi Amonia pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Muh. Wahyu Hidayah; Septina F. Mangitung; Rusaini
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 22 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.949 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v22i1.2021.1-10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sistem akuaponik yang menggunakan jumlah rumpun tanaman kangkung (Ipomea aquatica) berbeda dalam menyerap amonia pada budidaya ikan nila (Orechromis niloticus). Penelitian ini menggunakan didesain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan yaitu Perlakuan A (tanpa kangkung), B (3 rumpun kangkung), C (6 rumpun kangkung), D (9 rumpun kangkung) dan E (12 rumpun kangkung). Penelitian ini dilaksanakan selama 60 hari pada bulan November-Desember 2018 bertempat di Laboratorium Reproduksi Ikan, Universitas Brawijaya, Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jumlah rumpun kangkung yang berbeda pada sistem akuaponik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap reduksi konsentrasi amonia dan nitrit, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap penurunan konsentrasi nitrat dalam media pemeliharaan dan pertumbuhan mutlak ikan nila. Konsentrasi reduksi amonia dan nitrit tertinggi terdapat pada perlakuan 12 rumpun kangkung, masing-masing sebesar 84,31% dan 69,88%.
Effect of Basil Leaves Ekstract (Ocimum basilicum L.) on Hatching Rate of Carp (Cyprinus carpio) Eggs Infected With Fungus: Pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap Daya Tetas Telur Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Terserang Jamur Andi Heryanti Rukka; Septina F. Mangitung; Aan Fauzan
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.967 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i2.2022.67-76

Abstract

Salah satu pengendalian penyakit akibat jamur pada telur ikan mas adalah adalah dengan memanfaatkan tanaman tradisional yang bersifat anti jamur seperti penggunaan daun kemangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap daya tetas telur ikan mas (Cyprinus carpio) yang terserang jamur. Pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) diharapkan mampu meningkatkan daya tetas telur ikan mas (Cyprinus carpio) yang terserang oleh jamur. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perbedaan dari dosis ektrak daun kemangi antara lain Perlakuan A (0 mg/L), B (55 mg/L), C (60 mg/L), D (65 mg/L), dan E (70 mg/L). Perlakuan dilakukan dengan merendam telur ikan mas (Cyprinus carpio) ke dalam media perndaman selama 20 menit, kemudian telur ikan mas dimasukan kembali ke dalam wadah penetasan, selanjutnya telur diamati menggunakan mikroskop setiap 1×120 menit. Data prevalensi dan data Hatching rate dianalisis menggunakan analisis ragam ANOVA dengan bantuan minitab 16. Jika terdapat perbedaan perlakuan maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Data kelangsungan hidup dan data kualitas air dianalisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pemberian daun kemangi berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur ikan mas. Perlakuan dengan dosis 65 mg/L daun kemangi menghasilkan daya tetas telur tertinggi.
Feeding Maggot Meal (Hermetia Illucens) with Different Feeding Rate on the Growth and Survival of Tilapia (Oreochromis niloticus): Pemberian Pakan Berbahan Baku Tepung Maggot (Hermetia illucens) dengan Feeding Rate Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Adji Suganda; Desiana Trisnawati Tobigo; Septina F. Mangitung; Madinawati
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i3.2022.123-130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian pakan berbahan baku tepung maggot (Hermetia illucens) dengan feeding rate berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Organisme uji yang digunakan adalah benih ikan nila (O. nilaticus) dengan bobot 1,53 - 2,03 g sebanyak 200 ekor. Benih ikan nila diperoleh dari Pembudidaya di Desa Potoya, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penelitian ini didesain menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan dalam penelitian ini yakni pemberian pakan dengan feeding rate berbeda yaitu: A (4% dari biomassa ikan); B (5% dari biomassa ikan); C (6% dari biomassa ikan); dan D (7% dari biomassa ikan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan berbahan baku tepung maggot dengan feeding rate berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak ikan nila. Pertumbuhan bobot dan kelangsungan hidup ikan nila tertinggi (p<0,05) diperoleh pada perlakuan feeding rate 7%.