Muhammad Amri
Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

URGENSI PEMBELAJARAN BAGI PENGEMBANGAN KARAKTER AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI Amri, Muhammad
Lentera Pendidikan Vol 16, No 2 (2013): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tulisan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 terhadap mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari urgensi strategi pembelajaran yang dikembangkan oleh dosen terhadap pengem-bangan karakter akademik mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan. Data dihasilkan melalui kuisioner yang isinya dikonstruk untuk mengukur efek strategi pembelajaran terhadap peningkatan sikap ilmiah di kalangan mahasiswa. Hasilnya dianalisis dan dirujuk untuk menjelaskan strategi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan pembentukan karakter akademik yang di-maksud. Sehingga dengan demikian, penelitian ini dapat dikategorikan ke dalam jenis penelitian bercampur antara kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian ini menggambarkan lemahnya desain strategi pembelajaran sehingga kurang ber-pengaruh terhadap pembentukan sikap akademik mahasiswa.Abstract: This writing based on the research conducted on 2012 at the students of state university of Alauddin Makassar. This study aims at finding the urgency of teaching strategy developed by lecturer toward students’ academic character after having lecture. Data got through questionnaire constructed to measure the effect of teaching strategy toward the increasing of students’ scientific attitude. Data were analyzed and referenced to explain strategy which is needed to optimalize the building those academic characters. Therefore, this study is categorized into mix method, qualitative and quantitative method. The result of this study shows that the design of teaching strategies are still low, therefore they do not affect significantly to build students’ academic attitude.
ANALISIS PENGARUH KOMPENSASI DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN MEDIASI MOTIVASI KERJA (Studi pada PNS di Sekretariat Daerah Kabupaten Demak) Amri, Muhammad
GEMA EKSOS Vol 8, No 2 (2013): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.606 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kompensasidan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja denganmediasi motivasi kerja. Obyek penelitian adalah pegawainergeri sipil (PNS) di Sekretariat Daerah Kab. Demak,dengan populasi 255 orang dan sampel 108 orang.Berdasarkan regresi linear berganda persamaan I,diperoleh Adjusted R Square = 0,474. Dari regresilinear berganda persamaan II, variabel kompensasi,pengembangan karier dan motivasi kerja berpengaruhpositif dan signifikan terhadap variabel kepuasankerja. Diperoleh hasil sumbangan terbesar dari variabelkompensasi sebesar 0,524 dan uji determinasi dihasilkanAdjusted R Square = 0,727.Dari hasil penelitian ini dapat diupayakan untukmeningkatkan kepuasan kerja di lingkungan SekretariatDaerah Kabupaten Demak dengan cara menerapkankompensasi dan pengembangan karier yang tepat sertameningkatkan motivasi kerja , sebagai salah satu upayapemeliharaan sumber daya manusia dalam organisasi,Kata Kunci : Kompensasi, Pengembangan Karier, MotivasiKerja dan Kepuasan Kerja.
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN MELALUI KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi pada Dosen Universitas Sultan Fatah Demak) Amri, Muhammad
GEMA EKSOS Vol 7, No 2 (2012): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.606 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untukmenguji pengaruh karakteristik individu dan motivasikerja untuk dosen kinerja melalui kepuasan kerja dankomitmen organisasional. Data pada karakteristikindividu, motivasi kerja, kinerja, kepuasan kerja dankomitmen organisasional diperoleh melalui menggunakankuesioner untuk 110 responden teknik sampel penarikandengan purposive dari 135 populasi.Hasil penelitian menunjukkan individu Karakteristikdan Motivasi Kerja memiliki pengaruh positif padakepuasan kerja. Karakteristik individu, Motivasi Kerja,dan Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadapkomitmen organisasional. Karakteristik individu,Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, komitmen organisasionalmemiliki pengaruh positif pada kinerja. Berdasarkanhasil pengujian hipotesis masalah penelitian ini adalahKarakteristik Individu memiliki tidak berpengaruh padakinerja dosen di Sultan fatah University.Kata Kunci: Individual Karakteristik, Motivasi Kerja,Kinerja, Kepuasan Kerja Komitmen Organisasional.
PEMIKIRAN ETIKA IBNU MISKAWAIH Nizar, Nizar; Barsihannor, Barsihannor; Amri, Muhammad
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibnu Miskawaih dijuluki sebagai bapak etika Islam. Ia telah mampu merumuskan dasar-dasar etika di dalam kitabnya Tahdzib al Akhlaq wa Thathir al A‘raq (PendidikanBudi dan Pembersihan Akhlak ). Sumber filsafat etika Ibnu Miskawaih berasal dari fisafat Yunani, peradaban Persia, ajaran syariat Islam dan pengalaman pribadi. Dalam pemikirannya mengenai etika, ia memulainya dengan menyelami jiwa manusia. Ia memandang bahwa ilmu jiwa memiliki keutamaan sendiri dibandingkan dengan ilmu-ilmu jiwa lainnya. Ajaran etika Ibnu Miskawaih berpangkal pada teori jalang tengah. Intinya menyebutkan bahwa keutamaan akhlak secara umum diartikan sebagai posisi tengah ekstrem kelebihan dan ekstrem kekurangan masing-masing jiwa manusia. Dengan demikian, menurut Ibnu Miskawaih bahwa akhlak merupakan keadaan jiwa yang mengajak sesorang untuk melakukan perbuatan tanpa dipikirkan dan diperhitungkan sebelumnya. Sehingga akhlak dapat dijadikan fitrah manusia dengan melakukan latihan-latihan yang terus menerus hingga menjadi sifat diri yang melahirkan akhlak yang baik.
PEMIKIRAN ETIKA IBNU MISKAWAIH Nizar, Nizar; Barsihannor, Barsihannor; Amri, Muhammad
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): Pemikiran Islam dan Hubungannya dengan Budaya Nusantara
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.656 KB) | DOI: 10.35905/kur.v10i1.584

Abstract

Ibnu Miskawaih dijuluki sebagai bapak etika Islam. Ia telah mampu merumuskan dasar-dasar etika di dalam kitabnya Tahdzib al Akhlaq wa Thathir al A‘raq (PendidikanBudi dan Pembersihan Akhlak ). Sumber filsafat etika Ibnu Miskawaih berasal dari fisafat Yunani, peradaban Persia, ajaran syariat Islam dan pengalaman pribadi. Dalam pemikirannya mengenai etika, ia memulainya dengan menyelami jiwa manusia. Ia memandang bahwa ilmu jiwa memiliki keutamaan sendiri dibandingkan dengan ilmu-ilmu jiwa lainnya. Ajaran etika Ibnu Miskawaih berpangkal pada teori jalang tengah. Intinya menyebutkan bahwa keutamaan akhlak secara umum diartikan sebagai posisi tengah ekstrem kelebihan dan ekstrem kekurangan masing-masing jiwa manusia. Dengan demikian, menurut Ibnu Miskawaih bahwa akhlak merupakan keadaan jiwa yang mengajak sesorang untuk melakukan perbuatan tanpa dipikirkan dan diperhitungkan sebelumnya. Sehingga akhlak dapat dijadikan fitrah manusia dengan melakukan latihan-latihan yang terus menerus hingga menjadi sifat diri yang melahirkan akhlak yang baik.
MUNASABAH PASANGAN DIKSI AL-QURAN Amri, Muhammad
Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ilmu Ushuluddin dan Filsafat Vol 13 No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.14 KB) | DOI: 10.24239/rsy.v13i1.94

Abstract

Attention to the Qur'anic word (mufradat al-Quran) is sufficient for a large portion of the Qur'anic Study. Whether in the form of detecting the correct selection of words in a verse, the study of repetition of words in the Qur'an, to the linkage of each word in a single verse of the Qur'an. It turns out that in the Qur'an there is a pair of words called the same number of repetitions that have not been explored more deeply by so many experts of Alqur'an. This study is a literature study in the form of descriptive qualitative research using approach 'Ulum al-Qur'a>n. This papar traces each pair of words that have the same number of repetitions in the Qur'an, the range of meanings of the repetitions in the Qur'an and than to further determines the munasabah (relation) between the pair of words. This study produces a table of pairs of words mentioned in the Qur'an with the same number, then produces a table of meaning ranges from those words in its repetition in the Qur'an which in turn gets some categories of linkages between the word pairs in the form of causal linkage, process-results, synonyms, antonyms, characters (characteristics), and functions. The results of this study are expected to bring up the other side of the miracles of the Qur'an from the point of the mufrada>t al-Qur'an. At the same time bring the hidden wisdom of the content of Alqur'an with the overall meaning and meaning of each Alqur'an word.
PEMIKIRAN ETIKA IBNU MISKAWAIH Nizar, Nizar; Barsihannor, Barsihannor; Amri, Muhammad
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): Pemikiran Islam dan Hubungannya dengan Budaya Nusantara
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.656 KB) | DOI: 10.35905/kur.v10i1.584

Abstract

Ibnu Miskawaih dijuluki sebagai bapak etika Islam. Ia telah mampu merumuskan dasar-dasar etika di dalam kitabnya Tahdzib al Akhlaq wa Thathir al A?raq (PendidikanBudi dan Pembersihan Akhlak ). Sumber filsafat etika Ibnu Miskawaih berasal dari fisafat Yunani, peradaban Persia, ajaran syariat Islam dan pengalaman pribadi. Dalam pemikirannya mengenai etika, ia memulainya dengan menyelami jiwa manusia. Ia memandang bahwa ilmu jiwa memiliki keutamaan sendiri dibandingkan dengan ilmu-ilmu jiwa lainnya. Ajaran etika Ibnu Miskawaih berpangkal pada teori jalang tengah. Intinya menyebutkan bahwa keutamaan akhlak secara umum diartikan sebagai posisi tengah ekstrem kelebihan dan ekstrem kekurangan masing-masing jiwa manusia. Dengan demikian, menurut Ibnu Miskawaih bahwa akhlak merupakan keadaan jiwa yang mengajak sesorang untuk melakukan perbuatan tanpa dipikirkan dan diperhitungkan sebelumnya. Sehingga akhlak dapat dijadikan fitrah manusia dengan melakukan latihan-latihan yang terus menerus hingga menjadi sifat diri yang melahirkan akhlak yang baik.