Made Dirgantara
Departemen Fisika, FMIPA, Institut Pertanian Bogor

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KARAKTERISASI MEKANIK BIOKOMPOSIT KLOBOT JAGUNG SEBAGAI BAHAN DASAR PLASTIK BIODEGRADABLE Dirgantara, Made; Saputra, Miko; Khalid, Muhammad; Wahyuni, Eni Septi; Kurniati, Mersi
Program Kreativitas Mahasiswa - Penelitian PKM-P 2013
Publisher : Ditlitabmas, Ditjen DIKTI, Kemdikbud RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.816 KB)

Abstract

The corn production in Indonesia, based on the data from Badan Pusat Statistik in 2012, amounted to 19.73 million tons, the cornhusk from the corn crop is about 38.38%. The utilization of cornhusk itself has not been maximized yet, so the research to maximize the utilization of cornhusk is required. The research has been made biocomposites cornhusk and Linear Low Density Polyethylene (LLDPE) with hot press method. Biocomposites made with the variation of cornhusk:LLDPE are 30:70, 40:60, 50:50, 60:40, 70:30, and it is characterized of the mechanical characteristics (tensile and tear) with Universal Testing Machine (UTM), biodegradation in a qualitative manner. Mechanical analysis showed the mechanical characteristics decrease with the addition of cornhusk concentration on biocomposites, and concentration 30:70 has the highest mechanical characteristics with tensile strength 24.77 MPa, elongation 19.10% and tear strength 53.94 N/mm. The result is contrast with the biodegradable analysis in which the bigger concentration cornhusk then the level of biodegradability is higher.Keywords: biocomposites, biodegradable,  cornhusk, mechanical characteristic
Proses Torefaksi Untuk Meningkatkan Nilai Kalor Cangkang Sawit dengan Metode COMB Gde Suastika, Komang; Karelius, Karelius; Dirgantara, Made; Rumbang, Nyahu
Risalah Fisika Vol 3, No 2 (2019): Risalah Fisika ISSN 2548-9011
Publisher : Physical Society of Indonesia (PSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.3 KB) | DOI: 10.35895/rf.v3i2.159

Abstract

Abstrak – Indonesia merupakan negara produsen dan eksportir kelapa sawit terbesar di dunia, yang menghasilkan limbah biomassa yang melimpah. Pemanfaatan limbah hasil industri kelapa sawit menjadi bahan bakar dengan modifikasi termokimia dapat menjadi salah satu solusi untuk membuat nilai tambah dari limbah tersebut. Berdasarkan tinjauan dan penelitian terdahulu, cangkang kelapa sawit merupakan bahan baku yang baik untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar berbasis biomassa. Pada penelitian ini dilakukan proses torefaksi cangkang sawit dengan ukuran lolos ayakan 0,5 cm kemudian diuji nilai kalor sebelum dan setelah torefaksi. Torefaksi cangkang sawit dengan menggunakan metode COMB (Counter Flow Multi-Buffle) pada suhu 250 °C dan flowrate 4 cm3/menit meningkatkan nilai kalor sebesar 824,43 cal/g dengan nilai sebelum dan setelah torefaksi sebesar 4018,78 cal/g dan 4843,21 cal/g. Dibandingkan dengan metode batch pada penelitian sebelumnya nilai kalori yang dihasilkan tidak berbeda jauh. Keunggulan metode COMB adalah waktu prosesnya yang singkat yakni sebesar 5 menit, sedangkan metode batch memerlukan waktu 15-60 menit, sehingga kebutuhan energi untuk prosesnya lebih besar. Kata kunci: bahan bakar, cangkang sawit, counter flow multi-buffle, nilai kalori, torefaksi
Karakterisasi Struktur Material Pasir Bongkahan Galian Golongan C Dengan Menggunakan X-Ray Difraction (X-RD) Di Kota Palangkaraya Hakim, Luqman; Dirgantara, Made; Nawir, Muhammad
Jurnal Jejaring Matematika dan Sains Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Jejaring Matematika dan Sains
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.904 KB)

Abstract

Telah dilakukan Karakterisasi Struktur Material Pasir Bongkahan Galian Golongan C Dengan Menggunakan X-Ray Difraction (X-RD). Karakterisasi fisis material menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) bertujuan mengetahui komposisi mineral dengan melihat intensitas pada sudut 2? yang karakteristik untuk setiap senyawa. X-RD yang digunakan adalah model Rigaku Miniflex 600 Benchop X-Ray Diffraction (XRD) (F.F tube 40kV, 15 mA) dengan detector Scintillation counter (K? filter) dilakukan dari 2 teta 10o ? 80o. Analisis XRD dilakukan dengan menggunakan aplikasi High Score PlusVersi 3.0e. Objek penelitian ini adalah pasir bongkahan dengan variasi perbedaaan warna, yaitu .  yaitu kecoklatan, hitam dan hitam pekat. Bongkahan pasir berasal dari galian golongan C di kota Palangka Raya yang diambil dari lokasi penambangan Jalan Tjilik Riwut km.18 dan Lokasi Penambangan Kelampangan.  Untuk mengetahui kandungan mineral dalam suatu bahan tambang digunakan peralatan X-RD. Penggunaan X-RD cukup tepat karena X-RD bisa memberikan informasi mengenai struktur material dan nilai sudut kristalnya. X-RD bekerja berdasarkan difraksi sinar X yang dihamburkan oleh sudut kristal material yang dianalisa. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai kandungan material dan nilai sudut kristal yang terukur. Dengan adanya informasi struktur material diharapkan dapat digunakan sebagai informasi awal untuk penerapan dibidang kajian lainnya
Pemurnian Asap Cair Hasil Torefaksi Cangkang Sawit dengan Cara Destilasi dan Filtrasi dengan Arang Aktif: Purification of Liquid Smoke from Torrefaction of Palm Oil by Distillation and Filtration with Activated Charcoal Karelius, Karelius; Rosmainar, Lilis; Novia Toemon, Angeline; Dirgantara, Made
Jurnal Jejaring Matematika dan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jjms.2020.v2.i2.407

Abstract

The liquid smoke produced from the torrefaction process of oil palm shells has the potential to be used as an antiseptic base for hand sanitizer and disinfectant products. It is due to its high phenol and acetic acid content. Apart from phenol and acetic acid, there are many other compounds that must be separated in the hope of obtaining liquid smoke with the main components of acetic acid and phenol, which function as antibacterial agents. This research begins with the production of liquid smoke through a torrefaction process. The liquid smoke obtained is distilled at 150 oC and followed by adsorption with activated charcoal for the purification process. The pH value and acetic acid content in the purified liquid smoke were determined and analyzed using GC-MS to determine the chemical compounds. The pH value has decreased after the refining process by distillation, and activated charcoal is inversely proportional to the increase in acetic acid levels after purification. Based on GC-MS analysis results, it can be seen that the levels of acetic acid, phenol, propanoic acid, and 2-propanone increased after distillation. The loss of 1,2-Benzenediol and 2-Furancarboxaldechde compounds shows that distillation of liquid smoke at 150oC is effective for separating the heavy fraction of liquid smoke. Furthermore, the distilled liquid smoke is filtered using activated charcoal. The GC-MS analysis results showed that the filtration results with activated charcoal could increase acetic acid and propanoic acid levels in liquid smoke.