Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisa Karakteristik Turbin Angin Sumbu Vertikal Tipe Savonius Helius Prasetyo, Yuli; Hidayatullah, Nur Asyik
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 4, No 1 (2019): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.354 KB)

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Ironisnya, peningkatan kebutuhan energi listrik tersebut tidak diimbangi dengan persediaan energi yang memadai. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancang sebuah prototipe Turbin Angin Sumbu Vertikal (Vetical Axis Wind Turbine) tipe Savonius Helius sebagai solusi pemenuhan listrik dengan pemanfaatan energi alternatif terbarukan. Turbin angin ini menggunakan fiber sebagai bahan utama pembuatan blade. Tahap penelitian meliputi perencanaan, pembuatan prototipe, dan pengujian prototipe. Proses pengujian prototipe dilakukan dengan menggunakan variasi kecepatan angin sebesar 2 m/s, 3 m/s, 4 m/s, 5 m/s. Hasilnya menunjukkan bahwa turbin angin tipe Savonius Helius dengan variasi sudut per-blade 22,5° menunjukkan kecepatan putaran tertinggi sebesar 222,4 Rpm pada kecepatan angin 5,9 m/s dan paling rendah sebesar 47,8 Rpm pada kecepatan angin 2,0 m/s. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa turbin angin tipe Savonius Helius dengan variasi sudut per-blade 22,5° mampu menghasilkan kecepatan putaran yang relatif tinggi dan dapat berputar pada kecepatan angin yang rendah.
THE LOW ROTATION 1 PHASE AC GENERATOR USING MULTIPLE STATOR AND ROTOR METHOD IN THE FLOATING-HYDRO POWER PLANT Amrulloh, Ahmad Afif; Winarno, Basuki; Prasetyo, Yuli; Kusumo Haryo, Raden Jasa
JEEMECS (Journal of Electrical Engineering, Mechatronic and Computer Science) Vol 2, No 2 (2019): August 2019
Publisher : Merdeka Malang University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jeemecs.v2i2.3205

Abstract

Abstract— Electrical energy is the most vital necessity in daily human’s life. The need of electrical energy has been continuously increasing along with the industry and society development. Indonesia is a tropical country with loads of energy sources which one of them is the new renewable energy sources. There are still many unexploited river flows that possess potentials as energy sources. The Floating-Hydro power plant is one of portable power plants harnessing the river flows as the energy source. In this study, the Low Rotation 1 Phase AC Generator Using Multiple Stator and Rotor Method in the Floating-Hydro Power Plant was designed. This generator consisted of several stators and rotors. The stator was strung together using the enamel wire. As in accordance to the design outcome, the number of stator windings was 364 per coil, the space between windings was 4cm, and the stator diameter was 25cm. Meanwhile, the rotor consisted of Neodymium (NdFeB) type permanent magnet which was going to be induced into the stator. Every rotor consisted of 10 pieces of permanent magnet with a space between magnets was 2cm. The experiment result, which was performed on the 1 phase axial generator using 2 stators and 3 rotors with loads in the form of 3 pieces of 35W 12VAC lamps, generated voltages of 2,1 VAC with currents of 0,03A at the low speed of 100rpm.  Meanwhile, at the speed of 1200rpm, it generated voltages of 10,68VAC with currents of 0,23A. DOI : https://doi.org/10.26905/jeemecs.v2i2.3205
Sistem Kontrol Motor Dc Brushless Dengan Fix Frequency Hybrid Fuzzy Logic Controller pribadi, wahyu; Prasetyo, Yuli
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 4, No 2 (2019): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.282 KB) | DOI: 10.32486/jeecae.v4i2.361

Abstract

Motor DC brushless (BLDCM) umumnya dikontrol menggunakan jembatan semikonduktor daya tiga fase. Pendeteksian posisi rotor menggunakan 3 sensor hall effect. Berdasarkan posisi rotor komponen switching secara berurutan aktif setiap 60 derajat yang disebut six step commutation. BLDCM memiliki karakteristik kecepatan / torsi yang baik, efisiensi dan respon dinamis tinggi dan banyak diaplikasikan di industri dan propulsi kendaraan. BLDCM. Kontroler yang sesuai dibutuhkan untuk mencapai performa pengendalian BLDCM. Umumnya dalam pengendalian motor magnet permanen  menggunakan kontroler proporsional-integral (PI). Kontroler PI sulit untuk mengatasi beberapa kompleksitas kontrol seperti non-linear, gangguan beban dan variasi parametrik. Selain itu pengendali PI membutuhkan model matematika linear yang tepat. Penelitian ini membahas hybrid Fuzzy Logic - Proportional Integral Controller (Fuzzy PI) untuk kontrol kecepatan dari BLDCM. Fuzzy PI didesain untuk memperbaiki respon dinamis dari sistem penggerak motor dan meminimlisir error steady state. Hasil pengujian menunjukkan Fuzzy PI controller berhasil memperbaiki performa BLDC dengan error steady state=0,66 rpm, RMSE= 6,33 rpm dan riak arus 0,899A.
Penerapan Crusher And Mixing Machine Pakan Ternak Berbasis PLC Pada Peternak Ayam Petelur di Desa Mojorejo Kabupaten Magetan F, Yoga Ahdiat; Prasetyo, Yuli; Arifin, Agus Choirul; Aminudin, Achmad
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2019): 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1452

Abstract

ABSTRAKTujuan utama dilakukannya kegiatan program  PPTG  ini adalah membuat model  pemecah  bahan pakan ternak  ?Crusher  machine?  serta mesin  pengaduk ?Mixing Machine? yang digunakan untuk mencampur bahan pakan ternak secara efisien. Hal ini dilakukan agar  peternak  ayam petelur  dapat mempermudah dan meningkatkan kapasitas produksinya. Peternak ayam petelur  tradisional ini  akan dapat  memperoleh keuntungan yang semakin meningkat  karena  mampu mempercepat proses pembuatan pakan dan dapat menambah jumlah ayam. Proses  pembuatan pakan ternak  ini sangat penting karena menyita waktu yang  cukup lama  agar  diperoleh pakan  dengan kualitas pencampuran homogen yang maksimal.  Selain itu, diperoleh ukuran pakan ternak yang yang seragam dan cenderung mudah dikonsumsi oleh ayam petelur.  Target kegiatan  PPTTG  ini adalah terwujudnya  alat  pemotong  makanan ?Crusher  machine?  yang efektif  dimana mampu memaksimalkan  pemotongan bahan pakan  melalui teknologi  PLC  sehingga lebih cepat  dan kemudahan penggunaan  mesin  pemotong agar  mampu meningkatkan  kapasitas produksi pakan. Metode pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah analisa kondisi,  wawancara,  transfer ilmu  dan latihan, pembimbingan, dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara mendorong peternak ayam petelur untuk menjaga usaha mandiri  tetap berjalan, pelatihan penggunaan mesin, pembimbingan pemakaian mesin, evalusi operasional mesin, pendampingan pembuatan  pakan alternatif, pendampingan perluasan pemasaran produk sebagai bentuk dari peningkatan nilai tambah produk dengan cara pemasaran secara online.  Dari kegiatan ini dapat mengatasi permasalahan mitra khususnya peningkatan kapasitas produk  pakan ternak,  kebersihan dan permintaan pasar.Kata kunci: Pakan ternak,    alat  pemotong  ?Crusher  machine?,  alat pengaduk ?Mixing machine?.
Penerapan ELCB Pada Pompa Irigasi Sawah Untuk Pengaman Arus Bocor di Desa Rejosari Madiun Triyono, Budi; Prasetyo, Yuli; N., Hanifah N. K.; Winarno, Basuki; K. H, R. Jasa; Artono, Budi
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2019): 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1448

Abstract

ABSTRAKDesa Rejosari merupakan salah satu Desa di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur yang terletak ± 15 km dari kota pusat pemerintahan Kota Madiun. Desa ini memiliki luas wilayah sekitar ± 462 Ha dengan jumlah penduduknya berkisar ± 5442 Jiwa. Potensi yang sangat besar pada desa ini yaitu terdapat banyak persawahan yang melimpah di sekitar pemukiman. Petani desa Kebonsari banyak yang menggunakan pompa air untuk sistem irigasi sawah. Namun, sampai saat ini banyak petani yang belum mengetahui bahaya arus bocor pada pompa air. Sehingga para petani rentang bahaya tersengat listrik. Bahaya arus bocor pada pompa air ini juga dapat menyebabkan kematian bagi petani dan hewan disekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program kemitraan bagi kelompok tani di Desa Rejosari dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan teknologi penerapan ELCB untuk mengatasi arus bocor pada pompa air. ELCB adalah saklar yang dapat memutus aliran listrik jika arus yang lewat melebihi batas dari nominalnya Harapannya dengan program pengabdian kepada masyarakat ini kelompok tani dapat mengerti bahaya dari arus bocor pada pompa irigasi sawah dan terhindar dari bahaya kematian akibat tersengat arus listrik.Kata kunci: Sistem irigasi, ELCB, Arus bocor, Sistem pengaman, Tersengat listrik.
Pelatihan Standar Instalasi Listrik Untuk Mencegah Kebakaran Bagi Pedagang Pasar Besar Madiun Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; N., Hanifah N. K.; K., R. Jasa; Subkhan, M. Fajar
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2019): 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1449

Abstract

ABSTRAKPasar Besar Madiun merupakan salah satu pasar induk yang ada di kota Madiun. Lokasi pasar ini berada di jalan panglima sudirman, kelurahan kejuron kecamatan taman Kota Madiun. Pasar yang merupakan kebanggaan kota Madiun tersebut beberapa kali mengalami kebakaran. Pasar besar madiun mengalami kebakaran dua kali dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Kebakaran pertama dan yang paling besar terjadi pada tahun 2008. Kemudian kebakaran kedua terjadi pada tahun 2015. Salah satu penyebab terjadinya kebakaran adalah karena konsleting listrik (short circuit). Pemasangan instalasi listrik yang buruk dan kurangnya pemahaman para pedagang pasar besar madiun tentang instalasi listrik yang seusai standar menjadi penyebab terjadinya konsleting listrik. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pelatihan standar instalasi listrik bagi para pedagang pasar untuk mencegah kebakaran di pasar besar madiun. Metode pelatihan adalah dengan cara memberi materi tentang standar instalasi listrik yang benar. Kemudian penerapan penggunaan kabel yang baik dan benar untuk instalasi penerangan atau lampu. Setelah itu inspeksi instalasi listrik di salah satu tempat pedagang pasar besar madiun. Harapannya hasil pelatihan adalah para pedagang pasar besar madiun dapat memahami instalasi listrik yang sesuai standar serta memahami bahaya yang ditimbulkan akibat arus pendek (short circuit) dari kabel yang tidak sesuai standar. Sehingga kegiatan ini dapat meminimalisir terjadinya kebakaran di pasar besar madiun.Kata kunci: Kebakaran pasar, konsleting listrik, instalasi listrik, standar instalasi, keamanan
OPTIMASI OUTPUT DUAL AXIS SOLAR TRACKER MENGGUNAKAN METODE ASTRONOMI BERBASIS SMART RELAY Triyono, Budi; Prasetyo, Yuli; Kusbandono, Hendrik
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 1 Januari (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.1.1-4

Abstract

Upaya mengatasi terbatasnya energi listrik yaitu penggunaan energi terbarukan. Salah satu energi terbarukan yang berasal dari energi matahari. Pengaplikasian energi listrik yang berasal dari energi matahari pun cukup beragam seperti lampu penerangan jalan, penyuplai energi listrik untuk rumah tangga, battery charging, back up pembangkit listrik untuk industri, heater kolam renang, pompa air, dan lainnya. Dalam penggunaannya, panel surya banyak dipasang statik dan tidak memperhitungkan titik optimal pancaran sinar matahari. Hal ini menyebabkan intensitas cahaya matahari yang diterima kurang optimal. Sehingga mengakibatkan energi listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat mengendalikan panel surya secara otomatis dan mengikuti arah pergerakan cahaya matahari.  Metode ini menggunakan sensor sudut berupa potensiometer untuk elevation dan rotary encoder sebagai sensor sudut azimuth. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini memiliki nilai tegangan maksimal saat pergerakan mengikuti sinar matahari adalah 22 V. Nilai tegangan keluaran dari panel surya lebih besar pada saat mengikuti pergerakan matahari yaitu 22V sedangkan saat kondisi panel surya diam hanya 20V.
CALVING INTERVAL SAPI PERAH LAKTASI DI BALAI BESAR PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL DAN HIJAUAN PAKAN TERNAK (BBPTU-HPT) BATURRADEN PURWOKERTO JAWA TENGAH Yuli Prasetyo; Madi Hartono; Siswanto .
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.5 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v3i1.p%p

Abstract

The aim of this research are to know calving interval and factor´s at lactation dairy cattle in BBPTU-HPT Baturraden Purwokerto Central Java. This research was conducted on April 29 th -- May 13 th 2014 to on 151 heads lactating dairy cattle. This research used sensus method, data obtained was real data that present and accuread in BBPTU-HPT Baturraden. Analysis data used regression analysis with SPSS (Statistik Packet for Social Science). The result showed that the calving interval at lactating dairy cattle in BBPTU-HPT Baturraden is 14.80 ± 3.36 months. Factor that effect calving interval at lactating dairy cattle in BBPTU-HPT Baturraden from the herds man level are the number of cattle that maintain positively associated with factor value 0.177 and the distance between the cow shed with office that negatively assosiated with factor value 0.243. factor that efect calving interval on dairy cattle at the level of cattle are the age dairy cattle that positively associated with factor value 0,247;, periode lactation that negatively assosiated with factor value 0,287;, mating partus that positively associated with factor value 0,057;, lactating period that positively associated with factor value 0,904;, and dry priod that positively associated with factor value 0,961.
Penerapan Smart Relay Untuk Penentuan Posisi Sudut Panel Surya Dengan Metode Astronomi Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Kusbandono, Hendrik
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 5, No 2 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v5i2.624

Abstract

Upaya mengatasi terbatasnya energi listrik yaitu menggunakan energi terbarukan. Energi matahari menjadi alternatif penggunaan energi terbarukan yang murah dan mudah. Pemanfaatan penggunaan energi matahari agar dapat mengubah energi listrik adalah menggunakan panel surya. Pengaplikasian energi listrik yang berasal dari energi matahari pun cukup beragam seperti lampu penerangan jalan, penyuplai energi listrik untuk rumah tangga, battery charging, back up pembangkit listrik untuk industri, heater kolam renang, pompa air, dan lainnya. Dalam penggunaannya, panel surya banyak dipasang statik dan tidak memperhitungkan titik optimal pancaran sinar matahari. Hal ini menyebabkan intensitas cahaya matahari yang diterima panel surya menjadi kurang optimal. Akibat pemasangan statik membuat energi listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Oleh karena itu perlu suatu sistem yang dapat menentukan posisi panel surya secara otomatis dan mengikuti arah pergerakan cahaya matahari.  Metode yang diterapkan pada sistem ini adalah metode astronomi. Metode ini menggunakan sensor sudut berupa potensiometer untuk sudut elevasi dan rotary encoder sebagai sensor sudut azimuth. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah mengoptimalkan tegangan output panel surya dengan cara mengikuti arah pergerakan matahari. Maksimal tegangan output yang dihasilkan adalah 22V lebih besar daripada kondisi statik.
Perancangan Jam Istiwa Otomatis Menggunakan Running Text dan Speaker Sebagai Alat Bantu Waktu Sholat Di Masjid Nurul Hidayah Al-Taqwa Anton, Muhammad; Basri, Muhammad Hasan; Sulistiyanto, Sulistiyanto; Prasetyo, Yuli
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 5, No 2 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v5i2.630

Abstract

Jam merupakan petunjuk waktu yang menjadi acuan waktu sholat 5 waktu, yaitu subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya. Untuk itu penujuk waktu sholat itu sangat pentingakan adanya, maka sekarang ini banyak masjid maupun rumah yang biasanya sudah terdapat kalender maupun penampil waktu sholat. Untuk itu diperlukan cara bagaimana merancang sistem control penanda datangnya waktu sholat secara otomatis untuk lebih mempermudah masjid dalam menbantu masyarakat melakukan ibadah sholat berjamaah.Berdasarkan hasil pembahasan diatas dapat diketahui bahwa running text dapat membaca pada percobaan hari ke dua pada jam 04.14 WIB waktu sholat shubuh dan speaker dapat mengeluarkan suara azan. Pada percobaan hari ke ketiga running dapat membaca dapat membaca pada jam 04.14 WIB dan 14.50 WIB maka secara otomatis speaker mengeluar suara azan. Pada percobaan hari ke empat running text dapat membaca pada jam 04.14 WIB, 11.29 WIB, dan 14.50 WIB maka secara otomatis speaker mengeluarkan suara azan. Pada uji coba hari ke lima running text dapat membaca pada jam 04.14 WIB, 11.29 WIB, 14.50 WIB, dan 18.37 WIB dan secara otomatis speaker mengeluarkan suara azan. Pada percobaan hari enam hari enam running text dapat membaca waktu sholat secara sempurna dan mengeluar suara azan secara otomatis. Maka dari semua percobaan dapat diketahui running text dapat membaca secara sempurna pada percobaan hari ke enam dan speaker dapat mengeluarkan suara azan secara otomatis pada waktu tertentu.