Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN SIKAP DAN POLA PIKIR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN PKn Yesi Eka Pratiwi; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to explain the difference of attitudes and students mindset between the second grade of social and science classes on civics subject at SMA Negeri 1 Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah academic years 2015 / 2016. Method used in this research was descriptive method with quantitative approach and scale of attitudes and rubric as the data collecting techniques. The population in this research was the second grade of social and science classes of SMA Negeri 1 Negeri Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah. which consisted of 254 students with samples taken as many as 20% of the population which is 51 respondents. The results showed that there were significant differences between attitudes and students mindset of those classes on Civics subjects. This showed that the science class had better attitudes and students mindset than social class .Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana Perbedaan Sikap dan Pola Pikir Siswa Kelas XI IPS dengan Siswa Kelas XI IPA Pada Mata Pelajaran Pkn Di SMA Negeri 1 Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap dan rubrik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS dan XI IPA SMA Negeri 1 Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah yang berjumlah 254siswa dengan sampel yang diambil sebanyak 20% dari populasi yaitu 51 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sikap dan pola pikir siswa pada mata pelajaran PKn.Hal ini menunjukan bahwa siswa kelas XI IPA memiliki sikap dan pola pikir yang lebih baik dari pada siswa kelas XI IPS.Kata kunci: mata pelajaran PKn, pola pikir, sikap
Hubungan Pemahaman Siswa Tentang Undang Undang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Dengan Pelanggarannya Eka Apriyani; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 4 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to explain the relationship of students' understanding of the Law on Traffic and Road Transport with violations class X State Senior High School 2 Tulang Bawang Tengah. The method used in this research was descriptive correlational method with quantitative approach. The population in this study were the students of class X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah with a sample of 40 respondents. The main techniques of data collection by using questionnaires and supporting techniques are documentation, observation and interviews. Based on the results of hypothesis analysis test, there is a very close relationship between the Student's Understanding of the Law of Traffic and Road Transport With Violations in X grades SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan pemahaman siswa tentang Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan pelanggarannya dikelas X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sisw kelas X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah dengan sampel berjumlah 40 responden. Teknik pokok pengumpulan data dengan menggunakan angket serta teknik penunjangnya adalah dokumentasi, observasi dan wawancara.Berdasarkan hasil uji analisis hipotesis, yang dilakukan maka terdapat hubungan yang sangat erat antara Pemahaman Siswa Tentang Undang Undang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Dengan Pelanggarannya Dikelas X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah.Kata kunci: pelanggaran, pemahaman, UU lalu lintas dan angkutan jalan
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA PEKON SEBAGAI MOTIVATOR PENGEMBANGAN MASYARAKAT Wiji Riyani; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe and to analyze Headmans Leadership style as the motivator in developing the potential of the society in Ambarawa Timur. Research focus was on developing societys potential in Ambarawa Timur district as the impact of headman leadership in motivating and leading the society to achieve the goal effectively and, efficiently. The type of this research is qualitative that uses descriptive model. The data collection techniques in this research are observation, interview, and documentation. The data analysis techniques are editing, tabulating, coding, and data interpretation. Based on the result of the research, it is found that Ambarawa Timur headmans leadership style is situational leadership. It is proven by the fact that in approaching the headman always involves all level in the society, building good communication by doing an observation to find out the problem the exists in society.Tujuan penelitian untuk menjelaskan dan menganalisis gaya kepemimpinan kepala pekon sebagai motivator pengembangan potensi masyarakat di Ambarawa Timur. Sub fokus penelitian adalah berkembangnya potensi masyarakat di Pekon Ambarawa Timur sebagai dampak kepemimpinan kepala pekon dalam memotivasi dan mengarahkan masyarakatnya untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik pengelolaan data menggunakan cara editing, tabulating dan coding, interprestasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya kepemimpinan kepala pekon Ambarawa Timur adalah gaya kepemimpinan situasional. Hal ini terbukti karena selalu melibatkan semua lapisan masyarakat dalam pendekatan yang dilakukan, menjalin komunikasi yang baik dengan melakukan pengamatan sehingga dapat mengetahui masalah yang terjadi di masyarakat.Kata kunci : gaya kepemimpinan, motivator, potensi masyarakat.
THE CORRELATION OF AUDIOVISUAL USAGE TOWARD LEVEL OF UNDERSTANDING AND STUDENT’S BEHAVIOR Tony Susetyo; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 5 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to explain the correlation of audiovisual media usage toward student’s level of understanding and student’s behavior at seventh grade of SMP N 3 Batanghari Nuban Lampung Timur, Year of Study 2012/2013. The method used in this research is descriptive correlation method which uses whole students of seventh grade of SMP N 3 Batanghari Nuban , in amount of 131 people as the populations. There are 27 respondents as the sample. Data analysis uses chi quadrate with main technique of data collection uses questionnaire, test, and behavioral scale. The result shows that there are positive, significant, and intense relationship between audiovisual media usage and student’s  understanding, which means that the more optimal audiovisual media is being used the better student’s understanding will be and fortunately student’s behavior can be changed to be better, where at the end it helps the teaching learning activity to gain a better result.Keywords: audiovisual, tingkat pemahaman, sikap siswa.
ANALISIS KEDUDUKAN ANAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PEMBAGIAN WARIS LAMPUNG SAIBATIN Wita Herlina; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 4 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the position of sons and daughters at society of Lampung Saibatin in estate of inheritance. Method used in this research was the qualitative method , with informants. Technique of data collection was using interview technique, observation and documentation . Data analysis was using display at the interactive model analysis . The result of this research showed that : ( 1 ) boys in hereditary system of Lampung Saibatin custom is someone who represents a family as the full right recipients inheritance owned by their parents. ( 2) the position of daughters in the hereditary system of Lampung Saibatin custom, is not the same with the position of sons because after marriage the will followed the house of husband.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan kedudukan anak laki-laki dan perempuan pada masyarakat adat Lampung Saibatin dalam pembagian harta warisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dokumentasi. Analisis data menggunakan Analysis interactive model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kedudukan anak laki-laki dalam sistem pewarisan adat Lampung Saibatin adalah seseorang yang mewakili keluarga sebagai penerima hak penuh atas harta warisan yang dimiliki oleh orang tuanya. (2) Kedudukan anak perempuan dalam sistem pewarisan adat Lampung Saibatin tidak sama dengan kedudukan anak laki-laki karena anak perempuan setelah menikah akan mengikuti keluarga suamiKata kunci : lampung, anak laki-laki dan perempuan, harta warisan.
Peranan Lembaga Sosial dalam Melestarikan Adat Budaya Lampung Pada Remaja Risva Nita; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 6 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The reseach aimed to describe the role of social institutions that work to conserve and develop the cultures and custom in Lampung. The research used descriptive-qualitative metode. The subject of this study was the family and the ethnic group. The techniquess used in the study were interview, observation, and documentations. The reseach showed that the ethnic group in Panaragan Jaya was not contributing toward the conservation of the cultures and custom in Lampung because each groups were aware of their own roles. However, the conservation activities were not complete yet. Hence,the society should participate actively participate to any kind of activities that are.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peranan lembaga sosial yang bertujuan untuk melestarikan dan menumbuh kembangkan adat dan budaya Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu lembaga keluarga dan lembaga adat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan lembaga sosial di Desa Panaragan Jaya dalam melestarikan budaya Lampung yaitu tidak berperan, karena lembaga sosial di Desa Panaragan Jaya cenderung mengerti terhadap peran masing-masing, tetapi aktivitas yang dilakukan belum terlalu sempurna atau belum terlalu direalisasikan. Oleh sebab itu masyarakat harus berperan aktif dalam mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian adat budaya Lampung.Kata kunci: lembaga sosial, adat budaya Lampung, remaja.
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG DEMONSTRASI SEBAGAI SALURAN ASPIRASI POLITIK TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI Mutya Safitri; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to identify and explain the influence of students' perception of democracy as a political aspiration of the level of political participation. The method used in this research is descriptive qualitative method to study the subject of class XII students Teluk Betung Taman Siswa High School Academic Year 2012/2013, amounting to 195. Samples were taken for this study was 15% or 30 students. To collect the data, it uses questionnaire technique, which is supported by interviews and documentation. Data analysis is using Chi square formula. The results showed that there is a positive influence on students' perceptions about demonstration as a political aspiration of the level of political participation in high school students Taman Siswa Teluk Betung academic year 2013/2014.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh persepsi siswa tentang demokrasi sebagai saluran aspirasi politik terhadap tingkat partisipasi politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XII SMA Taman Siswa Teluk Betung Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 195. Sampel yang diambil untuk penelitian ini adalah 15% atau 30 siswa. Untuk mengumpulkan data menggunakan teknik angket, yang ditunjang dengan wawancara dan dokumentasi. Data analisis menggunakan rumus Chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif di sejumlah persepsi siswa tentang demonstrasi sebagai saluran aspirasi politik terhadap tingkat partisipasi politik pada siswa SMA Taman Siswa Teluk Betung tahun ajaran 2013/2014.Kata kunci: demonstrasi, partisipasi politik, persepsi siswa
PERANAN KPU DALAM SOSIALISASI PEMILUKADA KEPADA PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA BANDAR LAMPUNG Maria Desti Rita; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 1 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to describe the role of General Elections Commision in informing, accessibility supplying, and improving the participation of disability voter based on PKPU Number 5 Year 2015. The research methodology that was used in this research was qualitative descriptive by using General Elections Commision, PPUA Penca (Central Election Disability Access), and disability as the research subjects. In addition, the data collection techniques that were used in this research were interview guideliness, observation guideliness, and documentation guidliness. On the other hand, the data analysis techniques that were used in this research were credibility test using source of critic, intern critic, and triangulation. The result of this research showed that there are disabilities who are not registered in Final Voter List. In addition, the implementation of socialization is only done to disability who registered in the organization or group of disability, meanwhile there are some of disabilities who are not registered in the organization or group of disabilityTujuan penelitian ini untuk mendekripsikan peranan KPU dalam pemberian informasi, penyediaan aksesbilitas, dan meningkatkan partisipasi pemilih pada penyandang disabilitas sesuai PKPU No 5 Tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian komisiener KPU, Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat (PPUA Penca), dan penyandang disabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan kritik sumber, kritik intern dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunnjukkan masih terdapat penyandang disabilitas yang tidak terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) karena KPU kesulitan menjangkau keberadaan mereka. Pelaksanaan sosialisasi hanya dilakukan pada penyandang disabilitas yang tergabung dalam organisasi atau kelompok penyandang disabilitas.Kata kunci : komisi pemilihan umum, penyandang disabilitas, sosialisasi
Peraturan Menteri No.24 Dalam Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia Di Kabupaten Lampung Timur Aina Fayanti; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research describe the extent to which the implementation of the minister number 24 2010 in an effort to empower women aged in the village Taman Carihead of subdistrict Purbolinggo district Lampung East. The methodology used in research is descriptive qualitative the subject of study department of women empowerment and population control, apparatus village, head of elderly family development, elderly, family senior people and the village midwife. This research result indicates that the implementation of the minister number 24 2010 has been ongoing in village Taman Cari the looking for urban village shows its success of article 1 a ) women empowerment elderly especially in the fields of health, social, mental spiritual, education, economic; b ) the role of individual, family and community.Tujuan penelitian ini mendekripsikan sejauh mana Implementasi Peraturan Menteri No.24 Tahun 2010 dalam Upaya Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia di Desa Taman Cari Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk, Aparatur Desa, Ketua Bina Keluarga Lansia, Lanjut Usia, Keluarga Lanjut usia dan Bidan Desa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Menteri No.24 Tahun 2010 sudah berjalan di desa Taman Cari ditunjukan dengan terlaksananya Pasal 1 a) Pemberdayaan perempuan lanjut usia khususnya dibidang kesehatan, sosial, mental spiritual, pendidikan, ekonomi, b) Peran individu, keluarga dan masyarakat.Kata kunci : pemberdayaan perempuan, peraturan menteri, lanjut usia.
Peranan Tokoh Adat Terhadap Pelestarian Adat Pengangkonan Pada Masyarakat Lampung Pepadun Inten Putri Resmi Zaini; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 11 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the role of traditional leaders in preserving the traditional culture of Lampung, namely pengangkonan (adoption of children) in tribal differences in the Lampung Pepadun community. Specifically describes the role of traditional leaders in preserving the customs of Lampung culture. The research method used in this study is a qualitative descriptive method. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The result of this research is the role of traditional leaders in preserving the traditional pengangkonan which plays a good role because if they want to carry out the custom of pengangkonan these traditional leaders must guide the course of this implementation and custom pengangkonan must be done if you want to marry someone who is different ethnicity because as an effort to preserve traditional Lampung that has been handed down from ancient times.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan tokoh adat dalam melestarikan adat budaya lampung yaitu pengangkonan (pengangkatan anak) dalam perkawinan beda suku pada masyarakat Lampung Pepadun. Secara khusus mendeskripsikan peran tokoh adat dalam melestarikan adat budaya lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah peranan tokoh adat dalam melestarikan adat pengangkonan yaitu berperan baik karena kalau mereka ingin melaksanakan adat pengangkonan ini para tokoh adat harus memandu jalannya pelaksanaan ini dan adat pengangkonan ini wajib dilakukan jika ingin menikah dengan orang yang beda suku karena sebagai upaya untuk pelestarian adat lampung yang sudah turun temurun dilaksanakan sejak zaman dahulu.Kata kunci :pelestarian, pengangkonan, tokoh adat
Co-Authors Aan Suardi Abdul Halim Adam Mustapa Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana ADE YULIASARI Adelina Hasyim Adithya Defriansyah Agus Firdaus Ahmad Rofa'i Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Ana Astriyani Ms Ana Mentari Andry Agustinus Angga Yudana Saputra Anggun Novionita Anggun Septiana Anis Kurnia Anisa Rosdiana Arip Gunawan Arista Kurniawati Artika Yasinda Atika Febtiana Sari Ayu Ariskha Mutiya Ayu Purry Purnama Barchah Pitoewas Bercah Pitoweas Berchah Piteoewas Berchah Pitoerwas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Dara Hayfa Dita Deffy Ariyanti Deni Saepulloh Desi Narita Desi Ratnasari Devi Putri Devi Sutrisno Putri Devita Puspa Sari Dewi Junita Manurung Diah Triani Dian Aprilia Dian Naharani Dian Permata Sari Dwi Annisa Afriana Dwi Ramadani Prastianingsih Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Eka Apriyani Eka Sapradinata Eko Putra Wijaya Elin Eliawati Elly Sukmawati Elsa Nursabrina Ema Triyani Endang Lestari Endang Lusiati Eva Handayani Evi Susanti Evi Yunita Sari Fatimatuz Zahrah Febi Putri Nuri Febran Karlos Felia Mutiara Sari Feni Desna Sari Fera Erfita Ferba Linda Fredy Novari Frentia Riskiyani Gangsar Juhanggito Gita Faolina Gita Rahmi Pertiwi Hadi Hartono Haris Fajrin Hasven Stama Dova Hendra Mawan Heni Istiani Heni Lestiawati Hikmah Fito'ah Tyas Utami Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Ima Wati Indah Permata Sari Indri Eka Septiani Inka Attahu Ulfa Intan Ayu Pratiwi Intan Bimbing Rakasiwi Inten Putri Resmi Zaini Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Jeck Prodes Wijaya Juanda Hadi Saputra Ketut Linda Dewi Koko Nurcahyo Arianto Kurnia Nurkaromah Lady Anst Laeni Novita Amin Leni Puspita Lia Septika Liana Rizki Putri Lilis Suhaeti Linda Wati Lintang Ajeng Astrini Lintang Sharastuti Luki Susanto M. Efendi M. Mona Adha Marelita Devisa Maria Desti Rita Marsella Faranina Putri Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana Meli Septania Meliansari Meliansari Meri Sartika Meta Ambarsari Mey Rizka Zayulate Muhamad Ilham Satria P. Muhammad Haris Septiawan Mukhlis Effendi Muklas Nurahman Mustakim Mustakim Mutya Safitri Nabila Nabila Nadiya Adista Putri Nanda Amalia Mirza Naufal Halim Neillisa Regga Syahputri Netika Wuri nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Novi Liani Novita Hariyani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Anggraini Nur Anita Sari Nur Shelina Nur Sidik Nur Widiati Nurhayati Nurhayati nurhayati nurhayati Nurma Juwita Nurul Alliah Nyoman Atyani Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Pantiana Eli Lestari Pita Normalia Pluto Wurdiman Prayit Prayit Rantika Kurniati Renita Dean Sari Renna Oktavia Sari Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Resti Febriyanti Retno Ningsih Reysti Ani Safitri Reza Pahlevi Reza Wahyuni Rezki Erfinda Dinar Rian Kusumawati Rika Warnita Rima Permata Sari Rio Teguh Setyono Risdiyanto Prayoga Rismawati Silalahi Risva Nita Riyo Nur Buana Rohman Rohman Roma Aprizon Roni Setiawan Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi Septa Polentari Septilia Septilia Septri Yanti Seri Sudiwito Serli Serli Sinta Ronauli Sitinjak Sirun Atora Siska Yanti Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti SITI KHOTIJAH Siti Munawaroh Siti Nuraini Siti Rahmadina Siti Rohani Sonia Octaviani Sri Endarlina SRI LESTARI Suci Daniati Suciati Nurmala Susi Novita Sutri Handayani Tambat Nurhasan Tesa Lonika Silvia Tika Listiana Tony Susetyo Tori Seldesani Tri Wahyuni Tri Yukanti Triana Desita Sari Umi Farida Vianasari Vianasari Viki Septian Wahyu Lestari Yuliana Wegi Aprianto Widya Pengestu Ningrum Wiji Riyani Wita Herlina Yela Tranica Sanur Yesi Eka Pratiwi Yesi Surya Resita Yesi Suryanti Yolanda Regina Your Nety Yuliana Yuliana Yuni Purwaningsih Yunisca Nurmalisa Yunisca urmalisa Yunusca Nurmalisa Yuri Andriyadi Yusan Elpriani Simanjuntak Zulfikar Zulfikar