Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Akupuktur Titik Baihui (GV20) dan Elektroakupunktur Titik Zusanli (ST36) terhadap Jumlah Leukosit Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Stres Akibat Bising Intermiten Kronik fauzi, ridwan; Balgis, .; Isdaryanto, .
Nexus Biomedika Vol 3, No 2 (2014): Nexus Biomedika
Publisher : Nexus Biomedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.862 KB)

Abstract

Background: This stydy is to know the effect of acupuncture at Baihui (GV20) acupoint and electroacupuncture at Zusanli (ST36) acupoint to WBC level in stress model white rats resulting from chronic intermittent noise. Methods: This study was an experimental with pre and post test group designs. Subjects were 32 male white rats (Rattus norvegicus), wistar strain samples and grouped into 2 groups. KB (the noise group) were induced with chronic intermittent noise and KBA (acupuncture-noise group) were induced with chronic intermittent noise and treated with acupuncture at Baihui (GV 20) acupoint and electroacupuncture at Zusanli (ST36) acupoint. Subjects was treated for 28 days. The collected data were analyzed using independent samples t-test, paired-samples t-test, alternative test with Wilcoxon test, and Mann-whitney test. Results: Mean KB (pre test), KB (post test), KBA (pre test), and KBA (post test) were 12,952.50±2,845.52/uL; 8,151.88±1,978.19/uL; 12,493.13±2,584.90/uL; and 8,942.50±2,591.93/uL, respectively. The statistic analysis showed that there was a significant difference of white blood cell count between KB (pre test) and KB (post test) as well as between KBA (pre test) and KBA (post test) but there was no significant difference between KB (pre test) and KBA (pre test) as well as beetween KB (post test) and KBA (post test). Conclusion: There is no effect of acupuncture at Baihui (GV20) acupoint and electroacupuncture at Zusanli (ST36) acupoint against WBC level of white rats model stress resulting from chronic intermittent  noise. Keyword: WBC, Acupuncture and electroacupuncture, chronic intermittent noise. 
Efisiensi Penggunaan Grey Water dan Air Hujan dalam Rangka Menurunkan Tingkat Penggunaan Air Baku Hidayat, Muhamad Yusup; Fauzi, Ridwan; Harianja, Alfonsus Hasudungan; Saragih, Grace Serepina
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 20 No. 2 (2019)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.13 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v20i2.3347

Abstract

ABSTRACTThe population growth rate in big cities such as Jakarta and its satellite cities has a correlation that is directly proportional to the level of clean water consumption. The biggest consumption of clean water is generally used for domestic household needs. However, the use of clean water is still not efficient. Therefore, the efficiency of water-saving needs to be carried out by utilizing sources that have not been optimally used, for example, greywater and rainwater. The purpose of this study is to determine the level of water usage in 3 (three) types of housing and the level of efficiency of utilization of domestic wastewater (greywater) and rainfall (CH) in reducing the use of clean water. This research was performed in the Villa Bintang Mas residential area in the City of South Tangerang, the Villa Bintang Mas residential area in the City of Depok, and the Selakopi Hijau/Forestry residential area in the City of Bogor. Data collection was conducted by a series of surveys using a questionnaire on the sample of a household. The results show that the data processing needs of clean water in three residentials range of values between ± 158.84 Liters/person/day up to ± 215.38 Liters/person/day. The level of efficiency of the utilization of greywater and rainwater in reducing the usage of clean water in three housing ranges from 21.12% to 58.47%.Keywords: Domestic Waste, the Use of Clean Water ABSTRAKTingkat pertumbuhan penduduk di kota-kota besar seperti jakarta dan kota-kota satelitnya memiliki korelasi yang berbanding lurus dengan tingkat konsumsi air bersih yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Konsumsi air bersih terbesar adalah untuk kebutuhan domestik rumah tangga. Penggunaan air bersih saat ini masih belum mengikuti kaidah efisiensi dalam penggunaannya, untuk itu efisiensi penghematan air perlu segera dilakukan dengan memanfaatkan sumber-sumber lain yang belum termanfaatkan, antara lain air limbah domestik rumah tangga (grey water) dan air hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pemakaian air di 3 (tiga) tipe perumahan,serta tingkat efisiensi pemanfaatan air limbah domestik rumah tangga (grey water) serta curah hujan (CH) dalam menurunkan pemakaian air bersih. Penelitian ini dilaksanakan di Perumahan Villa Bintang Mas, Kota Tangerang Selatan, Perumahan Permata Depok, Kota Depok, dan Perumahan Selakopi Hijau/Kehutanan, Kota Bogor. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei menggunakan kuesioner pada rumah tangga yang menjadi sampel. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa kebutuhan air bersih di tiga perumahan berkisar pada rentang nilai antara ±158,84 Liter/Orang/Hari sampai dengan ± 215.38 Liter/Orang/Hari. Tingkat efisiensi pemanfaatan grey water dan air hujan dalam mengurangi pemakaian air bersih di tiga perumahan berkisar antara 21,12% hingga 58,47%.Kata kunci: Limbah Domestik, Penggunaan Air Bersih 
STUDI EVALUATIF MEDIA RELATIONS HUMAS KEMENAKERTRANS RI Fauzi, Ridwan
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In building a relationship with the mass media, it is important to pay attention to how the concept or design of media relations activity is carried out, to determine what to do. This study aims to determine how activities are ex- ecuted media relations PR RI Manpower in maintaining good relations with the media. This study uses the theory of Human Relations. Through the paradigm of constructivism, phenomenology study uses descriptive qualitative method to collect data through in-depth interviews, observation, and study of Librarianship and related docu- ments. Researchers found that PR RI Manpower has been quite good in conducting media relations although not all media relations activities can be ful lled. 
ANALISIS PEMBERITAAN AKSI BELA ISLAM DI TABLOID MEDIA UMAT (ANALISIS FRAMING DARI SEGI DAKWAH TERHADAP AKSI BELA ISLAM DI TABLOID MEDIA UMAT EDISI DESEMBER TAHUN 2016) Fauzi, Ridwan
Syntax Idea Vol 1 No 4 (2019): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang konstruksi realitas media, analisis struktur frame, dan framing device secara psikologis dan sosiologis dalam pemberitaan Aksi Bela Islam di Tabloid Media Umat. Teori yang dipakai dalam penelitian ini memakai teorinya Entman dengan konsep model Pan & Kosicki bahwa bingkai di dalam teks berita sendiri merupakan jejak dari kekuatan. Bingkai itu menunjukkan identitas faktor-faktor atau kepentingan-kepentingan yang bersaing untuk mendominasi teks tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Peneliti mengambil setting Aksi Bela Islam yang diberitakan Tabloid Media Umat Edisi Desember 2016. Adapun teknik penelitiannya dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas media pemberitaan aksi bela islam di tabloid media umat secara konstruksi merupakan konstruksi media dakwah (wasilah) yang yang berhubungan dengan seruan dan ajakan untuk memperjuangkan agama Islam, analisis frame dalam pemberitaan aksi bela islam di tabloid media umat difokuskan pada struktur tematik dengan isi berita berupa dakwah dalam menanggapi suatu peristiwa agar dapat dipahami umat, framing Device dalam pemberitaan aksi bela islam di tabloid media umat dikemas secara psikologis dengan pendekatan kesadaran mental untuk mengubah pola pikir dan cara pandang umat, sedangkan secara sosiologis memberitakan isu sosial keagamaan dengan meletakan fundamen aqidah sebagai pegangan pembaca dengan tujuan kesamaan visi dalam perjuangan Islam.
ANALISIS PEMBERITAAN AKSI BELA ISLAM DI TABLOID MEDIA UMAT (ANALISIS FRAMING DARI SEGI DAKWAH TERHADAP AKSI BELA ISLAM DI TABLOID MEDIA UMAT EDISI DESEMBER TAHUN 2016) Fauzi, Ridwan
Syntax Idea Vol 1 No 4 (2019): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang konstruksi realitas media, analisis struktur frame, dan framing device secara psikologis dan sosiologis dalam pemberitaan Aksi Bela Islam di Tabloid Media Umat. Teori yang dipakai dalam penelitian ini memakai teorinya Entman dengan konsep model Pan & Kosicki bahwa bingkai di dalam teks berita sendiri merupakan jejak dari kekuatan. Bingkai itu menunjukkan identitas faktor-faktor atau kepentingan-kepentingan yang bersaing untuk mendominasi teks tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Peneliti mengambil setting Aksi Bela Islam yang diberitakan Tabloid Media Umat Edisi Desember 2016. Adapun teknik penelitiannya dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas media pemberitaan aksi bela islam di tabloid media umat secara konstruksi merupakan konstruksi media dakwah (wasilah) yang yang berhubungan dengan seruan dan ajakan untuk memperjuangkan agama Islam, analisis frame dalam pemberitaan aksi bela islam di tabloid media umat difokuskan pada struktur tematik dengan isi berita berupa dakwah dalam menanggapi suatu peristiwa agar dapat dipahami umat, framing Device dalam pemberitaan aksi bela islam di tabloid media umat dikemas secara psikologis dengan pendekatan kesadaran mental untuk mengubah pola pikir dan cara pandang umat, sedangkan secara sosiologis memberitakan isu sosial keagamaan dengan meletakan fundamen aqidah sebagai pegangan pembaca dengan tujuan kesamaan visi dalam perjuangan Islam.