Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMETIKA SOSIALMELALUI PENDEKATAN REALISTIK BERBANTUAN BROSUR PROMOSI RUMAH Primasatya, Nurita
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Data pra-penelitian, menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 13 Malang, memiliki kemampuan yang rendah dalam berpikir matematis. Rendahnya kemampuan berpikir matematis dikarenakan perlakuan guru yang kurang memberikan pembelajaran yang merangsang siswa untuk berpikir matematis. Sebagai upaya mengatasinya, digunakan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan realistik berbantuan brosur promosi rumah. Melalui brosur promosi rumah, siswa mampu mengidentifikasi masalah, mendaftar pilihan, membedakan pilihan, menganalisis, membuat pilihan, memberikan alasan, serta membuat kesimpulan, sehingga kemampuan berpikir matematis siswa dapat meningkat. Dari hasil refleksi siklus 1, diketahui bahwa siswa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dan memiliki kemampuan yang rendah dalam berpikir matematis. Dari hasil tes, hanya 33% siswa yang memiliki kemampuan berpikir matematis dengan kategori baik. Dari hasil refleksi siklus 1, disimpulkan bahwa pembelajaran dilanjutkan di siklus 2. Pada siklus 2, terjadi peningkatan kemampuan berpikir matematis menjadi 80% siswa yang memiliki kemampuan berpikir matematis dengan kategori baik. Kata Kunci : Aritmetika Sosial, Pendekatan Realistik, Brosur Promosi Rumah
Validitas multimedia interaktif K13 pada materi pecahan sebagai inovasi pembelajaran tematik bagi siswa Kelas IV Primasatya, Nurita; Mukmin, Bagus Amirul
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.265 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v6i1.14195

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang ditakuti mayoritas siswa khususnya siswa sekolah dasar. Hal ini dikarenakan materi matematika yang bersifat abstrak juga disajikan secara abstrak. Matematika untuk siswa sekolah dasar harus disajikan secara konkrit sehingga dapat dipahami oleh siswa. Salah satu materi yang sering disajikan secara abstrak adalah operasi pecahan. Materi tersebut sering kali disajikan secara abstrak dengan rumus-rumus sehingga siswa kurang memahami makna dari materi tersebut. Dampakya, banyak siswa yang kesulitan dalam melakukan operasi hitung pecahan, khususnya operasi hitung pecahan yang berpenyebut tak sama. Selain itu, dalam mengikuti perkembangan zaman di era revolusi industry 4.0, guru perlu mengemas pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan multimedia interaktif yang dirancang dengan software Macromedia Flash 8 dengan memuat animasi dari materi operasi pecahan yang disajikan secara menarik. Dalam proses mengembangkan produk multimedia, salah satu tahap yang dilalui adalah proses validasi. Validasi yang dilakukan kepada tiga orang ahli, yakni ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa menunjukkan bahwa multimedia interaktif masuk dalam kategori valid dan dapat digunakan untuk siswa.
Analysis of student needs of the mathematics club (MC) as a co-curricular activities as an effort to grow up 4C skills Primasatya, Nurita; Imron, Ilmawati Fahmi
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v6i2.14849

Abstract

In the industrial revolution 4.0, 4C’s skills (critical thinking, creative thinking, collaboration, and communication) are essential for the students. Therefore, starting from elementary school, these skills need to be cultivated. According to Permendikbud No. 23 of 2017, there are 3 activities that must carry out, namely intra-curricular, co-curricular, and extra-curricular. Like intra-curricular activities, co-curricular activities should be structured and systematic as intra-curricular that have teaching material. However, the reality is a lot of school don’t have a good preparation for doing co-curricular. Co-curricular is the activities of deepening the material (indicator) there are in intra-curricular, so the material presented in co-curricular activities must be the material that is difficult or that needs enrichment. One of the materials that requires enrichment is mathematics. It is because mathematics has contained difficult material and is usually feared by the students. This article will specifically discuss the needs of students in full-day schools whose co-curricular activities in Mathematics Club (MC) are an cultivate 4C’s skills. The method used exploratory research method. The result of this research found that Schools needed activities such as Mathematics Club because the schools had not implemented cocurricular activities optimally. Di era revolusi industry 4.0, keterampilan 4C (critical thinking, creative thinking, collaboration, and communication) penting untuk dimiliki siswa. Oleh karena itu, mulai dari tingkat sekolah dasar, kemampuan ini perlu ditumbuhkan. Sesuai Permendibud No 23 tahun 2017 terdapat 3 kegiatan yang harus dilakukan sekolah yakni intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Layaknya kegiatan intrakurikuler, kegiatan kokurikuler seharusnya juga tersusun secara terstruktur dan sistematis disertai dengan bahan ajarnya. Namun, kenyataannya sekolah belum memiliki kesiapan yang maksimal terkait dengan perancangan dan pelaksanaan kegiatan kokurikuler tersebut. Kegiatan kokurikuler adalah kegiatan pendalaman materi (indikator) yang ada dalam kegiatan intrakurikuler, jadi materi yang disajikan dalam kegiatan kokurikuler haruslah materi yang sulit atau butuh pengayaan. Salah satu materi yang membutuhkan pengayaan adalah materi matematika. Hal ini dikarenakan matematika selalu menjadi materi yang sulit dan ditakuti siswa. Artikel ini secara spesifik akan membahas kebutuhan siswa di sekolah full day terhadap kegiatan kokurikuler mathematics club sebagai upaya menumbuhkan keterampilan 4C. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksploratif dimana peneliti melakukan observasi dan wawancara secara mendalam terhadap kebutuhan sekolah terhadap kegitan kokurikuler Mathematics Club. Hasil penelitian menemukan bahwa sekolah membutuhkan kegiatan seperti Mathematics Club karena sekolah belum menerapkan kegiatan kokurikuler secara maksimal.