Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of bacterial genetic diversity in biofloc by using ARDRA 16S-rRNA gene , Widanarni; Dewi Nurhayati; Dinamella Wahjuningrum
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 12 No. 2 (2013): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3196.704 KB) | DOI: 10.19027/jai.12.128-135

Abstract

ABSTRACT This study aimed to analyze the genetic diversity of bacteria associated in bioflocs using 16S-rRNA polymerase chain reaction (PCR) with ARDRA technique. A total of 38 dominant bacterial isolates was obtained from bioflocs samples and of these isolates, 16S-rRNA gene was then isolated and amplified using PCR. The 16S-rRNA gene of the isolates was then cut using HaeIII (5’-GG↓CC) and HhaI (5’-GCG↓C) restriction enzymes resulting an ARDRA pattern which was further used as the binary data for the construction of phylogenetics tree that was used to estimate the group of bacteria. The result with HaeIII cut restriction enzyme from biofloc-associated bacteria gave 11 ARDRA patterns, while with the restriction enzyme HhaI gave eight ARDRA patterns. Phylogenetics of bacterial populations from biofloc-based cultivation system water consisted of at least 13 different bacterial species. Result of sequencing from two gene sample 16S-rRNA were identified as Microbacterium foliorumand and Pseudomonas putida. Keywords: bacterial diversity, ARDRA, biofloc, phylogeny  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman genetika bakteri bioflok menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) 16S-rRNA dengan teknik ARDRA. Sebanyak 38 isolat bakteri dominan yang diperoleh diamplifikasi gen 16S-rRNAnya dengan PCR, kemudian dipotong dengan enzim restriksi HaeIII (5’-GG↓CC) dan HhaI (5’-GCG↓C). Pola ARDRA ini dijadikan data biner sebagai input untuk konstruksi pohon filogenetika yang dapat digunakan untuk memerkirakan jenis bakteri yang ada. Gen 16S-rRNA hasil PCR setelah dipotong dengan enzim restriksi HaeIII didapatkan 11 pola ARDRA, sedangkan dengan enzim restriksi HhaI menghasilkan delapan pola ARDRA. Berdasarkan pohon filogenetika, diketahui populasi bakteri pada air sistem budidaya bioflok sedikitnya terdiri atas 13 jenis bakteri. Berdasarkan sekuensing dari dua sampel gen 16S-rRNA teridentifikasi jenis bakteri Microbacterium foliorum dan Pseudomonas putida. Kata kunci: keragaman bakteri, ARDRA, bioflok, filogenetika
Bioaccumulation Of Heavy Metal Mercury (Hg) In Rain Season In Culture Of Green Mussel (Perna viridis) On Cirebon Water, West Java Nurhayati, Dewi; Putri, Didha Andini
Journal of Aquaculture Science Vol 3, No 1 (2018): Journal of Aquaculture Science
Publisher : Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.334 KB) | DOI: 10.31093/joas.v3i1.39

Abstract

A Study was conducted to determine the bioaccumulation of heavy metal mercury (Hg) by the tissue of Perna viridis (green mussel), water, and sediment collected from culture of green mussel in Cirebon water, West Java on rainy season February 2018. Sediments, green shells of P. viridis, and water were taken from the culture of green mussel of Cirebon waters. Samples were taken during the rainy season in February at harvest age ie 6 months of maintenance. Seawater, sediment, and green shell samples were taken 3 replications. Testing of mercury (Hg) heavy metals follows SNI 01-2354.6-2006 measured in the laboratory of Research and Development Guidance of Quality of Fishery Products (BPPMHP) Cirebon, West Java. Based on the results of the research, it is known that the content of heavy metals mercury (Hg) in sediments of 0.003 ± 0.006 ppm, green mussel P. viridis 0.027 ± 0.038 ppm, water 0.017 ± 0.029 ppm.Keywords: Green mussel, heavy metal mercury, rainy season, Cirebon water
KESANTUNAN BERBAHASA PADA TUTURAN SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 5 CIAMIS Nurhayati, Dewi; Hendaryan, Hendaryan
LITERASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL LITERASI OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.891 KB)

Abstract

Bahasa dan kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan. Bahasa digunakan penuturnya untuk berkomunikasi atau berinteraksi dalam suatu tuturan. Bahasa merupakan cermin kepribadian seseorang . pemakaian bahasa secara santun belum banyak mendapat perhatian. Oleh karena itu penelitian mengenai kesantunan berbahasa dalam upaya mendapatkan sebuah bahan ajar masih jarang dilakukan, maka penulis tertarik untuk menelitinya. Skripsi ini berjudul “Kesantunan Berbahasa Pada Tuturan Siswa Kelas VII C SMP Negeri 5 Ciamis”. Fenomena kebahasaan di lingkungan siswa SMPN 5 Ciamis menarik untuk diteliti karena masih banyak siswa yang tidak memperhatikan penggunaan kata – kata santun ketika bertutur. Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan dirumuskan sebagai berikut. “Bagaimanakah kesantunan berbahasa pada siswa kelas VII C SMPN 5 Ciamis pada saat pembelajaran? Pada tahap pengumpulan data peneliti menggunakan teknik sadap yaitu dengan teknik bebas libat cakap, teknik rekam, teknik catat. Pada tahap penganalisisan data menggunakan metode kontekstual. Berdasarkan hasil penelitian ternyata indikator kesantunan yang mendominasi pada tuturan siswa kelas VII C SMPN 5 Ciamis adalah indikator kesantunan berupa; 1) sifat rendah hati , ditunjukan siswa ketika bertutur memperlihatkan rasa ketidakmampuan di hadapan mitra tutur dalam hal ini terhadap gurunya, dan 2) sikap hormat, ditunjukan siswa ketika bertutur memperlihatkan bahwa mitra tutur diposisikan pada tempat yang lebih tinggi. Model bahan ajar yang telah disusun merupakan model bahan ajar pada keterampilan berbicara, yaitu dengan kompetensi dasar 10. Mengungkapkan pikiran, perasaan informasi dan pengalaman melalui kegiatan menanggapi cerita dan telepon dan pada kompetensi dasar10.2 bertelepon dengan kalimat yang efektif dan bahasa yang santun.
PEMANFAATAN AIR REBUSAN UMBI KUNING DAN UNGU SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus Rismaya Khaerunnisa; Iis Kurniati; Dewi Nurhayati; Asep Dermawan
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.806 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.753

Abstract

Penggunaan media dalam cabang ilmu biologi yaitu mikrobiologi sangat penting untuk isolasi dan pertumbuhan bakteri. Mahalnya media pertumbuhan bakteri mendorong para peneliti untuk membuat media pertumbuhan bakteri yang berasal dari alam dengan biaya yang lebih ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya pertumbuahn jumlah bakteri pada media alternatif umbi kuning dan umbi ungu. Desain dalam penelitian yang digunakan adalah Perbandingan Kelompok Statis (statis Group Comparation). Kelompok eksperimen dalam penelitian ini adalah Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang ditanamkan pada media alternatif umbi kuning dan umbi ungu yang dibandingkan jumlah pertumbuhan bakteri terhadap kontrol yaitu media nutrient agar. Bakteri di isolasikan dengan metode pour plate dan di inkubasi pada suhu 37 ⁰C selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukan media umbi kuning merupakan media alternatif yang paling baik untuk pertumbuhan jumlah bakteri, hal ini ditunjukan pada pertumbuhan Escherichia coli didapat jumlah bakteri yang paling tinggi sebesar 284,83 x 105 sedangkan pertumbuhan Staphylococcus aureus didapat jumlah bakteri yang paling tinggi sebesar 56,5 x 105.
IDENTIFIKASI DAN DAYA HAMBAT SAYAP LALAT RUMAH (Musca domestica) TERHADAP Escherichia coli Angga Rizki Ahmadi; Asep Dermawan; Iis Kurniati; Dewi Nurhayati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.218 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.789

Abstract

Lalat rumah merupakan hewan yang dapat membawa berbagai bakteri tertentu contohnya Escherichia coli (E.coli). Rosullallahu alaihi wasalam yang bersabda “Apabila seekor lalat hinggap di tempat minum salah seorang dari kalian, hendaknya ia mencelupkan ke dalam minuman tersebut, kemudian, membuangnya, karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya terdapat penawarnya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetehui apakah lalat rumah (Musca domestica) Actinomycetes pada salah satu sayap lalat rumah. Metode penelitian ini menggunakan kuasi experimen dengan desain penelitian eksperimen. Untuk mengidentifikasi E. coli dari lalat rumah (Musca domestica), tubuh lalat ditanam pada media Trytone Soy Broth (TSB), kemudian TSB yang keruh menadakan pertumbuhan bakteri, lalu dari TSB isolasi ke media Mac Conkey Agar dan untuk memastikan itu E. coli yaitu dengan menggunakan pewarnaan gram dan uji biokimia dari hasil isolasi pada media Mac Conkey Agar. Kemudian data yang diperoleh dianalisa dengan cara visual yaitu dengan melihat kekeruhan pada media TSB. Hasil penelitian menunjukan bahwa sayap kanan lalat rumah (Musca domestica) memiliki Actinomycetes yang mampu menghambat pertumbuhan E. coli, tetapi pada sayap kiri lalat rumah (Musca domestica) tidak bisa menghambat pertumbuhan E. coli. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dari sayap kanan lalat rumah (Musca domestica) mampu menjadi penawar untuk E. coli yang dibawa oleh lalat rumah (Musca domestica).
HASIL PEWARNAAN BASIL TAHAN ASAM DENGAN PENAMBAHAN CARBOL FUCHSIN DAN PEMANASAN SPUTUM SEBELUM DAN SESUDAH PEMBUATAN SEDIAAN Yoga Romi Anggara; Asep Dermawan; Iis Kurniati; Dewi Nurhayati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.374 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.777

Abstract

Pemeriksaan mikroskopik BTA digunakan untuk mendiagnosis awal atau pemantauan pengobatan TB Paru. Pada prinsipnya, pemeriksaan ini menggunakan Carbol Fuchsin untuk mewarnai Mycobacterium tuberculosis (M.tbc). Terdapat kekurangan pada cara ini, yaitu penambahan Carbol Fuchsin dan pemanasan sputum dilakukan setelah pembuatan sediaan, dimana M. tbc masih dalam keadaan hidup. Akibatnya, terdapat risiko penularan pada pekerja laboratorium yang mengerjakannya. Untuk menghindari hal tersebut, dapat dilakukan penambahan Carbol Fuchsin dan pemanasan sputum sebelum pembuatan sediaan, maka pada saat pembuatan sediaan, M. tbc telah mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Carbol Fuchsin dan pemanasan sputum sebelum dan sesudah pembuatan sediaan dengan variasi konsentrasi Carbol Fuchsin 0,3%; 0,5% dan 1% serta suhu pemanasan 60oC dan 80oC. Jenis penelitian yang digunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Static Group Comparison. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sputum penderita TB positif. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medik Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung pada bulan Mei 2019. Data yang didapatkan merupakan data primer dari hasil gambaran mikroskopik pewarnaan BTA yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Kemudian data dianalisis dengan melihat hasil gambaran mikroskopik pewarnaan BTA pada konsentrasi 0,3%; 0,5%, dan 1% dan suhu pemanasan 60oC dan 80oC,. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi optimum Carbol Fuchsin untuk mewarnai M. tbc sebelum pembuatan sediaan adalah 1% dengan suhu pemanasan 80oC.
Pendidikan Akhlak Pada Anak Oleh Pengasuh Panti Asuhan Tunas Melati Muhammadiyah Pontianak Wahab Wahab; Dewi Nurhayati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.1349

Abstract

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pendidikan akhlak pada anak oleh pengasuh Panti Asuhan Tunas Melati Muhammadiyah Pontianak adalah mengajarkan anak asuh tawakkal kepada Allah, cara mensyukuri nikmat dan karunia Allah, cara memuliakan dan menghormati tamu, cara berinteraksi dengan tetangga, sikap menolong antarsesama, dan cara mengayomi dan memelihara lingkungan. Metode pendidikan akhlak yang digunakan oleh pengasuh Panti Asuhan Tunas Melati Muhammadiyah Pontianak adalah menggunakan metode nasehat, metode pembiasaan, metode ganjaran apabila berbuat baik, metode ganjaran apabila berbuat kesalahan, metode teladan, metode pergaulan yang baik dan metode tidak langsung melalui televisi. Faktor-faktor yang memperngaruhi pendidikan akhlak pada anak di Panti Asuhan Tunas Melati Muhammadiyah Pontianak terdiri dari dua faktor baik sebagai pendukung maupun sekaligus penghambat yaitu: 1. Faktor internal sebagai pendukung adalah dari kebiasaan anak asuh dan sebagai penghambat adalah kebiasaan anak asuh. 2. Faktor eksternal sebagai pendukung adalah dari faktor pendidikan dan kawan sebaya dan sebagai penghambat adalah kawan sebaya dan lingkungan pergaulan.
KADAR SURFACTANT PROTEIN-D SERUM PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS BERKEBAHAYAAN KAMBUHAN RENDAH DAN TINGGI Dewi Nurhayati; Ida Parwati; Tiene Rostini; Arto Yuwono
INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL PATHOLOGY AND MEDICAL LABORATORY Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Association of Clinical Pathologist and Medical laboratory

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24293/ijcpml.v22i2.1122

Abstract

Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) cause high morbidity and mortality worldwide. The exacerbations in chronicobstructive pulmonary disease accelerate the decline in lung function and health status, as well as in increasing the treatment cost andmortality risk. The spiro metric measurement has several limitations in assessing the severity as well as the exacerbation risk in COPDpatients. Currently, has been available serum surfactant protein-D, a marker of lung inflammation and lung tissue damage. This proteinis produced by the alveolar type II cells and the Clara cells that play role in maintaining the lung stability and pulmonary immunesystem. The increased level of serum SPD indicates that there is lung epitihelial leakage in line with COPD severity increment and reflectedin COPD exacerbation level of risk according to combined COPD assessment GOLD criteria of the year 2011. The aim of this study wasto know the differences of SP-D serum levels between low and high risk of exacerbation in COPD patients by determination them. Thisstudy was conducted from March to July 2014. The subjects of this study were COPD patients diagnosed by spiro metric measurement.The research was conducted in comparative analytic way with a cross sectional study design. The statistical analysis was performedusing Mann-Whitney non-parametric test. The subjects were 62 COPD patients. The SP-D serum level at low risk of exacerbation groupdiffer significantly compared to the high risk exacerbation group, 1.8–68.4 ng/mL and 3.36–116.4 ng/mL respectively (P=0.018).Based on this study it can be concluded that the SP-D serum levels were higher in COPD patients with high risk exacerbation than thelower risk one. The SP-D serum levels may be considered as a specific marker of lung tissue injury to assess the risk of the exacerbationin COPD patients.
RELASI ANTARA MATA PELAJARAN AKIDAH-AKHLAK PADA TRADISI BERANDEP Dewi Nurhayati; Wahab Wahab
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 1 (2019): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.2.1.59-70

Abstract

The culture of the Malay people of Sungai Jambu has local wisdom that is in the tradition of being deported in fields that are held once a year. Berandep in the fields is the activity of the Malay community in Sungai Jambu which is carried out in mutual cooperation at the time of planting (planting rice) and harvesting rice (tapping rice) with the aim of making the work is easier to finish. In the implementation of berandep formed 4-6 people and carried out in turns. In this study, researchers used a qualitative approach with ethnographic methods. Based on the tradition of research based on the above, that from the implementation of the tradition there are behaviors that lead to cooperation and helping one another, in the sense that the subject of continuous akidah-akhlak is based on tradition. The implementation of the backward tradition has a relation to the subjects of Akidah-Akhlak which are outlined in the material of cooperation, good help, and morals in neighboring and community life.Keywords: Local Wisdom, Akidah-Akhlak lessons, Berandep
The Effect of Extract of Getih-Getihan (Rivina humilis L.) on Armyworm (Spodoptera litura F.) Mortality Dewi Nurhayati; Wachju Subchan; Jekti Prihatin
BIOEDUKASI Vol 16 No 1 (2018)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v16i1.7718

Abstract

Armyworm (Spodoptera litura F.) is a leaf-eating pest causes the loss of crops from 85% until causing crop failure. Alternative pest control and to reduce the negative impact of synthetic pesticides include using botanical pesticide. Getih-getihan plant (Rivina humilis L.) is one of the plants having potency as a botanical pesticide. Based on the description, this study was conducted to determine LC50 value by using probit analysis and analysis of an extract of Rivina humilis L. leaves on the mortality of Spodoptera litura F. using ANOVA test. Rivina humilis L. leaves are extracted by using ethanol solvent to get active chemical to kill Spodoptera litura F.. TLC (Thin Layer Chromatography) result test of an extract of Rivina humilis L. are positively contain an alkaloid, flavonoid, tannin, and terpenoid. The method of the research uses CRD (Complete Random Design) with five times repetition. Concentration serial being tested are 0%, 0.5%, 1%, 1.5%, 2%, and 2.5%. The result of probit analysis is 1.42% of LC50 value and ANOVA test shows that extract of Rivina humilis L. leaves affects very significantly on the Spodoptera litura F. mortality (p=0.000). Keywords: Spodoptera litura F., Rivina humilis L., leaves extract.