Eko Baroto Walujo
Division of Botany, The Indonesian Institute of Science, Cibinong, Bogor, 16911, Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Bioteknologi

PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT SECARA EMPIRIS PADA SUKU MANDAILING DI TAMAN NASIONAL BATANG GADIS SUMATERA UTARA Walujo, Eko Baroto; Chikmawati, Tatik; Nasution, Aswarina; Zuhud, Ervizal A.M.
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol 5, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.816 KB) | DOI: 10.29122/jbbi.v5i1.2772

Abstract

Empirical Utilization of Medicinal Plant on Mandailing Tribe in Batang Gadis National Park North SumatraABSTRACTMandailing tribe is an indigenous tribe that inhabits the area around Batang Gadis National Park (BGNP), North Sumatra. They have knowledge related to the use of plants for traditional medicine. Nevertheless, the information about this local knowledge is not uncover yet. This study aims to reveal the knowledge of the Mandailing tribe in utilizing plants as a traditional medicine. The research location was in 4 villages around BGNP. Data were collected through interviews with respondents and direct survey in the field. Data were analyzed descriptively qualitative. The results showed that there were about 81 plant species used for treatment covered in 38 families to treat 41 types of diseases. The most widely used medicinal plant species are from the Compositae family. Herbs dominant used by the community as a medicinal plant comprised 50 species of plants. The high diversity of medicinal plants indicated that utilization of plants for health is the main priorities of a Mandailing tribe.Keywords: Biodiversity, disease, local knowledge, Mandailing tribe, traditional medicine  ABSTRAKSuku Mandailing merupakan suku asli yang mendiami kawasan di sekitar Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Sumatra Utara. Mereka memiliki pengetahuan terkait pemanfaatan tumbuhan untuk obat tradisional. Namun informasi terkait pengetahuan lokal tersebut belum diungkapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengetahuan Suku Mandailing dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional. Lokasi penelitian berada di 4 desa di sekitar TNBG. Pengumpulan data melalui wawancara dengan respoden serta survey langsung di lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ada sekitar 81 spesies tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan yang tercakup dalam 38 famili untuk mengobati 41 jenis penyakit. Spesies tumbuhan obat yang paling banyak digunakan berasal dari Famili Compositae. Habitus herba dominan digunakan masyarakat sebagai tumbuhan obat yang meliputi 50 spesies tumbuhan. Tingginya keanekaragaman tumbuhan obat menunjukkan bahwa pemanfaatan tumbuhan untuk kesehatan adalah prioritas utama Suku Mandailing. Kata Kunci: Biodiversitas, suku Mandailing, obat tradisional, pengetahuan lokal, penyakit
PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT SECARA EMPIRIS PADA SUKU MANDAILING DI TAMAN NASIONAL BATANG GADIS SUMATERA UTARA Nasution, Aswarina; Chikmawati, Tatik; Walujo, Eko Baroto; Zuhud, Ervizal A.M.
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 5 No. 1 (2018): June 2018
Publisher : Balai Bioteknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.816 KB) | DOI: 10.29122/jbbi.v5i1.2772

Abstract

Empirical Utilization of Medicinal Plant on Mandailing Tribe in Batang Gadis National Park North SumatraABSTRACTMandailing tribe is an indigenous tribe that inhabits the area around Batang Gadis National Park (BGNP), North Sumatra. They have knowledge related to the use of plants for traditional medicine. Nevertheless, the information about this local knowledge is not uncover yet. This study aims to reveal the knowledge of the Mandailing tribe in utilizing plants as a traditional medicine. The research location was in 4 villages around BGNP. Data were collected through interviews with respondents and direct survey in the field. Data were analyzed descriptively qualitative. The results showed that there were about 81 plant species used for treatment covered in 38 families to treat 41 types of diseases. The most widely used medicinal plant species are from the Compositae family. Herbs dominant used by the community as a medicinal plant comprised 50 species of plants. The high diversity of medicinal plants indicated that utilization of plants for health is the main priorities of a Mandailing tribe.Keywords: Biodiversity, disease, local knowledge, Mandailing tribe, traditional medicine  ABSTRAKSuku Mandailing merupakan suku asli yang mendiami kawasan di sekitar Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Sumatra Utara. Mereka memiliki pengetahuan terkait pemanfaatan tumbuhan untuk obat tradisional. Namun informasi terkait pengetahuan lokal tersebut belum diungkapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengetahuan Suku Mandailing dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional. Lokasi penelitian berada di 4 desa di sekitar TNBG. Pengumpulan data melalui wawancara dengan respoden serta survey langsung di lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ada sekitar 81 spesies tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan yang tercakup dalam 38 famili untuk mengobati 41 jenis penyakit. Spesies tumbuhan obat yang paling banyak digunakan berasal dari Famili Compositae. Habitus herba dominan digunakan masyarakat sebagai tumbuhan obat yang meliputi 50 spesies tumbuhan. Tingginya keanekaragaman tumbuhan obat menunjukkan bahwa pemanfaatan tumbuhan untuk kesehatan adalah prioritas utama Suku Mandailing. Kata Kunci: Biodiversitas, suku Mandailing, obat tradisional, pengetahuan lokal, penyakit