Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto)

PEMBANGKIT LISTRIK MANDIRI YANG RAMAH LINGKUNGAN Watiningsih, Tri
Techno Jurnal Ilmu Teknik Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Techno Volume 16 No.1 April 2015
Publisher : UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik di Indonesia  semakin berkurang karena penduduk Indonesia semakin bertambah dengan bertambahnya penduduk maka pengguna energy listrik semakin meningkat dan pembangunan pembangkit listrik sudah diupayakan namun untuk daerah-daerah terpencil masih belum bisa terjangkau oleh aliran listrik dari PLN. Sehingga untuk daerah terpencil belum dapat menikmati energy listrik berusaha dengan memanfaatkan aliran sungai terdekat dengan membuat kincir air, tenaga Mikrohidro, tenaga angin, maupun tenaga surya yang sekarang sedang dikembangkan dengan berkembangnya teknologi banyak penemuan-penemuan baru tentang energy listrik alternative yang dapat dikembangkan. Masalah penyedian tenaga listrik menjadi kendala bagi pemerintah dikarenakan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dengan adanya tenaga alternative dapat membantu pemerintah untuk mengatasi permasalahan yang ada. Sejalan dengan dimaksud maka perlu peningkatan partisipasi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan listrik didaerah terpencil melalui pengembangan teknologi tenaga alternative sebagai Pembangkit Listrik Mandiri yang Ramah lingkungan denan pemanfaatan  kolam ikan yang ada dilingkungan kita dengan membuat pembangkit listrik tenaga kolam/aquarium.Kata Kunci : Sungai, Kincir. Accu , Generator,  Energi listrik.
SAMPAH SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKU PEMBUATAN BATA Watiningsih, Tri
Techno Jurnal Ilmu Teknik Vol 17, No 1 (2016): JURNAL TECHNO VOLUME 17 No 1, APRIL 2016
Publisher : UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah adalah suatu bahan atau benda padat yang sudah tidak dipakai  atau  tidak digunakan lagi dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang. Para ahli kesehatan masyarakat Amerika membuat batasan, sampah (waste) adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang, yang berasal dari kegiatan manusia, dan tidak terjadi dengan sendirinya. Dari batasan ini jelas bahwa sampah adalah merupakan hasil suatu kegiatan manusia yang dibuang karena sudah tidak berguna. Sehingga bukan semua benda padat yang tidak digunakan dan dibuang disebut sampah, misalnya : benda-benda alam, benda-benda yang keluar dari bumi akibat gunung meletus, pohon di hutan yang tumbang akibat angin rebut, dan sebagainya. Penelitian dilakukan melalui percobaan pengolahan limbah sampah baik sampah organik maupun non organik kecuali benda logam ataupun kaca sebagai bahan baku tutasam (batu bata sampah) dalam berbagai teknik dan komposisi pembuatan. Metode eksperimen menjadi pilihan dalam penelitian ini karena metode yabg digunakan akan membantu dalam pengekperimenan pengolahan limbah terhadap pembuatan batu bata sampah yang ramah lingkungan. Berdasarkan dukungan pustaka penampilan produksi batu bata hasil percobaan dapat diukur dan diamati maka dapat didekripsikan bagaimana pengolahan limbah sampah dapat meningkatkan nilai ekonomis dan menerapkan TTG (Teknologi Tepat Guna) yang merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah sampah. Kata kunci: Limbah sampah, Tutasam,  hasil produksi, nilai ekononis, teknologi   tepat guna, mengatasi masalah sampah