Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS POLA SALURAN PEMASARAN DAN MARJIN SERTA EFISIENSI PEMASARAN AYAM BROILER PADA SISTEM KEMITRAAN DI KABUPATEN GROBOGAN (Analysis of The Pattern Marketing Channels And Marketing Margins With Efficiency Of Marketing Broiler Chicken Farming In Grobo Annisa, Rarastianevi; Marzuki, Sudiyono; Roessali, Wiludjeng
Animal Agriculture Journal Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2015
Publisher : Animal Agriculture Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.205 KB)

Abstract

ABSTRAK                 Tujuanpenelitian adalahmengetahui beberapa pola saluran pemasaran dan  marjin serta efisiensi pemasaran ayam broiler di Kabupaten Grobogan. Penelitian dilaksanakanbulan Oktober sampai bulan November 2014di Kabupaten Grobogan.Metode yang digunakanadalah survei.Data yang dikumpulkan meliputi data primerdan data sekunder. Analisis data pola saluran pemasaran dibahas secara deskriptif dan pengujian marjin pemasaran tiap pola saluran pemasaran di uji dengan independent sample t test. Hasil penelitian adalah terdapat 3 pola saluran pemasaran yaitu: pola 1, produsen - inti - pedagang besar - pedagang pasar - pedagang eceran - konsumen; pola 2, produsen - inti - pedagang besar - pedagang pasar - konsumen; dan pola 3, produsen - inti - pedagang besar - konsumen.Rata-rata marjin pemasaran adalah pola 1 (panjang) Rp 13.951 sebesar 37,57%, pola 2 (sedang) Rp 11.262 sebesar 30,33 % dan pola 3 (pendek) Rp 11.918 sebesar 33,00%.Marjin pemasaran pola (1 dan 2) dan pola (1 dan 3) terdapat perbedaan antara tiap pola, sedangkan pola (2 dan 3) tidak terdapat perbedaan antara tiap pola. Kata Kunci: Pola saluran pemasaran; marjin pemasaran; efisiensi pemasaran ABSTRACT The aims of this study is to know about various patterns of marketing channel, margin and efficiency of marketing boiler chicken at Grobogan Regency. This study was carried out in October until November 2014 at Grobogan Regency. Collected data were includes the premiere data and secondary data. Data analysis of marketing channel pattern discussed in the descriptive and marketing margin testing each test pattern in the marketing channel with independent sample t test. Study result is 3 patterns of marketing channels this is pattern 1: producer-core-wholesalers-market traders-retailer-costumers. Pattern 2: producer-core-wholesalers-market traders-costumers.Pattern 3: producer-core-wholesalers- costumers. The average marketing margin is  pattern 1 (long) Rp 13.951 amount 37,57%, pattern 2 (medium) Rp 11.262 amount 30,33 % dan pola 3 (short) Rp 11.918 amount 33,00%. Marketing margin of pattern  (1 and 2) and pattern (1 and3). There is difference between each pattern. While the pattern (2 and 3) there is no difference between each pattern. Level marketing on each pattern is a pattern of 1 (long) marketing efficiency 53,50%, pattern 2 (medium) amount 58,51% and pattern 3 (short) amount 57,43% the result of relatively efficient because the efficiency of marketing said to be efficient because more than 40% the price level of costumers.Keywords: Pattern marketing; channels; margin
ANALISIS EFISIENSI DISTRIBUSI LABU SIAM DI KABUPATEN SEMARANG Wijaya, Syam Lingga; Santoso, Siswanto Imam; Roessali, Wiludjeng
HABITAT Vol 30, No 3 (2019)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2019.030.3.12

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis saluran distribusi labu siam (Sechium edule (Jacq.) Sw), menganalisis marjin dan efisiensi distribusi pada setiap pola distribusi, dan menganalisis perbedaan marjin distribusi antar pola distribusi labu siam. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2019.  Metode analisis data dalam penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 54 orang dengan rincian 16 orang petani, 8 orang tengkulak, 8 orang pedagang pengumpul pasar, 9 orang pedagang besar, dan 13 orang pedagang pengecer. Jumlah responden petani ditentukan dengan quota sampling dan responden lembaga distribusi ditentukan dengan snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima pola distribusi labu siam di Kabupaten Semarang. Efisiensi distribusi labu siam pada pola I dan pola II berdasarkan nilai marjin distribusi dan farmer?s share diketahui telah efisien, sedangkan pola III, pola IV, dan pola V tidak efisien. Pola saluran I adalah pola saluran yang paling efisien berdasarkan nilai farmer?s share, nilai efisiensi, dan nilai MME.
Kontribusi Usahatani Bawang Merah terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Kandangrejo Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan Oktafiani, Vika Tri; Ekowati, Titik; Roessali, Wiludjeng
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi usahatani bawang merah terhadap pendapatan rumah tangga tani dan menganalisis pengaruh faktor-faktor harga bibit, harga pupuk urea, harga pupuk Phonska, harga pupuk ZA, harga pupuk SP-36, harga pupuk KCl, harga pestisida serta upah tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani bawang merah. Penelitian dilasanakan pada bulan Maret dan Juli 2020 di Desa Kandangrejo Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan mengambil sampel 82 petani bawang merah dari 445 jumlah populasi. Metode analisis data menggunakan uji one sample t-test untuk menguji kontribusi usahatani bawang merah dan uji regresi linear berganda yang ditransformasikan ke persamaan fungsi keuntungan Cobb-Douglas Unit Output Price (UOP) untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani bawang merah sebesar Rp 59.646.928,- per 0,52 ha per musim tanam. Kontribusi usahatani bawang merah 60,33% dan termasuk kontribusi tinggi (> 50%). Faktor-faktor harga bibit, harga pupuk urea, harga pupuk Phonska, harga pupuk ZA, harga pupuk SP-36, harga pupuk KCl, harga pestisida dan upah tenaga kerja secara serempak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani bawang merah. Secara parsial variabel harga bibit, harga pupuk urea, harga pupuk Phonska, harga pupuk ZA dan upah tenaga kerja berpengaruh signfikan terhadap pendapatan usahatani bawang merah, sedangkan variabel harga pupuk SP-36, harga pupuk KCl dan harga pestisida tidak berpengaruh.