Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KARYA MUSIK “SEPARATIS OVERTURE” DALAM TINJAUAN VARIASI MELODI UMAM, CHOIRUL
Solah Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Solah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi Perbandingan Karakteristik Pasang Surut Hasil Perhitungan Data Lokal Dengan Model Pasang Surut Global Di Perairan Indonesia Umam, Choirul; S. Pranowo, Widodo; Imam Fatoni, Khoirol
Jurnal Chart Datum Vol. 5 No. 2 (2019): JURNAL CHART DATUM
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v5i2.149

Abstract

TPXO 7.1 adalah model pasang surut yang berasal dari asimilasi data altimetri dengan model hidrodinamika. Dalam penelitian ini model TPXO 7.1 dijalankan menggunakan perangkat lunak Tidal Model Driver (TMD) untuk memprediksi. Penelitian dilakukan di 11 lokasi yaitu Sabang, Natuna, Marina Ancol, Sendang Biru, Sebatik, Lembar, Makassar, Maritain NTT, Ternate, Jayapura dan Merauke. Lokasi tersebut mewakili beberapa jenis geomorfologi perairan pesisir. Pengamatan data telemetri pasut diperoleh dari Pushidrosal dan BIG. T-tide matlab toolbox digunakan untuk menganalisis komponen harmonik pasang surut. Analisis data pengamatan dan prediksi telah dilakukan dan memberikan nilai RMSE (Root Mean Square Error). Hasil penelitian menunjukkan, nilai korelasi tertinggi terjadi di perairan Sebatik (R=0,9822), dan nilai korelasi terendah terjadi di perairan Marina Ancol (R=0,7689). Berdasarkan analisis tipe pasang surut antara data pengamatan dan prediksi, tipe pasang surut di perairan Marina Ancol mempunyai perbedaan. Tipe pasang surut Marina Ancol adalah harian tunggal (Formzahl= 4,53) berdasarka data pengamatan, sedangkan berdasarkan data prediksi campuran condong harian tunggal (Formzahl=2,69).
PENATAAN DESTINASI DAN STRATEGI PROMOSI GUNA MENINGKATKAN JUMLAH WISATAWAN DI KAWASAN WISATA PANTAI TANJUNG KARANG MATARAM Yunanmalifah, Muhamad Alfian; Mulyaningsih, Tri; Fadholi, Ali Aqif Rabbani; Choirunissa, Atika; Medina, Baiq; Hendrawati, Baiq Puji; Umam, Choirul; Wahyuni, Dian Tri; Sumbawati, Peti Arita Les; Ashari, Rizka Yulia; Anggriani, Shintya Putri; Suripto, Suripto; Juniarsih, Nuning; Karyadi, Lalu Wiresapta; Ramdani, Taufiq
Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v8i2.403

Abstract

Salah satu potensi wisata yang ada di Kota Mataram yang menarik perhatian banyak wisatawan antara lain: Pantai Gading, Pantai Long Baloq, Pantai Ampenan dan Pantai Tanjung Karang. Diantara empat destinasi pantai, Pantai Tanjung Karanglah yang paling natural, belum tertata dengan rapih, tetapi yang menarik disini adalah tempat ini merupakan kampung nelayan, dimana nelayan sering pulang dari berlayar dengan bawaan ikan segarnya. Hal ini menarik para pengunjung untuk sekedar melihat jenis-jenis ikan yang diperoleh atau mau beli untuk oleh-oleh. Pantai Tanjung Karang terletak di Lingkungan Bangsal Kecamatan Sekarbela. Potensi alam dan budaya yang beragam di Lingkungan Bangsal, membuat Lingkungan ini ditetapkan menjadi salah satu dari 4 Desa Wisata di Kota Mataram. memilih Lokasi Pantai Tanjung Karang dipilih sebagai program kerja yang direncanakan dapat terlaksana dengan optimal. Tujuan dari program ini adalah penataan Pantai Tanjung karang dan proposi tempat destinasi wisata pantai, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dimasa pandeni COVID 19, dengan melengkapi tempat cuci tangan. Metode yang digunakan adalah education and action partisipation bersama masyarakat dengan membuat program pembersihan pantai, pembuatan bak sampah, sosialisasi sadar wisata, pembuatan papan informasi dan denah wilayah, pembuatan spot foto, pembenahan taman bermain, pembuatan papan nama ilmiah, promosi digital, event lomba anak-anak dan penerapan protokol Kesehatan serta strategi promosi. Hasil kegiatan ini ternyata dapat menaikkan kunjungan wisata domestic dan dapat menyadarkan masyarakan akan penerapan protocol Kesehatan di masa pandemic CAVID 19.
KOMUNIKASI BENCANA SEBAGAI SEBUAH SISTEM PENANGANAN BENCANA DI INDONESIA K, Fetty Arisandi; Umam, Choirul
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.795 KB) | DOI: 10.35760/mkm.2019.v3i1.1980

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis komunikasi bencana yang terjadi dalam proses manajemen bencana. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, untuk pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan studi literatur dari jurnal-jurnal dan berbagai sumber referensi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa komunikasi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari penanganan bencana. Manajemen bencana seharusnya mencakup komponen mitigation, preparedness, response dan recovery, selain itu terdapat aspek penting yang perlu menjadi perhatian yaitu informasi, koordinasi dan kerjasama. Sistem komunikasi yang perlu dilakukan dalam penanganan bencana adalah sebelum, saat terjadi dan sesudah bencana atau tahap pemulihan. Proses tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah sebagai pusat koordinasi dan informasi, pihak swasta, LSM atau Organisasi sejenis beeguna sebagai pendukung pemerintah kemudian media sebagai pihak yang membantu pemerintah dalam mengatur arus informasi dan masyarakat sebagai pihak yang melaksanakan sistem yang dibuat.