Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Redesain Taman Wisata Pemandian Air Telga Jenon Di Kabupaten Malang Gare, Marianus Timotius; Djoko, Riyanto; Pandulu, Galih Damar
Fakultas Pertanian Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.585 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang secara administratif terletak Kecamatan Tajinan tepatnya diDesa Gunung Ronggo. Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Desember 2013 sampai dengan bulan Februari 2014. Desain kawasan wisata Pemandian Telaga Jenon ini merupakan wisata alam yang menyuguhkan air sangat bening serta bersumber dari kaki gunung Ronggo. Telaga Jenon dikarenakan belum lengkap maka perlu adanya dengan menembah fasilitas dan utilitas serta melakukan penataan. Masih banyak kekurangan dalam hal fasilitas yang belum tertata dengan baik, sof material maupun hard material oleh karena itu, tempat ini perlu dirancang ulang agar mempunyai daya tarik untuk menata sof material dan hard material sehingga pengunjung telaga jenon aman dan nyaman.Sarana dan prsarana yang kurang memadai dalam memenuhi kebutuhan penunjang, seperti: area parkir yang fungsional, drainase, gazebo, gapura, dan utilitas.Pola penataan vegetasi dan zonasi kawasan kurang sesuai dengan ruang yang ada sehingga tidak memiliki kesan unity. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa wisata pemandian air Telaga jenon sebagai kawasan wisata dan budaya masih memerlukan perancangan ulang (Redesign) untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pengunjung, sehingga pengunjung dapat merasa nyaman dan aman. Agar aspek estetika, kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung dapat terpenuhi dan karena keberadaan tapak dipinggiran kota, maka perancangan yang dilakukan haruslah berwawasan lingkungan yaitu keberadaan vegetasi maupun fasilitas yang ada didalam tapak sangatlah penting untuk memberikan daya dukung terhadap lingkungannya. Peracangan ulang tersebut dititik beratkan pada: penataan area taman dan area parkir
PERENCANAAN TAMAN GAYAM BARENG – MALANG Samponu, Germanus; ., Sutoyo; Pandulu, Galih Damar
Fakultas Pertanian Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Gayam dibangun tahun 1928 di Kelurahan Bareng Kota Malang menempati lahan seluas 12.899m2 dan di beri nama Taman Gayam karena area Taman identik dengan tanaman gayam. Taman Gayam diambil dari nama Pohon Gayam yang dikenal dengan nama latin Inocarpus fagiferus, merupakan tanaman khas Melanesia bagian timur khususnya dari Indonesia. Taman Gayam dibangun sebagai ruang terbuka hiaju (RTH) dan sarana olahraga berupa lapangan sepak bola dan bola voli, tetapi pada kenyataannya taman gayam tidak terawat dan jauh dari kesan estetis, sehingga penelitian ini bertujuan untuk membuat konsep perencanaan yang baik pada Taman Gayam. Kajian awal dilakukan dengan mempelajari tinjauan tentang pengertian perencanaan, tahapan perencanaan, unsur desain dan pengertian taman serta ruang terbuka hijau Kota Malang dan Kelurahan Bareng. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Gayam Kelurahan Bareng Kota Malang pada bulan Juli sampai Agustus 2014 dengan menggunakan metode deskriptif dan alur penelitian menurut gold, (1980) dengan skema perencanaan yang terdiri dari inventarisasi (fisik dan biofisik), analisis (tapak , hambatan dan kesempatan, potensi dan pengembangan), sintesis ( memberikan solusi) serta konsep perencanaan dan site plan sebagai gambar akhir dari perencanaan Taman Gayam. Menurut skema yang dikemukakan oleh gold yang digunakan sebagai alur penelitian, dapat di analisa bahwa taman gayam belum memiliki konsep yang baik sehingga perlunya perencanaan menyeluruh pada taman gayam sehingga gambar akhir yang akan dihasilkan dari perencanaan taman gayam adalah berupa layout atau gambar site plan
EVALUASI KINERJA SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL PADA RUAS JALAN SUNAN KALIJAGA KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Dos Reis, Julio Octavio; Pandulu, Galih Damar
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intersection is an integral part of all road systems. The city of Malang has one intersection that has a high density level, namely the intersection of four without a signal located on the road of Sunan Kalijaga, Merjosari Village, Lowokwaru District, Malang City. Therefore there is a need for research to overcome the problems that occur. The purpose of this research is to find the best alternative to solve the problem of vehicle density at intersection Jln. Merto Joyo Selatan - Jln. Joyo Suko Timur - Jln. Simpang Gajayana - Jln. Sunan Kalijaga in Merjosari Village, Lowokwaru District, Malang City for the next 5 years. This study uses primary data and secondary data. Primary data is obtained by an average daily traffic volume survey for 2 weeks at 06:00 - 22:00 WIB, and direct geometric intersection measurements. Secondary data in the form of Malang City population growth data in 2017 and Malang City traffic vehicle growth data. Data analysis in this study was based on MKJI 1997 with the help of MS. Excel 2007. The results of this study indicate that the peak hours in the first week occur on Monday at 16: 00-17: 00 WIB with a traffic volume (Q) of 1683.95 pcu / hour, capacity (C) of 1359,288 junior high school / hour and second week on Wednesday hours 17: 00-18: 00 WIB with a traffic volume (Q) of 1891.55 pcu / hour, capacity (C) of 1359.288 pcu / hour. This shows that the intersection has a level of road service class F (very, very low) so that proper evaluation and handling is necessary. Based on the results of the test analysis, the best alternative for solving these problems is by installing traffic signs prohibited parking, improving alignment or intersection of fields on the road.
DESAIN PERKERASAN RUAS JALAN HPH SP III – SP IV DISTRIK YAPSI JAYAPURA Kurniawan, Yusuf; Pandulu, Galih Damar
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 2 (2019): EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Jayapura, sarana dan prasarana transportasi darat dianggap memegang peranan yang sangat penting guna memperlancar arus mobilitas barang dan jasa, serta dapat pula membuka keterisolisiran masyarakat setempat dikarenakan jalan penghubung yang masih sulit untuk dilalui oleh kendaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil desain perkerasaan pada ruas jalan HPH SPIII ? SPIV Distrik Yapsi Jayapura dengan panjang 5000 meter. Sehingga jalan yang direncanakan dapat memudahkan mobilisasi serta hubungan transportasi dari daerah ke kabupaten bahkan sampai ke pelosok-pelosok desa yang terpencil sekalipun. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode Bina Marga. Perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari lapisan-lapisan yang berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya. Konstruksi perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari empat lapisan yaitu lapisan permukaan (surface), lapisan pondasi atas (basecourse), lapisan pondasi bawah (subbase), dan lapisan tanah dasar (subgrade), sehingga diperoleh kesimpulan bahwa susunan tebal perkerasan terdiri dari lapisan permukaan (surface) menggunakan Laston dengan tebal 10 cm, lapisan pondasi atas (basecourse) menggunakan batu pecah kelas B dengan tebal 20 cm, dan lapisan pondasi bawah (subbase) menggunakan sirtu kelas B dengan tebal 10 cm dan mampu melayani beban selama umur rencana 10 tahun.
BANGKITAN LALU LINTAS PADA PERUMAHAN BULAN TERANG UTAMA JALAN KI AGENG GRIBIG KOTA MALANG Mite, Adrianus Raimundus; Pandulu, Galih Damar; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Each residential area development will have an impact on the environment and surrounding areas, one of which impact traffic. Housing Bulan Terang Utama, a housing unit located in the suburbs, the number of 3,000 units, on a land area of 200 hectares, the housing for the people of middle-prioritized, is also among the middle and above. This housing development should pay attention to road conditions and where the access to housing, so that the capacity of the existing road network will be exceeded, as the number of traffic generation and attraction due to the existence of such housing. Each residential area development will have an impact on the environment and surrounding areas, one of which impact traffic. Housing Bulan Terang Utama, a housing unit located in the suburbs, the number of 3,000 units, on a land area of 200 hectares, the housing for the people of middle-prioritized, is also among the middle and above. This housing development should pay attention to road conditions and where the access to housing, so that the capacity of the existing road network will be exceeded, as the number of traffic generation and attraction due to the existence of such housing. This study attempts to assess a housing development Bulan Terang Utama affecting traffic congestion, so as to know how big the impact on roads Ki Ageng Gribig. Currently the traffic impacts that occur as a result of the housing Bulan Terang Utama Key by using comparative data is not affecting the performance of the road itself. The magnitude of the maximum trip generation that occurs is 8.2%, with an average speed of vehicles on the road each Ki Ageng Gribik is 30.449 km / h, the degree of saturation is 1.27 with a traffic volume of 3661.67 SMP / h, the level of service Ki Ageng Gribik road included in the E-class level of service, speed of flow is unstable sometimes stalled, demand is approaching capacity of the road (ie 2089.044). Keywords: Housing, Traffic Impact, Road Service Levels. ABSTRAK Setiap pengembangan kawasan permukiman akan menimbulkan dampak bagi lingkungan dan sekitarnya, salah satunya dampak lalu lintas. Perumahan Bulan Terang Utama, merupakan unit perumahan yang berada pada kawasan pinggir kota, dengan jumlah 3.000 unit, pada lahan seluas 200 hektar, perumahan tersebut diprioritaskan bagi rakyat menengah kebawah, juga kalangan menegah ke atas. Pengembangan perumahan ini harus memperhatikan kondisi dan keberadaan jalan akses ke lokasi perumahan, sehingga kapasitas jaringan jalan yang ada akan terlampaui, seiring dengan pertambahan bangkitan dan tarikan lalu lintas akibat keberadaan perumahan tersebut. Akses jalan dari dan menuju lokasi perumahan Bulan Terang Utama dihubungkan oleh jalan Ki Ageng Gribig, yang merupakan jalan utama, sebagai akses lalu lintas masyarakat sekitar Kecamatan Kedungkandang, dari dan ke tengah kota, sehingga pembangunan kawasan perumahan tersebut membutuhkan akses transportasi yang memadai. Penelitian ini mencoba untuk mengkaji suatu pembangunan perumahan Bulan Terang Utama yang berdampak terhadap kemacetan lalu lintas, sehingga dapat diketahui seberapa besar dampak terhadap ruas jalan Ki Ageng Gribig. Saat ini dampak lalu lintas yang terjadi akibat adanya perumahan Bulan Terang Utama dengan menggunakan data pembanding adalah tidak mempengaruhi dari kinerja jalan itu sendiri. Besarnya bangkitan perjalanan maksimal yang terjadi adalah 8,2 %, dengan kecepatan rata-rata tiap kendaraan pada jalan Ki Ageng Gribik adalah 30,449 km/jam, derajat kejenuhannya adalah 1,27 dengan volume lalu lintas sebesar 3661,67 SMP/jam, tingkat pelayanan jalan Ki Ageng Gribik termasuk dalam tingkat pelayanan jalan kelas E, Arus tidak stabil kecepatan terkadang terhenti, permintaan sudah mendekati kapasitas jalan (yaitu 2089,044). Kata Kunci: Perumahan, Dampak Lalu Lintas, Tingkat Pelayanan Jalan.
Analisa Kapasitas Tingkat Pelayanan Lalu Lintas Tanpa Signal pada Persimpangan Jalan Tirto Utomo Tlogomas Landungsari. Ceu, Albino Maia Do; Pandulu, Galih Damar; Arifianto, Andy Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.119 KB)

Abstract

ABSTRACT Malang is the second major city after the city of Surabaya in East Java with tourist potential and its economy is growing. The activities such as malls, markets, parks, campuses, tourist areas, office activities and other activities are factors that make this street has a solid activity that resulted in the problem - the problem of transport one road congestion resulting in decreased capacity, In the survey or the study used data collection methods with Manual Method Counter at the crossroads Tirto Utomo Tlogomas Landungsari Malang with the purpose of calculating the value of traffic volume, capacity and level of service is to conduct a survey for 14 days (starting from 6:00 pm - 22:00 WIB) and survey data obtained vehicle traffic volume and road geometric data are then analyzed using the Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI) 1997. Based on the analysis, the volume of peak hour at a crossroads Tirto Utomo Tlogomas Landungsari was 9256 smp / hour, ), capacity of 3206.82 and the level of service (LOS) is F. Keywords: capacity, analysis of traffic services.
Studi Eksperimen Uji Kuat Tekan, Geser dan Tarik Lentur Pasangan Batu Merah Lokal Produksi Daerah Blitar rustam, rustam; naibaho, armin; Pandulu, Galih Damar
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

On a thesis is conducting research and testing a red stone against strong press , slide and pull in a pair of red stone that came from three local namely kecamatan Wates the sample, Sanan kulon sub-district , and the kecamatan Srengat all located in the Blitar district . The purpose of experiments in this research is to observe strong destroyed the couple local brick with the volume of a mixture of one part portland cement: 3 of the tide of sand, and observing strong lekatan sliding a pair of bricks with a mixture of the volume of mortar that same with strong destroyed namely 1 part portland cement: 3 of the sand on thesis is conducting research and testing a red stone against strong press, slide and pull in a pair of local red stone that came from three regions in the sample is Wates, Sanan kulon subdistrict , and the kecamatan Srengat all located in the Blitar district. The results of testing strong press a pair of red stone of each region production different , the third in production after the test , a red stone from the production of Wates regions have the power to press the average highest namely by fk = 35 , 67 kg per cm2 .The order of strong press next namely those Sanan kulon of fk = 33,52 kg per cm2 Srengat areas later by fk = 32,20 kg per cm2. Sliding strong performance also show different numbers at each region production bricks from other regions Wates = fcs the average 5.44 kg per cm2, Sanan kulon fcs the average = 4,77 kg per cm2 Srengat areas later fcs an average of = 4,06 kg per cm2. Test shows a strong sliding also different in each region production of bricks from the fcs Wates average = 5.44 kg per cm2 , Sanan kulon fcs average = 4,77 kg per cm2 areas later an average of fcs Srengan = 4,06 kg per cm2 . To vigorous pull pliable also shows as distinct from each origin its production that is, strong pull pliable regions of Wates fcs = 2.17 kg per cm2, strong pull pliable Sanan kulon fcs = 2,08 kg per cm2 , strong pull pliable Srengat regions fcs = 8 kg per cm2 Keywords: Brick, strong press, strong sliding, strong pull pliable, blitar
ANALISA KAPASITAS TINGKAT PELAYANAN LALU LINTAS PADA PEREMPATAN JALAN RAYA LANGSEP KELURAHAN TANJUNGREJO KOTA MALANG Arnoldus Moruk, Dionisius; Pandulu, Galih Damar; Rahma, Pamela Dinar
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malang is the second major city after the city of Surabaya in East Java with tourist potential and its economy is growing. The activities such as malls, markets, parks, campuses, tourist areas, office activities and other activities are factors that make this street has a solid activity that resulted in the problem - the problem of transport one road congestion resulting in decreased capacity, In a survey or research used data collection methods with Manual Method Counter at the intersection of Highway langsep Village Tanjungrejo Malang for the purpose of calculating the value of traffic volume, capacity and level of service is to conduct a survey for 7 days and two weeks starting at 6:00 pm - 22:00 pm) and the results of the survey obtained data on the volume of traffic, road geometric data were then analyzed using the Indonesian highway Capacity Manual (MKJI) 1997. Based on the analysis, the volume of peak hour at the intersection of highways langsep is 3554.9 smp / hour , capacity of 2889.56 smp / hour and the level of service (LOS) is F. Keywords: Analysis, capacity, degree of saturation and analysis service levels.
PENGUJIAN MUTU AGREGAT HALUS DAN AGREGAT KASAR DARI SUNGAI SLOG-SAGAN GLENO KABUPATEN ERMERA (TIMOR-LESTE) TERHADAP KUAT TEKAN BETON maia, Jaime ximenes soares; Karjanto, Adjib; Pandulu, Galih Damar
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aggregate slog-sagan Gleno become an important commodity in Timor-Leste Ermera district and surrounding areas, namely as a building material. aggregates must meet various technical requirements, but as a natural ingredient quality aggregate slog-sagan Gleno Ermera district clearly much influenced by the state of the place and the environment were taken. The study was conducted in laboratory with concrete cubes 15 x 15 cm to determine the compressive strength of concrete and cylindrical with a size of 15 x 30 cm for the compressive strength of concrete compressive strength beton.dimana made 9 specimens and cylinder 9 specimens with Comparative mixture of 1 cement: Gravel 1.65: 2.47 Sand Preliminary test against the aggregate of the mountain naru showed that the water content is 0:39%, specific gravity 2:48 coarse aggregate and fine aggregate specific gravity to 2.67, the absorption of coarse aggregate by 3.23% and fine aggregate is 0.725%,. Los Angelos abrasion test machine at a speed of 30-33 rpm is 55.45%. Compressive strength of concrete at the age of 7 days converted to 28 days amounted to 197.060 Kg / cm2, Rough River Slog-sagan is used as the material quality of the concrete class 1 (Bo and B1), but for concrete grade 2 can still be used even when seen from the terms of abrasion that does not is justified, because it has been surpassed by 40% SNI requirements. Keywords: Concrete Compressive Strength, Aggregate river, slog-sagan ABSTRAK Agregat Sungai Slog-sagan Gleno menjadi komoditas penting di kabupaten Ermera dan sekitarnya, yaitu sebagai bahan bangunan, agregat harus memenuhi berbagai syarat teknis. Namun sebagai bahan alam kualitas agregat Slog-Sagan jelas banyak dipengaruhi oleh keadaan tempat dan lingkungan pengambilannya. Penelitian dilakukan dilaboratorium dengan kubus beton 15 x 15 cm untuk mengetahui kuat tekan beton dan selinder dengan ukuran 15 x 30 cm untuk kuat beton.dimana untuk kuat tekan beton dibuat kubus 9 buah benda uji selinder beton 9 buah benda uji dengan Perbandingan campuran 1 semen : 1,65 Kerikil : 2,47 Pasir. Uji pendahuluan terhadap aggregat dari gunung naru menunjukan bahwa kandungan air adalah 0.39%, berat jenis agregat kasar 2.57 dan berat jenis untuk agregat halus 2.49, penyerapan untuk agregat kasar sebesar 3.000 % dan agregat halus adalah 0,725%,. Abrasi dengan mesin Los Angelos Test pada kecepatan 30-33 rpm adalah 55.45%. Kuat tekan beton pada umur 7 hari dikonversi ke 28 hari sebesar 197,88 Kg/cm2. Kata Kunci : kualiats agregat, kuat tekan beton.
Studi Perencanaan Penampungan Air Hujan Di Gedung Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Talan, Hironimus; Khaerudin, Dian Noorvy; Pandulu, Galih Damar
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water is one of the sources of power and energy that exist on this earth. Without water all organism/living things can not survive and will die. The climate change is happening now, resulting in dry and rainy seasons shifted and become erratic. Rainwater reservoir is a simple technique with low cost that does not require special expertise in its construction. Rainwater reservoir system consists of three parts, namely the catch, chamfer with the pipeline, and reservoir. Hydrologic cycle is the movement of sea water into the air, which then falls to the ground again as rain or other precipitation forms, and finally flows into the ocean again. Rainwater reservoir is the collection of rainwater runoff water to meet/fulfill the needs of domestic water, agricultural, and environmental management. Rainwater reservoir that is planned able to help the need of clean water in University of Tribhuwana Tunggadewi Malang. Based on the need projection of clean water in the area planned was obtained Q debit average = 9.895 m3/sec, 15.275 m3/sec, and 7,555m3/sec and Q debit plan = 0.2897 m3/sec, 0.3809 m3/sec, and 0.3113 m3/sec. The reservoir construction is planned by using ferro cement tub, because the cost is relatively cheap and able to accommodate large water capacity. Clean water pipe development plan covers the entire territory of University of Tribhuwana Tunggadewi Malang. Keywords: Rain Water Reservoir, Rain Water Harvesting ABSTRAK Air adalah salah satu sumber kekuatan dan energi yang ada di muka bumi ini. Tanpa air semua makluk hidup tidak dapat bertahan hidup dan akan mati. Perubahan iklim yang terjadi saat ini, mengakibatkan musim kemarau dan musim penghujan mengalami pergeseran dan menjadi tidak menentu. Penampungan air hujan merupakan teknik sederhana dengan biaya rendah yang tidak membutuhkan keahlian khusus dalam pembangunannya. Sistem penampungan air hujan terdiri dari tiga bagian, yaitu tangkapan, talang beserta pipa penyalur, dan tampungan. Siklus hidrologi adalah gerakan air laut ke udara, yang kemudian jatuh ke permukaan tanah lagi sebagai hujan atau bentuk presipitasi lain, dan akhirnya mengalir ke laut kembali. Penampungan air hujan adalah pengumpulan limpasan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air domestik, pertanian, maupun untuk manajemen lingkungan. Penampungan air hujan yang direncanakan mampu membantu memenuhi kebutuhan air bersih di Universitas Tribhuwana tunggadewi Malang. Berdasarkan proyeksi kebutuhan air bersih pada daerah yang direncanakan diperoleh Qdebit rata-rata = 9,895 m3/detik, 15,275 m3/detik, dan 7,555m3/detik dan Q debit rencana = 0,2897 m3/detik, 0,3809 m3/detik, dan 0,3113 m3/detik. Konstruksi tampungan direncanakan menggunakan bak ferro semen, karena biayanya yang relatif murah dan mampu menampung kapasitas air yang besar. Rencana pengembangan pipa air bersih mencakup seluruh wilayah Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Kata Kunci : Penampungan Air Hujan, Panen Air Hujan