Claim Missing Document
Check
Articles

PENGETAHUAN DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT SUKU MORONENE DI DESA RAU-RAU SULAWESI TENGGARA (Study and Utilization Of Traditional Medicine Plants By Morenene Ethnic In Rau-Rau Village, Southeast Sulawesi) ., Indrawati; Sabilu, Yusuf; Ompo, Alda
Jurnal BioWallacea Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal BioWallacea

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.797 KB)

Abstract

Research on the Study and utilization of Traditional medicine plants by Moronene ethnic in the Rau-Rau village Southeast Sulawesi were aims to: 1) inventory these kinds of medicinal plants are utilized including the identification of scientific and local names, 2) study the knowledge society in the utilization of plants as medicine, metods processing and the efficacy, 3) study the  knowledge kinds of disease and how to use of medicinal plants. With methods survey exploration conducted interviews to expert treatment (sandro) and the community. There are 51  spesies plant  in 27 family growing in the backyard, in the gardens and in the forests around the settlement. The organ  medicinal plant species (leaves, stems, bark, rhizome, tuber, fruit and SAP) are uses for tradisional medicines to cure about 36 kids of diseases. Method of use will discussed in this paper.   Keywords: Medicine Plants, Rau-rau Village Sociaty Moronene
ANALISIS RISIKO KESEHATAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) MELALUI JALUR INHALASPADA OPERATOR DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) DI KOTA KENDARI TAHUN 2016 (STUDI DI SPBU TIPULU, WUA-WUA, ANDUONOHU DAN SPBU LEPO-LEPO). Almunjiat, Ece; sabilu, yusuf; ainurrafiq, ainurrafiq
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.946 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1209

Abstract

Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) merupakan kelompok pekerja yang memiliki risiko terpapar dengan bahan kimia yang berbahaya, khususnya timbal dari bensin danemisi gas kendaraan bermotor yang sedang menunggu antrian pengisian bahan bakar ataupunkendaraan yang akan berangkat setelah selesai mengisi bensin. Posisi SPBU yang berada  dekatjalan raya memudahkan petugas terpapar dengan polutan timbal dari asap kendaraan yangmelaju di jalan raya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik tingkat risiko pajanantimbal (Pb) terhadap kesehatan operator di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tipulu,Wua-Wua, Anduonohu dan SPBU Lepo-Lepo Kota Kendari Tahun 2016. Jenis penelitian inimerupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan(ARKL), yang digunakan untuk menilai dan melakukan prediksi yang akan terjadi akibat adanyapajanan zat berbahaya, dalam hal ini adalah timbal (Pb) yang digunakan sebagai salah satukomponen dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pengambilan sampel secara total sampling.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang operator yang bekerja di 4 SPBU kota Kendariyaitu SPBU Tipulu, Wua-Wua, Anduonohu dan SPBU Lepo-Lepo. Data sekunder terkait dengankonsentrasi timbal (Pb) di 4 lingkungan kerja cenderung sama yaitu 0,003 mg/m3 yang dilakukanpada satu titik pengukuran, nilai ini masih berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) konsentrasitimbal (Pb) di udara yaitu 2,0 mg/m3.  Hasil penelitian menunjukkan dari 56 orang responden(operator SPBU) belum memiliki risiko kesehatan, hal ini dikarenakan besarnya intake yangmasuk kedalam tubuh jauh berada dibawah nilai ambang batas sehingga RQ ≤ 1.Kata Kunci: Logam Berat Timbal (Pb), Operator SPBU, Tingkat Risiko
PEMANFAATAN ANTENATAL CARE (ANC) OLEH IBU HAMIL PADA MASYARAKAT DESA MOKUPA KECAMATAN LAMBANDIA KABUPATEN KOLAKA TIMUR TAHUN 2015 Ira, Ira; sabilu, yusuf; rasma, rasma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.432 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1220

Abstract

Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan tenaga profesional (dokter spesialiskebidanan, dokter umum, bidan, dan perawat) kepada ibu hamil selama masa kehamilan sesuai dengan standarpelayanan antenatal yang diterapkan dalam Standar Pelayanan Kebidanan (SPK). Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pemanfaatan Antenatal Care oleh ibu hamil pada masyarakat desa mokupa kecamatan lambandiakabupaten kolaka timur tahun 2015 ditinjau dari aspek pengetahuan, budaya, ekonomi, dukungan keluarga, danperan bidan desa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis . Dalam penelitian ini,peneliti berperan sebagai instrumen utama penelitian. Data primer berasal dari informan kunci sebanyak 5informan yaitu ibu yang sedang mengandung, dan informan biasa sebanyak 1 orang yaitu bidan desa. Hasilpenelitian yang diperoleh menunjukkan, dalam pemanfaatan pemeriksaan kehamilan yang dilakukan olehmasyarakat Desa Mokupa, pengetahuan ibu hamil masih dipengaruhi oleh tingkat pendidikan yang dimiliki oleh ibuhamil dan kurangnya sosialisasi oleh pihak puskesmas dalam memberikan penyuluhan baik secara langsungmaupun tidak langsung seperti penyebaran lefleat, dan papan reklame tentang pentingnya pemeriksaankehamilan, serta pemeriksaan kehamilan oleh ibu hamil di petugas kesehatan dalam hal ini bidan desa. Hal ini didasari oleh budaya yang telah turun temurun pada masyarakat desa mokupa yang sebagian besar penduduknyaadalah suku Bugis, yaitu masih banyaknya ibu hamil merasa nyaman pada saat melakukan pemeriksa an didukunkarena alasan diurut dan tidak merasa sungkan pada saat melakukan pemeriksaan. Namun ada juga darimasyarakat setempat yang telah memanfaatkan pemeriksaan kehamilannya oleh petugas kesehatan dalam hal iniBidan desa walaupun tidak rutin.Kata Kunci: Pemeriksaan Kehamilan, Pemanfaatan, Masyarakat bugis.
H U B U N G A N P E N G E T A H U A N , S T R E S , P E N G G U N A A N A N T I S E P T I K D A N P E N G G U N A A N P E M B A L U T D E N G A N K E J A D I A N F L U O R A L B U S P A D A R E MA J A S I S W I S M A N E G E R I 8 K E N D A R I T A H U N 2 0 1 7 Pratiwi, Tiaradevi Maudhyta; Sabilu, Yusuf; Fachlevy, Andi Faizal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.7 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2910

Abstract

Fluor albus patologis adalah keluarnya cairan yang disebabkan oleh infeksi yang disertai dengan rasa gatal disekitar bibir vagina bagian luar, jumlahnya banyak, timbul terus menerus, warnanya berubah disertai adanyakeluhan (seperti gatal, panas, nyeri) serta berbau. Fluor albus disebabkan oleh bakteri Gardnerella Vaginalis.Infeksi bakteri ini memiliki ciri berwarna keabuan, cairan sedikit encer, berbau amis dan berbuih. Hal ini dapatmenyebabkan vagina mengalami radang dan kemerahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganpengetahuan, stres, penggunaan antiseptik dan penggunaan pembalut dengan kejadian Fluor albus pada siswiSMA Negeri 8 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan rancangan penelitian crosssectional study. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswi kelas X, XI dan XII SMA Negeri 8 Kendari Tahun 2017yaitu sebanyak 289 orang. Penentuan sampel menggunakan pendekatan proportional stratified randomsampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 72 responden. Pengumpulan data dengan menggunakankuesioner untuk mengukur variabel. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan95% (α=0,05) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian Fluoralbus (p = 0,015) dan tidak ada hubungan antara stres dengan kejadian Fluor albus (p=0,643) serta tidak adahubungan antara penggunaan antiseptik dengan kejadian Fluor albus (p=1,000) dan ada hubungan yangsignifikan antara penggunaan pembalut dengan kejadian Fluor albus (p = 0,049).Kata kunci: pengetahuan, stres, penggunaan antiseptik, penggunaan pembalut, kejadian Fluor albus
GAMBARAN HIGIENE SANITASI DAN KEBERADAAN ESCHERICHIA COLI DALAM JAJANAN KUE BASAH DI PASAR KOTA KENDARI TAHUN 2016 Satyaningsih, Amita; sabilu, yusuf; Munandar, Sabril
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.023 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i5.1930

Abstract

Higiene sanitasi makanan adalah upaya pengendalian terhadap empat faktor penyehatan makanan yaitu faktortempat/bangunan, peralatan, orang, dan cara penyajian makanan. Escherichia coli merupakan bakteri batanggram negatif, tidak berkapsul dan merupakan flora normal di dalam saluran pencernaan hewan dan manusiayang mudah mencemari air dan makanan. Makanan jajanan sebagai salah satu jasa pelayanan masyarakat dibidang makanan yang keberadaan sering kali masih jauh dari memenuhi persyaratan kesehatan sehinggamenimbulkan dampak penyakit kepada masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitashigiene sanitasi makanan jajanan kue basah dan keberadaan Escherichia coli dalam jajanan kue Basah di pasartradisional Kota Kendari tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional yaitu mengetahui gambaranhasil analisis keberadaan Escherichia coli pada makanan jajanan kue basah yang dijual oleh pedagang kue di pasartradisional Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukan bahwa 87% pedagang yang keadaan lokasi tempatjualannya tidak memenuhi syarat, terdapat 60% yang kondisi pedagangnya tidak memenuhi syarat, terdapat 70%pedagang yang cara penyajiannya sudah memenuhi syarat, Sementara itu dari 30 sampel makanan jajanan kuebasah yang diperiksa menunjukan 18 (60%) sampel makanan jajanan kue basah tidak mengandung Escherichiacoli dan 12 (40%) sampel makanan jajanan kue basah mengandung Escherichia coli. Saran dalam penelitian iniyaitu dalam meningkatkan kualitas higiene sanitasi makanan jajanan maka perlu pembinaan dan pengawasan sertapenyuluhan tentang higiene sanitasi makanan jajanan sehingga makanan jajanan yang dipasarkan memenuhi syaratkesehatan.Kata Kunci:Higiene Sanitasi, Escherichia coli, Makanan Jajanan
FAKTOR DETERMINAN GASTRITIS KLINIS PADA MAHASISWA DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO TAHUN 2016 Novitasary, Ayu; sabilu, yusuf; Ismail, Cece Suriani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.687 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2864

Abstract

Penyakit gastritis dapat menyerang seluruh lapisan masyarakat dari semua tingkat usia maupun jenis kelamin.Kejadian gastritis masih menjadi masalah penyakit terbesar di Kota Kendari, dari data 5 tahun terakhir yangdiperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Kendari terjadi peningkatan jumlah kasus kejadian gastritis di KotaKendari yang tidak menentu. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan CrossSectional Study. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan gatritis klinis pada mahasiswatentang pola makan berisiko, stres, merokok, kebiasaan mengonsumsi kopi, kebiasaan mengonsumsi obat antiinflamasi non streroid (OAINS) dan riwayat gastritis keluarga pada mahasiswa di fakultas KesehatanMasyarakat Universitas Halu Oleo. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2014, 2015, dan2016 sebanyak 650 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 242 orang dan teknik pengambilan sampelmenggunakan Proportional Stratified random sampling. Analisis statistik menggunakan uji Chi-squre padatingkat kepercayaan 95% ( =0,05). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola makan berisiko(ρ value =0,000), stress (ρ value = 0,000), dan riwayat gastritis keluarga (ρ value = 0,000) merupakan determinan gastritisklinis. Sedangkan Kebiasaan minum kopi (ρ value = 0,311), mengonsumsi OAINS (ρ value = 0,472), danmerokok (ρ value = 1,000) bukan merupakan determinan gastritis klinis di Fakultas Kesehatan MasyarakatUniversitas Halu Oleo Kendari.Kata kunci: gastritis klinis, pola makan berisiko, stres, konsumsi kopi, konsumsi OAINS, riwayat gastritiskeluarga, merokok, mahasiswa
HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN KELUARGA, DUKUNGAN KELUARGA DAN BUDAYA TERHADAP PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAPUNTO KECAMATAN DURUKA KABUPATEN MUNA TAHUN 2017 Sabilu, Yusuf; Samsuri, Wa Ode; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

World Health Oranization (WHO) memperkirakan bahwa sekitar 15% dari seluruh wanita yang hamil akanberkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan kehamilan serta dapat mengancam jiwanya. Antenatalcare (ANC) adalah sebagai salah satu upaya pencegahan awal dari faktor resiko kehamilan. Tujuan utama dariasuhan Antenatal Care (ANC) adalah untuk mempersiapkan ibu dan bayinya dalam keadaan sehat dengan caramembangun hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi tanda bahaya yang mengancam jiwa,mempersiapkan kelahiran dan memberikan pendidikan kepada ibu. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara pendapatan keluarga, dukungan keluarga dan budaya terhadap pemeriksaanantenatal care (ANC) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wapunto Kecamatan Duruka Kabupaten MunaTahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-10 bulan, dari bulan Januarisampai Oktober tahun 2017. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 orang dan teknik pengambilansampel menggunakan simple random sampling. Hasil analisis statistik dengan mengunakan uji Chi-Square padataraf kepercayaan 95% (0,05) menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga (p =0,617), sedangkan dukungan keluarga (p= 0,002), budaya (p = 0,003) terdapat hubungan dengan pemeriksaanantenatal care (ANC) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wapunto Kecamatan Duruka Kabupaten MunaTahun 2017. Di harapkan kepada Puskesmas Wapunto untuk lebih memperhatikan pelayanan kesehatan denganmeningkatkan dan menambah volume pelaksanaan posyandu agar pemeriksaan ibu hamil lebih meningkat.Kata Kunci : pendapatan keluarga, dukungan keluarga, budaya, pemeriksaan antenatal care (ANC)
KADAR N, P, DAN K KEDELAI (Glycine max (L) Merril) YANG DIAPLIKASI AZOTOBACTER sp., MIKORIZA DAN PUPUK ORGANIK Sabilu, Yusuf; Damhuri, Damhuri; Imran, Imran
Jurnal BioWallacea Vol 2, No 1 (2015): Bodiversitas
Publisher : Jurnal BioWallacea

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine levels of N, P, and K Soybean appliedAzotobacter sp. + Mycorrhizae and organic fertilizers. Type of experimental researchusing randomized block design (RAK) factorial design with two factors, namely thecombination of Azotobacter sp. + Mycorrhiza, consisting of 3 treatment that Azotobactersp. with a density of 103 CFU mL-1 + Mycorrhiza 30 grams, Azotobacter sp. with adensity of 104 CFU mL-1 + mycorrhiza 25 grams, Azotobacter sp. with a density of 105CFU mL-1 + Mycorrhiza 35 grams (K3); organic fertilizer factor consisted of 4 treatmentsie: without any organic fertilizer; organic fertilizer plot of 0.8 kg each equivalent to 2 tonha-1; 1.6 kg of organic fertilizer per plot equivalent to 4 ton ha-1, organic fertilizer plot of2.4 kg each equivalent to 6 ton ha-1. The results showed that the combination treatmentof Azotobacter sp. + Mycorrhiza there is not difference to the levels of nitrogen,phosphorus and potassium levels in the stem . Treatment of organic fertilizer there is asignificant difference on levels of nitrogen , phosphorus and potassium levels soybeanstem . No interaction combination of Azotobacter sp + Mycorrhiza and organic fertilizeron levels of nitrogen , phosphorus and potassium in soybean stems .Key words: Levels N , P , K Soybean, Azotobacter sp., Mycorrhizal, Organic Fertilizer.
Keanekaragamaan dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Pada Masyarakat di Kelurahan Lipu Kecamatan Betoambari Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Indrawati, Indrawati; Sabilu, Yusuf; Zainal, Puji Fitria
Jurnal BioWallacea Vol 2, No 1 (2015): Bodiversitas
Publisher : Jurnal BioWallacea

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of plants as traditional medicine has been known since long time ago bypeople in Lipu. This process has been inherited from one to next generation, nevertheless.nowdays, it has started to be extincted. So, it should be better to indentify the species ofplant used as traditional medicine by people in Lipu. The research aims to investigate thekinds of plant which uses as traditional medicine. The part of plant used and how to processand the adventage of the plant. The research used explorative survey method. The result ofthe research there are 54 species from 31 family of plants used as traditional medicine bythe people. The parts used of plant are leaf, stem/bark, root, flower, fruit, seed, tuber,rhizome and sap. The processing of the plants by refine, boil, squeeze, parch, pour boilingwater, rasp and without processing. And the ability of the plants are can treat kinds ofdisease.Keywords : Herbal medicine, Lipu Distric
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABELI BAGIAN PESISIR KOTA KENDARI TAHUN 2017 Nurnaningsi, Sarnita; Sabilu, Yusuf; Fachlevy, Andi Faizal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.855 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3034

Abstract

Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karenamerupakan penyumbang utama angka kesakitan dan kematian pada anak diberbagai negaratermasuk Indonesia. Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengankejadian diare pada balita di wilayah kerja puskesmas Abeli bagian pesisir Kota Kendari tahun 2017.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan crosssectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah 61 balita yang berdomisili di wilayah pesisir yangtersebar di 3 (tiga) kelurahan yang masuk dalam wilayah kerja puskesmas Abeli, diantaranyakelurahan Lapulu, kelurahan Poasia, dan kelurahan Talia. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasialpha 0,05 diperoleh hasil, (1) ada hubungan yang bermakna antara sarana penyediaan air bersihdengan kejadian diare balita (ρValue= 0,000), (2) ada hubungan yang bermakna antara pembuangan airlimbah dengan kejadian diare balita (ρValue= 0,000), (3) ada hubungan yang bermakna antara saranapembuangan sampah dengan kejadian diare balita (ρValue= 0,022), (4) ada hubungan yang bermaknaantara pembuangan tinja dengan kejadian diare balita (ρValue= 0,000), (5) ada hubungan yangbermakna antara kepadatan lalat dengan kejadian diare balita (ρValue= 0,048). Diharapkan kepadamasyarakat untuk menjadikan penelitian ini sebagai informasi terkait penyebab meningkatnya Diareyang sering terjadi pada masyarakat sebagai upaya pencegahan awal terhadap penyakit Diare danbagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut.Kata Kunci :Penyakit Diare, Sarana Penyediaan Air Bersih Pembuangan Air Limbah, SaranaPembuangan Sampah, Pembuangan Tinja Dan Kepadatan Lalat.