Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profile of Interleukin-4 and Interferon-γ of Balb/c Mice after Salivary Gland Extract of Anopheles sundaicus s.l. Vaccination and Infected by Plasmodium berghei-ANKA Machrus, Ali; Adrial, Adrial; Armiyanti, Yunita; Wiyono, Hidayat Teguh; Senjarini, Kartika
Jurnal ILMU DASAR Vol 15 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.451 KB) | DOI: 10.19184/jid.v15i2.532

Abstract

Malaria infection is initiated when sporozoites are inoculated into a vertebrate host via the salivary glands of an Anopheles mosquito. During Anopheles bite,  the salivary glands release components that include vasomodulator and immunomodulators. The salivary components of vectors have important role in transmission of pathogen. Therefore, if these components were injected repeatedly into a vertebrate host, it can stimulate host immune system and inhibit the transmission of the pathogen into the host. This could be observed the increasing level of  IFN-γ and decreasing level of IL-4 in mice model  of malaria after vaccination with  salivary gland ekstract (SGE) from An sundaicus s.l. It has also been proven that this  mechanisms was related with pathogen of malaria. This was supported by the reduction of parasitemie rate in those mice model after infection by P. Berghei.   Keywords: An sundaicus s.l., IFN-γ, IL-4,immunomodulators, salivary gland , TBV
PERAN SERTA KADER DALAM PENDETEKSIAN DAN PENCEGAHAN INFEKSI CACING USUS DI KELURAHAN KORONG GADANG, KECAMATAN KURANJI, PADANG Harminarti, Nora; Hasmiwati, Nuzulia Irawati; Adrial, Adrial; Nurhayati, Nurhayati; Rusjdi, Selfi Renita; Nofita, Eka; Lestari, Yuniar; Rasyid, Rosfita; Firdawati, Firdawati; Burhan, Ida Rahma; Abdiana, Abdiana; Yetti, Husna
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.774 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.305

Abstract

Penyakit kecacingan masih menjadi masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi ditemukan terutama di negara-negara non industri (negara yang sedang berkembang), seperti Indonesia. Prevalensi dan intensitas tertinggi didapatkan di kalangan anak usia sekolah dasar. Anak-anak merupakan sumber daya manusia yang sangat penting untuk pembangunan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Kelurahan Korong Gadang sebagai pemenang desa Kelurahan Berprestasi Peringkat II dipilih untuk melihat masih ter dapatkah infeksi cacing usus pada anak dengan kriteria daerah seperti ini. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional study terhadap semua kader yang berada di wilayah Kelurahan Korong Gadang berupa pengumpulan tinja anak usia sekolah dasar oleh kader, pemeriksaan cacing usus terhadap tinja yang dikumpulkan di bagian Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas andalas Padang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kader berperan aktif dalam program pengendalian infeksi cacing usus. Pemeriksaan semua tinja yang dikumpulkan adalah tidak ditemukan adanya cacing usus. Kesimpulan pengabdian ini berupa hasil penilaian terhadap peran dari kader dalam masalah pencegahan penyakit cacing usus adalah baik. Semua kader yang dipilih melakukan pengumpulan tinja dan melakukan proses pre analitik dengan baik.