Fadhilah ., Fadhilah
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

REVITALISASI ASAS ETIS PEMERINTAHAN SEBAGAI UPAYA PEMBERANTASAN KEJAHATAN DAN KEKERASAN STRUKTURAL ., Fadhilah
KYBERNAN: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1 No 2 (2010): Jurnal Kybernan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article is a study of literature, entitled ethical management principles for combating crime and structural violence revitalization efforts. Material object of this research is ethical principles and formal object is the Ethical Governance. The scope of discussion in this study is the importance of the relevance of ethical principles in the organization to the government's efforts to combat crime and violence that occurred in Indonesia in recent strultural. The purpose of this research is to restore the importance of moral values contained in the Code of Ethical Principles as social control to the b The method used in this study is a description and analysis of philosophical reflection.ureaucrats in the fight against crime and structural violence. The goal of this research is to see how far the relevance of moral values which become the handle of the bureaucrats in government relations for the fight against crime and structural violence. Results of this study is that the principle of ethical management remains an important role in managing the behaviour of officials to prevent violations of the public relations efforts to eliminate crime and structural violence.
PEMBUATAN BUSANA KERJA WANITA MENGGUNAKAN POLA DASAR BUSRA Husna, Busratul; ., Mukhirah; ., Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Busana kerja merupakan busana yang dipakai ketika melakukan pekerjaan sesuai dengan tugasnya masing?masing. Syarat-syarat busana kerja merupakan sederhana dalam bahan, warna, dan model, praktis, mudah dalam pemeliharaan, dan sesuai dengan jenis pekerjaan. Semua jenis busana kerja yang digunakan memberikan identitas secara kasat mata tentang suatu pekerjaan si pemakai.Tiap-tiap macam pola kontruksi diberi nama menurut nama si penciptanya atau nama orang yang mengembangkan salah satu macam pola tersebut, dengan perubahan sedikit demi sedikit dari pola aslinya, seperti pola dasar Busra yang dikembangkan dari pola-pola lain. Pola busana harus digambar dengan benar berdasarkan ukuran badan seseorang yang diukur secara cermat, agar hasil jadi busananantinya sesuai dengan bentuk tubuh si pemakai. Begitu pula sebalikmya, jika ukuran yang diambil tidak tepat dan menggambar pola juga tidak benar, maka hasil yang didapatkan tidak akan sesuaidengan ukuran seseorang. Penelitian yang berjudul ?Busana Kerja Wanita Menggunakan Pola Dasar Busra? dengan tujuan yaitu Menciptakan pola dasar Busra dan mengembangkannya sesuai desainbusana kerja wanita, Melakukan proses pembuatan busana kerja wanita menggunakan pola dasar Busra, Mengetahui bagaimana hasil jahitan busana kerja wanita menggunakan pola dasar Busra.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan menggunakan Penelitian kualitatif adalah penelitian yang dilakukan secara sistematis untuk menguji/mengembangkan teori-teori yang ada.Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang pakar dalam bidang pola busana, dan subjek berikutnya adalah 1 orang dosen pengasuh mata kuliah busana dan praktisi dibidang pembuatan pola dan menjahit dan juga 5 orang pelanggan. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah pola dasar Busra, desain produk, dan hasil produk yang berupa busana kerja wanita langkah-langkah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Studi Kepustakaan, Dokumentasi, Observasi,Eksperimen Terapan. Berdasarkan hasil penelitian busana kerja wanita model bluse dan rok yang didesain dan dijahit menggunakan langkah-langkah yang sistematis sesuai dengan desain model yang akan dijahit. Secara keseluruhan hasil eksperimen yang telah diperoleh sesuai untuk busana kerja yang bisa digunakan untuk segala golongan. Kata Kunci : Busana Kerja Wanita, Pola Dasar Busra
PEMANFAATAN LIMBAH JEANS DALAM PEMBUATAN BUSANA CASUAL UNTUK REMAJA ., Iklimawati; ., Fadhilah; Noer, Fikriah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah jeans merupakan salah satu jenis limbah yang sulit diolah karena termasuk limbah organik yang tidak mudah terurai sehingga tidak dapat dikompas. Jeans sebuah merk dari celana berbahan denim. Busana casual yaitu busana yang digunakan pada waktu santai atau rekreasi dan memiliki model yang sederhana. Penelitian ini mengkaji tentang ?Pemanfaatan Limbah Jeans dalam Pembuatan Busana Casual untuk Remaja?. Secara khususpenelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis desain busana casual untuk remaja dari pemanfaatan limbah jeans. (2) mengkontruksi busana casual remaja dari pemanfaatan limbah jeans. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif.  Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple Random Sampling yang berjumlah 20 orang dari populasi kaum remaja sebanyak 80 orang. Teknik pengumpulan data ini adalah menggunakan studi kepustakaan, dokumentasi, eksperimen terapan dan angket. Berdasarkan hasil penelitian busana casual remaja dari pemanfaatan limbah jeans ada dua model yaitu blus dalam bentuk cardigan dan rok kemudian gamis yang dipadukan dengan blazer. Langkah-langkah pemanfaatan limbah jeans melalui dua proses, yaitu pencucian bahan jeans kembali, membuka jahitan pada limbah jeans sebelum di eksperimenkan, Adapun untuk proses pembuatannya dibuat secara sistematis dan terarah sesuai dengan desain yang akan dijahit, kemudian melakukan pengujian finishing kedua busana casual pada model yang sudah diambil ukuran sebelumnya. Hasil analisis data, sebagian besar responden memberikan tanggapan yang positif terhadap pembuatan busana casual dari limbah jeans, diantaranya tanggapan mengenai desain, perpaduan warna, jenis bahan, kerapian, kelayakan busana, dan tanggapan terhadap busana casual yang sudah dihasilkan. Dengan adanya eksperimen pemanfaatan limbah jeans dalam pembuatan busana casual ini diharapkan untuk lebih memperhatikan limbah kain yang ada dilingkungan masyarakat agar bisa dimanfaatkan kembali baik untuk membuat busana, lenan rumah tangga, maupun untuk kerajian yang akan menghasilkan nilai jual guna untuk menambah perekonomian.
RELEVANSI LOGIKA SOSIAL KONSUMSI DENGAN BUDAYA KONSUMERISME DALAM PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI JEAN BAUDRILLARD ., Fadhilah
KYBERNAN: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Kybernan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is literature study with title Relevance Of The Social Logic of Consumption To The Consumerism Culture In Jean Baudrillard‟s Perspective Epistemology. It aims at describing Jean Baudrillard‟s view of consumption it epistemological perspective, the consumptive society and relevance of the consumption to the consumerism culture in Jean Baudrillard‟s perspective. The systematically reporting of the study results that consist of data analysis using hermeneutics method and induction- deduction methods to draw conclusions of the study object.
Penerapan Demokrasi Di Lingkungan Gerakan Mahasiswa UNISMA Bekasi ., Fadhilah; ., Nuraina
KYBERNAN: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 2 No 2 (2011): Jurnal Kybernan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of this research is The Application of Democracy in the Environment of '45 Islamic University of Bekasi Student Movement Organization (Philosophical Review Toward Democracy in Perspective: Epistemology, Ontology, and Axiology). The background of this research is the change of perspective direction and democracy development in contemporary era that the characteristic leans to be cosmopolitan and liberal, especially since Reformation Government. The base theory of this research is the opinion of Dahl in Sorensen, George (2003) that title is Democracy and Democratization which explains about democracy principles.The purpose of this research is to know how the democracy comprehension and application in the environment of '45 Islamic University Student Organization is reviewed from three base aspects: Epistemology, Ontology, and Axiology. It uses mix method: which is hermeneutic and analysis-descriptive method. the benefits of this research are to increase university student's understanding toward democracy concept, essence and values of Pancasila democracy, to increase the sensitivity and become the guidance for politic attitude toward the democracy development in Indonesia. for UNISMA, it can be a base consideration in formulating the things related to right, obligation, and responsibility of university student organization movement.Achieved Result: 100 respondent are divided in three pattern/comprehension, namely: 31 respondents (31 %) understand the democracy substance as participant, control (supervision) and society preference to get country authority through its representative in political leadership, 38 respondents (38 %) understand democracy substance as the equality of right and obligation for all citizen, and 29 respondents (29%) understand democracy substance as the freedom for society to express their opinion in front of public. The democracy in UNISMA students organization movement is well from in term of concept. However, the problem is the splitting of ideology that underlying their democracy.
PENGARUH PERKEMBANGAN MODE BUSANA BAGI REMA PUTRI Mardiah, Ainul; ., Fadhilah; ., Novita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 2 (2021): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mode busana adalah gaya dalam memperlakukan atau membuat sesuatu tentang busana agar dapat diterima dan diikuti oleh masyarakat luas pada tempat tertentu. Mengangkat tentang faktor-faktor yang mempengaruhi mode busana di kalangan remaja putri. Dampak yanga ditimbulkan pada remaja putri dengan adanya perkembangan mode busana. Perkembangan mode busana tanpa disadari akan mempengaruhi gaya berbusana dikalangan remaja putri, terbukti dengan banyaknya remaja putri saat ini lebih menggunakan busana dengan jenis skinny jeans, blouse, semi sweater, denim, varsity jacket, sneaker serta hijab ala street perkembangan mode Oleh karena itu peneliti ingin mengkaji lebih mendalam melalui suatu penelitian tentang “pengaruh perkembangan mode busana bagi remaja putri”. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan mode busana di kalangan remaja putri. mengetahui dampak yang ditimbulkan pada remaja putri dengan adanya perkembangan mode busana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triaguliasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi dalam berbusana yaitu keinginan pribadi karena merasa nyaman dengan busana yang digunakan, lingkungan disekitar, pergaulan dengan teaman-teman yang menyebabkan memakai busana tersebut. Dampak yang ditimbulkan yaitu ada yang positif dan ada yang negatif yang dimaksud dengan positif adalah remaja putri banyak yang mengikuti perkembangan mode busana sedangkan yang negatif remaja putri dengan mengikuti perkembangan mode busana remaja putri tidak mengunakan busana sesuai dengan Syariat Islam. Disimpulkan bahwa remaja putri lebih mengutamakan kenyamanan dalam berbusana daripada  etika berbusana dan mengakibatkan tingkat kesopanan dalam bebusana  menjadi kurang diperhatiakn, sekalipun remaja putri menyadari bawah busana yang digunakan tidak memenuhi Syariat Islam. Kata Kunci: Perkembangan, Mode Busana, Remaja Putri