Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Mobile dengan Qt Sdk: Studi Kasus Monitoring Ruangan Menggunakan Kamera Yansen, Yansen; Prijono, Agus
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol 5, No 1 (2014): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v5i1.2641

Abstract

Nowadays, cell phones or mobile phones have become a multipurpose tool. The developers of mobile phone/smartphone have added an assortment of features and applications that are very useful for the users. Nokia provides the opportunity for application developers by providing developers such as Qt SDK. Application developers can use Qt SDK to design and create applications that can run on mobile phones based on Symbian. In this research Qt SDK was used to create applications for monitoring a room using a camera and display it on a Symbian-based smartphone. Research also used webcam7 software to monitor the camera and display it on PC screen. The Symbian used was Nokia E71. The camera used webcam M-Tech camera connected to the PC via USB cable, and internal webcam. Virtual routers were used to make the laptop into an access point. Virtual routers created using the netsh command was typed at the command prompt laptop. Symbian smartphone was connected to the wifi on the laptop. By accessing the IP of the laptop, display on a webcam has successfully been seen through a symbian smartphone monitoring application created using Qt SDK.
Respon Pertumbuhan Semai Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L.) Dalam Bio Container Dari Serat Limbah Sawit Novaida, Rida; Susatya, Agus; Yansen, Yansen
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.8.2.9216

Abstract

Perkembangan industri kelapa sawit di Indonesia pada saat ini mengalami kemajuan yang pesat dan menghasilkan produk limbah yang semakin besar, sehingga diperlukan upaya pemanfaatan limbah industri kelapa sawit untuk mengurangi beban lingkungan serta meningkatkan nilai ekonomis produk limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam, konsentrasi pupuk organik cair, dan interaksi keduanya pada pertumbuhan semai nyamplung (Calophyllum inophyllum L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 perlakuan yaitu media tanam (B) dan konsentrasi pupuk organik cair (P) dengan 5 kali ulangan. Faktor media tanam terdiri dari media tanah (B0), bio container dengan kepadatan serat limbah sawit 70 (B1), 80 (B2), dan 90 g media tanam-1 (B3), dengan ukuran media tanam diameter atas dan bawah 6 cm dan tinggi 10 cm. Konsentrasi pupuk organik cair terdiri dari kontrol (P0), 1.5 (P1), 2 (P2), 3  (P3), 5 ml liter-1 air (P4). Variabel yang diamati adalah tinggi, diameter, jumlah daun, luas daun, dan berat kering tanur semai. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan B2 memberikan nilai terbaik terhadap variabel tinggi, diameter, luas daun, dan berat kering tanur semai, serta menghasilkan pertumbuhan semai yang lebih baik daripada media tanah (B0). Aplikasi pupuk organik cair menghasilkan pengaruh yang berbeda nyata terhadap seluruh variabel pertumbuhan semai, P2 memberikan pertumbuhan semai terbaik sedangkan P4 menunjukkan hal sebaliknya. Interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair tidak signifikan mempengaruhi pertumbuhan semai, namun perlakuan B2P2 menunjukkan nilai tertinggi dan B3P4 menunjukkan nilai terendah pada pertumbuhan semai nyamplung. Kata Kunci : media tanam, bahan organik, pupuk organik cair, Calophyllum inophyllum L.
Evaluasi Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (Hkm) Dan Perubahan Tutupan Lahan Pada Areal Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (Iuphkm) Desa Ujan Mas Atas Kabupaten Kepahiang Sulastri, Weli; Suhartoyo, Hery; yansen, yansen
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.8.1.9169

Abstract

Indikator keberhasilan program HKm adalah adanya perbaikan tutupan hutan. HKm dapat dikatakan berhasil apabila secara umum kondisi hutan semakin baik sesuai fungsinya dan secara ekonomi kesejahteraan petani HKm juga membaik. Beberapa kendala yang menyebabkan belum berhasilnya pelaksanaan HKm untuk mensejahterakan masyarakat di sekitar hutan diantaranya adalah luas garapan yang tidak sesuai dengan jumlah peserta, sistem usaha tani yang masih sederhana, kemampuan swadaya masyarakat yang relatif kecil sehingga lebih cenderung ke tanaman semusim, serta pengelolaan masih on farm dan belum memperhatikan input, pascapanen dan pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi aspek kelembagaan, teknis, sosial ekonomi dan ekologi serta membandingkan perubahan tutupan lahan pada IUPHKm Desa Ujan Mas Atas, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang pada tahun 2005, 2010 dan tahun 2015. Penelitian ini dilaksanakan di IUPHKm Desa Ujan Mas Atas, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. Metode penelitian dilakukan dengan metode observasi dan wawancara dan data untuk perubahan tutupan lahan dikumpulkan dengan cara analisis spasial. Batasan penelitian meliputi aspek kelembagaan, aspek teknik, aspek sosial, ekonomi, ekologi serta batasan perubahan tutupan lahan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa evaluasi HKm menunjukkan indikator baik dengan total skor yang diperoleh antara 67,25–67,50. Berdasarkan ketiga aspek yang dievaluasi semua mempunyai kisaran nilai baik dari aspek kelembagaan dengan skor 28,25–28,50 (baik), aspek teknis dengan skor 24 (sedang), serta aspek sosial, ekonomi dan ekologi dengan skor 15 (baik). Untuk tipe penutupan lahan yang diperoleh yaitu kebun campuran dan tegalan, dimana dalam kebun campuran ditanami tanaman keras lebih dari satu jenis atau tidak seragam yang menghasilkan bunga, buah, serta getah dan cara pengambilan hasilnya bukan dengan cara menebang pohon dan tegalan digunakan untuk kegiatan pertanian dengan jenis tanaman semusim.Kata Kunci : evaluasi pengelolaan hutan kemasyarakatan, perubahan tutupan lahan, izin usaha pemanfaatan hutan kemasyarakat
DETERMINAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN PANTAI (STUDI KASUS DI KECAMATAN PONDOK KELAPA) Prihati, Dwi Puspo; Utama, Satria Putra; Yansen, Yansen
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.9.1.12239

Abstract

Penelitian ini dilakukan dibukan Juni tahun 2019 di Wahana Surya, Sungai Suci dan Danau Gedang Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan pantai Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Data primer diperoleh dari para responden dan pengamatan di obyek penelitian sedangkan data sekunder diperoleh dari para narasumber di dinas terkait. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik masyarakat meliputi jenis kelamin mempunyai hubungan yang signifikan terhadap partisipasi perencanaan. Pendidikan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap partisipasi evaluasi. Sedangkan dari karakteristik pengunjung umur berhubungan pada penyediaan tempat sampah dilihat dari niat pengunjung, pada pembuangan sampah, kebersihan, Karakteristik jenis kelamin mempunyai hubungan pada pembuangan sampah pada pendidikan mempunyai hubungandi peraturan kebersihan Pekerjaan mempunyai hubungan pada peraturan kebersihan. Partisipasi masyarakat yang meliputi partisipasi dalam tahap pelaksanaan dari aspek evaluasi, partisipasi dalam tahap pengambilan manfaat dan partisipasi dalam evaluasi dari aspek pengolahan sampah mempunyai hubungan yang signifikan terhadap upaya pelestarian lingkungan pantai. Bagi aparat desa hendaknya lebih mengutamakan pengadaan sarana dan prasarana kebersihan dan pengelolaan sampah yang terpadu, dimana didalam pengelolaan tersebut adanya pengelolaan sampah (3R) Reduce, Reuse dan Reycickle agar kondisi tempat pariwisata yang ada terjaga kebersihannya. Selin itu juga pihak desa lebih menggiatkan karang taruna untuk menjaga atau ikut mengawasi jalannya program kebersihan yang ada agar retribusi kebersihan menampakan hasilnya berupa PAD (Pendapatan Asli Daerah). Bagi Pemerintah daerah untuk meningkatkan dukungannya dalam pengelolaan kebersihan di wilayah lokasi pariwisata yang bekerja sama dengn pihak pengelola ataupun pihak kotraktor yang memegang wilayah tersebut.
Leaf Vein Density of Tree Saplings Composing Lower Canopy in Tropical Forest Reflects Their Ecophysiological Characteristics Yansen, Yansen; Deselina, Deselina
Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Vol 5, No 3 (2020): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jtbb.57306

Abstract

One factor affecting the survival of a species in a tropical ecosystem is its ability to respond to environmental conditions, which depend on their ecophysiological performances. Plants ability to transport water as a major environmental factor would determine their survival. The anatomy of xylem inside leaves and stem as water conductive tissue will dictate the rate of water transport through the plant stem and leaves. Leaf vein, which contains xylem vessels, dictates water transport through leaves and plant’s ability to control water loss through stomata. This research found that tree saplings composing a lower canopy of tropical forests have different ecophysiological attributes. Pioneer species, such as Cinnamomum sp., Diospyros macrophylla, Castanopsis costata, Elateriospermum tapos, and Ziziphus sp., have higher leaf vein density than primary species, such as a member of genus Garcinia, Shorea, Dipterocarpus, and Syzigium. It implies that pioneer species might have higher rates of water transport and consequently, higher rates of photosynthesis. If forest vegetation was more opened, then pioneer species may dominate the area as they are more tolerant of light. The Composition of forest vegetation with different ecophysiological characteristics may affect the forest dynamics and hydrological cycle.
Rekayasa Perangkat Lunak Performance Indicator dalam Penentuan Penilaian Karyawan dengan Metode Simple Additive Weighting Yansen, Yansen; Fauziah, Zifa; Ananda, Yesica Wisda; Yulianti, Yulianti
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Vol 3, No 4 (2020): Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtsi.v3i4.7186

Abstract

Employee appraisal is an important factor in the development of a company effectively and efficiently because employee appraisal is one of many indicators in measuring the background of human resources system in the company. Determining the right indicators of human resources can motivate better employee performance. To support this kind of system, a software engineering with Performance Indicator system is needed and data collection techniques by direct observation and data documentation are needed. Application of engineering Key Performance Indicator software for employee performance appraisal using the Simple Additive Weighting method can result in the efficiency of the assessment process in determining the quality of an employee's performance. as well as assisting employees in knowing the results of performance evaluation, and making it easier for supervisors to obtain reports on sales performance ratings so that superiors can and make determine the amount of salary, commision and bonus increases more precisely and efficiently.
ANALISIS KERAGAMAN JENIS TUMBUHAN BAWAH PADA TIGA KETINGGIAN DI TAMAN WISATA ALAM BUKIT KABA PROVINSI BENGKULU Norris, Mario; Wiryono, Wiryono; Yansen, Yansen
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.9.2.13506

Abstract

Tumbuhan bawah merupakan suatu jenis vegetasi dasar yang terdapat dibawah tegakan hutan. Keberadaan tumbuhan bawah dilantai hutan dapat berfungsi dalam mongkonversi tanah dan air, dikarenakan tumbuhan bawah memiliki sistem perakaran yang banyak sehingga menghasilkan rumpun yang rapat dan mampu mencegah erosi tanah, sebagai pelindung tanah dari pukulan air hujan dan aliran permukaan, juga berperan dalam meningkatkan bahan organik dalam tanah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis tumbuhan bawah, menghitung jenis asli dan asing, dan menghitung indeks keragaman jenis tumbuhan bawahnya pada tiga ketinggian (lokasi penelitian bawah 1200-1250 mdpl, tengah 1500-1550 mdpl, dan atas 1700-1750 mdpl) di Taman Wisata Alam Bukit Kaba Provinsi Bengkulu.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuadrat.Ukuran kuadrat yang digunakan adalah 1x1 meter.Banyaknya jumlah kuadrat mengacu pada kurva species area dengan luasan minimum 50 m2 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi tumbuhan bawah pada lokasi penelitian bawah ditemukan 32 jenis 21 famili yang terdiri dari 21 jenis asli dan 11 jenis asing, pada lokasi penelitian tengah ditemukan 34 jenis 24 famili yang terdiri dari 22 jenis asli dan 12 jenis asing, dan pada lokasi penelitian atas ditemukan 31 jenis 15 famili yang terdiri dari 17 jenis asli dan 14 jenis asing. Tingkat keragaman jenis tumbuhan bawah (H’) tergolong tinggi dengan besaran masing-masing pada lokasi penelitian bawah 3.23, tengah 3,24, dan atas 2,83. Indeks kemerataan jenis (E) tergolong tinggi secara keseluruhan dengan besaran masing-masing pada lokasi penelitian bawah 0.93, tengah 0.91, dan atas 0.82.
The Expansion of Merremia peltata (L.) Merrill in Fragmented Forest of Bukit Barisan Selatan National Park Enhanced by Its Ecophysiological Attributes Wiryono, Wiryono; Deselina, Deselina; Hidayat, Muhammad F.; Depari, Efratenta K.; Yansen, Yansen
BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Vol. 22 No. 1 (2015)
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2015.22.1.353

Abstract

Forest opening and fragmentation may affect the composition of vegetation by permitting the expansion or domination of one or two species in the area.This study found that Merremia peltata, an invasive climbing/creeping species, has dominated some areas of Bukit Barisan Selatan National Park (BBSNP). Domination of this species was favoured by forest fragmentation, indicated by the significantly higher number of individuals of M. peltata in the open area than in intact forest. The ecophysiological characters of M. peltata support the ability of this species to become a strong invader. As the expansion of this species may negatively affect the biodiversity and vegetation health, the application of appropriate ecological approaches to control the domination of M. peltata in the conservation area is necessary.  
Implementasi Aplikasi Pelayanan Warga Berbasis Android Berbasis User Centered Design Rasiban, Rasiban; Mulyana, Dadang Iskandar; Lestari, Sri; Pratama, Muhammad Fakhri; Yansen, Yansen
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol 3, No 3 (2021): Maret 2022
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v3i3.3912

Abstract

Technological developments in the modern era as it is today, there have been many innovations from scientists, communities and students to facilitate human activities. The results of this innovation are expected to help people's daily activities. However, there have not been many innovations that can facilitate human work, one of which is in the field of citizen services, such as the area of Rt 007 Rw 014 Kelurahan Pgilan, East Jakarta, which is currently trying to develop into a more developed and better area. The analytical method and technique used in this research is a SWOT analysis, by looking at the company's business needs and objectives. So the researcher aims to develop an Android-based application for the citizen service information system, because it will be very helpful in the citizen data storage system, as well as other citizen services directly in the citizen service application. And it can be directly accessed by the head of Rt 007. In making this Android-based application, the Java programming language is used as the Sharedpreferences database. With this citizen service application system, it is hoped that it will make it easier for the people of Rt 007 who are involved in data management and the head of Rt 007 or other management can monitor the application of citizen services