Usmi Karyani, Usmi
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kesejahteraan Siswa: Studi Komparatif Siswa Berdasar Keikutsertaan Kegiatan Tahfidz Karyani, Usmi
Indigenous Vol. 2 No. 2, November 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.4980

Abstract

Menghafal Al-Qur’an mempunyai keutamaan besar, hal ini membuat sekolah berbasis agama Islam menyelenggarakan kegiatan tahfidz Al-Qur’an. Siswa yang mengikuti kegiatan tahfidz selain menguasai mata pelajaran umum, siswa juga dituntut untuk menghafal Al-Qur’an. Hal tersebut dapat membuat kekhawatiran siswa akan terbebani banyak kewajiban sehingga merasa tertekan dan tidak sejahtera di sekolah. Penelitian ini akan membandingkan kesejahteraan siswa antara yang mengikuti kegiatan tahfidz Al-Qur’an dan tidak mengukti kegiatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode survey pada 150 siswa SMP X di Surakarta, terdiri dari 75 siswa peserta tahfidz Al-Qur’an (laki-laki: 4 orang; Perempuan: 71 orang) dan 75 siswa bukan peserta tahfidz (laki-laki: 17 orang; perempuan: 58 orang), rata-rata berusia 13 tahun. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kesejahteraan siswa adalah Skala Kesejahteraan Siswa. Data yang terkumpul diuji dengan menggunakan tehnik analisis statistik parametrik melalui uji t Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kesejahteraan siswa antara yang mengikuti kegiatan tahfidz Al-Qur’an dan siswa yang tidak mengikuti kegiatan tahfidz Al-Qur’an.  Kata Kunci : kesejahteraan siswa, menghafal, tahfidz
Perjuangan Hidup Pengungsi Kerusuhan Etnis Hapsari, Ranie Ayu; Karyani, Usmi; Taufik, Taufik
Indigenous Vol. 6, No. 2, November 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku koping dan dinamikanya pada pengungsi ketika menghadapi kondisi yang menyedihkan, menekan, dan memprihatinkan. Subjek penelitian ini adalah suku Madura yang mengungsi ke Sampit Kalimantan Tengah yang disebabkan adanya konflik. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi pada 2 pria dan 2 wanita yang ditentukan melalui purposive non random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku koping dikelompokkan menjadi 7 kategori dan dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, kesehatan mental, dan terjadi perubahan perilaku koping setelah pengungsi berada sedikitnya 1 tahun di Madura.
Gangguan Penyesuaian Diri pada Kaum Homoseksual Andara, Della; Prihartanti, Nanik; Karyani, Usmi
Indigenous Vol. 6, No. 2, November 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil gangguan penyesuaian diri pada kaum homoseksual dan memahami dinamika psikologis proses terjadinya gangguan penyesuaian diri pada kaum homoseksual. Subjek penelitian berjumlah 50 orang homoseks yang diambil dengan teknik purposive sampling. Ciri-ciri subjek adalah berusia lebih dari atau sama dengan 22 tahun, pendidikan SMA, dan anggota JLGI (Jaringan Lesbian dan Gay Indonesia) di Solo. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu Test Manson Evaluation, observasi dan wawancara. Data skor ME dan observasi dianalisis dengan analisis deskriptif dan data yang diperoleh dari wawancara dianalisis dengan metode induksi terhadap isi (content analysis) jawaban subjek. Hasil analisis menunjukkan bahwa gangguan penyesuaian diri yang paling menonjol ditunjukkan oleh aspek kecemasan (skor rata-rata 9,48) dan kegagalan sosial (skor rata-rata 9,34) serta 46% subjek mengalami gangguan penyesuaian diri yang tinggi (stanel 7-10).
KONSEP DIRI ETNIS DAYAK YANG BERAGAMA ISLAM Al Hajir, Miftah; Karyani, Usmi
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4686

Abstract

Etnis Dayak atau orang Dayak merupakan sebutan untuk orang-orang yang hidup dipedalaman, yang masih memelihara adat-istiadat, hukum adat dan budaya yang khas. Selama ini etnis Dayak identik dengan penduduk lokal Kalimantan yang beragama Kristen atau yang beragama adat, padahal terdapat pula etnis Dayak yang memeluk agama Islam. Keberadaan etnis Dayak yang beragama Islam merupakan hal yang berkaitan dengan konsep diri, oleh karena itu dalam penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana konsep diri etnis Dayak yang memeluk Islam. Berdasarkan hasil penelitan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa etnis Dayak yang beragama Islam mempunyai konsep diri yang cukup bagus. Mereka dapat mengenal dirinya sendiri dan tidak malu lagi mengakui keberadaannya sebagai etnis Dayak yang beragama Islam. Konsep diri ini meliput: (1) Physical self, (2) Family Self, (3) Social Self, (4) Personal Self dan (5) Moral Ethical Self.   
Merancang Perubahan di Sekolah untuk Menjadi Sekolah yang Mempromosikan Kesehatan Mental Karyani, Usmi
Indigenous Vol. 1 No. 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.1782

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir ini terjadi keprihatinan secara global terhadap banyaknya masalah kesehatan mental pada anak dan remaja. WHO memberikan mandat kepada semua negara untuk menjadikan sekolah sebagai tumpuan untuk mempromosikan kesehatan mental bagi anak dan remaja. Keberhasilan program promosi kesehatan dinilai dari dua hal, yakni kualitas program (menyangkut keefektififannya) dan tingkat keberlanjutan program. Banyak program promosi kesehatan mental berbasis sekolah  efektif mengatasi masalah kesehatan mental, namun tingkat  keberlanjutannya rendah, karena sekolah tidak menganggap kesehatan mental sebagai bisnis utamanya. Untuk meningkatkan keberlanjutan program  maka diperlukan institusionalisasi program promosi kesehatan mental yang memampukan setiap sekolah sebagai sekolah yang mempromosikan kesehatan. Artikel ini merupakan kajian literatur untuk menemukan gagasan mempersiapkan sekolah yang mempromosikan kesehatan mental. Tulisan akan difokuskan pada dua hal yakni: (1) bagaimana merancang sekolah yang mempromosikan kesehatan mental bagi anak dan remaja, dan (2) bagaimana rancangan  struktur organisasi dan pengembangan SDM yang diperlukan untuk  meningkatkan efektitas program promosi kesehatan mental di sekolah.Kata Kunci: kesehatan mental, promosi, rancangan organisasi, sekolah
The factors related to teacher attitudes toward inclusive schools Kusumadewi, Icha; Purwandary, Eny; Karyani, Usmi
Konselor Inpress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0202094109083-0-00

Abstract

This study discusses factors related to teacher attitudes toward inclusive schools. The variables studied were self efficacy (X1) and understanding of children with special needs (X2) as an independent variables  then  teacher attitude to school of inclusion as a dependent variable (Y). Data processing methods in hypothesis testing using multiple regression statistical analysis with participants in this study were teachers from inclusive schools (N=500). The results of this study indicate that there is relationship between self-efication and understanding of children with special needs toward teacher attitude to school of inclusion (p <α; 0.000 <0.05), with the effect of a contribution of 0.93 (93%). Therefore, in this study Ho was rejected and Ha was accepted